Djarum 76 Support Komunitas Ekstrem Sport Lewat Heppii Skaterday

SERANG,LENSABANTENINVESTIGASI.COM.( Minggu 21/06/2026). – Heppii Skaterday acara suport dari Djarum 76 untuk comunity ekstrem sport dari BMX dan Scatboard yang digelar di Stadion Maulana yusup kota serang yang dukung Jarum76 tidak hanya menjadi ajang unjuk kemampuan para skater, tetapi juga wadah pembinaan atlet muda dari berbagai daerah untuk berkompetisi di tingkat nasional.

Juri sekaligus MC acara, Mario Copin atau yang akrab disapa Jat, menjelaskan bahwa peserta berasal dari berbagai komunitas skateboard di sejumlah wilayah. Nantinya, setiap wilayah akan menyeleksi peserta terbaik untuk mewakili daerahnya di Grand Final tingkat nasional di Lombok pada akhir tahun 2026.

“Setiap wilayah akan diambil satu orang terbaik. Nanti mereka akan dikirim ke Grand Final di Lombok akhir tahun, yang diikuti peserta dari seluruh Indonesia,” ujar Jat.

Menurutnya, pada pelaksanaan kali ini terdapat enam wilayah atau DSO yang terlibat. Dari masing-masing wilayah tersebut akan dipilih lima peserta terbaik sebelum akhirnya disaring menjadi satu wakil daerah.

Dalam proses penilaian, dewan juri telah menetapkan lima kategori utama yang menjadi acuan. Kategori tersebut meliputi trik di area flat atau lintasan datar, rail, ledge atau box, overgap, hingga quarter.

“Yang dinilai memang sudah dirumuskan ada lima kategori. Mulai dari flat, rail, ledge, overgap sampai quarter,” katanya.

Jat menilai kegiatan seperti ini penting untuk terus digelar karena mampu melahirkan atlet-atlet skateboard potensial dari berbagai daerah. Ia optimistis penyelenggaraan pada tahun mendatang akan berlangsung lebih besar.

Selain sebagai olahraga rekreasi, skateboard kini telah berkembang menjadi cabang olahraga prestasi. Bahkan, Indonesia berhasil menorehkan prestasi membanggakan di ajang internasional.

“Skateboard sekarang sudah menjadi olahraga prestasi. Indonesia juga berhasil meraih dua medali emas dan satu perak di SEA Games,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Jat menegaskan bahwa budaya saling mendukung antar-atlet menjadi nilai utama dalam olahraga skateboard. Meski bersaing di arena, para atlet tetap menjunjung tinggi sportivitas dan persaudaraan.

Hingga saat ini, proses seleksi atlet dari berbagai wilayah masih terus berlangsung untuk menentukan peserta yang akan tampil pada Grand Final di Lombok akhir tahun mendatang.

Red/Susilo

Kalah 0-1 dari Australia, Indonesia Gagal ke Final AFF U-19

Deli Serdang|LensaBantenInvestigasi.Com.- Timnas Indonesia U-19 harus mengubur mimpi tampil di final Piala AFF U-19 2026. Saat laga tampak akan berlanjut ke adu penalti, Garuda Muda justru dihukum gol Australia pada menit ke-90 dan kalah 0-1 di semifinal.
Bermain di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Kamis (11/6/2026), Indonesia dan Australia langsung terlibat duel ketat sejak menit awal. Kedua tim kesulitan mengembangkan permainan karena sama-sama tampil agresif dan disiplin dalam bertahan.

Laga bahkan sempat diwarnai kartu kuning untuk masing-masing tim akibat pelanggaran keras pada awal pertandingan.

Australia kemudian perlahan mengambil inisiatif serangan. Amiani Tatu dan Lawrence Wong menjadi andalan di lini depan dan beberapa kali merepotkan pertahanan Indonesia.

Sementara itu, Garuda Muda lebih banyak mengancam melalui tendangan jarak jauh. Sulitnya menembus pertahanan lawan membuat Indonesia mengandalkan tembakan dari luar kotak penalti. Namun, sejumlah peluang gagal berbuah gol karena melenceng atau diblok pemain Australia.

Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, tempo pertandingan meningkat. Australia kembali menekan melalui Tatu dan sejumlah pemain yang masuk dari bangku cadangan, termasuk Marcus Edward Neill.

Indonesia tak tinggal diam. Masuknya Amar Brkic membuat serangan Garuda Muda lebih hidup. Beberapa peluang tercipta dari aksinya menembus pertahanan Australia, tetapi penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat kebuntuan tetap bertahan.

Saat pertandingan seolah mengarah ke adu penalti, Australia justru memecah kebuntuan pada menit ke-90.

Marcus Edward Neill mencetak gol lewat sontekan di dalam kotak penalti. Ia lolos dari jebakan offside sebelum menaklukkan Dafa Al Gasemi.

VAR sempat melakukan pengecekan karena terdapat indikasi offside. Namun, wasit Bainazarov Alimardon tetap mengesahkan gol tersebut setelah berkonsultasi dengan petugas VAR.

Gol itu menjadi pukulan telak bagi Indonesia yang sudah bertahan sepanjang pertandingan. Hingga peluit panjang berbunyi, skor 1-0 untuk Australia tak berubah.

Hasil tersebut mengantarkan Young Socceroos ke final Piala AFF U-19 2026. Australia akan menghadapi Thailand yang sebelumnya mengalahkan Kamboja dengan skor 4-0. Partai final dijadwalkan berlangsung pada Minggu (13/6).

Susunan Pemain

Indonesia: Dafa Al Gasemi, I Putu Panji, Mathew Baker, Arkhan Kaka, Theodore Evan Leeming, Nazriel Alvaro, Eizar Jacob, Fabio Azkairawan, M Al Gazani, Muhammad Isfandyar.

Australia: George Lewis, Haine Anthony Eames, Peter Gerard, Alexander Lech, Medin Memeti, Jai Diesel Rose, Alexander Jesse, Lawrence Wong, Oliver Ilija, Amiani Tatu, Luka Didulica.

Red***