Polsek Puloampel Lakukan Kegiatan Subuh Keliling di Desa Binaanya

Cilegon.Lensabanteninvestigasi.com.– Dalam rangka mempererat hubungan silaturahmi dengan masyarakat serta menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, personel Polsek Puloampel Polres Cilegon Polda Banten melaksanakan kegiatan Subuh Keliling (Suling) di Majid Al iqro Desa Binanya Kecamatan puloampel Kabupaten Serang. Sabtu(08/01/26)

Kapolres Cilegon Polda Banten AKBP MOEHAMAD PROBANDONO BOBBY DANUARDI melalui Kapolsek puloampel Polres Cilegon Polda Banten IPTU Jonatan Mampetua Sirait Kegiatan yang dipimpin oleh personel Polsek Puloampel tersebut diawali dengan pelaksanaan salat subuh berjamaah bersama warga setempat. Setelah pelaksanaan ibadah, anggota Polsek Puloampel menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada jamaah agar senantiasa menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kriminalitas, serta memperkuat kerukunan dan kebersamaan antarwarga.

Kapolsek Puloampel menyampaikan bahwa kegiatan Subuh Keliling merupakan salah satu upaya Polri untuk mendekatkan diri kepada masyarakat sekaligus menyerap informasi dan aspirasi secara langsung dari warga.
“Melalui kegiatan Subuh Keliling ini, kami berharap terjalin komunikasi yang baik antara Polri dan masyarakat sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah hukum Polsek Puloampel,” ujarnya.

Masyarakat Desa Binanya menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi kehadiran anggota Polsek Puloampel yang secara rutin melaksanakan kegiatan keagamaan sekaligus memberikan pembinaan dan imbauan kamtibmas kepada warga. Dengan adanya kegiatan Subuh Keliling ini, diharapkan sinergitas antara Polri dan masyarakat semakin kuat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.”tutupnya

Bhabinkamtibmas Polsek Puloampel jumpai warganya guna bangun komunikasi yang positif

Cilegon.Lensabanteninvestigasi.com.~ Polsek Puloampel Polres Cilegon Polda Banten mendukung Program Quick Wins Presisi Polri melaksanakan Kegiatan Sambang dan Silaturahmi di lingkungan binaanya serta memberikan himbauan tentang kamtibmas sabtu(01/08/2026)

Kapolres Cilegon Polda Banten AKBP MOEHAMAD PROBANDONO BOBBY DANUARDI melalui Kapolsek Puloampel Polres Cilegon Polda Banten IPTU JONATHAN MAMPETUA SIRAIT mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan ajang komunikasi yang baik serta adanya sinergitas yang solid antara Polri dengan masyarakat di lingkungan tersebut.

Dalam kesempatan ini, personil Polsek Puloampel mengunjungi warga guna menjalin silaturahmi dua arah yang positif juga bahas tentang Poliran, imbuhnya

Bhabinkamtibmas polsek Puloampel menyampaikan bahwa “Tetap utamakan keamanan, untuk itu berdayakan kamtibmas di desa serta seluruh elemen masyarakat/karyawan untuk bersinergi ciptakan kamtibmas yang kondusif dan aman, “ucapnya

Dari tempat lain juga pada kesempatan ini personil Polsek Puloampel bersama lainnya menyambangi sekaligus mempererat silaturahmi serta menyampaikan pesan Kamtibmas dengan harapan tercipta situasi yang aman dan kondusif, ujarnya

MILAD KE-15 KKPMP: “MEKAR BERSAMA WAKTU, 15 TAHUN MERAJUT DEDIKASI, MENCETAK PRESTASI”

Cilegon,Lensabanteninvestigasi.com – Suasana penuh syukur dan kebahagiaan menyelimuti peringatan Milad Kesatuan Komando Pembela Merah Putih (KKPMP) ke-15. Mengusung tema “MEKAR BERSAMA WAKTU: 15 Tahun Merajut Dedikasi, Mencetak Prestasi”, acara ini menjadi momentum menengok perjalanan panjang organisasi, mengukuhkan tekad, serta merayakan kebersamaan selama satu setengah dekade.
Sabtu, 01 Agustus 2026

Peringatan Milad ke-15 KKPMP berlangsung khidmat dan meriah. Turut hadir para tokoh organisasi, tokoh masyarakat, unsur Muspida Kota Cilegon, serta jajaran pengurus dan anggota dari berbagai daerah. Rangkaian acara menggabungkan nilai keagamaan, seni budaya, dan penyampaian aspirasi untuk masa depan organisasi.

