Dinsos provinsi Banten Bentuk dan kukuhkan KSB kecamatan padarincang.

Serang,LensaBantenInvestigasi.com. – Untuk Kesiapsiagaan dalam penanggulangan kebencanaan di wilayah Kecamatan Padarincang Kabupaten Serang, Dinas Sosial P ovinsi Banten secara resmi membentuk dan mengukuhkan Tim Kampung Siaga Bencana (KSB) Kecamatan Padarincang Kabupaten Serang Provinsi Banten. Kegiatan berlokasi di Bumi Perkemahan Daar El Qolam Kecamatan Padarincang.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Asisten Daerah (Asda) 2 Kabupaten Serang, Febrianto S.Ag. M.Si, perwakilan Kementerian Sosial, Andri Firmansyah epala Dinas sosial Kabupaten Serang, H Yadi Riyadi ST.MM. MT Kepala Dinas Sosial Provinsi Banten yang di wakili Kepala Bidang Perlinsos H Jainal Abidin S.Sos.MM, Pejabat Oungsional Perlinsos Dinas sosial Provinsi Banten Irma Mulyasari, Camat Kecamatan Padarincang, H Agus Saepudin S.E. M.Si.

Untuk Instruktur pembentukan KSB Kecamatan Padarincang, ketua FK-KSB Banten Beni Madsira, TAGANA Banten Abu Salim dan Mukmin Sukendar, Ketua TAGANA Kabupaten Serang Muhit, di Bantu dari. Dinas sosial Provinsi Banten.

Kepala Bidang Perlinsos Dinas sosial Provinsi Banten  H Jainal Abidin dalam Sambutanya Menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Dinas Sosial Provinsi Banten dalam rangka memperkuat kapasitas dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana dan pengurangan risiko bencana di wilayah Kecamatan Padarincang. Sesuai dengan program Gubernur dan Wakil Gubernur Banten.
 
” Pembentukan kampung siaga. Bencana ( KSB) untuk mengaktigkan peranserta masyarakat dalam penanggulangan bencana serta p ngirangan resiko bencana, sumber dana pembentukan KSB kecamatan padarincang dari APBD provinsi Banten, selain pembentukan KSB juga sekaligus pengadaan lumbung sosial, semoga dengan di bentuknya KSB padarincang masyarakat dapat terus berperan aktif dalam p ngirangan resiko bencana, karena kecamatan padarincang termasuk wilayah rawan bencana, kegiatan ini dilaksanakan selam tiga hari, dari tanggal 30 Juni sampai tanggal 2 juli 2026, yang akan langsung dilakukan pengukuhan dihari Kamis 2 Juli 2026,” paparnya Selasa 2 juli 2026.

Ia Menambahkan, rangkaian kegiatan Pembentukan KSB padarincang yang telah berlangsung sejak 30 Juni 2026. Sebanyak 60 anggota tim telah mengikuti pelatihan dasar selama tiga hari, mencakup materi kesiapsiagaan bencana, pengenalan struktur organisasi KSB, serta praktik teknis sesuai dengan tugas tiap divisi. Kegiatan ditutup dengan p ngukuhan dan dilanjut simulasi penanganan bencana dan apel pengukuhan pada 2 Juli 2026.

” Semoga dengan kegiatan ini masyarakat lebih proaktif dalam pengurangan resiko bencana, dapat membantu pemerintah melakukan sosialisasi dan mitigasi ke masyarakat, terutama dapat bermanfaat untuk masyarakat kecamatan padarincang,” ungkap Jainal Abidin
 
Asda 2 Kabupaten Serang Febrianto menyampaikan dalam sambutannya, mengapresiasi atas pembentukan KSB dan lumbung sosial oleh Dinas sosial Provinsi Banten, karena Kecamatan Padarincang hususnya termasuk wilayah rawan Bencana.

” Saya mewakili pemerintah kabupaten serang mengucapkan banyak terimakasih atas dibentuknya KSB limbung sosial kecamatan padarincang dan sayah ucapkan terimakasih kepada masyarakat yang sudah mau dan siap menjadi relawan KSB, serta atas dedikasi dan komitmen para anggota KSB padarincang. Ia berharap keberadaan KSB ini dapat menjadi penguat sinergi pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana di wilayah setempat, dan ucapkan terimakasih kepada kementerian sosial RI atas dukungan logistik untuk paberstok di lumbung sosial” jelasnya.

Hal yang sama di sampaikan kepala dinas sosial Kabupaten Serang Yadi Priyadi, bersukur dengan di bentuknya KSB padarincang, dinas sosial akan selalu melakukan pembinaan dan terus penguatan terhadap KSB yang ada di kabupaten serang.

