Malam Kebersamaan Panitia HUT Kemerdekaan 17 Agustus Resmi Ditetapkan di Lingk. Toplas Desa Silebu Kec .Kragilan

Serang,Lensabanteninvestigasi.com, – Suasana penuh semangat dan kebersamaan menyelimuti Lingkungan Toplas, Desa Silebu, Kecamatan Kragilan, kab Serang , pada malam hari dalam rangka mempersiapkan peringatan hari bersejarah HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Acara penetapan dan pembentukan panitia pelaksana perayaan 17 Agustus berlangsung hangat di kediaman Ibu Tetty Rahmawati, yang menjadi titik temu para warga untuk menyusun rencana kegiatan yang meriah dan bermakna, kamis 30 Juli 2026

Pertemuan malam ini bukan sekadar pembahasan teknis, melainkan wujud nyata gotong royong dan sinergi antarwarga. Hadir dalam acara tersebut para tokoh masyarakat, perwakilan warga, serta elemen pemuda yang antusias menyambut momen kemerdekaan. Di tengah suasana yang akrab dan kekeluargaan, seluruh peserta rapat sepakat menunjuk sosok yang dinilai memiliki dedikasi dan kemampuan memimpin acara tersebut.

Secara bulat dan penuh rasa tanggung jawab, para peserta rapat menyepakati dan menetapkan Sdri. Tetty Rahmawati sebagai Ketua Panitia Pelaksana Peringatan HUT 17 Agustus di Lingkungan Toplas. Penunjukan ini mendapat dukungan penuh dari seluruh warga yang hadir, mengingat Tetty Rahmawati dikenal aktif dan berdedikasi tinggi. Selain itu, Tetty juga merupakan mahasiswi dari Kampus Universitas Pamulang (Unpam) cabang Serang, yang diharapkan dapat membawa semangat baru, ide-ide kreatif, serta energi pemuda dalam menyukseskan setiap rangkaian acara kemerdekaan nanti.

Dalam sambutannya setelah ditetapkan, Tetty Rahmawati menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan yang diberikan. Ia berkomitmen untuk bekerja keras bersama seluruh jajaran panitia yang akan dibentuk, serta mengajak seluruh warga Lingkungan Toplas untuk bersatu padu menyukseskan perayaan kemerdekaan tahun ini. “Saya akan mengemban amanah ini dengan sebaik-baiknya, berharap dukungan dan partisipasi semua pihak agar acara ini berjalan lancar, tertib, dan penuh kehangatan persaudaraan,” ujarnya.

Rapat juga melanjutkan sesi penyusunan rincian acara dan pembagian tugas bagi jajaran panitia yang akan bekerja di bawah koordinasinya. Berbagai ide kegiatan mulai dari perlombaan tradisional, upacara bendera, hingga acara kebersamaan mulai dipetakan untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan tahun ini.

Acara penutup diakhiri dengan doa bersama dan harapan agar persiapan hingga pelaksanaan nanti berjalan lancar, membawa berkah, serta mempererat tali persaudaraan antarwarga Lingkungan Toplas, Desa Silebu. Semangat kemerdekaan pun terus berkobar menyambut hari kemenangan bangsa.
Red : Tim KWRI

Peduli Terdampak Kemarau Polsek Petir Salurkan 5000 Liter Air Bersih Untuk Warga Desa Kubang Jaya

Serang,Lensabanteninvestigasi.com. -Memasuki puncak musim kemarau yang menyebab kan kekeringan di beberapa wilayah Polsek petir polres serang Polda Banten hadir memberikan solusi nyata bagi masyarakat dengan menyalurkan bantuan air bersih 5000 liter pada warga desa Kubang jaya kecamatan petir kabupaten serang kamis tanggal 30/07/2026

Sebanyak 5000 liter air bersih di kontribusi kan langsung ke rumah rumah warga di 2 kampung yang terdampak ya itu

1kp. Ciburuy RT 07,08.dan 09
2 kp. Kadugenep bandung RT 13 dan 14

Kegiatan ini turut di hadiri oleh Kasubsektor Tunjung Teja, kasitrantib kecamatan petir, personil Polsek petir Kesos desa Kubang jaya dan masyarakat setempat

Kapolsek petir AKP. Priyanto S.H menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian polri terhadap kesulitan yang di alami warga

