Kepala Desa Sindangheula Hadiri Ikhtifalan dan Kelulusan MI Mathla’ul Huda Paleuh

Serang,LensaBantenInvestigasi.com. – Kepala Desa Sindangheula, Suheli, S.Kom.I., MM, menghadiri kegiatan Ikhtifalan, Kelulusan dan Kenaikan Kelas siswa-siswi MI Mathla’ul Huda yang digelar di Kampung Paleuh, Desa Sindangheula, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Minggu (21/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh kebahagiaan tersebut menjadi momen istimewa bagi para siswa yang telah menyelesaikan jenjang pendidikan maupun yang naik ke tingkat berikutnya. Acara juga diisi dengan berbagai penampilan siswa sebagai bentuk apresiasi atas proses pembelajaran yang telah mereka jalani selama satu tahun ajaran.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Sindangheula, Suheli, berharap kegiatan ikhtifalan dan pelepasan siswa ini dapat memberikan makna serta manfaat bagi para peserta didik. Menurutnya, pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk karakter, keberanian, dan kemampuan anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

“Tanpa dibina, dididik dan dilatih, kemungkinan anak-anak tidak akan mengerti dan memiliki keberanian untuk menunjukkan kemampuan yang dimiliki. Karena itu, saya mengapresiasi para guru dan seluruh pihak yang telah mendidik anak-anak dengan penuh kesabaran,” ujar Suheli.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh siswa-siswi yang telah lulus maupun naik kelas. Suheli berharap mereka dapat terus melanjutkan pendidikan dengan semangat serta menjadi generasi yang berakhlakul karimah, berintelektual, dan mampu memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, bangsa dan negara.

“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh siswa-siswi yang lulus. Semoga kelak menjadi generasi yang berakhlakul karimah, berilmu, serta mampu membanggakan orang tua dan memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala MI Mathla’ul Huda, Tubagus Erwin Mahrobi, S.Pd, mengucapkan terima kasih kepada Kepala Desa Sindangheula yang telah meluangkan waktu untuk hadir dalam kegiatan tersebut.

Menurutnya, kehadiran pemerintah desa menjadi bentuk dukungan nyata terhadap dunia pendidikan, khususnya bagi lembaga pendidikan yang berada di wilayah Desa Sindangheula.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kepala Desa yang telah hadir dan memberikan motivasi kepada para siswa. Semoga MI Mathla’ul Huda semakin maju, terus melahirkan generasi yang berakhlak mulia serta sumber daya manusia yang membanggakan,” ungkap Erwin.

Acara ikhtifalan dan kelulusan tersebut turut dihadiri Ketua Yayasan Mathla’ul Huda Pabuaran Drs. H. Suminta, M.Pd, Kepala MI Mathla’ul Huda TB Erwin Mahrobi, S.Pd, Ketua Komite Sekolah, para guru, tokoh masyarakat, tokoh agama, Ketua RW, Ketua RT, wali murid, serta seluruh siswa-siswi MI Mathla’ul Huda.

Suasana penuh haru dan kebanggaan mewarnai kegiatan tersebut, terutama saat prosesi pelepasan siswa yang telah menyelesaikan pendidikan di MI Mathla’ul Huda. Para orang tua dan guru berharap para lulusan dapat terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan meraih cita-cita yang diimpikan.

Sate Bebek Hj. Shinta Cilegon, Legenda 20 Tahun yang Bikin Ketagihan

Cilegon, LensaBantenInvestigasi.com – Sate bebek H. Shinta sudah jadi ikon kuliner Cilegon selama 20 tahun. Rumah makan yang beralamat di Jl. H. Teuku Umar, Kalang Anyar RT 05 ini dikenal penikmat sate bebek karena rasanya yang konsisten dan empuk.

