Cilegon, 13 Juli 2026.LensaBantenInvestigasi.com.— Guna menjamin keamanan Markas Komando (Mako) serta memastikan kesiapan menghadapi segala kemungkinan gangguan, jajaran piket siaga Polsek Puloampel melaksanakan kegiatan Sistem Pengamanan Markas (Sispam) secara ketat dan terjadwal pada hari senin (13/07/2026).
Petugas piket melaksanakan pengawasan menyeluruh, mulai dari pemeriksaan akses keluar-masuk lingkungan Mako, pemantauan area sekitar, hingga pengecekan kelengkapan peralatan keamanan dan komunikasi. Kegiatan ini ditujukan untuk mengantisipasi potensi ancaman maupun gangguan yang datang dari luar, sekaligus memastikan Mako tetap aman, terkendali, dan siap merespons situasi apa pun kapan saja.
Kapolsek Puloampel, IPTU Jonathan Mampetua Sirait, menegaskan bahwa pengamanan markas merupakan hal yang sangat mendasar dan wajib dilaksanakan secara disiplin. “Sispam adalah bagian dari standar operasional untuk menjamin keamanan internal dan kesiapan operasional. Setiap petugas piket harus selalu waspada, teliti, dan siap bertindak jika diperlukan, agar keamanan Mako tetap terjaga dengan baik,” ujarnya.
Kapolres Cilegon, AKBP Martua Raja Taripar Laut Silitonga, menambahkan bahwa kesiapsiagaan adalah kunci keberhasilan tugas kepolisian. “Pengamanan markas yang baik menjadi fondasi bagi kinerja seluruh personel di lapangan. Kami terus menekankan kedisiplinan dalam setiap pengawasan dan penjagaan, agar keamanan terjamin dan tugas pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lancar,” tegasnya.
Kegiatan berlangsung tertib, aman, dan sesuai prosedur yang berlaku.
Cilegon.LensaBantenInvestigasi.com. ~ Polsek Puloampel Polres Cilegon Polda Banten mendukung Program Quick Wins Presisi Polri melaksanakan Kegiatan Sambang dan Silaturahmi di lingkungan binaanya serta memberikan himbauan tentang kamtibmas Senin(13/07/2026)
Kapolres Cilegon Polda Banten AKBP Martua Raja Taripar Laut Silitonga melalui Kapolsek Puloampel Polres Cilegon Polda Banten IPTU JONATHAN MAMPETUA SIRAIT mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan ajang komunikasi yang baik serta adanya sinergitas yang solid antara Polri dengan masyarakat di lingkungan tersebut.
Dalam kesempatan ini, personil Polsek Puloampel mengunjungi warga guna menjalin silaturahmi dua arah yang positif juga bahas tentang Poliran, imbuhnya
Bhabinkamtibmas polsek Puloampel menyampaikan bahwa “Tetap utamakan keamanan, untuk itu berdayakan kamtibmas di desa serta seluruh elemen masyarakat/karyawan untuk bersinergi ciptakan kamtibmas yang kondusif dan aman, “ucapnya
Dari tempat lain juga pada kesempatan ini personil Polsek Puloampel bersama lainnya menyambangi sekaligus mempererat silaturahmi serta menyampaikan pesan Kamtibmas dengan harapan tercipta situasi yang aman dan kondusif, ujarnya
Cilegon.LensaBantenInvestigasi.com.- Personil Bhabinkamtibmas Polsek Puloampel Polres Cilegon Polda Banten Melalui Sambang Dialogis menjaga kamtibmas selalu kondusif dan aman serta untuk mengetahui situasi dan kondisi terkini yang ada di Daerah binaannya,Sekaligus sebagai sarana silaturahmi dengan berbagai elemen yang ada di masyarakat, Senin (13/07/2026).
Kapolres Cilegon Polda Banten AKBP Dr. Martua Raja Taripar Laut Silitonga Melalui Kapolsek Puloampel Polres Cilegon Polda Banten IPTU Jonthan Mampetua Sirait Mengatakan Bahwa dirinya terus memotivasi para Bhabinkamtibmas agar mengoptimalkan imbauan terkait situasi kamtibmas, kiranya seluruh masyarakat dapat tetap menjaga persaudaraan dan menghormati setiap perbedaan.