RANGKAIAN ACARA MILAD KKPMP KE-15

  1. Pembukaan Marawis
    Acara dibuka penampilan memukau Marawis Santri KKPMP MADA Pandeglang. Irama syahdu dan kompak menghangatkan suasana.
  2. Seni Budaya Banten
    Padepokan Macan Kulon asuhan Abah Gacon menampilkan seni budaya. Peragaan ini melestarikan warisan leluhur dan jati diri masyarakat Banten.
  3. Penyambutan Presiden KKPMP
    Kedatangan Presiden KKPMP disambut dengan iringan marawis dan nuansa seni budaya sebagai bentuk penghormatan keluarga besar KKPMP.
  4. Pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an*
    Vina Razika melantunkan ayat suci Al-Qur’an, menghadirkan suasana sejuk dan penuh berkah.
  5. Santunan Anak Yatim
    Sebagai wujud kepedulian, panitia menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim. Menjadi pengingat bahwa keberkahan lahir dari berbagi.
  6. Lagu Kebangsaan & Mars KKPMP
    Seluruh hadirin menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars KKPMP dengan semangat membara.
  7. Laporan Ketua Pelaksana
    Ahmad Rosidin selaku Ketua Pelaksana menyampaikan laporan transparansi pelaksanaan kegiatan.
  8. Sambutan Forkopimda Kota Cilegon
    • H. Robinsar, Wali Kota Cilegon*: Mengapresiasi peran KKPMP selama 15 tahun dan berharap KKPMP jadi mitra pemerintah menjaga kondusivitas.
    • Kolonel Laut P Catur Yogiantoro, S.E., M.Tr.Hanla., M.M., CHRMP., DANLANAL Banten: Menekankan pentingnya sinergi ormas dan TNI untuk menjaga kedaulatan.
    • Letkol Inf Imam Buchori, S.H., M.I.P., DANDIM 0623 Cilegon*: Menyampaikan KKPMP berarti dalam memperkuat ketahanan wilayah.
    • AKBP Mochamad Probandono Bobby Danuardi, S.I.K., M.Si., KAPOLRES Cilegon: Mengapresiasi KKPMP dalam menjaga Kamtibmas.
    • Rizki Khairul Ichwan, http://S.IP., http://M.IP., Ketua DPRD Kota Cilegon: Menyampaikan dukungan agar KKPMP jadi mitra kritis dan konstruktif.
  9. Sambutan Ketua KKPMP MAWIL Banten
    Jeri Kaspor menyebut 15 tahun KKPMP adalah bukti keteguhan dan kesetiaan anggota.
  10. Sambutan Presiden KKPMP
    H. Hisyam Balwel, S.H., M.H. menyampaikan rasa syukur dan berpesan agar semangat pengabdian tidak luntur, menjaga nama baik organisasi, dan terus berbakti kepada bangsa.
  11. Bayan Nasehat
    KH. Abdul Jabbar mengingatkan keberhasilan organisasi ada pada kebersamaan, keikhlasan, dan takwa.
  12. Hadroh, Shalawat, & Pemotongan Tumpeng
    Penampilan Hadroh Santri KKPMP MADA Pandeglang dilanjutkan pemotongan tumpeng oleh Presiden KKPMP sebagai simbol syukur dan keutuhan.
  13. Penyerahan Cendera Mata & Ramah Tamah*
    Panitia bersama Ketua MAWIL Banten menyerahkan cendera mata kepada Presiden KKPMP. Acara ditutup dengan hiburan dan doa bersama.

PENUTUP
Acara Milad ke-15 KKPMP ditutup dengan doa bersama. Harapannya, KKPMP terus mekar bersama waktu, merajut dedikasi yang tulus, dan mencetak prestasi membanggakan demi agama, bangsa, dan negara.

