Ribuan Warga Hadiri Maulid Nabi di Kampung Kepuh Sindangheula, Tradisi Panjang Mulud Tetap Lestari

Serang,Lensabanteninvestigasi.com – Ribuan warga memadati kawasan Masjid Al-Hidayah, Kampung Kepuh, Desa Sindangheula, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Banten, Minggu (23/8/2026).

Antusiasme masyarakat terlihat dalam kegiatan Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar warga Kampung Kepuh. Sejak pagi, masyarakat dari berbagai wilayah berdatangan untuk mengikuti rangkaian kegiatan sekaligus memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Menariknya, peringatan Maulid Nabi di Kampung Kepuh tetap mempertahankan tradisi leluhur berupa panjang mulud. Ratusan panjang mulud dengan berbagai bentuk dan kreasi dikumpulkan di area Masjid Al-Hidayah.

Beragam bentuk panjang mulud terlihat menghiasi kegiatan, mulai dari replika perahu, kapal-kapalan, mobil-mobilan hingga berbagai bentuk kreasi lainnya. Tradisi tersebut menjadi salah satu daya tarik tersendiri sekaligus bentuk kebersamaan masyarakat dalam menyambut Maulid Nabi.

Kepala Desa Sindangheula, Suheli, S.Kom.I., MM, mengapresiasi antusiasme masyarakat Kampung Kepuh yang terus menjaga tradisi tersebut.

“Saya sangat mengapresiasi masyarakat Kampung Kepuh, Desa Sindangheula, yang telah melaksanakan Maulid Nabi Muhammad SAW. Di masyarakat kami, peringatan Maulid Nabi biasanya menghadirkan panjang-panjang mulud, seperti membuat perahu, kapal-kapalan, mobil-mobilan dan berbagai variasi lainnya,” ujar Suheli.

Menurutnya, tradisi panjang mulud bukan sekadar kemeriahan dalam memperingati Maulid Nabi, tetapi juga menjadi bagian dari budaya masyarakat yang perlu terus diwariskan kepada generasi penerus.

“Tentu ini semata-mata untuk mengagungkan kelahiran Rasulullah SAW. Budaya seperti ini harus tetap kita pertahankan untuk anak cucu kita, sehingga setiap Maulid Nabi bisa terus menghadirkan tradisi seperti ini,” katanya. (Admin)

Maulid Nabi di Kp. Pasagi Kembang Dihadiri 500 Warga, Kades Sindangheula: Momentum Meneladani Akhlak Rasulullah

Serang,Lensabanteninvestigasi.com. – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah berlangsung khidmat dan meriah di Masjid Al-Ikhlas, Kampung Pasagi Kembang, RT 011/RW 004, Desa Sindangheula, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Banten, Selasa malam (24/8/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW dalam Kehidupan Sehari-hari” tersebut dihadiri Kepala Desa Sindangheula Suheli, S.Kom.I., MM, para kiyai dan ustaz, ketua RT dan RW, tokoh masyarakat, serta ratusan warga.

Antusiasme masyarakat terlihat sejak kegiatan dimulai. Tidak hanya warga Kampung Pasagi Kembang, masyarakat dari luar kampung juga turut hadir untuk mengikuti rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Jumlah jamaah yang hadir diperkirakan mencapai sekitar 500 orang.

Suasana semakin semarak dengan nuansa tradisi keagamaan masyarakat yang tetap dipertahankan sebagai bagian dari budaya dalam memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW. Peringatan Maulid tidak hanya menjadi ajang berkumpul dan bersilaturahmi, tetapi juga menjadi momentum untuk kembali mengingat perjuangan serta keteladanan Rasulullah SAW.

Kepala Desa Sindangheula, Suheli, S.Kom.I., MM, menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat dalam menjaga dan melestarikan tradisi peringatan Maulid Nabi.

Menurutnya, tradisi Maulid Nabi memiliki makna yang sangat penting, karena di dalamnya masyarakat diajak untuk mengenang kelahiran Rasulullah sekaligus menumbuhkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.

“Maulid Nabi bukan hanya sekadar tradisi tahunan. Yang paling penting adalah bagaimana kita mengambil hikmah dari kehidupan Rasulullah SAW dan menerapkan akhlaknya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Suheli.

