SERANG,LENSABANTENINVESTIGASI.COM.- Menindaklanjuti pengaduan masyarakat terkait pelaksanaan pembangunan betonisasi di Desa Sanding, Kecamatan Petir, Pemerintah Kecamatan Petir melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) bersama tim kecamatan yang dipimpin oleh Sekretaris Kecamatan (Sekmat) Petir. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Desa Sanding beserta tim pelaksana kegiatan.
Monitoring dilakukan untuk memastikan bahwa pelaksanaan pembangunan telah sesuai dengan perencanaan, spesifikasi teknis, serta penganggaran yang telah ditetapkan. Berdasarkan hasil pemeriksaan lapangan, diperoleh hasil bahwa output pembangunan betonisasi telah sesuai dengan dokumen perencanaan dan penganggaran.
Tim juga menindaklanjuti laporan masyarakat mengenai adanya indikasi kerusakan atau ketidaksesuaian pada hasil pekerjaan. Saat dilakukan pemeriksaan di lapangan, diketahui bahwa perbaikan telah dilaksanakan oleh pelaksana pekerjaan karena proyek tersebut masih berada dalam masa pemeliharaan. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa kondisi pembangunan saat ini telah sesuai dengan ketentuan teknis, perencanaan, dan penganggaran yang berlaku.
Kegiatan monitoring ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kecamatan Petir dalam memastikan setiap pengaduan masyarakat ditindaklanjuti secara cepat, transparan, dan akuntabel. Pemerintah Kecamatan Petir juga mengapresiasi partisipasi masyarakat dalam mengawasi pelaksanaan pembangunan sehingga kualitas hasil pembangunan dapat terus terjaga dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat.
Serang,LensaBantenInvestigasi.com.– Pemerintah Desa Sindangheula kembali menunjukkan kepedulian terhadap warganya dengan memfasilitasi penyaluran santunan jaminan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris, almarhum Bapak Sahyun kp. benoa kidul, Sabtu (4/7/2026).
almarhum merupakan pekerja rentan sebagai petugas marbot di masjid Baiturrahman RT/RW 007/002 Kp. Benoa Kidul Desa Sindangheula Kec. Pabuaran.
Dalam kegiatan tersebut, ahli waris menerima santunan uang tunai sebesar Rp42 juta yang merupakan manfaat dari program BPJS Ketenagakerjaan.
Kepala Desa Sindangheula, Suheli, S.Kom.I., MM, menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk perlindungan sosial bagi masyarakat, khususnya bagi keluarga yang mengalami musibah kematian.
“Alhamdulillah hari ini kami bersilaturahmi ke ahli waris almarhum Bapak Masud. Santunan dari BPJS Ketenagakerjaan sudah diterima dan dapat dimanfaatkan oleh keluarga, dengan nilai sebesar empat puluh dua juta rupiah,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa program jaminan kematian ini sangat penting dalam membantu meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.
“Program ini semata-mata untuk membantu masyarakat kami, khususnya warga Desa Sindangheula yang tertimpa musibah, terutama kematian,” jelasnya.
Atas nama Pemerintah Desa Sindangheula, PERISAI desa, serta BPJS Ketenagakerjaan, pihaknya turut menyampaikan ucapan selamat kepada ahli waris yang telah menerima manfaat program tersebut.
Suheli juga mengimbau masyarakat agar segera mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, serta rutin membayar iuran bagi yang sudah terdaftar.
“Kami mengajak masyarakat untuk segera menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Bagi yang sudah terdaftar, jangan lupa membayar iuran setiap bulan, karena program ini sangat bermanfaat,” tambahnya.
Pemerintah Desa Sindangheula berharap, dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan, kesejahteraan dan perlindungan warga dapat semakin terjamin di masa mendatang.
Serang,Lensa banteninvestigasi.com. – TP-PKK Desa Sindangheula berhasil menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang PKK Award Kecamatan Pabuaran Tahun 2026 yang digelar di Vila Laut Biru, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Rabu (1/7/2026).
Dalam ajang penghargaan tersebut, TP-PKK Desa Sindangheula berhasil memborong sejumlah penghargaan di berbagai kategori. Di antaranya, Juara II Inspiratif dan Inovatif Bendahara Desa, Juara II Inspiratif dan Inovatif Sekretaris Desa, Juara II Lomba Baca Puisi, serta Juara II Lomba Tari.