“Air bersih adalah kebutuhan. Dasar di tengah musim kemarau.banyak warga yang kesulitan mendapatkan air melalui baksos ini kami ingin meringankan beban masyarakat dan tetap memastikan warga tetap bisa memenuhi kebutuhan sehari hari” ujar AKP priyanto saat di wawancara awak media di lokasi kegiatan

Antusiasme warga sangat tinggi. Warga pun mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan yang di berikan dan perhatian dari polri

“Alhamdulillah pak sangat berterima kasih kepada bapak Kapolsek petir dan jajaran Polsek petir yang sudah peduli dengan kami ucapkan salah satu warga desa kp. Ciburuy”

Kegiatan yang selesai pukul 11:20 wib berlangsung aman dan tertib dan lancar

Di tengah musim kemarau Kapolsek petir AKP. Priyanto S.H menghimbau kepada seluruh masyarakat agar hemat menggunakan air bersih. Tak hanya itu AKP priyanto S.H menghimbau kepada masyarakat agar tidak termakan isu hoax demi terciptanya Kamtibmas yang aman dan kondusif.

“Saya menghimbau kepada masyarakat agar hemat menggunakan air bersih untuk kebutuhan pokok segera lapor ke Kamtibmas , perangkat desa atau ke Polsek apabila terjadi kekeringan parah di wilayah nya dan tetep menjaga situasi Kamtibmas tetap kondusif dan jagn mudah percaya haox ujar AKP priyanto S.H

Selai itu Kapolsek petir AKP priyanto S.H juga menghimbau kepada agar tidak ragu untuk menghubungi call center 110 layanan Polisi bebas pulsa 24jam

“Apabila masyarakat membutuhkan membutuhkan bantuan polisi mengalami ganguan Kamtibmas atau ingin melaporkan. Informasi penting silahkan hubungi cal center polri di 110 layanan ini gratis dan buka 24,jam tutup Kapolsek petir AKP priyanto S.H”

Reporter kaperwil Banten( Buhari )

POLRI PEDULI, POLRES SERANG SALURKAN BANTUAN AIR BERSIH UNTUK WARGA LEMPUYANG TANARA

IPTU IWAN RUDINI, SH

Serang,Lensabanteninvestigasi.com – Dalam rangka meringankan beban masyarakat terdampak kekeringan, Polres Serang menyalurkan bantuan air bersih kepada warga Desa Lempuyang, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang.

Kegiatan bakti sosial ini merupakan bagian dari program “POLRI UNTUK MASYARAKAT”yang bertujuan membantu warga yang kesulitan mendapatkan air bersih di musim kemarau.

Bantuan disalurkan langsung oleh personel Polres Serang ke titik-titik pemukiman warga Desa Lempuyang. Ratusan jerigen air bersih dibagikan agar kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari minum, mandi hingga keperluan rumah tangga lainnya dapat terpenuhi.

Warga menyambut baik aksi kemanusiaan ini. Mereka mengaku sangat terbantu dengan adanya suplai air bersih dari Polri di tengah keterbatasan sumber air di wilayahnya

Khasuri, Kepala Desa Lempuyang ,Kecamatan,Tanara,Kabupaten Serang,menyampaikan terima kasih kepada Polres Serang.
“Kami atas nama Pemerintah Desa Lempuyang dan seluruh warga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolres Serang beserta jajaran. Bantuan air bersih ini sangat berarti bagi kami. Sudah kurang lebih 2 bulan terakhir banyak sumur warga yang kering. Semoga kegiatan baik ini terus berlanjut dan menjadi berkah untuk semua,” ungkapnya.

Reporter: NADIR /Lensabanteninvestigasi.com_

REVITALISASI PAUD BISMILLAH RP.250 JUTA DISINYALIR TAK SESUAI RAB, PENGAKUAN KOMITE NGEYEL “YANG PENTING KUAT”

Serang,Lensabanteninvestigasi.com – Proyek Revitalisasi KB PAUD Bismillah di Kp. Sobang, Ds. Padasuka, Kec. Baros, Kab. Serang disinyalir dikerjakan tidak sesuai RAB. Sejumlah kejanggalan ditemukan di lapangan, mulai dari ukuran besi hingga penambahan item pekerjaan tanpa dasar kontrak.