Ia menambahkan, nilai-nilai yang dicontohkan Rasulullah seperti kejujuran, kesabaran, kepedulian terhadap sesama, menjaga silaturahmi, serta menghormati orang lain sangat relevan untuk diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Kalau kecintaan kita kepada Rasulullah semakin kuat, mudah-mudahan akhlak beliau juga semakin kita teladani. Mulai dari lingkungan keluarga, bertetangga, hingga dalam kehidupan bermasyarakat dan pemerintahan,” katanya.

Suheli juga menilai tingginya partisipasi masyarakat dalam kegiatan Maulid Nabi menjadi bukti kuatnya semangat kebersamaan dan kehidupan religius warga Desa Sindangheula.

“Yang tidak kalah penting dari kegiatan seperti ini adalah silaturahmi. Warga bisa berkumpul, saling bertemu, mempererat persaudaraan dan menjaga kebersamaan. Ini merupakan kekuatan yang harus terus kita rawat,” ungkapnya.

Ia berharap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi mampu memberikan dampak positif terhadap kehidupan masyarakat.

“Semoga setelah kegiatan ini kita semua semakin mencintai Rasulullah SAW, semakin baik akhlaknya, semakin peduli kepada sesama, dan Desa Sindangheula semakin rukun, maju desanya dan bahagia warganya,” pungkas Suheli.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al-Ikhlas tersebut kemudian ditutup dengan doa bersama. Masyarakat tampak mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh khidmat hingga selesai.

Aktivis UIN Serang Dukung Festival Duta Desa GEN Z: Ciptakan Generasi Intelektual Religius

SERANG,LENSABANTENINVESTIGASI.COM–
Sebanyak 1.500 pemuda Gen Z dari seluruh Indonesia akan berkumpul di Kabupaten Serang dalam ajang Festival Duta Desa GEN Z yang digelar pada Sabtu, 29 Agustus 2026 di Alun-alun Kramatwatu.

Kegiatan ini mengusung tagline “GEN Z BISA! BANGUN DESA, BANGUN INDONESIA” dan tema “Tajir Melintir dari Desa”. Festival ini bertujuan mendorong peran pemuda dalam membangun desa dan memperkuat ekonomi desa melalui BUMDes dan UMKM.

Berbagai agenda menarik akan disajikan dalam festival tersebut. Di antaranya talkshow inspiratif, expo BUMDes dan UMKM, sesi kolaborasi antar pemuda desa, serta hiburan dan konser musik.

Beberapa tokoh nasional dan daerah dijadwalkan hadir memberikan inspirasi, di antaranya Kepala Bappenas, Menteri Desa, Bupati Serang, Duta Desa, serta sejumlah artis dan public figure.

Menanggapi kegiatan tersebut, Cecep Azhar, SH, MH selaku aktivis dan dosen UIN menyambut positif penyelenggaraan Festival Duta Desa GEN Z. Menurutnya, acara ini menjadi wadah strategis untuk membentuk karakter pemuda desa.

“Ini adalah langkah konkret untuk menciptakan The Future Golden Generation, yaitu menciptakan generasi Gen Z di masa yang akan datang. Sekaligus make intellectual people religius, menjadikan generasi Gen Z yang berintelektual dan religius,” ujar Cecep.

Ia menambahkan, melalui kolaborasi, expo UMKM, dan talkshow inspiratif, Gen Z tidak hanya dibekali wawasan, tetapi juga semangat untuk membangun desa dari akar rumput.

Panitia mengajak seluruh Gen Z, pelaku UMKM, dan masyarakat untuk datang, bergabung, dan bergerak bersama dalam membangun desa.

“Festival ini menjadi ruang bagi Gen Z untuk menunjukkan karya, ide, dan semangatnya dalam membangun Indonesia dari desa,” demikian tertulis dalam poster resmi kegiatan.