Keunggulan ada di bumbu sate dan pengolahan bebeknya. Daging bebek disajikan empuk, bumbu kacang meresap pas, tidak enek. Selain sate, menu andalan lain Sop Bebek jadi favorit karena kuahnya gurih dan jadi penutup kuliner yang pas.

“Rasanya lezat dan paduan bumbunya pas banget. Menu lainnya juga nikmat,” ujar salah satu pengunjung.

Menu lengkap, harga bersahabat
Selain sate bebek, Warung Bebek Bu Hj. Shinta juga sedia garem asem ayam kampung yang populer di Cilegon. Ada juga pempek, tekwan, somay, dan aneka menu lain. Harganya dijamin ramah di kantong.

Info kunjungan:
Hari: Rabu, 17 Juni 2026
Lokasi: Jl. Teuku Umar, Kalang Anyar RT/RW 05, Cilegon – Warung Bebek Bu Hj. Shinta
Promo: Order apapun free foto sama mimin

Jangan ngaku orang Cilegon kalau belum cobain sate bebek legendaris H. Shinta. Cus merapat bareng keluarga.

Rep: Kaperwil Provinsi Banten, Buhari

Masyarakat Desa Sindangheula Usung Dayat Hidayat Untuk Maju Calon Kepala Desa.


Serang,LensaBantenInvestigasi.com.- Semangat demokrasi dan keinginan memajukan desa kian terasa di Desa Sindangheula, Kabupaten Serang. Sejumlah unsur masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, pemuda, dan perwakilan warga secara bersama-sama mengusung nama Dayat Hidayat untuk maju mencalonkan diri sebagai Kepala Desa Sindangheula pada pemilihan kepala desa mendatang.

Dukungan ini disampaikan dalam pertemuan warga yang berlangsung penuh kekeluargaan. Para pendukung menilai Dayat Hidayat memiliki rekam jejak yang baik, dikenal dekat dengan warga, serta memiliki visi dan misi yang jelas untuk membangun desa secara merata.

“Kami mengusungnya karena beliau memahami benar kebutuhan warga, memiliki jiwa kepemimpinan, dan siap bekerja tanpa pandang bulu. Harapan kami, jika terpilih, Desa Sindangheula bisa lebih maju dari segi infrastruktur, ekonomi warga, serta pelayanan publik,” ujar salah satu tokoh warga dalam kesempatan tersebut.

Sementara itu, Dayat Hidayat menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan. Ia menyatakan kesiapannya untuk mengikuti proses pemilihan dengan jujur, transparan, dan menjunjung tinggi ketentuan yang berlaku.

“Jika nanti dipercaya menjadi pemimpin, saya berkomitmen untuk mengutamakan kepentingan bersama, mendengar aspirasi seluruh warga, serta menyusun program kerja yang nyata dan bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Mari kita jaga suasana tetap damai dan kondusif selama proses pemilihan berlangsung,” ujarnya.

Pengusungan ini menjadi langkah awal dalam rangkaian tahapan pemilihan kepala desa. Masyarakat berharap proses berjalan lancar, aman, dan melahirkan pemimpin yang benar-benar mampu membawa Desa Sindangheula menuju kemajuan dan kesejahteraan bersama.
Tim red

Polres Serang Selidiki Dugaan Pencabulan Anak 15 Tahun oleh Oknum Guru Silat

Serang, LensaBantenInvestigasi.com.– Polres Serang Kota bersama UPT Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kabupaten Serang tengah menangani laporan dugaan tindak pidana kekerasan seksual yang menimpa seorang pelajar SMP berinisial N, 15 tahun, warga Kecamatan Baros.

Laporan resmi ke Polres Serang dilayangkan pada 4 Mei 2026. Sebelumnya, korban juga melapor ke UPT PPA Kabupaten Serang pada 4 April 2026. Korban telah menjalani visum di RS Bhayangkara pada 2 Mei 2026 untuk keperluan bukti hukum.

