Serang,LensaBantenInvestigasi.com – Suasana haru dan penuh syukur menyelimuti Pondok Pesantren Darul Amanah. Ponpes yang berlokasi di Kp. Mongpok, Desa Mongpok, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang ini menggelar acara pelepasan santriwan dan santriwati kelas 3, pada hari Jumat,03-07-2026)
Sebanyak 150 santri secara resmi dilepas untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya atau mengabdi di masyarakat.
Hadir Penuh Khidmat Acara tersebut dihadiri langsung oleh Pengasuh Ponpes Darul Amanah KH. Yusuf, para wali santri, tokoh masyarakat sekitar, serta seluruh santriwan dan santriwati.
Antusiasme terlihat jelas dari para wali santri dan masyarakat yang memadati lokasi acara. Momen pelepasan ini menjadi tanda berakhirnya masa pendidikan dasar di pesantren bagi para santri kelas 3.
Berjalan Lancar dan Penuh Hikmah Sepanjang acara, rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar, khidmat, dan tanpa kendala suatu apapun.
Pelepasan ini diharapkan menjadi bekal bagi para santri untuk terus menuntut ilmu, mengamalkan ajaran agama, dan menjadi generasi yang berakhlakul karimah di tengah masyarakat.
Banten,LensaBantenInvestigasi.com. – Aktivis Banten, Aris Me’eng, menyampaikan keprihatinannya terhadap praktik yang diduga dilakukan oleh sejumlah oknum yang mengatasnamakan profesi wartawan. Menurutnya, tindakan seperti intimidasi, tekanan, maupun permintaan sejumlah uang dengan dalih “pengamanan pemberitaan” tidak hanya merugikan masyarakat dan pelaku usaha, tetapi juga mencoreng kehormatan profesi jurnalistik yang selama ini menjadi pilar demokrasi.
Aris mengungkapkan bahwa dirinya pernah diminta membantu melakukan koordinasi dengan salah satu pihak yang mengaku dapat mengondisikan situasi di lapangan. Harapannya sederhana, yakni menciptakan suasana yang kondusif agar aktivitas masyarakat dan dunia usaha dapat berjalan dengan baik.
Namun, menurut pengakuannya, kenyataan yang terjadi justru berbanding terbalik. Kehadiran orang-orang yang mengatasnamakan media semakin banyak, pemberitaan mengenai lokasi usaha terus bermunculan, dan situasi di lapangan dinilai semakin tidak kondusif. Ia juga mengaku menerima informasi adanya oknum yang diduga meminta sejumlah uang kepada pihak-pihak tertentu, sesuatu yang menurutnya tidak mencerminkan etika jurnalistik.
“Saya sangat menghormati wartawan yang bekerja secara profesional. Pers adalah mitra masyarakat dalam menyampaikan kebenaran. Tetapi jika ada oknum yang menjadikan identitas wartawan sebagai alat untuk menekan, mengintimidasi, atau mencari keuntungan pribadi, maka itu harus dihentikan. Jangan sampai ulah segelintir orang merusak nama baik ribuan wartawan yang bekerja dengan penuh integritas,” ujar Aris.
Menurut Aris, apabila memang terdapat persoalan yang berkaitan dengan kepentingan publik, maka seluruh pihak harus diperlakukan secara adil tanpa tebang pilih. Ia menilai tidak tepat apabila perhatian hanya difokuskan pada satu lokasi atau satu pihak, sementara persoalan serupa di tempat lain tidak mendapat perlakuan yang sama.
“Saya tidak anti kritik dan tidak anti media. Justru saya ingin profesi wartawan kembali dihormati masyarakat. Wartawan bukan profesi untuk meminta jatah, bukan pula alat tekanan. Wartawan adalah penjaga fakta, penyampai informasi, dan pengawas jalannya pemerintahan serta kehidupan sosial secara objektif,” tegasnya.
Aris berharap momentum ini dapat menjadi bahan evaluasi bersama bagi organisasi pers, perusahaan media, aparat penegak hukum, dan Dewan Pers agar semakin serius membedakan wartawan profesional dengan oknum yang hanya memanfaatkan kartu identitas media untuk kepentingan pribadi.