Selamat Milad ke-15 KKPMP “Semoga semakin jaya, semakin berkah, dan semakin bermanfaat bagi masyarakat”.

Red: Tim Lensabanteninvestigasi,com.

MUSDA V DEMOKRAT BANTEN : AHY HADIRI LANGSUNG, TEKANKAN “RAPATKAN BARISAN, BANGUN KEKUATAN, REBUT KEMENANGAN”

SERANG.LENSABANTENINVESTIGASI.COM – Partai Demokrat Provinsi Banten menggelar Musyawarah Daerah ke-V (Musda V) pada Jumat, 31 Juli 2026 di Hotel Aston, Kota serang

Musda mengusung tema besar “Konsolidasi Demokrat: Rapatkan Barisan, Bangun Kekuatan, Rebut Kemenangan” sebagai semangat menyongsong agenda politik ke depan.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, S.H., http://M.Sc., M.P.A., M.A., Ph.D – AHY. Kehadiran AHY menjadi penyemangat bagi seluruh kader Demokrat se-Provinsi Banten.

Turut hadir jajaran pimpinan daerah dan tokoh penting Banten, di antaranya Gubernur Banten Bapak Andra Soni, Wakil Bupati serang Bapak Najib Hamas, Anggota DPRD Provinsi Banten Ibu Hj. Nuraeni, serta para anggota dewan, pengurus DPC, dan kader Demokrat se-Banten.

Dalam sambutannya, AHY menegaskan bahwa Musda V menjadi momentum konsolidasi total seluruh struktur partai. Dari tingkat provinsi hingga ranting harus solid, bergerak, dan memenangkan hati rakyat.

“Rapatkan barisan, bangun kekuatan, rebut kemenangan. Demokrat Banten harus menjadi rumah besar bagi masyarakat. Kita hadir membawa solusi, bukan sekadar wacana,” tegas AHY di hadapan peserta Musda.

Sementara itu Gubernur Banten Andra Soni mengapresiasi peran Partai Demokrat sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah. Ia berharap hasil Musda dapat melahirkan kepengurusan yang kuat dan program yang berpihak kepada rakyat Banten.

Agenda utama Musda V meliputi laporan pertanggungjawaban pengurus periode sebelumnya, penyusunan program kerja 5 tahun ke depan, serta pemilihan Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Banten periode 2026-2031.

Suasana Musda berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Seluruh peserta berkomitmen untuk menjadikan Demokrat sebagai partai yang dekat dengan rakyat dan garda terdepan dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat Banten.

Reporter/Rizka

PROYEK REVITALISASI PAUD BKB KEMAS MEKAR JAYA DI DUGA TIDAK SESUAI JUKLAK JUKNIS, KONSULTAN DAN KOMITE MINIM KOORDINASI

Serang,Lensabanteninvestigasi.com –Proyek Revitalisasi PAUD BKB Kemas Mekar Jaya yang berlokasi di Kp. Pasir Wadas, Desa Pancanegara, Kabupaten Serang diduga tidak sesuai Juklak -Juknis. Konsultan Pengawas juga diduga tidak sejalan dengan Komite/Pelaksana P2SP karena minim koordinasi.

Berdasarkan informasi di papan pengumuman proyek

  • Nama Kegiatan: Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan
  • Nama Sekolah : PAUD BKB KEMAS MEKAR JAYA
  • Pelaksana : P2SP
  • Waktu Pelaksanaan : 120 Hari Kalender (22 Juli s/d 18 November 2026)
  • Sumber Dana : APBN Tahun Anggaran 2026
  • Jumlah Dana Bantuan : Rp. 503.295.000,

TEMUAN DI LAPANGAN
Pantauan awak media di lokasi pada Jumat, 31 Juli 2026, pekerjaan tersebut baru dimulai. Namun sudah ditemukan sejumlah kejanggalan, di antaranya:

  1. idak adanya sinkronisasi antara pihak Konsultan Pengawas dengan Komite/Pelaksana P2SP
  2. Ukuran besi diduga tidak sesuai spesifikasi teknis
  3. Semen yang digunakan diduga tidak sesuai dengan harga satuan dalam RAB
  4. Minimnya pengawasan dari pihak P2SP

