Cegah kenakalan TRemaja Kepolsek Pamarayan Sosialisasi di SMAN 1 Bandung

PAMARAYAN,LENSABANTENINVESTIGASI.COM.– Kapolsek Pamarayan AKP Yusuf Ependi menggelar sosialisasi pencegahan kenakalan remaja kepada ratusan pelajar SMAN 1 Bandung, Kabupaten Serang, Selasa, 21 Juli 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala SMAN 1 Bandung Ade Tubagus Santai, wakil kepala sekolah, dewan guru, staf sekolah, siswa-siswi, serta personel Bhabinkamtibmas Polsek Pamarayan.

Kegiatan yang berlangsung di Masjid SMAN 1 Bandung itu mengangkat materi tentang bahaya tawuran, geng motor, dan penyalahgunaan narkoba. Sosialisasi dilakukan sebagai upaya membentengi pelajar dari berbagai bentuk kenakalan remaja yang belakangan menjadi perhatian bersama.

Dalam pemaparannya, Yusuf Ependi mengatakan aksi tawuran dan penyalahgunaan narkoba merupakan ancaman serius bagi masa depan generasi muda. Menurutnya, pelajar harus mampu membentengi diri dari pengaruh negatif lingkungan.

“Pendidikan bukan hanya mengejar nilai akademik, tetapi juga membentuk karakter, integritas, kemandirian, tanggung jawab, dan daya saing. Itulah bekal utama untuk meraih masa depan yang lebih baik,” ujar Kapolsek.

Kapolsek juga mengingatkan bahwa kewajiban utama seorang pelajar adalah belajar dengan tekun dan penuh tanggung jawab. Ia mengajak seluruh siswa menjadi pribadi yang aktif, disiplin, jujur, serta bekerja keras agar mampu menguasai ilmu pengetahuan dan menggapai cita-cita.

Menurut Yusuf Ependi, masa remaja merupakan periode penting dalam pembentukan karakter sekaligus masa yang penuh tantangan. Pengaruh lingkungan, tekanan pergaulan, hingga minimnya pengawasan keluarga dapat mendorong remaja terjerumus dalam perilaku menyimpang seperti tawuran, geng motor, maupun penyalahgunaan narkoba.

“Kenakalan remaja tidak terjadi begitu saja. Ada faktor keluarga, lingkungan pergaulan, media sosial, kurangnya edukasi, hingga lemahnya pengawasan yang saling berkaitan. Karena itu, semua pihak harus berperan dalam pencegahannya,” jelas Kapolsek.

Yusuf Ependi juga mengajak para pelajar menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Ia menegaskan bahwa masa depan bangsa berada di tangan generasi muda sehingga mereka harus tumbuh menjadi generasi yang berprestasi, berakhlak, dan menjauhi segala bentuk pelanggaran hukum.

Kepala SMAN 1 Bandung, Ade Tubagus Santai, menyampaikan apresiasi kepada Kapolsek Pamarayan beserta jajaran yang telah meluangkan waktu memberikan pembinaan kepada para siswa. Menurutnya, edukasi dari kepolisian sangat penting untuk meningkatkan kesadaran pelajar terhadap bahaya kenakalan remaja.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kapolsek Pamarayan beserta jajaran yang telah hadir dan memberikan arahan kepada siswa-siswi SMAN 1 Bandung. Kami berharap materi yang disampaikan menjadi bekal bagi para pelajar agar terhindar dari tawuran, narkoba, dan berbagai bentuk kenakalan remaja,” kata Ade Tubagus Santai.

Redaksi: kaperwil Banten: Buhari

PROYEK RP.848 JUTA REVITALISASI SD SUKACAI 2 DIDUGA TIDAK SESUAI SPESIFIKASI DAN SOP

Serang,lensabanteninvestigasi.com – Proyek Revitalisasi *SD Negeri Sukacai 2 di Desa Sukacai, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang diduga tidak sesuai spesifikasi teknis dan melanggar Standar Operasional Prosedur (SOP)

Proyek yang bersumber dari dana APBN Tahun Anggaran 2026 senilai Rp848.572.992,00 dengan waktu pelaksanaan 150 hari kalender ini dikerjakan oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan / P2SP, sesuai papan informasi publik / PIP yang terpasang di lokasi.