“Sudah saatnya masyarakat tidak lagi takut kepada oknum yang mengaku wartawan. Yang harus dihormati adalah karya jurnalistiknya, integritasnya, dan kepatuhannya terhadap Kode Etik Jurnalistik. Dengan membersihkan profesi dari oknum-oknum yang menyalahgunakan nama pers, kita justru sedang mengembalikan marwah wartawan sebagai profesi yang mulia dan terhormat,” pungkas Aris.
Aris menegaskan bahwa pernyataannya bukan ditujukan untuk menyerang profesi wartawan secara keseluruhan, melainkan sebagai bentuk kepedulian agar citra pers tetap terjaga. Menurutnya, wartawan profesional adalah mitra strategis masyarakat dalam membangun transparansi dan keadilan, sedangkan tindakan yang diduga melanggar hukum maupun kode etik harus diproses sesuai ketentuan yang berlaku tanpa menggeneralisasi seluruh insan pers.
SERANG,LENSABANTENINVESTIGASI.COM.- Pengurus Provinsi Federasi Hoki Indonesia ( FHI ) Banten dijadwalkan resmi dikukuhkan pada Jumat 3 Juli 2026, di Hotel Le Dian, Kota Serang. Momemtum ini menjadi langkah awal dalam memperkuat pembinaan serta pengembangan olahraga hoki di Provinsi Banten.
Proses pelantikan dijadwalkan dipimpin langsung oleh Ketua Umum Pengurus Pusat ( PP ) FHI. Kegiatan tersebut juga direncanakan dihadiri oleh Gubernur Banten, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah serta jajaran KONI Banten.
Ketua FHI Banten terpilih, Dr. Ali Hanafiah, mengatakan bahwa pengukuhan pengurus bukan sekedar kegiatan seremonial, melainkan menjadi titik awal komitmen organisasi dalm memajukan olahraga hoki di Banten.
Menurut, kepengurusan yang baru akan memprioritaskan pambinaan atlet, memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, serta menjaring potensi atlet muda berbakat dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Banten.
“Kami siap bergerak cepat setelah pelantikan ini. Fokus utama kami adalah membamgun infrastruktur latihan yang memadai, menggelar kompetisi lokal, dan.menyiapkan atlet terbaik Banten untuk berlaga di tingkat nasional maupun internasional ” ujar Ali Hanafiah.
Pandeglang, LensaBantenInvestigasi.com – Tim Monitoring dan Evaluasi Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) dari Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Pandeglang menggelar kunjungan kerja ke Wilayah Pendidikan Kecamatan Cimanggu, Kamis 3 Juli 2026.
Kegiatan Monev BOSP ini dipusatkan di Gedung PGRI Kecamatan Cimanggu dan dihadiri langsung jajaran Disdikpora, Korwil, serta para kepala sekolah dan dewan guru se-Cimanggu.
Rombongan Dipimpin Kabid Pembinaan SD Rombongan dari Kabupaten dipimpin langsung oleh Bapak Rifai, Kabid Pembinaan Sekolah Dasar Disdikpora Kab. Pandeglang. Turut hadir Kasi Kurikulum Pak Rahmat, TIKBOS Kabupaten, dan K3S Kecamatan Cimanggu.
Dari wilayah, hadir Korwil Kecamatan Cimanggu Bapak Haji Memed bersama seluruh dewan guru.
Poin Teknis: Hindari Pengeluaran Tanpa Bukti & Periksa Ulang SPJ Dalam arahannya, Bapak Rifai menekankan pentingnya kepatuhan administrasi.
“Diantaranya hindari pengeluaran yang tidak berkwitansi atau tidak ada nomor telepon yang jelas. Karena nantinya akan diperiksa oleh Inspektorat, BPK, dan lembaga berwenang lainnya. Berikutnya, cek kembali SPJ-nya agar tidak bermasalah di kemudian hari,” tegas Rifai.
Beliau juga menyoroti pentingnya tata kelola yang baik, mulai dari regulasi, SOP, pedoman, hingga kertas kerja dan indikator, khususnya untuk audit yang bersifat tidak rutin.
6 Isu Utama yang Dibahas Forum diskusi ini mengangkat 6 isu utama terkait pengelolaan BOSP, yaitu:
Tata kelola Dana BOSP
Pembinaan, monitoring, dan pengawasan
Pemanfaatan sistem dan data
Transparansi dan akuntabilitas
Komitmen pimpinan daerah
Inovasi sistem pendukung & penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan serta Unit Pengendali Gratifikasi
Tim juga melakukan pendampingan terkait SPIP, Audit Investigasi, dan penataan antara Auditor dengan PPUPD, mengingat banyaknya tindak lanjut audit yang menumpuk.