PERNYATAAN KOMITE/PENANGGUNG JAWAB
Saat dikonfirmasi, Khaerudin selaku Komite dan Penanggung Jawab di lapangan PAUD Kemas Mekar Jaya mengatakan.
“Untuk luas yang dibangun saya tidak tahu. Saya mah tahunya datang material, bukan mengelola uangnya. Dari pihak Polsek tidak koordinasi katanya, makanya saya bingung. Kan langsung dari pusat Kementerian. Jangan buat uang koordinasi, buat saya saja belum dibayar,” ucapnya.

Ia juga menambahkan, “Saya penanggung jawab untuk bangunan. Saya tahunya material seperti batu dan pasir yang datang. Emang saya mantan Kades Pancanegara, media LSM tahu sama saya. Emang pengajuan saya dulu. Beda dulu waktu di desa segalanya saya. Untuk besi 13mm dan cincin 8mm,” pungkasnya.

Dengan nilai anggaran Rp503.295.000 dari APBN, Publik berharap proyek ini dikerjakan sesuai spesifikasi dan diawasi ketat agar hasilnya benar-benar bermanfaat untuk pendidikan anak usia dini.

Hingga berita ini diturunkan, awak media masih berupaya mengkonfirmasi , Dinas Pendidikan Kab. Serang, Konsultan Pengawas, dan Penanggung jawab P2SP terkait dugaan ketidaksesuaian tersebut.

Tim Redaksi

TAMBANG EMAS ILEGAL CITOREK MERAJALELA…!! HUTAN LINDUNG RUSAK, JALAN POROS PROVINSI AMBROL, DIDUGA LIBATKAN OKNUM KADES DAN APH

Lebak.Lensabanteninvestigas.com-“Aktivitas penambangan emas tanpa izin di Desa Citorek, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, diduga telah menyebabkan kerusakan masif pada kawasan hutan lindung dan cagar alam. Kerusakan tersebut merembet hingga menyebabkan jalan poros provinsi ambrol. Sejumlah nama kepala desa disinyalir turut terlibat dalam pengondisian tambang ilegal di wilayah tersebut.

Pengakuan Warga: Ada Oknum Polisi dan Satpol PP Datang “Meminta Jatah”

Berdasarkan pantauan di lapangan, penambangan liar di Citorek Tengah telah berlangsung lama dan masif. Akibatnya, kelestarian hutan lindung terancam dan akses jalan warga rusak parah, Titik kerusakan paling parah terjadi pada jalan poros provinsi melewati tempat wisata atas awan pegunungan arah citorek Kidul yang ambrol serta longsor di duga akibat adanya lubang tambang di bawah badan jalan Jalan penghubung Citorek Tengah ke Citorek Kidul yang terancam putus total akibat galian tambang di bawah dan di atas badan jalan propinsi penghubung antar desa citorek.

Seorang pekerja tambang berinisial AT mengaku kepada awak media bahwa di lokasi tersebut terdapat sejumlah pengelola tambang. Menurut AT, salah satu pemilik serta pengelola tambang di Citorek Tengah adalah”Jaro Kojot” memiliki 1 lubang serta disebut juga sebagai koordinator, pengondisian ke pihak APH.AT juga menyebut nama “Jaro Sumarna,bos Edy, Hendi dan Jaro usup kelana masih ada hubungan keluarga dengan seorang anggota DPRD, ujarnya

Narasumber lain berinisial AM menambahkan bahwa “Bos Tatang” memiliki banyak pekerja dari luar daerah dan memiliki lubang tambang emas beserta tempat pengolahan di kediamannya. AM juga menyebut “Haji Acang” warga Cirotang, Cibeber, sebagai pemilik tambang yang menyebabkan jalan poros provinsi jebol dan berlubang besar, Di bawah jalan poros propinsi serta ada beberapa lubang tambang lainnyanya masih aktif di bawah jalan propinsi, Ini harus dilaporkan karena bisa membuat jalan jebol lagi, bisa bisa jalan putus total dan kami tidak bisa lewat untuk beraktivitas” ujarnya.