“TEMUAN FAKTA DI LAPANGAN”
Hasil pantauan awak media Lensa Banten Investigasi.com ,pada Senin, 20 Juli 2026 di lokasi proyek menemukan sejumlah kejanggalan:

  1. Diduga Oprek Ukuran Besi*
    Saat dilakukan pengukuran langsung menggunakan jangka sorong / sigmat, besi yang seharusnya berdiameter 12mm hanya terukur 10,3mm. Sementara besi untuk cincin/ring 8mm hanya 6,9mm. Kondisi ini jelas tidak sesuai spesifikasi dalam RAB.
  1. Semen Diduga Tak Sesuai HPS
    Di lokasi ditemukan penggunaan semen merk Jakarta 40kg yang diduga tidak sesuai dengan harga satuan dalam RAB proyek.
  1. HOK Pekerja Diduga Tak Sesuai RAB
    Upah pekerja harian disebut tidak sesuai ketentuan. Berdasarkan konfirmasi, upah tukang dibayar standar dan kenek sebesar Rp120 ribu per hari.
  2. PIP Ditembok, Transparansi Minim
    Papan Informasi Publik / PIP tidak dipasang di tempat terbuka menggunakan kaso atau papan. Justru ditempel di tembok. Hal ini diduga untuk menutup akses informasi dari pengawasan publik.
  1. Pengawasan Lemah
    Peran P2SP dan Konsultan Pengawas dinilai minim. Proyek terkesan berjalan tanpa kendali mutu yang jelas.

KONFIRMASI P2SP: “TERGANTUNG KONSULTAN”
Saat dikonfirmasi, Hudori selaku pelaksana P2SP* membenarkan pekerjaan baru berjalan 2 minggu dengan jumlah pekerja 10 orang.

“Untuk pembesian kita ada dua item ukuran 12mm dan 8 mm untuk cincin. Untuk keseluruhan dua item besi tersebut, kita panitia bagaimana menurut konsultan pengawas kang. Rehab total itu untuk ruang guru. Untuk semen itu di RAB kita tidak tahu, yang penting SNI,” ujarnya.

Saat hasil pengukuran besi 10,3mm dan 6,9mm ditunjukkan kepada Hudori, ia berdalih. “Kalau itu kan spek langsung dari material kang, masa iya material bohongi kita,” dalihnya.

“Kami selaku kontrol sosial mendesak Dinas Pendidikan Kabupaten Serang, Inspektorat, dan APH untuk segera melakukan audit dan sidak ke lokasi. Jangan sampai dana APBN habis, tapi mutu bangunan tidak sesuai,” ujar warga.

Awak media juga mencoba konfirmasi via WhatsApp kepada Nasuhi. Ia menjawab, “Untuk 2 hari ini saya belum bisa pak karena masih menyiapkan dokumen pelaporan ke fasil pusat”.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Konsultan Pengawas belum memberikan keterangan resmi.

Reporter: Tim Investigasi | Lensa Banten Investigasi

Jurnalis Diduga Jadi Korban Pengeroyokan di Serang, Polisi Diminta Usut Tuntas Pemerintah Kabupaten Serang Di minta Bergerak Segel Thm Nakal Meresahkan

SERANG,LENSA BANTEN INVESTIGASI.COM. – Dugaan tindak kekerasan terhadap insan pers kembali terjadi di Provinsi Banten.

Seorang jurnalis media Fri Septa Deputra, diduga menjadi korban pengeroyokan di salah satu tempat hiburan malam (THM) di kawasan lingkar selatan (Starquen), Kota Serang, Minggu (20/7/2026) sekitar pukul 03.15 WIB.

Akibat peristiwa tersebut, korban didampingi kuasa hukum media BHY, S.H., M.H., melaporkan kejadian itu ke Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Serang Kota.

Laporan telah diterima dan saat ini tengah di tindaklanjuti oleh penyidik.

Kuasa hukum korban menegaskan bahwa segala bentuk kekerasan terhadap wartawan tidak dapat dibenarkan, terlebih jika berkaitan dengan aktivitas jurnalistik yang dilindungi undang-undang.

Menurutnya, apabila terdapat keberatan terhadap pemberitaan, penyelesaiannya harus ditempuh melalui mekanisme hukum dan hak jawab, bukan dengan tindakan kekerasan.

“Kami mengapresiasi langkah cepat Polresta Serang Kota yang telah menerima laporan kami. Namun kami berharap penyidik bergerak cepat mengungkap identitas para pelaku, menangkap mereka, dan memprosesnya sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegas BHY.

Selain kasus dugaan pengeroyokan, pihak kuasa hukum juga menyoroti aktivitas di lokasi kejadian yang di duga menjual minuman beralkohol dan beroperasi tidak sesuai ketentuan yang berlaku.

Karena itu, pemerintah kabupaten serang, aparatur kecamatan, unsur muspika, hingga Gubernur Banten Andra Soni diminta turun tangan melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap tempat hiburan malam yang dianggap meresahkan masyarakat.

Apabila ditemukan pelanggaran perizinan maupun ketentuan operasional, pihak terkait di dorong untuk memberikan sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku.

Sementara itu, Pemimpin Redaksi Neni, menegaskan bahwa pihaknya bersama komunitas jurnalis akan terus mengawal proses hukum hingga kasus tersebut terungkap.

“Kami meminta Polresta Serang Kota bertindak profesional dan transparan. Pelaku pengeroyokan terhadap jurnalis harus segera ditangkap dan diproses sesuai hukum.

Jangan sampai ada kesan pembiaran terhadap tindak kekerasan yang mencederai kebebasan pers,” ujar Neni saat ditemui di Kota Cilegon,
Senin (20/7/2026).

Korban, Fri Septa Deputra, berharap aparat penegak hukum dapat memberikan kepastian hukum dan rasa keadilan melalui proses penyelidikan yang objektif.

“Saya berharap para pelaku yang melakukan penganiayaan terhadap saya segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku. Saya percaya kepolisian akan bekerja profesional dalam menangani perkara ini,” kata Fri SEPTA

Hingga berita ini di terbitkan, Satreskrim Polresta Serang Kota masih melakukan penyelidikan dan pendalaman terhadap laporan yang masuk.

Selain itu management pengelola Starquen juga belum memberikan tanggapan.

Kasus ini menjadi sorotan publik karena menyangkut dugaan tindak kekerasan terhadap insan pers serta keamanan jurnalis dalam menjalankan tugas jurnalistik.

Masyarakat kini menunggu langkah tegas aparat penegak hukum untuk mengungkap kasus tersebut secara profesional, objektif, dan transparan, sekaligus memastikan tidak ada pihak yang kebal hukum.

Redaksi : kaperwil Banten Buhari

SMPN 1 WARINGINKURUNG KAB. SERANG SUKSES GELAR MPLS TAHUN AJARAN 2026/2027

Serang,Lensabanteninvestigasi.com – SMP Negeri 1 Waringinkurung, Kabupaten Serang,telah selesai melaksanakan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah / MPLS untuk Tahun Pelajaran 2026/2027 dengan lancar dan penuh antusiasme dari peserta didik baru.

Kegiatan MPLS ini menjadi gerbang awal bagi siswa baru untuk mengenal lingkungan sekolah, budaya, dan tata tertib sebelum memulai pembelajaran.

Jumlah Siswa dan Rombel Meningkat
Dalam keterangannya, Kepala SMPN 1 Waringinkurung, Rusli Nasution, http://S.Pd., M.M menyampaikan bahwa animo masyarakat untuk menyekolahkan anak di SMPN 1 Waringinkurung sangat tinggi.

“Untuk Tahun Pelajaran 2026/2027, jumlah siswa putra dan putri keseluruhan berjumlah 760 orang,” jelas Rusli Nasution.

Ia merinci pembagian rombongan belajar / rombel:
Kelas 7: 8 Rombel
Kelas 8: 8 Rombel
Kelas 9: 8 Rombel

Didukung 33 Guru dan 21 Ruang Kelas
Untuk menunjang proses belajar mengajar, SMPN 1 Waringinkurung didukung oleh 33 orang tenaga guru dan memiliki 21 ruang kelas.

“Kondisi ruang kelas kami terdiri dari kategori Baik, Rusak Ringan, dan Rusak Berat. Kami terus berupaya mengajukan ke Dinas Pendidikan agar fasilitas bisa terus ditingkatkan demi kenyamanan siswa,” tambahnya.