Imbauan Tegas dari Korwil Cimanggu Korwil Cimanggu, Bapak Haji Memed, meminta seluruh satuan pendidikan di bawah naungannya untuk lebih berhati-hati.
“Saya berharap basis yang akan diperiksa harus dicek ulang agar tidak ada masalah di saat diperiksa tim yang berwenang. Lebih hati-hati menggunakan anggaran sekolah, gunakan sesuai kebutuhan sekolah masing-masing,” ujar Haji Memed saat dikonfirmasi di ruang kerjanya.
Tujuan Akhir: Akuntabel Menuju 2026 Bapak Rifai menutup kegiatan dengan menegaskan bahwa pendidikan adalah tanggung jawab bersama.
“Sebagaimana kita ketahui, pendidikan merupakan tanggung jawab kita bersama. Melalui kegiatan ini diharapkan diperoleh masukan dan rekomendasi untuk perbaikan pengelolaan Dana BOS, khususnya tahun 2026,” lanjutnya.
Ia menambahkan, saat ini penyaluran Dana BOSP sudah langsung ke satuan pendidikan. Karena itu diperlukan penguatan tata kelola, pembinaan, monitoring, dan pengawasan agar dana berjalan efektif dan akuntabel.
Melalui kegiatan FGD ini, diharapkan terbangun sinergi kuat antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan tata kelola Dana BOSP yang efektif, transparan, dan akuntabel.
Serang,LensaBantenInvestigasi.com – Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus menggenjot Program Revitalisasi Satuan Pendidikan. Kali ini sasarannya menyentuh pendidikan nonformal melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Al Fauzan.
Program ini memberikan dampak positif yang masif bagi warga belajar. PKBM Al Fauzan kini memiliki ruang belajar yang lebih aman, nyaman, dan inklusif.
Cakupan dan Tujuan Revitalisasi Revitalisasi PKBM Al Fauzan merupakan bagian dari Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Kemendikdasmen. Program ini menyalurkan bantuan dana khusus untuk perbaikan dan peningkatan kualitas.
Adapun cakupannya meliputi:
Peningkatan Fasilitas: Dana digunakan untuk pembangunan baru, rehabilitasi ruang belajar, pengadaan sarana pendukung, hingga teknologi pembelajaran.
Ruang Belajar Aman & Inklusif: Transformasi fisik bangunan agar lebih aman, nyaman, ramah, dan inklusif bagi seluruh warga belajar nonformal.
Skema Swakelola: Proyek dikerjakan dengan skema swakelola. Skema ini tidak hanya mempercepat pembangunan, tapi juga menggerakkan perputaran ekonomi di daerah sekitar PKBM.
Pernyataan Pemilik sekolah ,Kepala sekolah (Lukman) dan Kamil selaku pengawas P2SP PKBM Al Fauzan,Abdul Hani mengapresiasi penuh program dari pemerintah pusat.
“Ucapan terima kasih kepada Dirjen Kemendikbud, khususnya Bidang PNFI, atas dibangunnya program revitalisasi di sekolah kami. Kami membangun sesuai dengan arahan dan spek dari Kementerian. Mudah-mudahan program ini berjalan dengan baik dan lancar,” ujar Dani saat diwawancarai awak media Lensa Banten Investigasi.
Dengan adanya revitalisasi ini, PKBM Al Fauzan diharapkan mampu menjadi pusat pembelajaran nonformal yang berkualitas, serta menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan layanan pendidikan kesetaraan di wilayah Serang dan sekitarnya.
Pandeglang,LensaBantenInvestigasi.com. Kamis, 2 Juli 2026,- Menanggapi beredarnya unggahan di media sosial oleh rekan media beberapa waktu lalu terkait kondisi Bendera Sang Saka Merah Putih di halaman Kantor Koordinator Wilayah Pendidikan Kecamatan Cibaliung, Kabupaten Pandeglang, Koordinator Wilayah Pendidikan Kec. Cibaliung, Bapak Samsul, http://S.Pd, menyampaikan klarifikasi resmi.