Seperti yang di lakukan Personil Bhabinkamtibmas Polsek Puloampel Polres Cilegon Polda Banten, terpeliharanya Kamtibmas yang aman dan kondusif di daerah Binaanya, terus melakukan upaya seperti sambang dan dialogis guna memberikan himbauan-himbauan kepada masyarakat.
Kegiatan sambang warga binaan dan dialog tersebut menurut Personil Bhabinkamtibmas sangat penting dan efektif bisa bertemu langsung dengan warganya sehingga bisa menemukan informasi-informasi yang berkembang di lingkungan masyarakat binaan terkait perkembangan situasi kamtibamas.
Bhabinkamtibmas menghimbau warga binaan untuk segera melaporkan kepada aparat keamanan terdekat bila mengetahui adanya tindak kejahatan dilingkunganya. Kegiatan sambang warga dan dialog yang dilakukan oleh petugas Bhabinkamtibmas untuk memberikan rasa aman dan nyaman terhadap masyarakat terutama warga binaanya,Ucapnya.
“Masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian atau ingin melaporkan gangguan kamtibmas, tindak kriminalitas, maupun keadaan darurat lainnya dapat segera menghubungi layanan Call Center 110 yang aktif selama 24 jam dan dapat diakses secara gratis. Kami siap memberikan pelayanan terbaik demi terciptanya keamanan dan kenyamanan masyarakat,” tutupnya.
Cilegon.LensaBanteninvestigasi.com – Personil Bhabinkamtibmas Polsek Puloampel Polres Cilegon Polda Banten Melalui Sambang Dialogis menjaga kamtibmas selalu kondusif dan aman serta untuk mengetahui situasi dan kondisi terkini yang ada di Daerah binaannya,Sekaligus sebagai sarana silaturahmi dengan berbagai elemen yang ada di masyarakat, senin(13/07/2026).
Kapolres Cilegon Polda Banten AKBP Dr. Martua Raja Taripar Laut Silitonga Melalui Kapolsek Puloampel Polres Cilegon Polda Banten IPTU Jonathan Mampetua Sirait Mengatakan Bahwa dirinya terus memotivasi para Bhabinkamtibmas agar mengoptimalkan imbauan terkait situasi kamtibmas, kiranya seluruh masyarakat dapat tetap menjaga persaudaraan dan menghormati setiap perbedaan.
Seperti yang di lakukan Personil Bhabinkamtibmas Polsek Puloampel Polres Cilegon Polda Banten, terpeliharanya Kamtibmas yang aman dan kondusif di daerah Binaanya, terus melakukan upaya seperti sambang dan dialogis guna memberikan himbauan-himbauan kepada masyarakat.
Kegiatan sambang warga binaan dan dialog tersebut menurut Personil Bhabinkamtibmas sangat penting dan efektif bisa bertemu langsung dengan warganya sehingga bisa menemukan informasi-informasi yang berkembang di lingkungan masyarakat binaan terkait perkembangan situasi kamtibamas.
Bhabinkamtibmas menghimbau warga binaan untuk segera melaporkan kepada aparat keamanan terdekat bila mengetahui adanya tindak kejahatan di lingkunganya. Kegiatan sambang warga dan dialog yang dilakukan oleh petugas Bhabinkamtibmas untuk memberikan rasa aman dan nyaman terhadap masyarakat terutama warga binaanya,Ucapnya.
“Masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian atau ingin melaporkan gangguan kamtibmas, tindak kriminalitas, maupun keadaan darurat lainnya dapat segera menghubungi layanan Call Center 110 yang aktif selama 24 jam dan dapat diakses secara gratis. Kami siap memberikan pelayanan terbaik demi terciptanya keamanan dan kenyamanan masyarakat,” tutupnya.
SERANG,LENSABANTENINVESTIGASI.COM.- Aliansi Mahasiswa Demokrasi Banten Bersatu (AMDBB) bersama BEM Banten Bersatu, Aliansi BEM Serang Raya, dan BEM UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten menggelar Diskusi Publik dan Deklarasi bertajuk “80 Tahun Bhayangkara: Posisi Mahasiswa sebagai Mitra Kritis dalam Mendukung Profesionalisme Polri” di Cafe & Resto Ledeugh, Kota Serang.