AT mengatakan”Bos Rosid salah satu yang menampung batu material hasil tambang emas. di wilayah citorek Kidul, Sementara di wilayah citorek tengah di kuasai oleh jarot kojot selaku kordinator dan Bos Parta, warga Ciomas,Citorek. Menurut AT, aktivitas tambang di sana sudah berlangsung lama tanpa ada tindakan tegas dari pihak yang berwenang (APH).

Hal yang lebih memprihatinkan, AT mengaku sering melihat kedatangan Oknum aparat ke lokasi.”Kemarin ada juga polisi dan Satpol PP datang Pak, Mereka cuma tanya-tanya doang setelah itu pergi. Ya paling meminta sejumlah uang kepada Jaro Kojot,” ungkapnya. AM juga menyebut pernah ada penangkapan terhadap Salah satu warga citorek penambang emas, namun tidak berlangsung lama dan para pelaku telah dibebaskan.

AT serta pekerja lainnya mengatakan jika seluruh aktivitas tambang di lokasi gunung penghubung jalan citorek tengah ke citorek Kidul, tersebut ilegal karena tidak memiliki izin.”Tambang di sini semuanya ilegal, tidak ada izinnya. Karena lokasi ini merupakan kawasan hutan lindung dan masuk cagar alam, ucapnya.”Warga Citorek berinisial (B) juga menyayangkan kondisi ini karena jika jalan putus maka aktivitas masyarakat akan terhambat dan itu merugikan masyarakat,karna akan memutuskan akses aktivitas masyarakat serta negara karna jalan propinsi putus, ucapnya.

Perbuatan tersebut diduga melanggar UU No.3 Tahun 2020 tentang Minerba Pasal 158 tentang penambangan tanpa IUP, UU No.41 Tahun 1999 tentang Kehutanan Pasal 50 ayat 3 tentang larangan menambang di kawasan hutan, dan UU No.22 Tahun 2009 tentang LLAJ Pasal 274 tentang perusakan jalan. Jika terbukti ada pembiaran oleh penyelenggara negara, maka dapat dijerat UU No.31 Tahun 1999 jo UU No.20 Tahun 2001 tentang Tipikor Pasal 3.

Warga dan pemerhati lingkungan mendesak KLHK, Polda Banten, Kejati Banten, dan Pemprov Banten untuk segera menutup tambang ilegal, memproses hukum para pelaku dan pihak yang diduga membekingi, serta memulihkan lingkungan dan infrastruktur jalan. Penegakan hukum harus dilakukan agar kepercayaan publik terhadap negara tidak runtuh.

Redaksi menjunjung asas praduga tak bersalah. Nama-nama dalam berita ini merupakan pengakuan narasumber dan membuka ruang hak jawab 1×24 jam sesuai UU No.40 Tahun 1999 tentang Pers dan UU No.11 Tahun 2008 tentang ITE Pasal 40

Tim Redaksi

CAMAT PADARINCANG LANTIK NURSAMSI SEBAGAI PENJABAT KEPALA DESA KALUMPANG

Serang, Lensabanteninvestigasi.com
– Pelantikan Penjabat Kepala Desa Kalumpang, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang* digelar di Aula Kantor Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang.

Dalam acara tersebut hadir langsung Camat Padarincang, Agus Saepudin, S.E.M.Si.

HADIR DALAM KEGIATAN:

  1. Unsur Muspika Kecamatan Padarincang
  2. Ketua MUI Kecamatan Padarincang
  3. Kepala Desa se-Kecamatan Padarincang
  4. Kader PKK
  5. Tokoh Masyarakat Kecamatan Padarincang
  6. Ketua BPD Desa Kalumpang, Perangkat Desa, dan Tokoh Agama

Pelantikan ini dilakukan sebagai tindak lanjut kekosongan jabatan Kepala Desa Kalumpang untuk memastikan roda pemerintahan desa tetap berjalan dan pelayanan kepada masyarakat tidak terhambat.