KEPALA SMPN.1 WARINGIN KURUNG RUSLI NASUTION,SPd,MM

Rusli Nasution berharap dengan selesainya MPLS, seluruh siswa baru dapat segera beradaptasi, berprestasi, dan menjunjung tinggi nama baik SMPN 1 Waringinkurung.

“Selamat datang anak-anak hebat. Mari bersama kita wujudkan sekolah yang berprestasi, berkarakter, dan berakhlak mulia,” pungkasnya.

Reporter: Hapni | Lensa Banten Investigasi

SISWI SD NEGERI KESAUD LOLOS OSNP TINGKAT PROVINSI, KEPSEK SUNARSO: BERHARAP MASUK NASIONAL

Serang, 20 Juli 2026.Lensabanteninvestigasi.com. — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan SD Negeri Kesaud. Salah satu siswinya, Amanda Putri Azahra, berhasil lolos dan mewakili sekolah dalam Olimpiade Siswa Nasional SD – OSNP tingkat Provinsi Banten tahun 2026.

Lomba OSNP tahun ini dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom dan disiarkan secara live, sehingga peserta dari berbagai daerah dapat mengikuti kompetisi dengan tetap menjaga sportivitas dan integritas.

Amanda yang merupakan siswi berbakat bidang Ilmu Pengetahuan Alam, akan bersaing dengan perwakilan terbaik dari seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Banten. Keikutsertaannya menjadi bukti nyata pembinaan akademik yang dilakukan pihak sekolah selama ini.

Kepala SD Negeri Kesaud, Sunarso, S.Pd., menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian tersebut.

“Alhamdulillah, tahun ini ada siswa kami yang lolos ke OSNP tingkat provinsi bidang IPA. Ini hasil kerja keras anak, guru pembimbing, dan dukungan orang tua. Harapan kami, Amanda bisa menjadi kontestan terbaik dan mengharumkan nama sekolah hingga ke tingkat nasional,” ujarnya.

OSNP merupakan ajang bergengsi untuk menjaring siswa SD berprestasi di bidang Matematika, IPA, dan Bahasa Indonesia. Lolos ke tingkat provinsi menjadi langkah awal bagi Amanda untuk melaju ke babak nasional.

Pihak sekolah berharap dukungan dari masyarakat dan pemerintah daerah dapat memotivasi Amanda agar tampil maksimal dan membawa pulang prestasi terbaik untuk Kota Serang.

Patroli Malam Polsek Puloampel, Perkuat Rasa Aman dan Ciptakan Situasi Kondusif di Tengah Masyarakat

Cilegon.Lensabanteninvestigasi.com. – Dalam rangka pencegahan street crime dan memelihara situasi keamanan dan ketertiban serta memberikan rasa aman dan nyaman di masyarakat, salah satu upaya untuk mewujudkan hal tersebut sebagaimana yang dilakukan oleh Personil Polsek Puloampel Polres Cilegon Polda Banten melaksanakan kegiatan patroli blue light malam hari hingga menjelang pagi, minggu (19/07/2026).

Kapolres Cilegon Polda Banten AKBP Martua Raja Taripar Laut Silitonga melalui Kapolsek Puloampel Polres Cilegon Polda Banten IPTU Jonathan Mampetua Sirait mengungkapkan bahwa dengan menggiatkan patroli blue light sebagai wujud nyata Polri khususnya Polsek Puloampel dalam memelihara Kamtibmas guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

“Patroli blue light yang dimaksudkan yaitu kegiatan patroli rutin Kepolisian yang dilakukan pada malam hari dengan rute acak menggunakan sarana mobil patroli dinas dan menyalakan sorot lampu rotator khas Kepolisian yang berwana biru,” ungkapnya.

“Dengan keberadaan petugas Polri yang melaksanakan patroli tersebut diharapkan mampu memberikan dampak pada situasi Kamtibmas, di antaranya dapat mengurungkan niat para pelaku kejahatan,” tambahnya,

“Adanya patroli secara rutin dapat mencegah dan meminimalisir terjadinya gangguan, sehingga masyarakat dapat beraktifitas dan beristirahat dengan tenang karena merasa aman dan nyaman,” tutup Kapolsek.