Kegiatan yang dihadiri sekitar 75 peserta tersebut menjadi forum konsolidasi mahasiswa dalam membahas isu keamanan, penegakan hukum, serta hubungan antara mahasiswa dan institusi kepolisian di tengah dinamika demokrasi.
Dalam forum tersebut, peserta menegaskan bahwa mahasiswa akan tetap menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap setiap kebijakan dan kinerja institusi negara, termasuk Kepolisian Republik Indonesia. Namun, kritik yang disampaikan harus bersifat objektif, berbasis data, serta ditujukan untuk mendorong lahirnya institusi kepolisian yang semakin profesional dan dipercaya masyarakat.
Diskusi menghasilkan tiga poin deklarasi. Pertama, peserta mendorong sekaligus mendukung Kepolisian Republik Indonesia untuk terus mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif di wilayah hukum Polda Banten sebagai fondasi pembangunan daerah dan kehidupan demokrasi yang sehat.
Kedua, peserta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan, memperkuat sinergi, serta menolak segala bentuk provokasi yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan di Provinsi Banten.
Ketiga, mahasiswa mendorong Kepolisian Daerah Banten agar terus melakukan pembenahan melalui peningkatan profesionalisme, transparansi, akuntabilitas, pelayanan publik, penegakan hukum yang berkeadilan, serta penghormatan terhadap hak asasi manusia.
Ketua Koordinator Aliansi Mahasiswa Demokrasi Banten Bersatu (AMDBB) menegaskan bahwa mahasiswa akan tetap berada di garis depan dalam mengawal demokrasi dan mengawasi jalannya penegakan hukum.
“Mahasiswa bukan lawan Polri, tetapi juga bukan pendukung yang membenarkan setiap kebijakan. Posisi kami jelas, menjadi mitra kritis. Kami mendukung setiap langkah kepolisian yang berpihak kepada kepentingan rakyat, namun kami juga tidak akan ragu menyampaikan kritik apabila masih ditemukan penyimpangan, penyalahgunaan kewenangan, atau pelayanan yang belum memenuhi harapan masyarakat.”
Ia menambahkan bahwa memasuki usia ke-80 Bhayangkara, masyarakat memiliki harapan besar terhadap institusi Polri untuk terus melakukan pembenahan secara menyeluruh.
“Kepercayaan publik tidak dibangun melalui slogan, melainkan melalui kerja nyata. Profesionalisme, integritas, transparansi, dan penegakan hukum yang adil harus menjadi komitmen yang benar-benar diwujudkan. Mahasiswa siap mengawal proses tersebut secara objektif dan bertanggung jawab.”
Meski demikian, AMDBB menegaskan bahwa kritik yang disampaikan tidak bertujuan melemahkan institusi kepolisian. Sebaliknya, mahasiswa ingin membangun kolaborasi yang sehat agar Polri semakin profesional dan semakin dipercaya masyarakat.
Diskusi berlangsung dalam suasana tertib, aman, dan kondusif. Seluruh peserta mengikuti rangkaian acara mulai dari pemaparan materi, diskusi interaktif, penyampaian aspirasi, hingga deklarasi bersama. Di akhir kegiatan, peserta berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas keamanan, mengedepankan penyampaian aspirasi secara damai dan konstitusional, serta memperkuat sinergi antara mahasiswa, masyarakat, dan Kepolisian dalam mewujudkan Provinsi Banten yang aman, demokratis, dan berkeadilan.
Serang,LensaBantenInvestigasi.com – Seorang pengunjung kolam renang Bambu Park di Desa Sukadalem, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang, Riski, diduga menjadi korban pengeroyokan pada Minggu, 12 Juli 2026.
Peristiwa bermula saat Riski mengantar istri dan anak-anaknya untuk berwisata. Saat hendak membayar tiket masuk untuk 4 orang, pihak kasir meminta agar dihitung 5 orang.
“Saya jelaskan ke kasir, saya tidak masuk dan tidak mandi, kenapa harus bayar. Tapi kata kasir itu sudah peraturan di sini,” ujar Riski.
Tidak lama kemudian, petugas MANAGER kolam renang datang dan menyampaikan hal yang sama. “Masuk tidak masuk tetap harus bayar,” tambah Riski.
Cekcok mulut pun tak terhindarkan. Akibatnya, Riski mengaku mengalami luka ringan di beberapa bagian tubuh. Anaknya juga ikut terpental saat kejadian tersebut.