1. Kronologi dan Fakta Lapangan Bapak Samsul membenarkan adanya temuan bendera di halaman kantor Korwil yang kondisinya telah kusam, memudar warnanya, dan sebagian sobek. Kondisi tersebut memang benar adanya saat dipantau tim media.
“Namun demikian, kami perlu meluruskan bahwa tidak seluruh narasi dalam pemberitaan tersebut sesuai fakta di lapangan. Hanya sebagian kecil yang benar terkait kondisi fisik bendera,” jelas Bapak Samsul saat dikonfirmasi, Kamis 2/7/2026.
2. Komitmen Menjunjung Tinggi Lambang Negara Korwil Cibaliung menegaskan bahwa kehormatan, kedaulatan, dan pengibaran Bendera Merah Putih merupakan prioritas utama dalam setiap aktivitas kedinasan.
“Selain sebagai simbol persatuan, penghormatan terhadap Bendera Merah Putih telah diatur secara jelas dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta lagu Kebangsaan. Kami sangat menjunjung tinggi aturan tersebut. Karena itu, narasi yang menyebut kami mengabaikan bendera adalah tidak benar,” tegasnya.
3. Imbauan Kepada Rekan Media Bapak Samsul juga menyampaikan harapan agar rekan-rekan media melakukan konfirmasi terlebih dahulu sebelum mempublikasikan.
“Seharusnya rekan media konfirmasi dulu kepada saya, ada apa dan mengapa. Kita ini manusia, tidak luput dari kesalahan dan kelalaian. Jangan sampai satu titik kekurangan menjadi perhatian besar, padahal faktanya tidak benar semua,” lanjutnya.
4. Tindak Lanjut Konkret: Ganti Bendera Serentak Alih-alih defensif, Korwil menjadikan peristiwa ini sebagai motivasi perbaikan.
“Informasi ini justru jadi pacuan bagi kami. InsyaAllah, dalam waktu dekat kami akan menginformasikan kepada seluruh kepala sekolah dan lembaga pendidikan di wilayah Kecamatan Cibaliung untuk segera melakukan pergantian Bendera Merah Putih dengan yang baru,” ujarnya.
Langkah ini, menurut beliau, merupakan bentuk kepatuhan terhadap ketentuan perundang-undangan sekaligus upaya menumbuhkan rasa nasionalisme dan penghormatan terhadap lambang negara di lingkungan pendidikan. Momentumnya pun bertepatan dengan persiapan menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI.
“Kami ikut senang. Justru karena mau menuju Hari Kemerdekaan, semangat untuk membenahi harus semakin tinggi,” tegasnya.
5. Penutup Di akhir keterangannya, Bapak Samsul mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan perhatian.
“Sekali lagi saya ucapkan terima kasih. Semoga apa yang terjadi ini menjadikan kita semua berubah ke arah yang lebih baik. Kita junjung tinggi perbedaan pendapat, martabat individual, dan bekerja secara profesional,” tuntasnya.
Serang,Lensa banteninvestigasi.com. – TP-PKK Desa Sindangheula berhasil menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang PKK Award Kecamatan Pabuaran Tahun 2026 yang digelar di Vila Laut Biru, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Rabu (1/7/2026).
Dalam ajang penghargaan tersebut, TP-PKK Desa Sindangheula berhasil memborong sejumlah penghargaan di berbagai kategori. Di antaranya, Juara II Inspiratif dan Inovatif Bendahara Desa, Juara II Inspiratif dan Inovatif Sekretaris Desa, Juara II Lomba Baca Puisi, serta Juara II Lomba Tari.
Tak hanya itu, suasana acara juga semakin berkesan dengan adanya kado spesial dari Camat Pabuaran yang diberikan kepada Wakil Ketua TP-PKK Desa Sindangheula sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusinya dalam mendukung berbagai program PKK di tingkat desa.
Kepala Desa Sindangheula, Suheli, S.Kom.I., M.M., yang turut menghadiri kegiatan tersebut menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas capaian yang diraih oleh TP-PKK Desa Sindangheula.
Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil kerja keras, kekompakan, dan semangat seluruh pengurus serta kader PKK dalam menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat.