Proyek ini bersumber dari APBN 2026 melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah* dengan nilai Rp 250.776.900. Pelaksana adalah Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan KB PAUD Bismillah (P2SP) dengan waktu 90 hari kalender, 7 Juli s/d 4 September 2026.

TEMUAN KEJANGGALAN DI LAPANGAN
Berdasarkan pantauan awak media Kamis, 23 Juli 2026, ditemukan:

  1. Ukuran besi diduga tidak sesuai RAB*
  1. Pekerja tidak menggunakan APDdan diduga mengabaikan K3, padahal di area terpasang papan proyek
  1. Semen yang digunakan merek “BET” diduga tidak sesuai satuan harga RAB
  1. Penambahan tinggi bangunan* yang diduga tidak ada dalam RAB
  1. Pemasangan tiang tiap pojok* yang diduga tidak sesuai RAB
  2. Struktur kepanitiaan P2SP tidak terpasang* di lokasi
  3. Minimnya pengawasan konsultan dan minimnya pemahaman terhadap RAB
  4. Pekerjaan dikerjakan semau sendiri tanpa berpedoman pada RAB

KLARIFIKASI KEPALA SEKOLAH
Saat dikonfirmasi di kediamannya, Ibu Nurasiah biasa disapa chia selaku Kepsek PAUD Bismillah* mengaku belum memahami detail teknis.

“Terkait pekerjaan saya belum paham terkait besi yang digunakan, semen yang dipakai. Coba nanti langsung ke konsultan pengawas,” ujarnya, Kamis 23/07/2026.

PENGAKUAN KONSULTAN PENGAWAS
Adit selaku Konsultan Pengawas dari Dindik Kab. Serang ditemui di lokasi *Rabu, 29 Juli 2026. Ia membenarkan adanya 2 ukuran besi.

“Terkait besi ada 2 ukuran, besi 8 dan 6 untuk ring. Walaupun saya tidak memegang RAB, saya samakan dengan RAB pengawas pekerjaan yang di Blokang kang, karena yang di Blokang mungkin sama dengan yang di sini. Ke lokasi PAUD Bismillah ini baru 3 kali kang.

Untuk penambahan ketinggian bata dan pemasangan tiang pojok, dalam RAB emang tidak ada. Mungkin itu keinginan dari pihak PAUD Bismillah,” ucapnya.

PENGAKUAN “KETUA KOMITE” PICU DEBAT
Di sela konfirmasi, Pak Uwen yang mengaku Ketua Komite angkat bicara dan mengakui memerintahkan penambahan di luar RAB.

“Kalau tidak ada peninggian bata dan tiang tiap pojok, bangunan ini yang saya takutkan tidak kokoh karena bangunan ini sudah lama kang. Sekaligus buat jalan air ke samping agar keluar. Emang semua itu arahan saya dan itu inisiatif saya.

Saya juga sudah koordinasi sama Pak Ferdi selaku pelaksana P2SP. Emang kata Ferdi itu tidak boleh, tapi saya memaksa. Walaupun itu tidak sesuai RAB, walaupun tidak ada di RAB nya, kalau ini kebutuhan gimana? Bangunan ini yang tahu ini saya. Pokoknya kalau tidak dipasang tiang minimal 4 saya tidak sanggup, takut roboh. Saya juga sempat debat sama Pak Ferdi. Dari pihak sekolah saya mah cuma pengembala,” ujarnya dengan nada tinggi.

Ia juga menantang jika ada kerugian negara.
“Kemarin saya bertengkar karena saya disalahkan pasang tiang dan penambahan bata. Sekarang pointnya aja pak, apa yang perlu ditakutkan. Kalau ada kerugian saya ganti. Berapa besi yang saya pasang, berapa semen saya pakai untuk tiang, diganti sama saya. Jangan repot sama saya,” imbuhnya.

Terkait perubahan tersebut, Konsultan Adit menambahkan: “Nanti ada CCO. Untuk saat ini kita belum koordinasi sama orang dinas. Kemungkinan dari pihak dinas akan berkunjung ke sini. Ini juga pekerjaan baru berjalan dan nunggu proses,” pungkasnya.

DESAKAN
Aktivis mendesak Dinas Pendidikan Kab. Serang, Inspektorat, dan Kemendikdasmen untuk segera melakukan audit dan evaluasi. Sebab perubahan pekerjaan tanpa CCO terlebih dahulu berpotensi melanggar aturan pengelolaan keuangan negara.

