Warga Miskin di Desa Sanding Kecamatan Petir Kabupaten Serang Tinggal di Rumah Gubug

Serang,Lensabanteninvestigasi.com. –Sarni suyani warga kp. Pabuaran RT 008/002 desa sanding kecamatan petir sangat membutuhkan uluran tangan dan perhatian khusus dari pemerintah setempat
Sungguh. Miris warga kampung Pabuaran RT 008/002 kecamatan petir kabupaten serang yang sangat memperhatikan dan butuh uluran tangan. Dari pemerintah setempat. Sarni Suryani kesehariannya hanya ibu rumah tangga yang hidup bertahun tahun di rumah gubuk sekamar. dan hidup sebrba kekurangan kondisi rumah nya sangat memperhatika hanya bangunan sperti gubug yang tidak layak huni

Kehidupan yang serba kekurangan iya jalanin yang usaha serabutan dan sebagai ibu rumah tangga Isak tangis tangis ibu Suryani yang sangat membutuhkan Uluran tangan dari pemerintah setempat
mengharap bantuan . Dari pemdes setempat namun tidak pernah di gubris dan tidak pernah di realisasikan dan suyani pun t pernah mendapatkan bantuan beras dari desa. Suryani yang hidup serba kekurangan dan sangat miris dalam hidup nya kini sangat memperhatinkan satu rumah yang tidur berdesak desakan dengan sang anak yang masih kecil

Karena ketidak kemampuan ibu Suryani juga tidak mampu membangun rumah nya. Untuk makan sehari hari pun mereka kesulitan Jangan kan untuk mem bangun rumah pak. buat makan aja kita masih susah ucap seorang warga setempat saat di wawancara awak media
Saat ini penghasilan yang tidak menentu dan tidak ada untuk biaya membangun rumah yang beliau tempati. hanya bisa berharap satu satu nya rumah nya bisa di bedah ucap warga setempat
Melihat ke adaan rumah ibu Suryani yang tinggal di rumah seperti gubug dengan mengharapkan batuan bedah rumah padahal kondisi rumah nya sangat tidak layak huni “betul pak ibu Suryani memang tidak punya rumah dan suami nya pun usaha serabutan. Ucap* rt Yopi*
anak dari Suryani pun mengharapkan bantuan uluran tangan dari kepala desa sanding dan perkim kabupaten serang dan kacamatan hingga pemerintahan setempat agar bisa hidup dengan layak dan mempunyai tempat tinggal karna saat ini anak nya ikut tinggal di ibu mertua. Di karenakan tidak mempunyai rumah
Kami berharap pemerintah desa. Daerah dan pusat jangan tutup mata akan hal tersebut kalo bukan dari pemerintah lantas dari siapa lagi.kalo bukan dari bantuan pemerintah
Suryani hanya bisa berharap pemerintah bisa untuk membantu perbaikan rumah yang kami huni.
Rumah kami sudah hampir rubuh dan tidak bisa di tempati kami sangat sedih pak kami tidak punya rumah dan kami berharap rumah kami di bangun dan dapat perhatian dari pemerintah ucap warga setempat saat di wawancara awak media
*Rumah kami gubug pak dan tidak ada kamar mandi atau dapur dan sering kali ada ular masuk ke halaman rumah sy kawatir dengan anak kami karna saat hujan turun banyak binantang liar masuk ke rumah kami tambah Suryani ke awak media”
(Reporter: kaperwil Banten Buhari
