REVITALISASI PAUD RIYADHUL FIRDAUS PADARINCANG DISINYALIR GUNAKAN MATERIAL TIDAK SESUAI SPEK , PEKERJA TANPA APD

Ukuran Besi Diduga Kecil, Semen Merek “Serang”. Pelaksana Bungkam Saat Dikonfirmasi

SERANG,LENSABANTENINVESTIGASI.COM. – Pekerjaan revitalisasi Panti Usia Dini PAUD Riyadul Firdaus yang berlokasi di Kampung Cogadel, Desa Curuggoong, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang menuai sorotan publik. Sabtu (8/8/2026).

Berdasarkan hasil investigasi awak media di lokasi, ditemukan sejumlah dugaan ketidaksesuaian dalam penggunaan material bangunan dan pelanggaran K3.

TEMUAN DI LAPANGAN

  1. Material Diduga Tak Sesuai Spek
    Saat dikonfirmasi kepada para pekerja, ditemukan penggunaan semen dengan merek “Serang”. Selain itu, hasil pengukuran menggunakan alat sigmat menunjukkan ukuran besi sengkang/selup sekitar 8,5 mm dan besi cincin sekitar 4,7 mm. Temuan ini menimbulkan dugaan bahwa material yang digunakan tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditentukan.
    2.Menggunakan semen serang ukuran 40 kg yang diduga tidak sesuai harga satuan.
  2. Pekerja Tanpa APD
    Para pekerja juga terlihat tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) saat bekerja. Padahal penggunaan APD merupakan kewajiban untuk menjamin keselamatan dan kesehatan kerja. Kewajiban tersebut diatur dalam UU Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja dan dipertegas Permenaker Nomor 8 Tahun 2010. Salah seorang pekerja yang enggan disebut namanya mengaku:
    “Kami tidak memakai APD karena ribet dan panas. Untuk upah kerja, saya sebagai kenek dibayar Rp110 ribu per hari. Kalau untuk upah tukang saya kurang tahu. Jumlah pekerja saat ini ada tiga orang karena yang lain sedang sakit,”ujarnya.

KONFIRMASI KEPADA KETUA PELAKSANA P2SP
Saat dikonfirmasi via WhatsApp, Muhdi selaku Ketua pelaksana P2sp justru memberikan jawaban di luar konteks teknis.
“Saya selaku ketua yayasan dan alhamdulillah tanah itu bukan punya negara yaitu punya pribadi,” balasnya.

Namun saat ditanya terkait teknis pekerjaan dan spesifikasi material, Muhdi memilih bungkam dan “diam seribu bahasa”.

PAUD merupakan lembaga pendidikan yang bersentuhan langsung dengan anak usia dini. Jika dugaan penggunaan material di bawah standar ini benar, maka keselamatan anak dan tenaga pendidik di PAUD Riyadhul Firdaus terancam.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Konsultan pengawas PAUD Riyadhul Firdaus belum dapat dikonfirmasi.

Reporter: [Red Tim]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *