
SERANG,Lensabanteninvestigasi.com — Proyek pembangunan dan peningkatan kualitas prasarana, sarana, dan utilitas (PSU) permukiman berupa drainase lingkungan di RW 002, Desa Kadikaran, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, Selasa (27/10/2026). menjadi sorotan setelah muncul keluhan warga terkait kualitas pengerjaan yang dinilai kurang rapi dan terkesan asal jadi.
Menanggapi keluhan tersebut, Dr Yuli Saputra S.TP , MM , selaku Camat Ciruas merespons persoalan yang dikeluhkan masyarakat dan menegur pihak pemborong, yakni CV RAJA DILFA BAQRI, agar memperhatikan kualitas serta kerapian pekerjaan drainase yang sedang dilaksanakan.

Warga berharap teguran tersebut tidak sekadar menjadi formalitas, tetapi ditindaklanjuti dengan perbaikan nyata di lapangan. Mereka meminta agar pekerjaan dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis, ketentuan kontrak, serta standar mutu konstruksi yang telah ditetapkan.
Berdasarkan papan informasi proyek di lokasi, pekerjaan tersebut berada di bawah Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Banten, dengan rincian sebagai berikut:
- Paket pekerjaan: Pembangunan Peningkatan Kualitas PSU Permukiman (Drainase Lingkungan) RW 002, Desa Kadikaran, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang.
- Pelaksana: CV RAJA DILFA BAQRI.
- Nomor kontrak: 600/SPK.0801.UPPSU/DPerkim3/2026.
- Tanggal kontrak: 15 September 2026.
- Nilai kontrak: Rp188.380.000.
- Waktu pelaksanaan: 60 hari kalender.
- Sumber anggaran: APBD Provinsi Banten Tahun Anggaran 2026.

Masyarakat berharap pihak pelaksana segera mengevaluasi hasil pekerjaan, memperbaiki bagian yang dinilai tidak rapi, serta memastikan saluran drainase berfungsi dengan baik dan dapat memberikan manfaat bagi warga setempat.
Selain itu, dinas terkait diharapkan melakukan pengawasan dan pemeriksaan teknis terhadap hasil pekerjaan untuk memastikan kesesuaiannya dengan spesifikasi serta nilai kontrak yang telah ditetapkan.

Penggunaan anggaran pemerintah yang bersumber dari APBD harus disertai tanggung jawab terhadap mutu pekerjaan. Karena itu, transparansi, pengawasan, dan keterbukaan terhadap keluhan masyarakat menjadi bagian penting dalam pelaksanaan proyek infrastruktur publik.
” Keluhan masyarakat harus segera di respons cepat, karna kita adalah pelayan masyarakat bukanlah orang yang harus dilayani oleh masyarakat dan alhamdulillah pembangunan diwilayah kami terus berjalan, kami ucapkan terima kasih mewakili mayarakat kepada Pemerintah Provinsi Banten atas perhatian dan program pembangunan yang diterima manfaatnya oleh warga kami.
Namun kita juga harus sama sama menjadikan masyarakat puas dan bahagia atas segala kegiatan tersebut, untuk itu perlu adanya kegiatan monitoring atas semua program yang masuk diwilayah Ciruas dengan harapan apa yang diberikan pemerintah untuk masyarakat benar benar sesuai dengan harapan masyarakat sehingga pada akhirnya manfaat yang diterima masyarakatpun menjdi kepuasan tersendiri di kalangan masyarakat atas kinerja baik dari Pemerintah,” kata camat saat dihubungi awak media.

Masih bersama camat Ciruas
” Kita semua manusia biasa, selalu ada kekurangan namun kekurangan tersebut akan lebih dipandang baik apabila dilanjutkan dengan proses perbaikan atas kekurang tersebut
Semoga dengan adanya program dari Pemerintah Provinsi Banten berupa pemasangan U-dith di 4 lokasi akan mewarnai pembangunan yang positif dikecamatan ciruas,” Tambahnya.
Camat mengapresiasi atas kolaborasi Media, LSM, sebagai kontrol sosial yang sudah membantu memberikan informasi kepada pemerintah
” Apresiasi atas kolaborasi dan kerjasama yang baik dari rekan rekan media dan LSM sebagi kontrol sosial dan partner kerja kami semoga kita selalu bisa berkolaborasi dan kita aelalu dalam perlindungan Allah Aamiin,” Tutup Camat.

