Informasi pendaftaran dapat diakses melalui QR Code yang tertera pada poster resmi Festival Duta Desa Gen Z. ***(H.M.M)

DISINYALIR GUNAKAN MATERIAL BEKAS, PROYEK REVITALISASI SDN WARUNG SENILAI Rp1 MILIAR DIPERTANYAKAN

Baja Ringan Dipaku, Pekerja Diberhentikan Sepihak. Proyek APBN 2026 di Baros Disorot

SERANG,LENSABANTENINVESTIGASI.COM. – Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2026 yang bersumber dari APBN melalui Ditjen PAUD, Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikdasmen di SD Negeri Warung, Desa Panyirapan, Kec. Baros, Kab. Serang kini menuai sorotan tajam.

Proyek dengan nilai Rp1.023.203.075 tersebut diduga tidak dikerjakan sesuai Rencana Anggaran Biaya / RAB dan bahkan menggunakan bahan material bekas. Hal ini menimbulkan tanda tanya besar terkait kualitas, transparansi, dan akuntabilitas penggunaan uang negara.

TEMUAN DI LAPANGAN – KAMIS 20 AGUSTUS 2026
Hasil pantauan awak media di lokasi menemukan sejumlah kejanggalan berdasarkan laporan warga:

  1. Diduga Gunakan Material Bekas: Indikasi kuat penggunaan *baja ringan bekas pada pekerjaan.
  2. Pemasangan Tidak Sesuai Standar : Pemasangan baja ringan dilakukan dengan dipaku, tidak dibor menggunakan baut sesuai spek teknis.
  3. Pekerja diberhentikan Sepihak : Pekerja diberhentikan secara sepihak tanpa dasar alasan yang jelas.
    4.Pekerja membandel tanpa menggunakan APD
    5.besi tak sesuai spesifikasi
    6.minimnya pengawasan dr pihak p2sp dan konsultan pengawas

KLARIFIKASI KASI SARPRAS DINDIK KAB. SERANG
Saat dikonfirmasi via WhatsApp,(21/08/2026) Aliyun selaku Kasi Sarpras Dindik Kab. Serang memberikan jawaban:Saya klarifikasi dulu ya….
Ke sekolah nya
Sebentar, saya lagi klarifikasi dengan pengawasnya
1 pertanyaan lagi belum dijawab

  1. Dalam pelaksanaan fisik ini berkaitan dengan kemampuan atau keahlian pekerja. Dan target capaian hasil kerja sudah dihitung baku dalam analisis maka perlu dilakukan pengendalian terutama jika terjadi penurunan target capaian hasil pekerjaan. Dan juga dengan mempertimbangkan kerentanan sosial yaitu harmonisasi di lingkungan pekerja. Agar pelaksanaan dapat berjalan efektif dan efisien, dan untuk perekrutan pekerja dilakukan evaluasi disesuaikan dengan pekerjaan dan keahlian pada tahapan pekerjaan berikutnya, hal ini sudah dibicarakan pada saat rapat Pra Pelaksanaan antara P2SP dan pekerja.
  2. Sesuai arahan Kementerian pada saat Bintek material yang masih layak dan dapat dipergunakan. Diperbolehkan digunakan kembali dengan tujuan agar sekolah atau p2sp dapat menambah menu kegiatan atau meningkatkan kualitas hasil pekerjaan dilakukan. Adapun perhitungan penggunaan antara material yang lama dan yang baru itu dihitung secara parsial atau terpisah. Dan hitungan akan tertuang dalam berita acara revisi. Dan dilaporkan ke kementrian melalui fasilitator.
  3. Akan diperintahkan untuk dilakukan pemasangan Dinabold”

_erimakasih Lensa yang telah ikut berpartisipasi dalam memberikan informasi terkait Pendidikan di Kab. Serang. Semoga Sukses selalu….

CATATAN KRITIS
Pernyataan klarifikasi pihak konsultan ke Kasi Sarpras menimbulkan pertanyaan baru:

  1. Di mana Berita Acara Revisi penggunaan material lama vs baru? Apakah sudah dilaporkan ke Kementerian?
  2. Siapa yang menilai “masih layak” material bekas tersebut? Apakah ada uji teknis?
  3. Bagaimana pengawasan jika pemasangan baja ringan tidak menggunakan baut/dinabolt sesuai standar konstruksi?