“Kami mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus TP-PKK Desa Sindangheula atas prestasi yang telah diraih. Semoga penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan peran PKK dalam membangun keluarga yang sejahtera dan masyarakat yang mandiri,” ujar Suheli.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kecamatan Pabuaran yang telah menyelenggarakan PKK Award sebagai bentuk penghargaan kepada para pengurus PKK yang selama ini aktif menjalankan program-program pemberdayaan di wilayah masing-masing.
“Ajang seperti ini sangat positif karena menjadi penyemangat sekaligus bentuk penghargaan kepada para kader dan pengurus PKK yang telah bekerja dengan penuh dedikasi,” tambahnya.
Acara tersebut dihadiri oleh Camat Pabuaran H. Idham Danal, Ketua TP-PKK Kecamatan Pabuaran Hj. Imas Idham Danal beserta jajaran pengurus, para Ketua dan pengurus TP-PKK desa se-Kecamatan Pabuaran, serta para kader Posyandu.
Selain menjadi ajang pemberian penghargaan, kegiatan ini juga menjadi momen silaturahmi dan kebersamaan keluarga besar TP-PKK se-Kecamatan Pabuaran menjelang purna tugas Camat Pabuaran, H. Idham Danal. Suasana penuh keakraban dan rasa kekeluargaan mewarnai kegiatan tersebut sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian Camat Pabuaran selama menjalankan tugasnya.
Serang,LensaBantenInvestigasi.Com.— narasumber Kepala kadin H. Masduki memaparkan menurut kepala kadin pelabuhan H. Masduki Kolaborasi antar pelaku usaha di sektor maritim dan pelabuhan dinilai menjadi kunci utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta memperkuat sistem logistik di Provinsi Banten.
Hal tersebut disampaikan dalam pertemuan yang mempertemukan berbagai asosiasi dan stakeholder dunia pelabuhan.
Dalam sambutannya Kepala Kadin Pelabuhan H. Masduki pembicara menyampaikan apresiasi kepada para tokoh, sesepuh, serta seluruh tamu undangan yang hadir. Kehadiran berbagai elemen, mulai dari pemerintah, asosiasi pelaku usaha, hingga unsur keamanan, dinilai membawa semangat baru bagi kemajuan sektor pelabuhan di Banten.
Kepala Kadin H masduki menegaskan bahwa kawasan Merak memiliki keistimewaan tersendiri dibanding daerah lain di Indonesia. Salah satunya adalah keberadaan komunitas dan aktivitas kepelabuhanan yang sangat spesifik dan strategis, mengingat Merak menjadi salah satu gerbang utama transportasi dan logistik nasional. “Perlu disampaikan kepada bapak dan ibu, kekhususan ini hanya ada di Merak. Tidak semua daerah memiliki karakteristik pelabuhan seperti di sini. Aktivitas pelabuhan di Merak sangat besar dan menjadi urat nadi pergerakan barang maupun penumpang,” ujarnya.
Menurutnya, aktivitas pelabuhan tidak dapat dipisahkan dari keberadaan kapal dan arus kargo. Tanpa kapal yang bersandar, operasional pelabuhan akan lumpuh dan berdampak langsung pada rantai distribusi. “Jujur saja, tanpa pergerakan kargo, pelabuhan akan terasa berat. Kalau tidak ada kapal yang sandar, lalu apa yang akan dilayani? Karena itu, seluruh ekosistem pelabuhan harus bergerak bersama,” katanya.
Ia juga menyoroti pentingnya dukungan dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk asosiasi-asosiasi yang selama ini menjadi tulang punggung operasional pelabuhan. Dalam forum tersebut hadir sejumlah organisasi strategis seperti Asosiasi Pengusaha Bongkar Muat Indonesia (APBMI), Indonesian National Shipowners Association (INSA), asosiasi pengusaha truk, hingga berbagai organisasi logistik lainnya seperti GINSI, ALFI, APTMI, dan asosiasi surveyor. Keberadaan berbagai asosiasi tersebut menunjukkan bahwa seluruh aktivitas pelabuhan berjalan dalam sistem yang saling terhubung dan terorganisasi dengan baik.
“Bahkan pengusaha truk pun memiliki asosiasi.
Ini membuktikan bahwa seluruh kegiatan di pelabuhan sangat terstruktur. Angkutan darat dari dan menuju pelabuhan adalah penggerak utama logistik,” jelasnya.
