Tiga DPC KWRI Banten Barat Kompak Lantik Pengurus Baru Periode 2026–2029

CILEGON,LENSABANTENINVESTIGASI.COM – Komite Wartawan Reformasi Indonesia (KWRI) DPC Kota Cilegon, Kota Serang, dan Kabupaten Serang resmi mengukuhkan kepengurusan baru untuk masa bakti 2026–2029.

Pelantikan yang berlangsung di Gedung Serbaguna Kota Cilegon, Selasa (10/6/2026), menjadi momentum penguatan organisasi wartawan dalam mendukung profesionalisme dan peran pers di wilayah Banten Barat.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua KWRI Kota Serang Agus Sobari, Ketua KWRI Kabupaten Serang Alex, serta Ketua KWRI Kota Cilegon Ahmad Jazuli, S.Ag. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dengan diikuti jajaran pengurus yang akan menjalankan roda organisasi selama tiga tahun ke depan.

Dalam sambutannya, Agus Sobari menegaskan pentingnya menjaga soliditas organisasi dan profesionalisme insan pers. Menurutnya, wartawan memiliki tanggung jawab besar sebagai penyampai informasi sekaligus kontrol sosial yang harus bekerja secara independen dan berpegang pada kebenaran.

“Marwah wartawan harus kita jaga. Tugas kita bukan hanya meliput, tetapi juga menjadi kontrol sosial yang berimbang, independen, dan berpihak pada kebenaran,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KWRI Kabupaten Serang Alex menyampaikan sejumlah program prioritas yang akan menjadi fokus kepengurusan periode 2026–2029.

Di antaranya peningkatan kapasitas wartawan melalui pelatihan jurnalistik, advokasi hukum bagi anggota, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah guna mendukung penyebaran informasi yang akurat dan cepat kepada masyarakat.

“Ke depan kita fokus pada pelatihan jurnalistik, advokasi hukum untuk wartawan, dan sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Serang agar informasi kepada masyarakat semakin akurat dan cepat,” kata Alex.

Ketua KWRI Kota Cilegon Ahmad Jazuli, S.Ag., dalam kesempatan yang sama menegaskan bahwa organisasi wartawan harus tetap menjalankan fungsi kontrol terhadap kebijakan publik. Menurutnya, sinergi dengan pemerintah daerah perlu dibangun tanpa mengabaikan independensi dan kode etik jurnalistik.

“KWRI Kota Cilegon siap bersinergi dengan pemerintah daerah, namun tetap berpegang pada kode etik jurnalistik. Kami akan terus mengawal kebijakan publik agar benar-benar berpihak kepada kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Puncak acara ditandai dengan pembacaan Surat Keputusan (SK), penandatanganan berita acara pelantikan, serta penyerahan pataka KWRI kepada perwakilan tiga DPC. Selain itu, para pengurus yang terdiri dari unsur ketua, sekretaris, dan bendahara juga mengucapkan janji pengurus sebagai bentuk komitmen menjalankan amanah organisasi.

Dengan dikukuhkannya kepengurusan baru tersebut, KWRI DPC Kota Cilegon, Kota Serang, dan Kabupaten Serang menyatakan kesiapan untuk berperan aktif dalam mengawal berbagai isu strategis daerah.

Pengawasan terhadap penyaluran bantuan sosial, pembangunan infrastruktur, hingga peningkatan pelayanan publik menjadi sejumlah agenda yang akan menjadi perhatian organisasi selama periode kepengurusan 2026–2029.

Redaksi

Kepala Desa Sindangheula Monitoring Posyandu di Kampung Kepuh, Dukung Kesehatan Ibu dan Balita

Serang,Lensa Banten investigasi.Com – Kepala Desa Sindangheula, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Suheli, S.Kom.I., MM melakukan monitoring kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Kampung Kepuh, Desa Sindangheula, Kamis (8/6/2026).

Kegiatan monitoring tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan Pemerintah Desa Sindangheula dalam meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya ibu hamil, bayi, dan balita.

Dalam kunjungannya, Suheli meninjau langsung pelaksanaan pelayanan kesehatan yang diberikan oleh kader posyandu, mulai dari penimbangan balita, pemeriksaan kesehatan, hingga pemberian makanan tambahan (PMT) bagi bayi dan balita.

Menurut Suheli, keberadaan posyandu memiliki peran penting dalam mendukung program pemerintah di bidang kesehatan, terutama dalam upaya pencegahan stunting dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat sejak usia dini.

“Kegiatan posyandu merupakan salah satu program yang sangat penting karena menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya ibu hamil, bayi, dan balita. Pemerintah Desa Sindangheula akan terus memberikan dukungan agar kegiatan ini berjalan optimal,” ujar Suheli.

Ia juga mengapresiasi para kader posyandu yang selama ini aktif memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di wilayah Desa Sindangheula.

Selain melakukan monitoring, Suheli juga berinteraksi dengan para kader dan warga yang hadir untuk mendengarkan berbagai masukan terkait pelaksanaan pelayanan kesehatan di lingkungan masyarakat.

Pemerintah Desa Sindangheula berharap kegiatan posyandu dapat terus berjalan secara rutin dan mendapat partisipasi aktif dari masyarakat. Dengan demikian, kesehatan ibu dan anak dapat terjaga dengan baik serta mendukung terwujudnya generasi yang sehat dan berkualitas di masa mendatang.

Pemberian makanan tambahan (PMT) yang menjadi bagian dari kegiatan posyandu juga diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi bayi dan balita sehingga tumbuh kembang anak dapat berlangsung secara optimal. (Admin)