Berdasarkan keterangan pelapor, terduga pelaku berinisial MS, 41 tahun, berprofesi sebagai guru silat di salah satu perguruan di wilayah Baros. Korban dan pelaku saling kenal karena korban aktif mengikuti latihan silat di tempat pelaku.

Dugaan aksi terjadi berulang kali sepanjang tahun 2025 hingga 2026 di beberapa lokasi berbeda, termasuk saat kegiatan seba Baduy di Kota Serang pada 25 April 2026. Korban mengaku mengalami tekanan dan ancaman dari terduga pelaku agar tidak melapor ke orang tua.

Pihak kepolisian Telah melakukan penyelidikan, mengumpulkan keterangan saksi, dan memeriksa terduga pelaku sampai dengan saat ini dilakukan Penyidikan. Kasus ini ditangani sesuai UU No. 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan UU Perlindungan Anak.

Kapolres Serang Kota belum memberikan keterangan resmi. Pihak keluarga korban didampingi UPT PPA untuk pendampingan psikologis dan hukum.

Bupati Serang telah memberikan bantuan hukum, pendampingan hukum gratis terhadap korban yang notabenenya warga Kec. Baros Kabupaten Serang tersebut melalui program kerjanya Zona Tim Advokasi Hukum (Zakiyah) dengan menunjuk Kantor Hukum PBH Tajusa Azhari yang diketuai oleh Dr. c. Cecep Azhar, SHI, SH, MH, MM.

Menurut Cecep Azhar alhamdulillah pihak kepolisian kota serang telah bekerja sesuai prosedur dan aturan yang berlaku saya mengapresiasi kinerja kepolisian tersebut yang saat ini sudah masuk ketahapan penyidikan. Dan juga sangat mengapresiasi ibu Bupati Serang yang sangat peduli terhadap warganya yang sedang mengalami kesulitan dan mencari keadilan.

Harapan saya sebagai kuasa hukum korban atau keluarga korban agar pelaku segera dijadikan tersangka dan ditahan bertujuan untuk memberikan kepastian hukum, melindungi korban dari ancaman lebih lanjut serta mencegah pelaku melarikan diri dan atau menghilangkan barang bukti. Ujar Cecep Azhar selaku advokat dan Dosen UIN Banten

Red***

Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan 2026 yang di gelar di kecamatan. Limboto propinsi Gorontalo 20-25 Juni 2026 Mengambil tema ” Transformasi Teknologi

Gorontalo,LensaBantenInvestigasi.com.- dalam rangka mendukung swasembada pangan” yang di buka Oleh wakil presiden RI Gibran Rakabumingraka berjalan dengan meriah dan lancar..

Peserta yang hadir yaitu para petani dan Nelayan dari 34 Propinsi Se Indonesia..
Pada Penas XVII di gorontalo ini Propinsi Banten mengirim kontingan 178 orang dan salah satunya kabupaten serang dengan jumlah peserta 42 orang, yang berasal dari utusan KTNA kec. Dan KTNA kab.serang.
Kegiatan yang di gelar selama 5 hari sangat banyak ada Gelar teknologi,

temu Wicara, Widya wisata, pentas seni, study Banding, serta Asah terampil yang jadi kegiatan terpaporit bagi semua peserta.
Salahsatu kontingan dari kabupaten serang perwakilan kontingen dari kecamatan Oman Sumantri menyampaikan. Bahwa kegiatan Penas adalah kegiatan yang sangat bermanfaat sekali bagi para petani dan nelayan karena dalam kegiatan tersebut banyak sekali pengetahuan dan pengalaman yang bisa di ambil, dan sebagai oleh yang bisa di kembangkan di daerah masing-masing,

Event empat tahunan Sekali ini adalah ajang silaturahmi dan pertukan informasi ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pertanian. Banyak hal yang dapat saya ambil dari kegiatan Penas Gorontalo ini, yang insyaAllah di bisa di terapkan dan di kembangan di kab. Serang khususnya di kec Petir.