Kami mendesak Inspektorat Kab. Serang, Kemendikdasmen, dan APH segera melakukan audit investigasi terhadap proyek Rp1.023.203.075 ini.
Jangan sampai dana APBN untuk pendidikan anak justru digunakan untuk menampung material sisa dan mengorbankan mutu bangunan.

RED/TIM

REVITALISASI TK CENDEKIA ISLAMIC SCHOOL KRAMATWATU TELAN DANA APBN 2026DISINYALIR TUTUPI KIP, ABAIKAN K3 & MINIM PENGAWASAN

Papan Proyek Tak Cantumkan Nilai Anggaran, Kepsek Bungkam Saat Dikonfirmasi

SERANG,LENSABANTENINVESTIGASI.COM. – Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah kembali bergulir. Kali ini giliran TK Cendekia Islamic School, Kec. Kramatwatu, Kab. Serang yang mendapatkan bantuan APBN Tahun 2026.

Berdasarkan papan proyek yang terpasang, pekerjaan dilaksanakan oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan / P2SP* dengan durasi 90 Hari Kalender.

TEMUAN DI LAPANGAN – RABU 26 AGUSTUS 2026:
Hasil pemantauan tim di lokasi menemukan beberapa kejanggalan:

  1. Menutupi KIP : Papan Informasi Proyek tidak mencantumkan “Jumlah Dana Bantuan”. Padahal keterbukaan informasi anggaran merupakan amanat UU No. 14 Tahun 2008 tentang KIP.
  2. Abai K3 : Sebagian pekerja tidak menggunakan Alat Pelindung Diri / APD saat bekerja.
  3. Tidak Ada Pembatas Area Kerja : Lokasi proyek tidak dipasangi garis pembatas, berpotensi membahayakan siswa dan warga sekitar.
  4. Minim Pengawasan : Kehadiran P2SP dan Konsultan Pengawas di lapangan sangat minim.

KEPSEK BUNGKAM SAAT DIKONFIRMASI
Saat dikonfirmasi via WhatsApp, Bella selaku Kepala PAUD Cendekia justru balik bertanya:
“Waalaikumsalam pak. Dapat nomor saya dari siapa pak? maaf ini siapa? dari mana? saya minta izin untuk menanyakan surat tugas, atau media biasanya ada id card, bisa dikirimkan pdf. Izin pak tulisan yang benar share, bukan sher, mohon maaf pak tapi ini ketikan,” balasnya.

Namun saat awak media berupaya bertemu langsung dan kembali konfirmasi via chat WhatsApp, yang bersangkutan memilih bungkam dan tidak membalas.

Kami selaku penggiat kontrol sosial mendesak Kemendikdasmen RI dan Inspektorat Kabupaten Serang untuk segera melakukan audit material dan pemeriksaan keterbukaan informasi publik terhadap proyek revitalisasi PAUD Cendekia Islamic School.

Jangan sampai bangunan pendidikan anak usia dini dikerjakan asal-asalan dan ditutupi demi keuntungan sepihak.

RED/TIM

REVITALISASI TK CENDEKIA ISLAMIC SCHOOL KRAMATWATU TELAN DANA APBN 2026 DISINYALIR TUTUPI KIP, ABAIKAN K3 & MINIM PENGAWASAN

Papan Proyek Tak Cantumkan Nilai Anggaran, Kepsek Bungkam Saat Dikonfirmasi

SERANG,LENSABANTENINVESTIGASI.COM. – Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah kembali bergulir. Kali ini giliran TK Cendekia Islamic School, Kec. Kramatwatu, Kab. Serang yang mendapatkan bantuan APBN Tahun 2026.

Berdasarkan papan proyek yang terpasang, pekerjaan dilaksanakan oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan / P2SP* dengan durasi 90 Hari Kalender.

TEMUAN DI LAPANGAN – RABU 26 AGUSTUS 2026:
Hasil pemantauan tim di lokasi menemukan beberapa kejanggalan:

  1. Menutupi KIP : Papan Informasi Proyek tidak mencantumkan “Jumlah Dana Bantuan”. Padahal keterbukaan informasi anggaran merupakan amanat UU No. 14 Tahun 2008 tentang KIP.
  2. Abai K3 : Sebagian pekerja tidak menggunakan Alat Pelindung Diri / APD saat bekerja.
  3. Tidak Ada Pembatas Area Kerja : Lokasi proyek tidak dipasangi garis pembatas, berpotensi membahayakan siswa dan warga sekitar.
  4. Minim Pengawasan : Kehadiran P2SP dan Konsultan Pengawas di lapangan sangat minim.