Tak hanya itu, suasana acara juga semakin berkesan dengan adanya kado spesial dari Camat Pabuaran yang diberikan kepada Wakil Ketua TP-PKK Desa Sindangheula sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusinya dalam mendukung berbagai program PKK di tingkat desa.
Kepala Desa Sindangheula, Suheli, S.Kom.I., M.M., yang turut menghadiri kegiatan tersebut menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas capaian yang diraih oleh TP-PKK Desa Sindangheula.
Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil kerja keras, kekompakan, dan semangat seluruh pengurus serta kader PKK dalam menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat.
“Kami mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus TP-PKK Desa Sindangheula atas prestasi yang telah diraih. Semoga penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan peran PKK dalam membangun keluarga yang sejahtera dan masyarakat yang mandiri,” ujar Suheli.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kecamatan Pabuaran yang telah menyelenggarakan PKK Award sebagai bentuk penghargaan kepada para pengurus PKK yang selama ini aktif menjalankan program-program pemberdayaan di wilayah masing-masing.
“Ajang seperti ini sangat positif karena menjadi penyemangat sekaligus bentuk penghargaan kepada para kader dan pengurus PKK yang telah bekerja dengan penuh dedikasi,” tambahnya.
Acara tersebut dihadiri oleh Camat Pabuaran H. Idham Danal, Ketua TP-PKK Kecamatan Pabuaran Hj. Imas Idham Danal beserta jajaran pengurus, para Ketua dan pengurus TP-PKK desa se-Kecamatan Pabuaran, serta para kader Posyandu.
Selain menjadi ajang pemberian penghargaan, kegiatan ini juga menjadi momen silaturahmi dan kebersamaan keluarga besar TP-PKK se-Kecamatan Pabuaran menjelang purna tugas Camat Pabuaran, H. Idham Danal. Suasana penuh keakraban dan rasa kekeluargaan mewarnai kegiatan tersebut sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian Camat Pabuaran selama menjalankan tugasnya.
Serang,LensaBantenInvestigasi.com – Dinas Sosial Provinsi Banten menyelenggarakan Sosialisasi dan Pelatihan Pembentukan Kampung Siaga Bencana KSB Tingkat Provinsi Banten Tahun Anggaran 2026 didukung penuh dari pihak kementrian sosial Republik indonesia ( Kemensos RI).
Kegiatan dilaksanakan selama 3 hari, 30 Juni s/d 2 Juli 2026, di lokasi Perkemahan Dar El Qolam Rancapanti, Desa Bugel, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, Provinsi Banten.
Peserta dan Kehadiran Pejabat Acara dibuka oleh Bupati Serang yang diwakili H. Febriyanto ZS, S.Ag., M.Si., Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Serang. Turut hadir unsur Kementerian Sosial RI, Dinas Sosial Provinsi Banten, dan Kadis Sosial Kabupaten Serang.
Tamu undangan Unsur Porkopincam Padarincang,Kepala KUA Kec.Padarincang Ketua MUI Kec.Padarincang, Pengasuh Ponpes Dar el Qolam,Kepala Puskesmas Kec.Padarincang dan Kepala Desa Se Kecamatan Padarincang
Total Peserta 60 orang yang terdiri dari Unsur Kecamatan, Unsur Puskesmas,Anggota Tagana,Unsur Pemerintah Desa, Unsur BPD,RT dan RW Kader Posyando,DKR Kwarran Padarincang dan anggota RAPI padarincang Penentuan peserta difokuskan pada aktor di tingkat desa dan kecamatan agar materi KSB langsung diteruskan ke masyarakat.
Materi Inti: Mitigasi dan Tanggap Darurat Banjir serta Longsor* Kegiatan ini diselenggarakan Kementerian Sosial bersama pemerintah daerah dan menggandeng pihak swasta/BUMN. Fokus utama pembentukan KSB adalah memperkuat ketangguhan dan kesiapsiagaan masyarakat di wilayah rawan.
Materi yang disampaikan meliputi: 1.Mitigasi Bencana: Pemetaan jalur evakuasi aman dan penetapan titik kumpul pengungsian, mengingat Padarincang rawan pergerakan tanah dan longsor.
Tanggap Darurat : Pelatihan pembentukan lumbung sosial, mekanisme evakuasi warga, serta tata kelola pendirian dan operasional dapur umum saat bencana. 3.Simulasi Lapangan: Praktik prosedur penyelamatan diri dan mitigasi bencana banjir dan tanah longsor langsung di Desa Padarincang.
“Fokus Wilayah Rawan Citasuk dan Batukuwung“ Citasuk dan Batukuwung menjadi prioritas karena rutin terdampak banjir luapan sungai dan tanah longsor. Untuk mengurangi risiko, sinergi diperkuat antara Pemerintah Daerah, Balai Besar Wilayah Sungai BBWSC3, dan masyarakat melalui program normalisasi sungai. Dinas Sosial Kabupaten Serang juga rutin menyalurkan bantuan bagi ratusan KK terdampak agar pemulihan berjalan cepat.
Dengan KSB, desa diharapkan memiliki struktur, jalur evakuasi, lumbung logistik, dan relawan siaga yang aktif sebelum, saat, dan setelah bencana.
Serang,LensaBantenInvestigasi.com– Pemerintah Desa Purwadadi, Kecamatan Lebakwangi, Kabupaten Serang, Provinsi Banten menggelar Musyawarah Desa di aula kantor desa pada Jum’at 26 Juni 2026. Agenda utama pembentukan Tim Penyusun RKPDes 2026 dan pembahasan perubahan RKPDes tahun 2026.
Hadir Penuh Unsur Pemerintahan Musdes dihadiri langsung H. Ma’Mun selaku Kepala Desa Purwadadi. Turut hadir Muspika Kecamatan Lebakwangi, dari bagian Kesos Ibu Nusandari dan bagian PMD Ibu Mis, serta Ketua PPD. Seluruh jajaran perangkat desa, staf, dan RT/RW se-Desa Purwadadi juga mengikuti jalannya musyawarah.
Fokus Penyusunan dan Penyesuaian Program Pembentukan tim penyusun RKPDes 2026 bertujuan merumuskan prioritas pembangunan desa sesuai aspirasi warga dan regulasi. Pembahasan perubahan RKPDes 2026 dilakukan untuk menyesuaikan program yang belum berjalan atau ada kebutuhan mendesak di masyarakat. Hasil musdes menjadi dasar penyusunan APBDes dan pengajuan program ke Kecamatan Lebakwangi.
Serang,LensaBantenInvestigasi.Com. – Pemerintah Desa Sindangheula, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang menggelar kegiatan Sosialisasi dan Penguatan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) dalam rangka pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, dan penguatan keluarga, Rabu (24/6/2026), di Aula Kantor Desa Sindangheula.
Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala Desa Sindangheula, Suheli, S.Kom.I., MM, dan dihadiri perwakilan dari Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKBPPPA) Kabupaten Serang, para kader, relawan Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA), serta Ikatan Mahasiswa Desa (Ikmada) Sindangheula.
Hadir sebagai narasumber, Kasi Pemenuhan Hak Anak DKBPPPA Kabupaten Serang, Ratih Angraini, dan Ketua PATTIRO Banten yang juga Ketua BPD Sindangheula, Amun Rohani, SE.
Kepala Desa Sindangheula, Suheli, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Pemerintah Desa terhadap program Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak yang kini dikembangkan menjadi program Ruang Bersama Indonesia (RBI).
“Hari ini kami Pemerintah Desa Sindangheula melaksanakan kegiatan penguatan dan sosialisasi Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak yang saat ini menjadi bagian dari program Ruang Bersama Indonesia. Kegiatan ini merupakan upaya untuk mendukung terwujudnya desa yang ramah perempuan dan peduli anak pada tahun 2026,” ujar Suheli.
Menurutnya, Desa Sindangheula menjadi salah satu desa rujukan di Kabupaten Serang dalam program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak sehingga diperlukan dukungan dari seluruh elemen masyarakat untuk menyukseskannya.