Subagyo salahsatu Penas dari kec cikeusal kab. Serang menyampaikan bahwa kegiatan Penas di Gorontalo adalah merupakan momentum ajang silaturahmi pentani nelayan SE Indonesia, tukar menukar pengalaman, transfer teknologi, juga sebagai ajang unjuk prestasi dari seluruh petani seluruh Indonesia dan juga keberhasilan pertanian, pertanian, kehutanan, petenakan dan perikanan,

Kami mengucapkan terimakasih kepada Ibu Bupati Serang Hj. Rahmatuzakiyah, S.Pd., MM yang telah memfasilitasi dan mensuport kegiatan penes ini, juga terimasih kami sampaikan kepada Tuan Rumah Penas yang telah menyenggaran Penas ke XVII berlangsung meriah dan lancar.

Selain transfer teknologi Dalam kegiatan ini banyak sinkronisasi program antara pusat dan daerah, menuju swasembada pangan dan menggapai Indonesia menjadi lumbung pangan dunia 2045 yang berlandaskan pada pertanian maju modern dan mandiri.

Kegiatan Penas rencana akan di tutup langsung oleh presiden RI Prabowo subainto yang akan di tutup pada 24 juni 2026.

Rep: kaperwil provinsi Banten : buhari

Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Polda Banten Banten Gelar Bazar UMKM, Pasar Rakyat dan Lomba Kicau Burung

Serang,LensaBantenInvestigasi.com. – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan membuka sekaligus menghadiri kegiatan Bazar UMKM, Pasar Rakyat dan Lomba Kicau Burung yang digelar di Lapangan Hijau/Sepak Bola Polda Banten pada Minggu (21/06).

Hadir dalam kegiatan tersebut Irwasda Polda Banten Kombes Pol Iwan Sonjaya, para Pejabat Utama Polda Banten, Kapolresta dan Kapolres jajaran, para peserta lomba, pelaku UMKM, serta komunitas pecinta burung kicau dari berbagai daerah.

Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi wadah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan membacakan sambutan Kapolda Banten Irjen Pol Hengki. Dalam sambutannya, menyampaikan rasa syukur atas perjalanan panjang pengabdian Polri yang telah memasuki usia ke-80 tahun.

“Hari Bhayangkara ke-80 tahun ini mengusung tema ’80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat’. Tema tersebut menegaskan bahwa seluruh pelaksanaan tugas, kebijakan dan pengabdian Polri harus senantiasa berorientasi pada kepentingan masyarakat. Polri harus mampu memberikan rasa aman, menghadirkan pelayanan yang mudah diakses, serta menjadi mitra yang hadir dan memberikan solusi bagi masyarakat,” ujar Wakapolda Banten saat membacakan sambutan Kapolda.

Wakapolda Banten juga menegaskan bahwa kegiatan Bazar UMKM, Pasar Rakyat dan Lomba Kicau Burung merupakan bentuk nyata komitmen Polri dalam memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui ruang interaksi yang positif dan produktif.

“Pasar UMKM dan pasar rakyat yang kita selenggarakan hari ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. Kita menyadari bahwa UMKM memiliki peran strategis dalam menggerakkan roda perekonomian daerah, menciptakan lapangan pekerjaan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” lanjutnya.

Selain itu, Wakapolda Banten juga menilai bahwa lomba kicau burung tidak hanya menjadi sarana hiburan dan penyaluran hobi, namun juga menjadi wadah silaturahmi yang mampu mempererat persaudaraan antar komunitas.

“Lomba kicau burung yang menjadi bagian dari kegiatan hari ini merupakan sarana silaturahmi yang mempertemukan berbagai komunitas dalam suasana yang tertib, sportif dan penuh persaudaraan. Kegiatan ini mencerminkan semangat kebersamaan yang sejalan dengan nilai-nilai yang terus dibangun Polri dalam melayani masyarakat,” ungkapnya.