SAMbutan PENJABAT KADES
Nursamsi selaku Penjabat Kepala Desa Kalumpang yang baru dilantik dalam sambutannya menyampaikan komitmen.
“Dengan jabatan baru ini di Desa Kalumpang, semoga saya bisa mengemban amanah dengan sebaik-baiknya untuk melayani masyarakat,” ujarnya.

PESAN CAMAT PADARINCANG
Camat Padarincang dalam sambutannya berpesan agar Penjabat Kepala Desa yang baru dilantik dapat segera bekerja, menjaga netralitas, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Desa Kalumpang.

Selain itu Camat juga menekankan pentingnya koordinasi dengan BPD, perangkat desa, dan seluruh elemen masyarakat agar program pembangunan di desa dapat berjalan lancar.

Acara pelantikan berlangsung khidmat, aman, dan lancar.

Reporter: Suta / Lensabanteninvestigasi.com

SPPG Silebu Genjot Progres Pembangunan Penuhi Syarat SLHS dari Dinkes Kabupaten Serang

Serang, lensabanteninvestigasi.com – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Silebu terus bergerak maju menuju standar operasional dan fasilitas yang prima. Hal ini ditandai dengan optimalisasi seluruh progres pembangunan infrastruktur yang merupakan syarat mutlak untuk memperoleh Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dari Dinas Kesehatan Kabupaten Serang. Seluruh upaya ini dilaksanakan secara tertib dan terarah, mengacu pada target serta tata letak (layout) yang telah disusun dan disepakati bersama. Jumat, 31 Juli 2026

Rencana induk pembangunan dan penataan area SPPG Silebu telah diajukan secara resmi oleh Asisten Lapangan (Aslap) SPPG Silebu, Cecep Suhaemi S.AP. Dokumen yang berisi rancangan tata letak dan rincian fasilitas ini diserahkan kepada pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Serang, khususnya kepada Ibu Nurna yang bertindak selaku penanggung jawab dan penyelenggara penerbitan SLHS. Layout yang diajukan tersebut telah disusun

redaksi

AWAK MEDIA LENSA BANTEN INVESTIGASI LAKUKAN SOSIAL CONTROL DI SDN KALIBUNTU BAROS, KEPSEK KELUHKAN GEDUNG RUSAK BERAT

Serang, Lensabanteninvestigasi.com.- Awak Media Lensa Banten Investigasi baru-baru ini melaksanakan Sosial Control dengan meninjau langsung salah satu Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, tepatnya di SD Negeri Kalibuntu.

Kedatangan awak media diterima langsung oleh *Kepala Sekolah SD Negeri Kalibuntu, Kartinah, S.Pd. Dalam pertemuan tersebut dibahas seputar keadaan dan kondisi sekolah.

JUMLAH SISWA DAN TENAGA PENGAJAR
Dalam penjelasannya, Kepala Sekolah SDN Kalibuntu menyampaikan data untuk Tahun Pelajaran 2026/2027.

“Untuk tahun ini jumlah murid kami sebanyak 259 orang putra-putri. Untuk tenaga pengajar dan tenaga kependidikan terdiri dari 2 orang Guru PNS, 7 orang P3K Paruh Waktu, 2 orang P3K Penuh Waktu, 2 orang Honorer, dan 1 orang Penjaga Sekolah” jelas Ibu Kartinah, S.Pd.

Dengan jumlah siswa sebanyak 259 orang, maka rasio guru terhadap murid masih sangat kurang ideal.

KELUHKAN KONDISI GEDUNG RUSAK BERAT
Dengan semangat, Ibu Kartinah, S.Pd menjelaskan kondisi memprihatinkan yang dihadapi sekolah yang dipimpinnya.

“Inilah keadaan sekolah yang saya pimpin. Bisa dilihat, bangunan sekolah kami sudah tidak bisa diperbaiki lagi dengan dana pemeliharaan BOS,” ujarnya.

Ia berharap ada perhatian serius dari pemerintah.
“Harapan saya, bangunan yang kondisinya sudah Rusak Berat ini dapat dibangun baru oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Serang” pintanya.

Menurutnya, jika tidak segera ditangani, kondisi gedung dapat membahayakan keselamatan siswa dan proses belajar mengajar.