Sementara itu, Kasi Pemenuhan Hak Anak DKBPPPA Kabupaten Serang, Ratih Angraini, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan peran perempuan, memperkuat kualitas keluarga, serta memastikan pemenuhan hak-hak anak di tingkat desa.
“Desa Sindangheula merupakan salah satu desa lokus Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak. Dari 326 desa di Kabupaten Serang, saat ini sudah ada 17 desa yang menjadi lokus program tersebut. Fokus utamanya adalah peningkatan kualitas keluarga, pemenuhan hak anak, dan penguatan peran perempuan dalam pembangunan desa,” jelas Ratih.
Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Di kesempatan yang sama, Ketua PATTIRO Banten sekaligus Ketua BPD Sindangheula, Amun Rohani, menekankan pentingnya penguatan kelembagaan perempuan dan perlindungan anak di tingkat desa, khususnya melalui relawan SAPA dan kelompok pemuda maupun mahasiswa desa.
“Saya mencoba menguatkan kelembagaan perempuan di desa, terutama relawan SAPA dan teman-teman Ikmada yang nantinya menjadi motor penggerak dalam mewujudkan Ruang Bersama Indonesia atau Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak,” kata Amun.
Menurutnya, saat ini terdapat 15 indikator yang harus dipenuhi dalam implementasi program DRPPA, sehingga diperlukan kerja sama seluruh unsur masyarakat dan pemerintah desa.
Amun juga menyoroti pentingnya data sebagai dasar penyusunan program dan kebijakan perlindungan perempuan serta anak.
“Data menjadi hal yang sangat vital. Dengan data yang akurat, kita dapat mengetahui anak-anak yang hak pendidikannya belum terpenuhi, keluarga yang membutuhkan perhatian khusus, maupun persoalan lainnya. Karena itu, penguatan kelembagaan harus dimulai dari penguatan data yang valid,” tegasnya.
Melalui kegiatan sosialisasi dan penguatan tersebut, diharapkan seluruh kader, relawan, dan elemen masyarakat Desa Sindangheula dapat berperan aktif dalam mewujudkan lingkungan yang aman, inklusif, dan mendukung pemenuhan hak perempuan serta anak demi terciptanya keluarga yang berkualitas dan sejahtera.
Serang,LensaBantenInvestigasi.com – Pemerintah Desa Lebak Kepuh, Kecamatan Lebakwangi, Kabupaten Serang, Provinsi Banten menggelar Musyawarah Desa. Agenda utama penyusunan RKP Desa tahun 2027 dan penyusunan rancangan perubahan RKP Desa tahun 2026.
Pembentukan Tim Penyusun dan Verifikasi Musdes memutuskan pembentukan Tim Penyusun RKP Desa 2027 serta tim verifikasi dokumen. Tim bertugas merumuskan usulan prioritas pembangunan, pemberdayaan, dan pelayanan publik yang bersumber dari aspirasi warga. Verifikasi dilakukan agar data dan program selaras dengan regulasi serta kebutuhan riil desa.
Fokus anggaran dan perubahan RKP Pembahasan mengarah pada penyusunan anggaran tahun 2027 yang lebih tepat sasaran. Sekaligus merancang perubahan RKP Desa 2026 untuk menyesuaikan program yang belum terlaksana atau ada kebutuhan mendesak di masyarakat. Hasil musdes jadi dasar penetapan APBDes dan pengajuan ke kecamatan.
Serang,LensaBantenInvestigasi.com– Pemerintah Desa Teras Bendung, Kecamatan Lebakwangi, Kabupaten Serang, Banten menggelar Musyawarah Desa pada Kamis 26 Juni 2026. Agenda utama musdes pembentukan Tim Penyusun RKPDES tahun 2027 dan perubahan RKPDES tahun 2026.
Hadir Muspika dan perangkat desa Musdes dibuka sambutan Kepala Desa Ubaedilah dan dihadiri Muspika Kecamatan Lebakwangi, Bapak Sekcam beserta jajaran, Babinsa Bapak Candra, seluruh staf desa, serta Ketua RT dan RW se-Desa Teras Bendung. Kehadiran lengkap unsur pemerintah dan kelembagaan desa memperkuat arah perencanaan pembangunan.