Diakhir sambutannya, Wakapolda Banten menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia, pelaku UMKM, komunitas pecinta burung, sponsor serta seluruh pihak yang telah berkontribusi. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat bagi masyarakat, menggerakkan perekonomian daerah, memperkuat silaturahmi, serta semakin mempererat hubungan yang harmonis antara Polri dan masyarakat,” tutupnya.

Melalui kegiatan ini, Polda Banten berharap semangat Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya menjadi momentum refleksi pengabdian Polri, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat sinergi, kebersamaan, dan kedekatan dengan masyarakat dalam mewujudkan Banten yang aman, produktif, dan sejahtera.

Sumber (Bidhumas).

Djarum 76 Support Komunitas Ekstrem Sport Lewat Heppii Skaterday

SERANG,LENSABANTENINVESTIGASI.COM.( Minggu 21/06/2026). – Heppii Skaterday acara suport dari Djarum 76 untuk comunity ekstrem sport dari BMX dan Scatboard yang digelar di Stadion Maulana yusup kota serang yang dukung Jarum76 tidak hanya menjadi ajang unjuk kemampuan para skater, tetapi juga wadah pembinaan atlet muda dari berbagai daerah untuk berkompetisi di tingkat nasional.

Juri sekaligus MC acara, Mario Copin atau yang akrab disapa Jat, menjelaskan bahwa peserta berasal dari berbagai komunitas skateboard di sejumlah wilayah. Nantinya, setiap wilayah akan menyeleksi peserta terbaik untuk mewakili daerahnya di Grand Final tingkat nasional di Lombok pada akhir tahun 2026.

“Setiap wilayah akan diambil satu orang terbaik. Nanti mereka akan dikirim ke Grand Final di Lombok akhir tahun, yang diikuti peserta dari seluruh Indonesia,” ujar Jat.

Menurutnya, pada pelaksanaan kali ini terdapat enam wilayah atau DSO yang terlibat. Dari masing-masing wilayah tersebut akan dipilih lima peserta terbaik sebelum akhirnya disaring menjadi satu wakil daerah.

Dalam proses penilaian, dewan juri telah menetapkan lima kategori utama yang menjadi acuan. Kategori tersebut meliputi trik di area flat atau lintasan datar, rail, ledge atau box, overgap, hingga quarter.

“Yang dinilai memang sudah dirumuskan ada lima kategori. Mulai dari flat, rail, ledge, overgap sampai quarter,” katanya.

Jat menilai kegiatan seperti ini penting untuk terus digelar karena mampu melahirkan atlet-atlet skateboard potensial dari berbagai daerah. Ia optimistis penyelenggaraan pada tahun mendatang akan berlangsung lebih besar.

Selain sebagai olahraga rekreasi, skateboard kini telah berkembang menjadi cabang olahraga prestasi. Bahkan, Indonesia berhasil menorehkan prestasi membanggakan di ajang internasional.

“Skateboard sekarang sudah menjadi olahraga prestasi. Indonesia juga berhasil meraih dua medali emas dan satu perak di SEA Games,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Jat menegaskan bahwa budaya saling mendukung antar-atlet menjadi nilai utama dalam olahraga skateboard. Meski bersaing di arena, para atlet tetap menjunjung tinggi sportivitas dan persaudaraan.

Hingga saat ini, proses seleksi atlet dari berbagai wilayah masih terus berlangsung untuk menentukan peserta yang akan tampil pada Grand Final di Lombok akhir tahun mendatang.

Red/Susilo

PROYEK REHAB KELAS SMPN 16 KOTA SERANG DISINYALIR TIDAK SESUAI SPESIFIKASI,LANGGAR K3 DAN ADANYA MARK UP ANGGARAN.