Reporter: Smsl & Suta Lensabanteninvestigasi.com

KOALISI LEMBAGA BANTEN BERSATU UCAPKAN SELAMAT ATAS PROMOSI KOMBES POL. ATOT IRAWAN JADI KAROLOG POLDA LAMPUNG

Kombes Pol. Atot Irawan, S.I.K., M.M

Serang, Banten, Lensabanteninvestigasi.com, 29 Juli 2026Koalisi Lembaga Banten Bersatu (KLBB) yang merupakan gabungan dari media, lembaga, dan organisasi kemasyarakatan se-Banten menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas promosi jabatan Kombes Pol. Atot Irawan, S.I.K., M.M.

Sebelumnya, beliau menjabat sebagai Direktur Intelijen dan Keamanan (Dirintelkam) Polda Banten dan kini dipercaya mengemban amanah baru sebagai Kepala Biro Logistik (Karolog) Polda Lampung.

APRESIASI ATAS DEDIKASI SELAMA DI POLD BANTEN
KLBB menilai kepemimpinan Kombes Pol. Atot Irawan selama menjabat Dirintelkam Polda Banten telah memberikan kontribusi besar dalam menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah Banten.

“Dalam dinamika sosial yang terus berkembang, peran Dirintelkam sangat strategis. Di bawah kepemimpinan beliau, langkah preventif dan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dijalankan dengan kecermatan, profesionalisme, dan tanggung jawab. Hal ini menciptakan suasana kondusif dan memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri,” ujar Adi Acong selaku Ketua KLBB.

KLBB juga menyoroti pendekatan humanis dan komunikatif yang dibangun beliau kepada media, LSM, dan organisasi kemasyarakatan.

“Beliau mampu membangun komunikasi yang baik dengan elemen masyarakat sipil. Pendekatan dialogis dan terbuka menjadi cerminan kepemimpinan yang adaptif dan responsif terhadap aspirasi publik,” tambahnya.

UCAPAN SELAMAT ATAS JABATAN BARU
Seiring berakhirnya masa tugas di Polda Banten, KLBB mengucapkan selamat dan sukses atas promosi jabatan baru sebagai Karolog Polda Lampung.

“Kami meyakini promosi ini adalah bentuk kepercayaan institusi atas dedikasi, loyalitas, dan kapasitas kepemimpinan yang telah teruji. Kami yakin pengalaman beliau di Banten akan menjadi bekal berharga dalam mengemban amanah baru,” lanjut Adi Acong.

KLBB berharap di tempat tugas yang baru, Kombes Pol. Atot Irawan senantiasa diberikan kekuatan, kelancaran, dan keberkahan dalam menjalankan tugas, serta mampu memberikan kontribusi lebih luas bagi kemajuan institusi Polri dan pelayanan kepada masyarakat.

PENUTUP
“Atas nama Koalisi Lembaga Banten Bersatu beserta jajaran, kami mengucapkan banyak terima kasih atas segala pengabdian yang telah diberikan. Dedikasi tersebut akan selalu menjadi inspirasi bagi kami para Aktivis Banten untuk terus berkontribusi bagi bangsa dan negara.

Selamat bertugas di tempat yang baru, semoga sukses dan senantiasa dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa,” tutup Adi Acong.

Reporter: Tim Redaksi | http://Lensabanteninvestigasi.com


Catatan Perbaikan:

  1. KLBB = Koalisi Lembaga Banten Bersatu
  2. Kombes Pol. Atot Irawan, S.I.K., M.M. → Jabatan lama: Dirintelkam Polda Banten → Jabatan baru: Karolog Polda Lampung
  3. Yang diperbaiki: Typo “organajsasi”, “Kamu”, struktur paragraf, EYD

Opsi Judul Alternatif:

  1. KLBB Apresiasi Kinerja Kombes Atot Irawan, Ucapkan Selamat Atas Promosi Jadi Karolog Polda Lampung
  2. Aktivis Banten Beri Penghargaan ke Dirintelkam Polda Banten yang Kini Promosi Jadi Karolog
  3. Koalisi Lembaga Banten Bersatu: Kepemimpinan Kombes Atot Ciptakan Kamtibmas Kondusif di Banten