KEPSEK BUNGKAM SAAT DIKONFIRMASI
Saat dikonfirmasi via WhatsApp, Bella selaku Kepala PAUD Cendekia justru balik bertanya:
“Waalaikumsalam pak. Dapat nomor saya dari siapa pak? maaf ini siapa? dari mana? saya minta izin untuk menanyakan surat tugas, atau media biasanya ada id card, bisa dikirimkan pdf. Izin pak tulisan yang benar share, bukan sher, mohon maaf pak tapi ini ketikan,” balasnya.

Namun saat awak media berupaya bertemu langsung dan kembali konfirmasi via chat WhatsApp, yang bersangkutan memilih bungkam dan tidak membalas.

Kami selaku penggiat kontrol sosial mendesak Kemendikdasmen RI dan Inspektorat Kabupaten Serang untuk segera melakukan audit material dan pemeriksaan keterbukaan informasi publik terhadap proyek revitalisasi PAUD Cendekia Islamic School.

Jangan sampai bangunan pendidikan anak usia dini dikerjakan asal-asalan dan ditutupi demi keuntungan sepihak.

RED/TIM

DISINYALIR TAK SESUAI SPEK, REVITALISASI PAUD NURUL ILMI PENGGALANG DISOROTUKUR BESI 6.4MM & 10.2MM, P2SP AKUI TAK PAHAM RAB

SERANG,LENSABANTENINVESTIGASI.COM. – Pelaksanaan program Revitalisasi Satuan Pendidikan APBN 2026 di PAUD Nurul Ilmi, Kp. Paggalang, Desa Penggalang, Kec. Ciruas, Kab. Serang kembali menuai sorotan tajam. Proyek senilai Rp569.118.000 ini diduga kuat tidak sesuai spesifikasi teknis.

Berdasarkan papan proyek dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, pekerjaan dikerjakan oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan / P2SP dengan durasi 120 hari kalender.

TEMUAN DI LAPANGAN
Hasil pantauan dan pengukuran menggunakan jangka sorong digital pada Kamis, 27 Agustus 2026 di lokasi menemukan kejanggalan sebagai berikut:

  1. Besi Ring/Cincin terukur 6.4 mm
  2. Besi Tulangan Pokok terukur 10.2 mm

Jika mengacu pada standar umum bangunan PAUD untuk besi ring 8 mm dan besi pokok 12 mm, maka terjadi pengecilan ukuran hampir 2 mm.

Selain itu tim juga menemukan:

  • Tumpukan semen merek Rajawali ukuran 40 kg yang akan ditelusuri kesesuaian volume dan HSP-nya dengan RAB.
  • Pekerja mengabaikan K3 dengan tidak memakai Alat Pelindung Diri saat bekerja.

PENGAKUAN P2SP
Saat dikonfirmasi, Bayu selaku Wakil Ketua Pelaksana P2SP mengatakan:
Saya selaku wakil ketua pelaksana dan ketua pelaksana Pak Edo. Kepala PAUD Bu Wiwit kang. Terkait besi Tulangan 12 mm dan ring 8mm 2 ukuran kita pakai. Dan saya hanya mengawasi pekerja, untuk spek saya tidak tahu,” ucapnya.

Pernyataan ini menimbulkan pertanyaan besar terkait kompetensi dan pemahaman P2SP terhadap RAB dan gambar kerja.

3 PERTANYAAN KRITIS:

  1. Apakah RAB proyek PAUD Nurul Ilmi memang menggunakan spek besi 6mm dan 10mm?
  2. Di mana Konsultan Pengawas dan P2SP saat pengukuran dilakukan?
  3. Bagaimana pengawasan Dindik Kab. Serang terhadap mutu proyek APBN ini?

Kami selaku penggiat kontrol sosial mendesak Kemendikdasmen RI dan Inspektorat Kabupaten Serang segera melakukan audit material dan uji lab terhadap proyek ini. Jangan sampai bangunan pendidikan anak usia dini dikorbankan demi keuntungan sepihak.

