Baru Selesai Dikerjakan, Jalan Beton Desa Silebu–Tongleng Kragilan Disorot, Ditemukan Sejumlah Retakan

SERANG, LENSABANTENINVESTIGASI.COM – Pekerjaan rekonstruksi Jalan Desa Silebu, tepatnya di Kampung Tongleng, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Banten, menjadi sorotan setelah ditemukan sejumlah bagian jalan beton yang mengalami retak dan pecah. Kondisi tersebut terlihat saat awak media melakukan peninjauan ke lokasi pada Sabtu (24/10/2026).
Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah titik pada permukaan jalan beton tampak mengalami keretakan. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai kualitas pekerjaan, metode pelaksanaan, serta pengawasan terhadap proyek infrastruktur yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Serang Tahun Anggaran 2026.
Meski demikian, penyebab pasti keretakan tersebut belum dapat dipastikan dan memerlukan pemeriksaan teknis lebih lanjut oleh pihak yang berwenang.
Warga Sayangkan Kondisi Jalan
Salah seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya menyayangkan kondisi jalan yang ditemukan retak meskipun pekerjaan disebut telah selesai dikerjakan.
“Pekerjaan sudah selesai, Kang, cuma sangat disayangkan banyak yang retak,” ujar warga tersebut singkat.
Kondisi ini diharapkan menjadi perhatian pihak terkait agar kualitas pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan benar-benar sesuai dengan spesifikasi teknis dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Konfirmasi kepada Pelaksana Belum Mendapat Balasan
Awak media berupaya meminta klarifikasi kepada Saprol selaku pelaksana dari CV Hibatillah Pratama terkait temuan keretakan pada jalan beton tersebut.
Namun, hingga berita ini disusun, upaya konfirmasi tersebut belum mendapatkan balasan. Dengan demikian, penjelasan dari pihak pelaksana mengenai penyebab keretakan maupun langkah penanganan yang akan dilakukan masih belum diperoleh.
Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi dari pihak pelaksana maupun instansi terkait untuk memberikan penjelasan secara berimbang.
Nilai Kontrak Rp329,5 Juta
Berdasarkan data informasi proyek yang diperoleh, pekerjaan tersebut memiliki rincian sebagai berikut:
- Nama paket: Rekonstruksi Jalan Desa Silebu (Kp. Tongleng), Kecamatan Kragilan.
- Lokasi: Desa Silebu, Kampung Tongleng, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Banten.
- Instansi: Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Serang, Bidang Bina Marga.
- Nomor kontrak: 620/06-PK.HS.10981847000/SPK/RKN.JL.DS.SLBU(KP.TGLG)/KPA-BM/DPUPR/2026.
- Tanggal kontrak: 23 September 2026.
- Sumber dana: DAU-APBD Kabupaten Serang Tahun Anggaran 2026.
- Nilai pekerjaan: Rp329.500.000,00 termasuk PPN.
- Waktu pelaksanaan: 90 hari kalender.
- Pelaksana: CV Hibatillah Pratama.
- Konsultan pengawas: CV Aldora Rizqi Konsultan.
Dengan nilai kontrak ratusan juta rupiah, kualitas hasil pekerjaan menjadi aspek penting yang perlu diperhatikan, terlebih karena jalan tersebut merupakan fasilitas publik yang digunakan untuk mendukung mobilitas masyarakat.
Perlu Pemeriksaan Teknis dan Pengawasan
Keretakan pada jalan beton dapat disebabkan berbagai faktor, antara lain mutu material, komposisi campuran beton, pemadatan tanah dasar, ketebalan beton, perawatan setelah pengecoran, kondisi drainase, hingga beban kendaraan yang melintas.
Namun, faktor-faktor tersebut tidak dapat langsung dinyatakan sebagai penyebab kerusakan di Kampung Tongleng tanpa pemeriksaan teknis dan pengujian yang memadai.
Karena itu, DPUPR Kabupaten Serang, khususnya Bidang Bina Marga, diharapkan melakukan pemeriksaan terhadap kondisi fisik jalan dan kesesuaian pekerjaan dengan spesifikasi kontrak. Konsultan pengawas juga perlu memberikan penjelasan mengenai hasil pengawasan serta tindak lanjut apabila ditemukan pekerjaan yang tidak memenuhi persyaratan teknis.
Apabila hasil pemeriksaan menunjukkan adanya ketidaksesuaian mutu, pihak terkait diharapkan menindaklanjutinya sesuai ketentuan kontrak dan peraturan yang berlaku, termasuk kewajiban perbaikan apabila memang menjadi tanggung jawab pelaksana.
Publik Menunggu Tindak Lanjut
Masyarakat berharap pembangunan infrastruktur yang dibiayai dari uang negara tidak hanya selesai secara administratif, tetapi juga memiliki kualitas yang baik dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
Temuan retakan pada Jalan Desa Silebu, Kampung Tongleng, ini diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi instansi terkait agar pengawasan pekerjaan konstruksi semakin optimal.
Hingga berita ini diterbitkan, penyebab pasti keretakan serta tanggapan resmi dari pelaksana dan DPUPR Kabupaten Serang masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut.
Catatan redaksi: Berita ini disusun berdasarkan informasi proyek, pantauan lapangan, dan keterangan warga yang tersedia. Dugaan mengenai penyebab kerusakan belum merupakan kesimpulan teknis dan redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi.
Red/tim investigasi