Mau saya bikinin juga versi ucapan grafis + logo KLBB buat diupload ke IG/FB bang? Biar sekalian viralin apresiasinya 🙌

_Ucapan Terima Kasih dan Selamat atas Promosi Jabatandari Mahasiswa Banten Dan Amon

Serang,Lensabanteninvestgasi.com -Kami, mahasiswa Banten, peserta Amon dan media yang tergabung di Amon menyampaikan rasa hormat serta apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kombes Pol. Atot Irawan, S.I.K., M.M., atas dedikasi, integritas, dan pengabdian yang telah diberikan selama menjabat sebagai Direktur Intelijen dan Keamanan (Dirintelkam) Polda Banten.

Dalam dinamika kehidupan sosial yang terus berkembang, peran Dirintelkam menjadi sangat strategis dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Di bawah kepemimpinan beliau, berbagai langkah preventif dan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan telah dijalankan dengan penuh kecermatan, profesionalisme, dan tanggung jawab. Hal ini tidak hanya menciptakan suasana yang kondusif di wilayah Banten, tetapi juga memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Kami juga melihat bagaimana kepemimpinan beliau mampu membangun komunikasi yang baik antara aparat keamanan dengan elemen masyarakat, termasuk mahasiswa sebagai bagian dari kekuatan moral dan kontrol sosial. Pendekatan yang humanis, terbuka, serta mengedepankan dialog menjadi cerminan kepemimpinan yang adaptif dan responsif terhadap aspirasi publik.

Sebagai mahasiswa, kami menyadari bahwa stabilitas keamanan yang terjaga merupakan fondasi penting bagi berlangsungnya aktivitas akademik, sosial, dan gerakan intelektual. Oleh karena itu, kontribusi yang telah diberikan oleh beliau tidak hanya dirasakan oleh institusi kepolisian, tetapi juga oleh kami sebagai bagian dari masyarakat sipil yang aktif dalam mengawal demokrasi dan pembangunan daerah.

Seiring dengan berakhirnya masa tugas beliau sebagai Dirintelkam Polda Banten, kami juga mengucapkan selamat dan sukses atas promosi jabatan baru sebagai Kepala Biro Logistik (Karolog) Polda Lampung. Promosi ini merupakan bentuk kepercayaan institusi atas dedikasi, loyalitas, serta kapasitas kepemimpinan yang telah teruji.

Kami meyakini bahwa pengalaman yang telah beliau tempuh selama bertugas di Polda Banten akan menjadi bekal berharga dalam mengemban amanah baru. Semoga dalam jabatan yang baru, beliau senantiasa diberikan kekuatan, kelancaran, dan keberkahan dalam menjalankan tugas, serta mampu memberikan kontribusi yang lebih luas bagi kemajuan institusi Polri dan pelayanan kepada masyarakat.

Akhir kata, kami mengucapkan terima kasih atas segala pengabdian yang telah diberikan. Dedikasi tersebut akan selalu menjadi inspirasi bagi kami sebagai generasi muda untuk terus berkontribusi bagi bangsa dan negara.

Selamat bertugas di tempat yang baru, semoga sukses dan senantiasa dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa.

PEMDES MAHENDRA LAKUKAN TUKAR GULING TANAH BENGKOK 11.000 M2 DEMI KEPASTIAN HUKUM 1 KAMPUNG

Pandeglang,Selasa, 29 Juli 2026, Lensabantenivestigasi.com_ – Pemerintah Desa Mahendra, Kecamatan Cibaliung, Kabupaten Pandeglang saat ini sedang memproses tukar-menukar Tanah Bengkok seluas 11.000 M2 dengan tanah milik warga. Langkah ini diambil untuk memberikan kepastian hukum dan status kependudukan bagi warga Kampung Bengkok yang selama ini berstatus Desil 2 / menumpang.

LATAR BELAKANG DAN DASAR HUKUM
Tanah Bengkok adalah Aset Milik Desa yang pengaturannya jelas dalam:

  1. UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa Pasal 76
  2. PP No. 47 Tahun 2015 tentang Perubahan PP No. 43 Tahun 2014
  3. Permendagri No. 1 Tahun 2016 tentang Pengelolaan Aset Desa

Poin penting: Tanah Bengkok tidak boleh dijual, digadaikan, atau jadi milik pribadi. Pengalihannya hanya boleh melalui mekanisme tukar-menukar untuk kepentingan umum dengan syarat: Persetujuan BPD + Musyawarah Desa + Izin Bupati + Izin Gubernur.

Hasil pengelolaan Tanah Bengkok juga boleh digunakan sebagai tambahan tunjangan penghasilan aparatur desa di luar Siltap.

KRONOLOGI DAN MEKANISME TUKAR GULING
Berawal dari kekhawatiran warga Kampung Bengkok terkait status hunian. Setelah melalui Musyawarah Desa bersama BPD, Tokoh Masyarakat, dan Warga, Pemdes Mahendra memutuskan melakukan tukar guling.

Detail Aset yang Ditukar:

  1. Aset Desa: Tanah Bengkok Desa Mahendra
    • Luas: 11.000 M2
    • Nilai NJOP/Riil Awal*: Rp 390.000.000
    • Nilai Setelah Negosiasi*: Rp 300.000.000
    • Status: Sudah bersertifikat SPPT atas nama Pemerintah Desa
  2. Aset Warga: Tanah Milik Ibu Hj. Eti
    • Luas: 2.610 M2
    • Lokasi: Lahan yang saat ini ditempati KOPDES Desa Mahendra

TUJUAN DAN MANFAAT BAGI WARGA
Sekdes Desa Mahendra, Bapak Yadi menjelaskan tujuan utama tukar guling ini.

“Tujuan kami satu: mensejahterakan warga. Selama ini warga Kampung Bengkok tinggal di atas tanah bengkok dengan status numpang. Dengan skema ini, setelah tukar guling selesai, warga bisa membeli langsung ke Ibu Eti kisaran Rp 10 juta per kapling sesuai luas. Setelah lunas, warga bisa langsung ajukan pemecahan sertifikat atas nama pribadi,” jelas Sekdes Yadi, Selasa 29/07/2026.

Artinya, warga tidak lagi menumpang di aset desa, melainkan menjadi pemilik sah tanah tempat tinggalnya sendiri.

PROGRES DAN TAHAPAN SAAT INI
Proses ini sudah berjalan hampir 3 bulan. Target penyelesaian berkas Januari 2027.
Tahapan yang sudah dan sedang berjalan:

  1. Musyawarah Desa & Persetujuan BPD: Selesai
  2. Kajian TPAKD: Tim Penilai Aset Daerah Kabupaten Pandeglang sedang melakukan kajian sesuai ajuan desa
  3. Tahap Berikutnya: Pengajuan ke Bupati Pandeglang dan Gubernur Banten untuk mendapatkan izin tukar-menukar
  4. Instansi yang Terlibat: Kantor Kecamatan Cibaliung, BPN Kabupaten Pandeglang, Pemkab Pandeglang

PENEGASAN PEMDES
Sekdes Yadi membantah keras adanya isu jual beli Tanah Bengkok.

“Ini murni tukar-menukar untuk kepentingan umum. Semua proses transparan dan diketahui pemerintah kecamatan sampai BPN. Kami tidak ingin warga hidup dengan status numpang terus. Doakan proses ini lancar demi masyarakat,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, Lensabantenivestigasi.com mendukung langkah Pemdes Mahendra yang berupaya memberikan kepastian hukum dan hunian layak bagi warganya.

Reporter: AHYAR/Lensabantenivestigasi.com

PEMDES PANENJOAN BANGUN BETONISASI JALAN POROS DESA RP207 JUTA UNTUK LANCARKAN AKSES WARGA

Serang,Lensabantenivestigasi.com– Komitmen membangun desa terus ditunjukkan Pemerintah Desa Panenjoan, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang. Salah satunya melalui program Pembangunan Betonisasi Jalan Poros Desa* di Kp. Mandaya Lor.

Proyek ini bersumber dari Dana Desa / DDS Tahun 2026 dengan anggaran sebesar Rp 207.458.316,-. Dengan volume 150 Meter x 4 Meter x 0,2 Meter, jalan ini ditargetkan rampung pada Juli – Agustus 2026.

Pembangunan dilakukan langsung oleh TPK Desa Panenjoan dan mendapat dukungan penuh dari warga. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Panenjoan H. Rohani. Sekretaris Desa, serta berbagai unsur masyarakat.

Kades H. Rohani menyampaikan bahwa betonisasi ini merupakan salah satu upaya pemerintah desa dalam meningkatkan aksesibilitas dan perekonomian warga.

“Alhamdulillah, tahun ini kita bisa realisasikan betonisasi jalan poros desa. Harapannya akses warga ke sawah, ke pasar, dan ke fasilitas umum jadi lebih lancar. Kami minta warga ikut mengawasi agar hasilnya maksimal dan bermanfaat jangka panjang,” ujarnya.

Warga menyambut baik program tersebut. Mereka berharap jalan yang baru ini dapat mempermudah aktivitas sehari-hari, mempercepat distribusi hasil pertanian, serta meningkatkan nilai ekonomi desa.

Dengan adanya proyek ini, Pemdes Panenjoan berharap dapat terus bersinergi dengan masyarakat dalam mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan sejahtera.

Reporter: NADIR |Lensabantenivestigasi.com

PROYEK REVITALISASI SD NEGERI GOWOK DIDUGA TAK SESUAI SPESIFIKASI DAN ABAIKAN K3

Kota Serang,Lensabantenivestigasi.com– Proyek revitalisasi di SD Negeri Gowok, Kecamatan Curug, Kota Serang, Banten* menuai sorotan tajam dari aktivis dan media. Proyek dengan pagu anggaran besar itu diduga dikerjakan tidak sesuai spesifikasi teknis dan mengabaikan standar keselamatan kerja.

Proyek ini bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026 dengan nilai Rp 1.406.710.361. Pekerjaan mencakup revitalisasi satuan pendidikan dan ditargetkan selesai dalam 120 hari kalender, Juli – Oktober 2026. Pengawasan proyek turut melibatkan Kejaksaan.

Diduga Abaikan K3 dan Tanpa Pengamanan Lokasi
Berdasarkan pantauan langsung di lokasi, para pekerja terlihat beraktivitas tanpa menggunakan Alat Pelindung Diri / APD wajib seperti helm proyek, sepatu keselamatan, dan rompi.

SEMEN DIDUGA TIDAK SESUAI HARGA SATUAN

Selain itu, di lokasi proyek tidak terpasang pagar pengaman. Padahal di lingkungan sekolah yang dipenuhi anak-anak, kontraktor wajib memasang pagar pembatas area kerja, bukan hanya garis polisi/police line. Kelalaian ini diduga melanggar *Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi / SMKK dan berpotensi berujung sanksi administratif.

PEKERJA DIDUGA ABAIKAN K3

Diduga Gunakan Material Tak Sesuai Spek
Temuan lain terkait kualitas material. Dari hasil pengecekan di lapangan menggunakan alat sigmat, ditemukan dugaan ketidaksesuaian ukuran besi.

  1. Besi tiang yang dalam RAB seharusnya 12 mm, saat diukur hanya ±10,2 mm
  2. Besi cincin/begel* yang seharusnya 8 mm, saat diukur hanya ±7,4 mm
  3. Semen* yang digunakan bermerek Semen Rajawali
UKURAN BESI DIDUGA TIDAK SESUAI SPESIFIKASI

Klarifikasi Kepala Sekolah
Media berupaya mengonfirmasi kepada Kepala Sekolah SD Negeri Gowok terkait upah pekerja, penggunaan material, dan pemasangan garis pembatas.

“Kalau besi kita menggunakan besi ukuran 12 mm, cincin ukuran 8 mm. Kalau soal upah pekerja ada yang 140 dan 150 ribu, kalau pekerja orang di sini. Kalau garis pembatas belum ada, kami lagi pesan online soalnya di tempat fotokopi nggak ada,” ucapnya, Senin (27/7/2026).

Harapan Aktivis dan Media
Aktivis dan media mendesak Dinas Pendidikan, konsultan pengawas, hingga aparat penegak hukum* segera turun langsung melakukan pemeriksaan. Hal ini untuk memastikan proyek berjalan sesuai spesifikasi teknis, transparan, akuntabel, dan tidak merugikan keuangan negara.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait mengenai dugaan penggunaan material yang tidak sesuai spesifikasi tersebut.

Reporter:Samsul&Suta I Lensabantenivestigasi.com

MAHASISWA UNSERA TURUN DESA, GELAR KKM 2026 DI KOTA DAN KABUPATEN SERANG, SOROTI TENTANG PENGELOLAAN SAMPAH DI DESA PELAMUNAN

Serang,LensaBantenInvestigasi.com – Semangat pengabdian mahasiswa kembali diwujudkan. LPPM Universitas Serang Raya / UNSERA secara resmi melepas ratusan mahasiswa untuk mengikuti Kuliah Kerja Mahasiswa / KKM 2026 Tahun Akademik 2025/2026.

Kegiatan pelepasan sekaligus pembukaan program KKM tingkat desa berlangsung di Aula Kantor Desa Pelamunan, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Provinsi Banten. Acara tersebut dihadiri oleh warga masyarakat Desa Pelamunan, perangkat desa, Dosen Pembimbing Lapangan / DPL, serta perwakilan mahasiswa peserta KKM.

Fokus Program: Pemberdayaan dan Lingkungan Berkelanjutan*
KKM UNSERA 2026 mengusung tema _”Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Potensi Lokal melalui Penguatan Pendidikan, Ekonomi, dan Lingkungan Berkelanjutan dengan Teknologi Tepat Guna”

Ratusan mahasiswa UNSERA akan disebar di berbagai desa di wilayah Kota Serang dan Kabupaten Serang selama kurang lebih 1 bulan. Salah satu desa lokasi KKM adalah Desa Pelamunan yang pada tahap awal kegiatan langsung mengangkat isu strategis, yaitu pengelolaan sampah.

Edukasi Sampah Bersama DLH Kabupaten Serang
Sebagai materi utama pada kegiatan di Desa Pelamunan, mahasiswa menghadirkan narasumber dari Dinas Lingkungan Hidup / DLH Kabupaten Serang* untuk memberikan penyuluhan kepada warga.

Dalam pemaparannya, narasumber DLH menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah rumah tangga. Beberapa dampak negatif yang disoroti apabila sampah tidak dikelola dengan baik, yaitu:

  1. Pencemaran lingkungan pada tanah, air, dan udara
  2. Mengganggu keindahan dan kenyamanan lingkungan desa
  3. Menimbulkan penyakit seperti diare, DBD, gatal-gatal, dan ISPA

Warga juga diberikan praktik langsung tentang cara memilah sampah. Jenis sampah yang wajib dipilah sejak dari rumah di antaranya: sampah plastik, kertas, besi/logam, dan sampah organik. Pemilahan ini bertujuan agar sampah bernilai ekonomis dapat didaur ulang, sementara sampah organik bisa diolah menjadi kompos.

“Jika dari rumah sudah terbiasa memilah, maka pekerjaan di tingkat desa dan TPA akan jauh lebih ringan. Ini investasi untuk kesehatan dan lingkungan anak cucu kita,” pesan narasumber DLH.

Apresiasi dan Kehadiran Perangkat Desa Yuli selaku Kasi pemerintahan desa
Kepala Desa Pelamunan H.HIKMATULLAH.SE berhalangan hadir karena sedang bertakziah atas meninggalnya salah satu warga.

Meski demikian, kegiatan tetap berjalan lancar dengan diwakili oleh staf desa. Pihak desa mengapresiasi inisiatif mahasiswa UNSERA yang langsung menyentuh persoalan nyata di masyarakat.

Antusiasme warga terlihat dari banyaknya pertanyaan dan diskusi yang muncul. Warga berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti di KKM saja, tetapi bisa dilanjutkan menjadi program rutin desa.

Harapan #UNSERA BERDAMPAK
Melalui KKM 2026, mahasiswa diharapkan menjadi agen perubahan yang mampu menjembatani ilmu kampus dengan kebutuhan masyarakat. Selain isu lingkungan, mahasiswa juga akan menjalankan program di bidang pendidikan dan ekonomi UMKM berbasis potensi lokal.

Dengan semangat #UNSERA BERDAMPAK, LPPM UNSERA menargetkan setiap kelompok KKM meninggalkan minimal 1 program unggulan yang bisa dilanjutkan secara mandiri oleh warga setelah mahasiswa selesai masa pengabdian.

“KKM bukan hanya kegiatan akademik. Ini adalah bentuk kepedulian nyata kampus untuk Banten. Kami berharap kehadiran mahasiswa membawa solusi dan energi baru bagi desa,” ujar salah satu DPL.

Reporter: NADIR | Lensa Banten Investigasi_