Red/tim

Sempat Diwarnai Ketegangan Eksekusi Rumah Berakhir Damai

Cilegon|lensa Banten investigasi.com
– Sempat diwarnai ketegangan antara pemohon eksekusi dan termohon eksekusi akhirnya dicapai kesepakatan. Surat Pernyataan / Perjanjian Damai* antara Pemohon Eksekusi dan Termohon Eksekusi Rabu, 26 Agustus 202

Isi Surat Pernyataan / Perjanjian

Pihak 1 – Pemohon Eksekusi
Nama: SADIN
Alamat: Perum GCD Blok B-36 Nomor 08 RT.004 RW.005, Kel. Kalitimbang, Kec. Cibeber, Kota Cilegon

Pihak 2 – Termohon Eksekusi
Nama: SAHRODAH
Alamat: Lingkungan Kedung Baya RT.007 RW.004 Kel. Kalitimbang, Kec. Cibeber, Kota Cilegon

Isi Perjanjiannya:

  1. Pihak Termohon Eksekusi akan menyerahkan objek eksekusi paling lambat 1 bulan sejak perjanjian ini. Yaitu dalam keadaan kosong kepada Pemohon Eksekusi atau pada tanggal 26 September 2026 pukul 18.00 WIB.
  2. Kesepakatan ini tidak mempengaruhi proses upaya hukum yang berjalan. Artinya gugatan/perkara masih bisa lanjut.
  3. Jika ada pihak yang mengingkari / tidak melaksanakan kesepakatan ini, maka bersedia diproses hukum baik Pidana maupun Perdata.
  4. Jika Pihak Termohon tidak melaksanakan pernyataan ini, maka Pihak Pemohon Eksekusi dapat melakukan penyitaan/pengosongan objek ini dikut oleh Pihak 1 tanpa ada paksaan dan intervensi dari pihak manapun.

Bertanda tangan:
Cilegon, 26 Agustus 2026
Ada materai 10.000 + tanda tangan Sadin, Sahrodah, dan 2 saksi

Artinya,
perjanjian damai biar eksekusi Rabu kemarin tidak jadi dilakukan menyeluruh, hanya simbolik,yaitu mengeluarkan seperangkat sofa milik Termohon. Sebagai gantinya,Sahrodah diberi waktu 1 bulan sampai 26 September 2026 jam 18.00 WIB untuk mengosongkan rumah secara sukarela.

Poin penting:

  1. Eksekusi paksa hari ini ditunda karena ada perjanjian ini.
  2. Batas akhir kosong: 26 September 2026. Kalau lewat tanggal itu dan belum kosong, maka Sadin boleh minta PN untuk eksekusi paksa lagi.
  3. Gugatan No.268 masih bisa jalan. Perjanjian ini tidak mencabut gugatan.

Kuasa hukum Sahrodah, Suta Widhya,S.H. mengharap agar

  1. *Simpan baik-baik surat yang telah diteken sebagai bukti sudah dapat penundaan 1 bulan.
  2. Gunakan waktu 1 bulan ini maksimal untuk: cari tempat tinggal baru, beresin barang, atau lanjutkan proses hukum di gugatan 268.
  3. Pastikan tanggal 26 September 2026 rumah sudah kosong biar tidak ada eksekusi paksa + masalah hukum baru.

“Alhamdulillah sudah ada jalan tengah sehingga klien kami tidak langsung diusir kemarin,” Ungkap Suta di kantornya di bilangan Jalan Cideng Barat Dalam 4A Jakarta Pusat.**

(Reporter kaperwil Banten Buhari)

Screening TBC Terintegrasi Cek Kesehatan Gratis Puskesmas Petir

Serang,Lensabanteninvestigasi.com– Kegiatan tracking Tbc terintegrasi cek kesehatan gratis didesa Sindangsari dengan sasaran 100 orang dilaksanakan pada hari Rabu tgl 26 Agustus 2026 dilaksanakan untuk deteksi dini dan menjaring lebih banyak penderita TBC

Melalui kegiatan tracking TB yang dilakukan secara berkelanjutan, diharapkan semakin banyak kasus TB yang dapat ditemukan lebih awal sehingga penularan di masyarakat dapat ditekan.