Kota Serang, LensaBantenInvestigasi.com Proyek rehab kelas SMPN 16 Kota Serang senilai Rp232,8 juta disinyalir dikerjakan tidak sesuai spesifikasi dan standar operasional prosedur. Temuan di lapangan mengarah pada potensi mark up anggaran serta pengabaian keselamatan kerja.

Proyek dengan nama paket “Modal Belanja Gedung Tempat Pendidikan Rehab Kelas SMPN 16 Kota Serang” ini berkontrak nomor 000.3.2/0028/SPK-REHAB SMPN 16/DISPENDIKBUDKOT/2026. Kontrak ditandatangani 11 Juni 2026, masa kerja 60 hari kalender, sumber dana APBD Kota Serang, pelaksana CV Sorosowan.

Temuan Investigasi Lensa Banten Investigasi.com:

  1. Spesifikasi besi meleset: Ukuran besi yang terpasang diduga tidak sesuai gambar dan RAB. Ini berdampak langsung pada kekuatan struktur bangunan sekolah.
  1. Semen tidak sesuai Harga satuan Di lapangan menggunakan semen merk Semen Serang. Padahal satuan harga RAB merujuk merek lain. Pelaksana berdalih merek tidak ditentukan di RAB dan melempar konfirmasi ke Dinas Dikbud Kota Serang
  1. K3 diabaikan total: Para pekerja tidak menggunakan APD. Beberapa di antaranya bekerja nyeker tanpa alas kaki. Ini pelanggaran jelas terhadap aturan keselamatan dan kesehatan kerja.
  1. Pengawasan lemah: Peran konsultan pengawas dan pelaksana CV Sorosowan minim di lapangan. Kondisi ini membuka ruang praktik kerja asal jadi.

Saat dikonfirmasi, salah satu pekerja menyebut pelaksana bernama Arif dari Rangkas. “Untuk upah kita harian kang. tukang dibayar Rp.120 Ribu ,kenek Rp.110 Ribu ,ukuran besi 10 mm,cincin 8 mm,jumlah pekerja 5 0rang,Untuk lebih jelas hubungi Pak Arif saja,” katanya singkat.

Arif, pelaksana CV Sorosowan, via WhatsApp memberi jawaban normatif. Soal semen ia meminta konfirmasi ke Dinas Dikbud. Soal besi ia klaim pakai ukuran 12 mm dan 8 mm. Soal APD ia jawab “ada kang”, meski faktanya di lapangan pekerja tanpa pelindung.

Proyek ini dibiayai pajak rakyat. Jika temuan di lapangan benar, maka negara dirugikan dan keselamatan siswa serta guru dipertaruhkan.

Kami mendesak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang serta Inspektorat segera turun ke lokasi, melakukan audit teknis dan administrasi. Bila terbukti ada mark up, RAB tidak dipatuhi, dan SOP dilanggar, tindak tegas pelaksana dan pengawas tanpa pandang bulu. Mutu pendidikan tidak boleh dikorbankan demi keuntungan pribadi.

Red/SMSL

Kades Sindangheula Sambut Baik Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

Kepala Desa Sindangheula, Suheli, S.Kom.I., MM,

Serang,LensaBantenInvestigasi.com. – Kepala Desa Sindangheula, Suheli, S.Kom.I., MM, menyambut baik pelaksanaan Program Sensus Ekonomi 2026 yang mulai dilaksanakan di wilayah Desa Sindangheula, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang. Program yang berlangsung sejak 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 ini diharapkan mampu menghasilkan data ekonomi yang akurat sebagai dasar perencanaan pembangunan daerah maupun nasional.

Saat ditemui pada Jumat (19/6/2026), Suheli mengatakan bahwa sensus ekonomi memiliki peran penting dalam memetakan kondisi usaha dan aktivitas ekonomi masyarakat. Dengan data yang valid, pemerintah dapat menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“Kami menyambut baik pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Desa Sindangheula. Kegiatan ini sangat penting untuk mengetahui perkembangan usaha masyarakat, baik usaha mikro, kecil, menengah maupun usaha lainnya yang ada di desa. Kami mengajak seluruh warga untuk memberikan data yang benar dan mendukung petugas sensus saat melakukan pendataan,” ujar Suheli.