Riski meminta pihak kepolisian segera menindak tegas para terduga pelaku pengeroyokan.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Manager Bambu Park belum memberikan keterangan resmi terkait kejadian tersebut.
*Serang,LensaBantenInvestigasi.com.– Proyek Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan di *SMP Negeri 16 Kota Serang*, Jalan Masjid Priyayi, Kecamatan Kasemen, disorot tajam. Proyek senilai *Rp2.499.878.000* dari APBN TA 2026 itu diduga tidak sesuai RAB dan sarat penyimpangan.
Berdasarkan papan informasi proyek, pekerjaan swakelola ini dikerjakan oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan / P2SP selama 150 hari kalender. Penanggung jawabnya adalah Kepala Sekolah, dengan Ketua Panitia dari unsur Komite Sekolah.
Temuan di Lapangan Hasil pantauan TintaRaya di lokasi pada Sabtu, 11 Juli 2026, ditemukan sejumlah kejanggalan teknis. Di antaranya penggunaan material semen merk Rajawali dan sistem pengupahan Harian Ongkos Kerja / HOK yang diduga tidak sesuai.
Budi, warga Kiara Kasemen yang mengaku mengarahkan pekerja, mengatakan total pekerja ada 25 orang. Revitalisasi meliputi 6 ruang/gedung, mulai dari penggantian kayu ke baja ringan, atap genteng ke spandek, hingga penggantian keramik.
“Target kerja kita 150 hari harus beres. Upah semuanya harian,” ujarnya, Sabtu 16 Mei 2026.
Namun pernyataan berbeda disampaikan Misri, warga Sawah Luhur. Ia menyebut upah tukang Rp120 ribu dan kenek Rp80-90 ribu per hari.
“Upah kita semuanya harian. Tapi pasang keramik beda, upahnya meteran Rp20 ribu per meter. Katanya di RAB nya segitu,” katanya kepada awak media, Sabtu 11 Juni 2026.
Komite Belum Bisa Jelaskan Sutomo selaku Ketua Komite sekaligus Ketua Panitia Pembangunan saat dikonfirmasi via WhatsApp pada Sabtu, 11 Juli 2026 pukul 14.34 WIB belum memberikan jawaban. Yang merespon adalah istrinya.
“Maaf pak suami saya sedang ada giat di masyarakat. Sepulangnya giat biar Pak Sutomo yang menjelaskan,” ujarnya.
Tim media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada Kepala Sekolah SMPN 16 Kota Serang, Sarja sebagai penanggung jawab kegiatan. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada konfirmasi dari pihak terkait.
Desak Audit Masyarakat mendesak Dinas terkait, Inspektorat, dan Aparat Penegak Hukum / APH segera turun tangan untuk mengecek kesesuaian fisik bangunan dengan RAB.
“Uang negara jangan sampai menguap sia-sia,” kata salah satu warga.
Serang,LensaBantenInvestigasi.com – LSM Gerakan Pengawasan Pengawalan Aparatur dan Masyarakat / GPPAM Kota Serang menyoroti dugaan pungutan liar / pungli biaya perpisahan di SMP Negeri 16 Kota Serang, Provinsi Banten.
Dugaan pungli sebesar Rp120.000 itu dikenakan kepada seluruh siswa/siswi kelas 9 menjelang akhir tahun ajaran 2025/2026, Sabtu 11 Juli 2026.
Pengakuan Orang Tua Siswa Salah satu orang tua siswa yang enggan disebutkan namanya membenarkan adanya pungutan tersebut.
“Iya benar Pak. Semua kelas 9 SMPN 16 Kota Serang termasuk anak saya disuruh bayar total Rp120.000 melalui Pak Oji dan Pak Al. Itu saya dapat dari hasil buruh tani serabutan,” ujarnya.
Menurutnya, pungutan itu mengatasnamakan hasil musyawarah. “Tapi pada kenyataannya sangat memberatkan. Mau protes salah, gak protes juga salah,” keluhnya.
Melanggar Aturan Ketua LSM GPPAM Kota Serang, Rahmat Syaiful menyayangkan masih adanya dugaan pungli di lingkungan sekolah.
“Ini jelas melanggar aturan. Kenapa pihak sekolah terutama SMPN 16 Kota Serang diduga kuat melakukan pungli,” tegasnya.