Kegiatan ini juga merupakan bagian dari implementasi gerakan TOSS TB (Temukan Tuberkulosis, Obati Sampai Sembuh). TOSS TB merupakan gerakan nasional yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menemukan kasus TB sedini mungkin dan memastikan setiap pasien menjalani pengobatan hingga tuntas.

Melalui gerakan ini, masyarakat diajak untuk lebih peduli terhadap gejala TB seperti batuk berdahak yang berlangsung selama dua minggu atau lebih, batuk bercampur darah, penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas, demam berkepanjangan, berkeringat pada malam hari, serta mudah lelah.

(Reporter kaperwil Banten: Buhari)

Maulid Nabi di Kp. Pasagi Kembang Dihadiri 500 Warga, Kades Sindangheula: Momentum Meneladani Akhlak Rasulullah

Serang,Lensabanteninvestigasi.com. – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah berlangsung khidmat dan meriah di Masjid Al-Ikhlas, Kampung Pasagi Kembang, RT 011/RW 004, Desa Sindangheula, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Banten, Selasa malam (24/8/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW dalam Kehidupan Sehari-hari” tersebut dihadiri Kepala Desa Sindangheula Suheli, S.Kom.I., MM, para kiyai dan ustaz, ketua RT dan RW, tokoh masyarakat, serta ratusan warga.

Antusiasme masyarakat terlihat sejak kegiatan dimulai. Tidak hanya warga Kampung Pasagi Kembang, masyarakat dari luar kampung juga turut hadir untuk mengikuti rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Jumlah jamaah yang hadir diperkirakan mencapai sekitar 500 orang.

Suasana semakin semarak dengan nuansa tradisi keagamaan masyarakat yang tetap dipertahankan sebagai bagian dari budaya dalam memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW. Peringatan Maulid tidak hanya menjadi ajang berkumpul dan bersilaturahmi, tetapi juga menjadi momentum untuk kembali mengingat perjuangan serta keteladanan Rasulullah SAW.

Kepala Desa Sindangheula, Suheli, S.Kom.I., MM, menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat dalam menjaga dan melestarikan tradisi peringatan Maulid Nabi.

Menurutnya, tradisi Maulid Nabi memiliki makna yang sangat penting, karena di dalamnya masyarakat diajak untuk mengenang kelahiran Rasulullah sekaligus menumbuhkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.

“Maulid Nabi bukan hanya sekadar tradisi tahunan. Yang paling penting adalah bagaimana kita mengambil hikmah dari kehidupan Rasulullah SAW dan menerapkan akhlaknya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Suheli.

Ia menambahkan, nilai-nilai yang dicontohkan Rasulullah seperti kejujuran, kesabaran, kepedulian terhadap sesama, menjaga silaturahmi, serta menghormati orang lain sangat relevan untuk diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Kalau kecintaan kita kepada Rasulullah semakin kuat, mudah-mudahan akhlak beliau juga semakin kita teladani. Mulai dari lingkungan keluarga, bertetangga, hingga dalam kehidupan bermasyarakat dan pemerintahan,” katanya.

Suheli juga menilai tingginya partisipasi masyarakat dalam kegiatan Maulid Nabi menjadi bukti kuatnya semangat kebersamaan dan kehidupan religius warga Desa Sindangheula.

“Yang tidak kalah penting dari kegiatan seperti ini adalah silaturahmi. Warga bisa berkumpul, saling bertemu, mempererat persaudaraan dan menjaga kebersamaan. Ini merupakan kekuatan yang harus terus kita rawat,” ungkapnya.

Ia berharap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi mampu memberikan dampak positif terhadap kehidupan masyarakat.

“Semoga setelah kegiatan ini kita semua semakin mencintai Rasulullah SAW, semakin baik akhlaknya, semakin peduli kepada sesama, dan Desa Sindangheula semakin rukun, maju desanya dan bahagia warganya,” pungkas Suheli.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al-Ikhlas tersebut kemudian ditutup dengan doa bersama. Masyarakat tampak mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh khidmat hingga selesai.