Jaga Kesiapsiagaan, Personil Piket Siaga Laksanakan Sispam Mako Antisipasi Gangguan dari Luar

Cilegon, 19 Juli 2026.Lensabanteninvestigasi.com. — Guna menjamin keamanan Markas Komando (Mako) serta memastikan kesiapan menghadapi segala kemungkinan gangguan, jajaran piket siaga Polsek Puloampel melaksanakan kegiatan Sistem Pengamanan Markas (Sispam) secara ketat dan terjadwal pada hari minggu (19/07/2026).

Petugas piket melaksanakan pengawasan menyeluruh, mulai dari pemeriksaan akses keluar-masuk lingkungan Mako, pemantauan area sekitar, hingga pengecekan kelengkapan peralatan keamanan dan komunikasi. Kegiatan ini ditujukan untuk mengantisipasi potensi ancaman maupun gangguan yang datang dari luar, sekaligus memastikan Mako tetap aman, terkendali, dan siap merespons situasi apa pun kapan saja.

Kapolsek Puloampel, IPTU Jonathan Mampetua Sirait, menegaskan bahwa pengamanan markas merupakan hal yang sangat mendasar dan wajib dilaksanakan secara disiplin. “Sispam adalah bagian dari standar operasional untuk menjamin keamanan internal dan kesiapan operasional. Setiap petugas piket harus selalu waspada, teliti, dan siap bertindak jika diperlukan, agar keamanan Mako tetap terjaga dengan baik,” ujarnya.

Kapolres Cilegon, AKBP Martua Raja Taripar Laut Silitonga, menambahkan bahwa kesiapsiagaan adalah kunci keberhasilan tugas kepolisian. “Pengamanan markas yang baik menjadi fondasi bagi kinerja seluruh personel di lapangan. Kami terus menekankan kedisiplinan dalam setiap pengawasan dan penjagaan, agar keamanan terjamin dan tugas pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lancar,” tegasnya.

Kegiatan berlangsung tertib, aman, dan sesuai prosedur yang berlaku.

Polsek Puloampel Lakukan Kegiatan Subuh Keliling di Desa Binaanya

Cilegon.Lensabanteninvrstigasi.com.– Dalam rangka mempererat hubungan silaturahmi dengan masyarakat serta menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, personel Polsek Puloampel Polres Cilegon Polda Banten melaksanakan kegiatan Subuh Keliling (Suling) di Majid Al iqro Desa Binanya Kecamatan puloampel Kabupaten Serang. Minggu (19/07/26)

Kapolres Cilegon Polda Banten AKBP Dr. Martua Raja Taripar Laut Silitonga melalui Kapolsek puloampel Polres Cilegon Polda Banten IPTU Jonatan Mampetua Sirait Kegiatan yang dipimpin oleh personel Polsek Puloampel tersebut diawali dengan pelaksanaan salat subuh berjamaah bersama warga setempat. Setelah pelaksanaan ibadah, anggota Polsek Puloampel menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada jamaah agar senantiasa menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kriminalitas, serta memperkuat kerukunan dan kebersamaan antarwarga.

Kapolsek Puloampel menyampaikan bahwa kegiatan Subuh Keliling merupakan salah satu upaya Polri untuk mendekatkan diri kepada masyarakat sekaligus menyerap informasi dan aspirasi secara langsung dari warga.
“Melalui kegiatan Subuh Keliling ini, kami berharap terjalin komunikasi yang baik antara Polri dan masyarakat sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah hukum Polsek Puloampel,” ujarnya.

Masyarakat Desa Binanya menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi kehadiran anggota Polsek Puloampel yang secara rutin melaksanakan kegiatan keagamaan sekaligus memberikan pembinaan dan imbauan kamtibmas kepada warga. Dengan adanya kegiatan Subuh Keliling ini, diharapkan sinergitas antara Polri dan masyarakat semakin kuat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.”tutupnya

Bhabinkamtibmas Laksanakan Patroli Dialogis, Serap Informasi Kamtibmas dari Warga dan Sosialisasi Hotline Polri 110

Cilegon.Lensabanteninvestigasi.com. – Personil Bhabinkamtibmas Polsek Puloampel Polres Cilegon Polda Banten Melalui Sambang Dialogis menjaga kamtibmas selalu kondusif dan aman serta untuk mengetahui situasi dan kondisi terkini yang ada di Daerah binaannya,Sekaligus sebagai sarana silaturahmi dengan berbagai elemen yang ada di masyarakat, minggu(19/07/2026).