Ia juga berharap masyarakat dapat menerima kehadiran petugas sensus dengan baik dan memberikan informasi yang dibutuhkan secara jujur dan lengkap. Menurutnya, keberhasilan sensus sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat.

Adapun petugas Sensus Ekonomi 2026 yang bertugas di Desa Sindangheula terdiri dari Maratu, Meta, Mutinah, Elienda, Wuldi, Anggi, dan Umsilawati. Mereka akan melakukan pendataan terhadap berbagai unit usaha yang tersebar di wilayah desa selama periode pelaksanaan sensus.

Sensus Ekonomi 2026 merupakan kegiatan pendataan yang bertujuan untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi dan potensi ekonomi masyarakat. Data yang dihimpun nantinya akan menjadi acuan bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Pemerintah Desa Sindangheula mengimbau seluruh pelaku usaha dan masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam mendukung pelaksanaan sensus agar menghasilkan data yang akurat, lengkap, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Kapolres Lebak Buka Festival Hadroh, Pererat Ukhuwah dan Jaga Kamtibmas Jelang HUT Bhayangkara Ke-80,Kapolres Lebak Buka Festival Hadroh, Pererat Ukhuwah dan Jaga Kamtibmas Jelang HUT Bhayangkara ke-8

Kapolres Lebak AKBP Herfio Zaki, SIK, MH

Lebak.LensaBantenInvestigasi.Com.– Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, Polres Lebak Polda Banten menggelar Festival Hadroh Tingkat Pondok Pesantren Salafi dan Modern se-Kabupaten Lebak yang berlangsung di Alun-alun Rangkasbitung, Sabtu (20/6/2026).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kapolres Lebak AKBP Herfio Zaki, SIK, MH dan dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Lebak, BAZNAS Kabupaten Lebak, para Pejabat Utama Polres Lebak, tokoh agama, tokoh masyarakat serta masyarakat Kabupaten Lebak.

Dalam sambutannya, Kapolres Lebak AKBP Herfio Zaki, SIK, MH menyampaikan bahwa Festival Hadroh merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam memeriahkan HUT Bhayangkara ke-80 sekaligus menjadi sarana mempererat silaturahmi antara Polri, kalangan pondok pesantren dan masyarakat.

“Kegiatan Festival Hadroh ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT Bhayangkara ke-80. Selain sebagai ajang kreativitas bagi para santri dan santriwati, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menumbuhkan rasa cinta kepada Baginda Rasulullah SAW,” ujar Herfio.

Kapolres menambahkan bahwa melalui lantunan shalawat dan seni hadroh diharapkan dapat semakin memperkuat nilai-nilai kebersamaan, persaudaraan serta menciptakan suasana yang harmonis di tengah masyarakat Kabupaten Lebak.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua, mempererat ukhuwah Islamiyah serta menumbuhkan rasa cinta dan harmoni di Kabupaten Lebak,” lanjutnya.

Festival Hadroh tersebut diikuti oleh santri dan santriwati dari berbagai pondok pesantren salafi maupun modern yang ada di Kabupaten Lebak. Para peserta menampilkan kemampuan terbaiknya dalam melantunkan shalawat dan memainkan alat musik hadroh dengan penuh semangat.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres Lebak juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda dan kalangan pondok pesantren, untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan serta bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang aman, nyaman dan kondusif di wilayah Kabupaten Lebak.

“Melalui kegiatan ini, mari kita terus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta bersama-sama menjaga kamtibmas agar tetap aman, nyaman dan kondusif,” tutup Kapolres.

Festival Hadroh berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat yang hadir menyaksikan berbagai penampilan peserta dalam suasana penuh kebersamaan dan religius.