Ia menambahkan, tanpa sinergi antara pengusaha bongkar muat, operator kapal, transportasi darat, hingga jasa logistik, distribusi barang tidak akan berjalan optimal. Karena itu, forum ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antar seluruh pelaku usaha maritim di Banten.
Pertemuan tersebut diharapkan menjadi wadah sinkronisasi dan kolaborasi guna menciptakan ekosistem pelabuhan yang semakin kuat, modern, dan kompetitif, sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional.
Jakarta, 02/juli/2026,LensaBanteInvestigasi.com. – Sejumlah massa yang mengatasnamakan Aliansi Rekanan Kontraktor Jakarta Utara menggelar aksi damai di lantai 12 Sudin Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Administrasi Jakarta Utara.
Dalam aksi tersebut menyampaikan tuntutan agar Gubernur DKI Jakarta mencopot Kepala Suku Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Kasudin PRKP) Jakarta Utara, Ir.Suharyanti. M.T. Kamis ( 2/7/2026 )
Dalam aksi tersebut, massa menyatakan menolak praktik yang mereka sebut di duga sebagai monopoli dalam proses pengadaan pekerjaan di lingkungan Suku Dinas Perumahan Jakarta Utara.
Perwakilan massa, Jumintar Silaen dan Maurits Sitinjak, SE, mengaku selama puluhan tahun mengikuti proses pengadaan pekerjaan di Jakarta Utara. namun belakangan merasakan adanya perubahan pola pelayanan.
Mereka juga menyampaikan keluhan terkait akses pelayanan yang dinilai semakin tertutup,” tegasnya.
Selain itu, massa menyampaikan dugaan adanya pengaturan terhadap penentuan vendor dalam proses mini kompetisi.
Mereka juga mempertanyakan hasil lelang pada salah satu proyek di kawasan Ancol yang menurut mereka di duga dimenangkan oleh penawar dengan nilai lebih tinggi setelah dilakukan lelang ulang.
Dalam orasinya, massa turut menyoroti adanya dugaan bahwa beberapa paket pekerjaan dimenangkan oleh perusahaan tertentu yang mereka nilai memiliki kedekatan dengan pejabat terkait.
Tidak hanya itu, bahkan satu orang mendapatkan dua kegiatan dilokasi yang sama berinisial (I.S),” tukasnya.
Herannya lagi, bagaimana mungkin seorang tenaga ahli di lokasi yang sama dengan perusahaan yang sama ?” Pungkasnya.
Tidak hanya itu, bahkan pihaknya siap memberikan keterangan kepada Aparat Penegak Hukum apabila dibutuhkan.
Lebih lanjut dikatakan pihak aliansi mendesak Inspektorat Provinsi DKI Jakarta melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap proses pengadaan di lingkungan Suku Dinas Perumahan Jakarta Utara. guna memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Hingga berita ini diturunkan, Kepala Suku Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Jakarta Utara, Ir.Suharyanti tidak menjawabnya saat dihubungi lewat aplikasi WhatsApp miliknya. Kamis .(2/7/2026). tepat pukul 11.Wib.
Karawang,LensaBantenInvestigasi.com. -Peristiwa kecelakaan LensaBantenInvestigasi.com.- lalu lintas tunggal terjadi di kawasan Leuweung Sereuh, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang.
Sebuah sepeda motor Honda Scoopy berwarna merah yang ditumpangi dua perempuan, seorang ibu dan anak, mengalami kecelakaan hingga berujung duka.
Berdasarkan informasi yang diterima, sepeda motor tersebut mengalami kecelakaan tunggal di lokasi kejadian. Akibat insiden tersebut, sang ibu meninggal dunia. Sementara itu, anak yang turut berada di atas sepeda motor mengalami kecelakaan dan kondisi terkininya masih menunggu informasi lebih lanjut dari pihak berwenang.
Usai kejadian, warga sekitar bersama petugas segera memberikan pertolongan dan mengevakuasi para korban. Peristiwa ini juga menarik perhatian pengguna jalan yang melintas sehingga arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat melambat.
Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian. Belum ada keterangan resmi mengenai kronologi maupun faktor yang menyebabkan kecelakaan tersebut.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan, mematuhi peraturan lalu lintas, serta memastikan kondisi kendaraan dan pengendara dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan.