
SERANG.Lensabanteninvestigasi.com. – Pondok Pesantren Assubulussalam, Kampung Tegal Sapan RT 006/RW 002, Desa Petir, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, menggelar Gebyar Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus syukuran hafalan Al-Qur’an dan kitab, dengan mengusung tema “Meraih Sukses Dunia dan Akhirat Melalui Generasi Santri yang Berilmu.”
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB tersebut mendapat antusiasme dari masyarakat. Warga dari berbagai wilayah turut hadir mengikuti rangkaian acara sekaligus memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Suasana kegiatan semakin semarak dengan berbagai hiasan dan kreasi yang dipersiapkan masyarakat. Selain menjadi bagian dari tradisi dalam memperingati Maulid Nabi, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan antara masyarakat, santri, dan keluarga besar Pondok Pesantren Assubulussalam.
Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Pemerintah Desa Petir, Kasi Perencanaan Wawan Munawar. Ia mengapresiasi antusiasme masyarakat Kampung Tegal Sapan yang masih mempertahankan kegiatan keagamaan dan tradisi Maulid Nabi

“Saya sangat mengapresiasi masyarakat Kampung Tegal Sapan yang telah melaksanakan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus syukuran hafalan Al-Qur’an dan kitab di Pondok Pesantren Assubulussalam,” ujarnya.
Sementara itu, Kiai Nasruddin MZ, Ketua Pondok Pesantren Assubulussalam, mengatakan bahwa peringatan Maulid Nabi bukan hanya tentang kemeriahan acara, tetapi juga menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan kepada generasi penerus.

Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya mempertahankan tradisi keagamaan sekaligus mendorong lahirnya generasi santri yang berilmu dan memiliki bekal untuk kehidupan dunia maupun akhirat.
“Ini semata-mata untuk mengagungkan kelahiran Rasulullah SAW. Budaya seperti ini harus tetap kita pertahankan untuk anak cucu kita, sehingga setiap Maulid Nabi bisa terus menghadirkan tradisi seperti ini,” katanya.
Kegiatan Gebyar Maulid Nabi dan syukuran hafalan Al-Qur’an serta kitab tersebut berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Momentum ini sekaligus menjadi bentuk apresiasi terhadap para santri yang telah menyelesaikan hafalan dan pembelajaran keagamaan di Pondok Pesantren Assubulussalam.
(Reporter/Buhari)