Rahmat merinci 2 aturan yang dilanggar, yaitu:
Permendikbud No. 75 Tahun 2016 Pasal 12 huruf b: Komite baik perorangan maupun kelompok dilarang melakukan pungutan kepada peserta didik/wali murid.
Permendikbud No. 44 Tahun 2012: Satuan pendidikan dasar yang diselenggarakan pemerintah/pemerintah daerah dilarang memungut biaya dalam bentuk apapun.
Minta Ditindak Tegas Rahmat Syaiful meminta Aparat Penegak Hukum / APH dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan / Dindikbud Kota Serang agar memanggil Kepala Sekolah SMPN 16 untuk dimintai pertanggungjawaban.
“Kami minta agar kepala sekolah ditindak tegas. Jangan sampai program pendidikan gratis ternoda oleh praktik pungli,” pungkasnya.
SERANG.LENSABANTENINVESTIGASI.COM. – Wakil Ketua Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Provinsi Banten Bidang Pemberdayaan Perempuan ANISA FAIJAH mengajak seluruh pemudi di Provinsi Banten untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengembangan potensi diri.
Di tengah pesatnya perkembangan zaman, kaum perempuan muda dituntut untuk mampu bersaing secara global di era digital, bukan sekadar mementingkan penampilan fisik semata.
Hal ini disampaikan sebagai respons terhadap tantangan dunia modern yang semakin kompetitif, di mana keahlian (skills) dan kapasitas intelektual menjadi modal utama untuk bertahan dan berkembang.
“Pemudi Banten harus mengambil peran aktif dalam transformasi digital ini. Kita tidak boleh hanya menjadi penonton atau sekadar fokus pada estetika luar saja. Cantik itu penting, tetapi memiliki kompetensi, literasi digital, dan kemandirian berpikir jauh lebih utama agar kita mampu bersaing di dunia profesional maupun wirausaha,” ujar Anisa ketika ditemui pada, Minggu (12/7/2026).
Menurutnya, era digital membuka peluang yang sama luasnya bagi perempuan untuk memimpin, berinovasi, dan menciptakan lapangan pekerjaan.
Oleh karena itu, KNPI Banten berkomitmen untuk terus menginisiasi berbagai program pelatihan, literasi digital, dan wadah kreativitas yang dapat mendongkrak kualitas sumber daya manusia (SDM) perempuan muda di Banten.
Melalui ajakan ini, DPD KNPI Banten berharap lahir generasi pemudi yang tangguh, cerdas teknologi, berkarakter, serta mampu membawa perubahan positif bagi kemajuan daerah.
Serang,LensaBantenInvestigasi.com – Organisasi Kemasyarakatan Federasi Komunikasi Banten Bisa / FKBB menggelar kegiatan Family Gathering / Famget pada Minggu, 12 Juli 2026.
Salah satu destinasi yang dikunjungi adalah Danau Citra 8 di kawasan Kalideres, Jakarta Barat. Danau buatan di tengah perumahan ini populer sebagai tempat nongkrong, wisata kuliner, dan melihat sunset dengan latar pesawat mendarat. Tempat ini banyak dikunjungi wisatawan lokal.
Selain Danau Citra 8, rombongan FKBB juga mengunjungi Kuil Murugan atau Shri Sanathana Dharma Aalayam di Kalideres. Kuil Hindu bergaya Dravida ini merupakan yang terbesar di Asia Tenggara. Dibangun di atas lahan 4.000 meter persegi dan diresmikan Februari 2025, kuil ini menjadi simbol kerukunan dengan perpaduan arsitektur India, Jawa, dan Bali.
Daya tarik Kuil Murugan di antaranya Gopuram setinggi 40-53 meter dengan ribuan ukiran dewa-dewi, patung Dewa Murugan setinggi 20 meter, serta museum yang menampilkan sejarah hubungan India dan Indonesia.
Anissawati, salah satu Srikandi FKBB selaku penggerak acara, mengatakan kegiatan wisata ini dikemas untuk mempererat kebersamaan anggota.
Dian Haerima, Ketua Bidang Pariwisata FKBB, menambahkan tujuan utama Famget adalah mempererat tali silaturahmi, memperkuat kebersamaan, dan membangun keakraban baik internal maupun eksternal.
“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan hubungan kekeluargaan antara kita semua,” pungkasnya.