KEADAAN LINGKUNGAN SEKOLAH BERSIH DAN RAPI
Hasil penelusuran Awak Media Lensa Banten Investigasi, secara umum kondisi lingkungan sekolah dalam keadaan bersih dan rapi. Baik ruang belajar anak, halaman, maupun toilet siswa dan guru terlihat terawat.

Hal ini menunjukkan upaya pihak sekolah dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan belajar, meskipun di tengah keterbatasan sarana dan prasarana.

DESAKAN KEPADA PEMERINTAH
Pihak sekolah berharap Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Serang segera melakukan survei dan merealisasikan pembangunan gedung baru SDN Kalibuntu agar kegiatan belajar mengajar dapat berjalan lebih aman dan nyaman.

Reporter: Abah Hapni| Lensabanteninvestigasi.com

PENGECORAN JALAN DI KP. CORI TAKTAKAN SERANG DILAKUKAN MALAM HARI TANPA RAMBU, WARGA KELUHKAN TIDAK DILIBATKAN DAN KUALITAS DIKELUHKAN

Serang,Lensabanteninvestigasi.com– Pelaksanaan pengecoran jalan di Kampung Cori, Kelurahan Taktakan, Kecamatan Serang dikeluhkan warga. Pekerjaan yang dilakukan pada Kamis malam, 30 Juni 2026 itu dinilai membahayakan karena tidak dipasangi rambu keselamatan, tidak melibatkan warga, dan kualitas pengerjaannya dipertanyakan.

KUALITAS COR DIKELUHKAN: SEDIKIT BESI
Selain masalah keselamatan, warga juga menyoroti kualitas pekerjaan.
“Pengecorannya pakai besi sedikit saja, tidak semua dihampar besi. Ngecornya juga tidak pakai besi di bawahnya,” ujar salah satu warga Kp. Cori.

Menurut warga, minimnya penggunaan besi tulangan dikhawatirkan membuat jalan cepat rusak dan tidak sesuai standar.

DIKERJAKAN MALAM HARI, GELAP DAN TANPA PENGAMAN
Berdasarkan pantauan awak media di lokasi, aktivitas pengecoran dilakukan malam hari dengan penerangan minim. Tidak ditemukan lampu sorot tambahan, rambu lalu lintas, cone, maupun garis pembatas jalan.

Kondisi tersebut dinilai sangat berbahaya bagi pengguna jalan, khususnya pengendara motor yang melintas di jam rawan.

“Ini bahaya banget. Jalan ditutup cor mendadak malam-malam, tidak ada rambu sama sekali. Gelap juga. Kalau ada pengendara yang tidak tahu bisa jatuh,” ujar warga yang enggan disebutkan namanya.

WARGA TIDAK DILIBATKAN
Selain persoalan keselamatan, warga juga menyoroti tidak adanya keterlibatan masyarakat dalam proses pengerjaan.

“Warga juga tidak ada yang diajak gotong royong atau dikasih tahu dulu. Tau-tau sudah dicor saja. Tenaga kerjanya juga bukan orang sini,” lanjut warga tersebut.

Warga menilai keterlibatan masyarakat penting, baik untuk pengawasan maupun untuk membuka lapangan kerja bagi warga setempat.

TRANSPARANSI PROYEK DISOROT
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Kelurahan Taktakan maupun pelaksana proyek terkait teknis pelaksanaan, sumber anggaran, papan proyek, dan standar K3 yang diterapkan.

Minimnya informasi di lapangan membuat warga bertanya-tanya mengenai asal-usul proyek dan penanggung jawab kegiatan.

DESAKAN WARGA
Warga berharap ke depan setiap pekerjaan infrastruktur di wilayah dapat memenuhi standar keamanan dan kualitas.
“Kami minta kalau ada proyek lagi tolong pasang rambu, kasih penerangan, libatkan warga, dan kerjakan sesuai spek. Jangan sampai jalan baru sebulan sudah retak. Jangan sampai ada korban baru ditindaklanjuti,” pungkasnya.

Reporter: Rzk Lensabanteninvestigasi.com