Kapolres Cilegon Polda Banten AKBP Dr. Martua Raja Taripar Laut Silitonga Melalui Kapolsek Puloampel Polres Cilegon Polda Banten IPTU Jonathan Mampetua Sirait Mengatakan Bahwa dirinya terus memotivasi para Bhabinkamtibmas agar mengoptimalkan imbauan terkait situasi kamtibmas, kiranya seluruh masyarakat dapat tetap menjaga persaudaraan dan menghormati setiap perbedaan. 

Seperti yang di lakukan Personil Bhabinkamtibmas Polsek Puloampel Polres Cilegon Polda Banten, terpeliharanya Kamtibmas yang aman dan kondusif di daerah Binaanya, terus melakukan upaya seperti sambang dan dialogis guna memberikan himbauan-himbauan kepada masyarakat.

 
Kegiatan sambang warga binaan dan dialog tersebut menurut Personil Bhabinkamtibmas sangat penting dan efektif bisa bertemu langsung dengan warganya sehingga bisa menemukan informasi-informasi yang berkembang di lingkungan masyarakat binaan terkait perkembangan situasi kamtibamas.

Bhabinkamtibmas menghimbau warga binaan untuk segera melaporkan kepada aparat keamanan terdekat bila mengetahui adanya tindak kejahatan di lingkunganya. Kegiatan sambang warga dan dialog yang dilakukan oleh petugas Bhabinkamtibmas untuk memberikan rasa aman dan nyaman terhadap masyarakat terutama warga binaanya,Ucapnya.

“Masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian atau ingin melaporkan gangguan kamtibmas, tindak kriminalitas, maupun keadaan darurat lainnya dapat segera menghubungi layanan Call Center 110 yang aktif selama 24 jam dan dapat diakses secara gratis. Kami siap memberikan pelayanan terbaik demi terciptanya keamanan dan kenyamanan masyarakat,” tutupnya.

DIGEREBEK DINI HARI, 1 WANITA DAN 3 PRIA DIDUGA BERKUMPUL MESUM DI KONTRAKAN JUNTTI JAWILAN

Serang,Lensabanteninvestigasi.com – Puluhan warga Kampung Genggong, Desa Junti, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang digegerkan dengan aksi penggerebekan sebuah kamar kontrakan pada Minggu dini hari, 19 Juli 2026 pukul 02.30 WIB.

Aksi warga ini dipicu oleh kecurigaan yang sudah lama terhadap aktivitas di salah satu kamar kontrakan tersebut.

Kronologi Penggerebekan
Menurut Udin, salah satu warga yang berada di lokasi, kamar kontrakan itu sudah lama dicurigai warga. “Penghuni salah satu kamar kontrakan tersebut sudah lama dicurigai oleh warga. Diduga kamar kontrakan tersebut digunakan untuk tempat mesum,” ujarnya.

Kecurigaan warga akhirnya terbukti. Saat digerebek, di dalam kamar ditemukan 1 orang wanita dan 3 orang pria dalam kondisi yang tidak wajar.

“Ternyata benar saja, di dalam kamar kontrakan tersebut ada manusia berlainan jenis, 1 wanita dan 3 laki-laki,” kata Udin.

Warga lain yang ikut dalam penggerebekan juga membenarkan hal tersebut. “Kecurigaan warga ternyata membuahkan hasil. Setelah digerebek ada 1 wanita dan 3 laki-laki di dalam kamar kontrakan,” ujar warga lainnya.

Diamankan ke Polsek Jawilan
Setelah digerebek, keempat orang tersebut langsung diamankan oleh warga dan kemudian diserahkan ke pihak berwajib.

“Kini mereka berempat dibawa pihak Kepolisian Polsek Jawilan untuk dimintai keterangan,” tutup warga.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Polsek Jawilan belum memberikan keterangan resmi terkait hasil pemeriksaan dan status hukum keempat orang tersebut.

Kasus ini menjadi peringatan bagi pemilik kontrakan dan masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan sekitar guna mencegah terjadinya perbuatan yang melanggar norma agama dan hukum.

Redaksi | Lensa Banten Investigasi