” Dinas sosial akan selalu melakukan pembinaan dan penguatan terhadap KSB yang ada di kabupaten serang, sementara baru ada 5 kecamatan yang terbentuk KSB, ini akan kita terus lakukan pembianaan dan penguatan terhadap KSB yang sudah terbentuk, hari ini 2 juli 2026 sayah m ngukuhkan KSB kecamatan padarincang, s moga terus semangat dan m nuadi motor penggerak masyarakat peduli bencana,” ungkapnya.

Camat Kecamatan Padarincang, H Agus Saefudin.SE ,M.Si mengucapkan terimakasih dan bersyukur dengan dibentuknya kampung siaga bencana KSB di kecamatan padarincang, tentunya akan sangat bermanfaat untuk penanggulangan bencana terutama untuk pengurangan resiko bencana.

” Selaku pemerintah kecamatan padarincang, saya sangat merasa bersyukur dengan dibentuknya KSB dan lumbung sosial, dari dulu saya sangat berharap di bentuknya KSB di padarincang, karena padarincang sangat rawan bencana, banjir bandang longsor dan lainnya, tentunya saya akan terus membina KSB agar proaktif dalam melakukan mitigasi dan sosialisasi di di semua desa yang berada di kecamatan padarincang, sekali lagi ucapkan terimakasih kepada dinas sosial provinsi Banten,Ibu Bupati Serang yang telah mempercayai Kecamatan Padarincang Kegiatan Sosialisasi Kampung Siaga tingkat Provinsi Banten dan kementerian sosial RI  atas dukungannya terhadap lumbung sosial,” tandasnya.

Reporter/Suta Dirja

P3TGAI AWILEGA Rp195 JUTA AMBURADUL: KADES DIDUGA KENDALIKAN PROYEK & UPAH PEKERJA TAK JELAS

Pandeglang, LensaBantenInvestigasi.com – Proyek P3TGAI Tahun Anggaran 2026 di Desa Awilega, DI Ciaseum, Kabupaten Pandeglang diduga dikelola liar. Anggaran Rp195.000.000 dari Kementerian PUPR lewat BBWSC3 ini memunculkan indikasi konflik kepentingan dan pengerjaan asal jadi.

Kades Turun Tangan, Kelompok Tani Jadi Boneka
PKS resmi menunjuk P3A Sabrang Dahu selama 45 hari kalender. Fakta lapangan terbalik. Proyek dikendalikan langsung Kepala Desa Awilega Samsudin, dari atur kerja sampai kelola uang. Kelompok tani hanya dipakai stempel. Kondisi ini rawan melanggar Pasal 29 huruf g UU Desa tentang larangan konflik kepentingan. Permendagri 18/2018 dan Permentan 67/2016 juga tegas melarang kades jadi pengurus kelompok tani.

Tanpa Adanya Galian dan Dipasang Medan Berlumpur

Mutu Bangunan Dipertaruhkan
Pondasi dikerjakan saat lahan masih tergenang. Semen langsung tercampur lumpur. Galian tidak sesuai standar. Batu belah ditancap asal, lalu ditutup adukan encer. Material diduga tidak sesuai spek. Volume pekerjaan patut diaudit. Seorang pekerja buka suara: “Semua diatur Pak Lurah. Upah sampai sekarang belum jelas besarannya.”

Dana Talangan, Tanggung Jawab Kabur
Kades membantah jadi pelaksana. Alasannya dana belum cair, jadi talangi dulu. Ketua P3A disebut sakit karena kewalahan. Jika benar dana talangan dipakai, mekanisme keuangan harus dibuka ke publik. Sampai berita ini naik, BBWSC3 bungkam. Publik berhak tahu: siapa yang tanggung jawab jika irigasi jebol dan uang negara hilang.

Reporter/Dirja

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Ketua DPD TRINUSA Banten Tegaskan Komitmen Sinergi Berantas KKN

SERANG, BANTEN,LENSABANTENINVESTIGASI.COM ,– Rabu, 1 Juli 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Swadaya Masyarakat Triga Nusantara Indonesia, TRINUSA, Provinsi Banten menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Ketua DPD LSM TRINUSA Provinsi Banten, Wahyudin, secara resmi menyatakan komitmen penuh lembaganya untuk terus memperkuat sinergitas dan kemitraan strategis dengan jajaran Kepolisian di wilayah hukum Polda Banten.

“Atas nama keluarga besar DPD TRINUSA Provinsi Banten, kami mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80. Polri yang Presisi adalah harapan kita semua dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujar Wahyudin dalam keterangan persnya.

Wahyudin menekankan, di usia ke-80 tahun ini Polri diharapkan semakin tangguh menghadapi tantangan zaman, khususnya dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan.

Ia menegaskan, LSM TRINUSA siap menjadi mitra kritis dan strategis bagi Polri dalam mengawal kebijakan publik guna mengantisipasi serta menekan praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme, KKN.

“Sinergitas ini bukan sekadar formalitas. Kami siap sepenuh hati bersinergi dengan Polri untuk melakukan pengawasan sosial. Kami berkomitmen proaktif memberikan informasi dan berkolaborasi dalam upaya pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi, serta praktik-praktik yang merugikan keuangan negara dan masyarakat di wilayah Banten,” tegas Wahyudin.

LSM TRINUSA memandang partisipasi aktif masyarakat dan lembaga swadaya merupakan elemen krusial dalam mendukung Polri mewujudkan supremasi hukum yang berkeadilan.

Ke depan, DPD TRINUSA Banten akan meningkatkan intensitas komunikasi dan koordinasi dengan pihak kepolisian demi terciptanya iklim sosial yang kondusif, bersih, dan bebas dari praktik maladministrasi.

“Semoga Polri semakin dicintai masyarakat dan terus konsisten mengemban amanah sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, sekaligus garda terdepan dalam penegakan hukum di tanah air,” pungkasnya.

Tentang LSM TRINUSA
LSM TRINUSA, Triga Nusantara Indonesia, adalah lembaga swadaya masyarakat yang bergerak di bidang pengawasan kebijakan publik, pemberdayaan masyarakat, dan penegakan hukum untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel di Indonesia.

Reporter/Rizka Maulianingsih.

Sosialisasi Pembentukan Kampung Siaga Bencana Tingkat Provinsi Banten Digelar 3 Hari di Rancapanti Padarincang

Serang,LensaBantenInvestigasi.com – Dinas Sosial Provinsi Banten menyelenggarakan Sosialisasi dan Pelatihan Pembentukan Kampung Siaga Bencana KSB Tingkat Provinsi Banten Tahun Anggaran 2026 didukung penuh dari pihak kementrian sosial Republik indonesia ( Kemensos RI).

Kegiatan dilaksanakan selama 3 hari, 30 Juni s/d 2 Juli 2026, di lokasi Perkemahan Dar El Qolam Rancapanti, Desa Bugel, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, Provinsi Banten.

Peserta dan Kehadiran Pejabat
Acara dibuka oleh Bupati Serang yang diwakili H. Febriyanto ZS, S.Ag., M.Si., Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Serang. Turut hadir unsur Kementerian Sosial RI, Dinas Sosial Provinsi Banten, dan Kadis Sosial Kabupaten Serang.

Tamu undangan Unsur Porkopincam Padarincang,Kepala KUA Kec.Padarincang Ketua MUI Kec.Padarincang, Pengasuh Ponpes Dar el Qolam,Kepala Puskesmas Kec.Padarincang dan Kepala Desa Se Kecamatan Padarincang

Total Peserta 60 orang yang terdiri dari Unsur Kecamatan, Unsur Puskesmas,Anggota Tagana,Unsur Pemerintah Desa, Unsur BPD,RT dan RW Kader Posyando,DKR Kwarran Padarincang dan anggota RAPI padarincang
Penentuan peserta difokuskan pada aktor di tingkat desa dan kecamatan agar materi KSB langsung diteruskan ke masyarakat.

Materi Inti: Mitigasi dan Tanggap Darurat Banjir serta Longsor*
Kegiatan ini diselenggarakan Kementerian Sosial bersama pemerintah daerah dan menggandeng pihak swasta/BUMN. Fokus utama pembentukan KSB adalah memperkuat ketangguhan dan kesiapsiagaan masyarakat di wilayah rawan.

Materi yang disampaikan meliputi:
1.Mitigasi Bencana: Pemetaan jalur evakuasi aman dan penetapan titik kumpul pengungsian, mengingat Padarincang rawan pergerakan tanah dan longsor.

  1. Tanggap Darurat : Pelatihan pembentukan lumbung sosial, mekanisme evakuasi warga, serta tata kelola pendirian dan operasional dapur umum saat bencana.
    3.Simulasi Lapangan: Praktik prosedur penyelamatan diri dan mitigasi bencana banjir dan tanah longsor langsung di Desa Padarincang.

Fokus Wilayah Rawan Citasuk dan Batukuwung
Citasuk dan Batukuwung menjadi prioritas karena rutin terdampak banjir luapan sungai dan tanah longsor. Untuk mengurangi risiko, sinergi diperkuat antara Pemerintah Daerah, Balai Besar Wilayah Sungai BBWSC3, dan masyarakat melalui program normalisasi sungai. Dinas Sosial Kabupaten Serang juga rutin menyalurkan bantuan bagi ratusan KK terdampak agar pemulihan berjalan cepat.

Dengan KSB, desa diharapkan memiliki struktur, jalur evakuasi, lumbung logistik, dan relawan siaga yang aktif sebelum, saat, dan setelah bencana.

Reporter/Abah Hapni