Masyarakat antusias Warga menyambut baik dan sangat antusias mengikuti musyawarah. Forum ini jadi ruang bagi RT/RW menyampaikan usulan prioritas pembangunan dan pemberdayaan di wilayah masing-masing. Antusiasme warga menunjukkan semangat gotong royong membangun desa.
Fokus penyusunan RKPDES Melalui musdes ini, Desa Teras Bendung resmi membentuk tim yang akan menyusun RKPDES 2027 dan merumuskan perubahan RKPDES 2026. Hasil kerja tim nantinya menjadi dasar penyusunan APBDes serta pengajuan program ke pemerintah kecamatan dan kabupaten.
Serang,LensaBantenInvestigasi.com.– Pemerintah Desa Sindangheula bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) menggelar Musyawarah Desa (Musdes) terkait Perubahan Peraturan Kepala Desa (Perkades) tentang Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2026, Selasa (23/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Desa Sindangheula tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Sindangheula Suheli, S.Kom.I., MM, Ketua BPD Amun Rohani, SE, perangkat desa, pendamping desa, Ketua RW dan RT, serta perwakilan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM).
Musyawarah desa ini digelar sebagai bagian dari mekanisme penyelenggaraan pemerintahan desa untuk membahas dan menyepakati perubahan penjabaran APBDes Tahun 2026 agar pelaksanaan program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat dapat berjalan sesuai kebutuhan serta kondisi yang berkembang di lapangan.
Kepala Desa Sindangheula, Suheli, S.Kom.I., MM, dalam sambutannya menyampaikan bahwa musyawarah desa merupakan forum penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang transparan, partisipatif, dan akuntabel.
Menurutnya, setiap perubahan yang dilakukan dalam penjabaran APBDes harus melalui proses musyawarah bersama agar seluruh unsur masyarakat dapat mengetahui dan memberikan masukan terhadap kebijakan yang akan dijalankan oleh pemerintah desa.
“Melalui musyawarah ini kami berharap Pemerintah Desa Sindangheula dapat semakin baik, terarah, dan tepat sasaran dalam penyusunan serta pelaksanaan APBDes Tahun 2026. Dengan adanya keterlibatan berbagai unsur masyarakat, diharapkan setiap program yang direncanakan benar-benar sesuai dengan kebutuhan warga,” ujar Suheli.
Sementara itu, Ketua BPD Sindangheula, Amun Rohani, SE, menegaskan bahwa BPD akan terus menjalankan fungsi pengawasan dan pengawalan terhadap setiap kebijakan yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan desa agar berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Musdes berlangsung dengan suasana penuh kebersamaan dan menghasilkan sejumlah kesepakatan terkait perubahan Perkades Penjabaran APBDes Tahun 2026 yang akan menjadi pedoman dalam pelaksanaan program dan kegiatan Pemerintah Desa Sindangheula ke depan.
Serang,LensaBantenInvestigasi.com. – Puluhan warga Desa Sindangheula, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, antusias mengikuti kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis yang diselenggarakan melalui layanan Mobil Klinik Pemerintah Provinsi Banten. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Kantor Desa Sindangheula pada Senin (22/6/2026).
Sejak pagi hari, masyarakat dari berbagai kalangan tampak memadati lokasi untuk memanfaatkan layanan kesehatan gratis yang diberikan oleh tenaga medis, baik dari RSUD Banten maupun Puskesmas Pabuaran. Pemeriksaan meliputi pengecekan tekanan darah, tekanan jantung, konsultasi kesehatan, pemeriksaan gula darah, serta layanan kesehatan dasar lainnya.
Kepala Desa Sindangheula, Suheli, S.Kom.I., MM, turut hadir dalam kegiatan tersebut dan bahkan ikut menjalani pemeriksaan kesehatan bersama warga. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan terhadap program pelayanan kesehatan yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Banten kepada masyarakat.
Suheli menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya layanan Mobil Klinik di Desa Sindangheula. Menurutnya, program tersebut sangat membantu masyarakat, terutama dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan secara rutin.
“Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Banten yang telah menghadirkan layanan kesehatan gratis melalui Mobil Klinik ini. Semoga dengan adanya pemeriksaan kesehatan gratis ini, masyarakat dapat terbantu untuk mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini sehingga dapat melakukan langkah pencegahan maupun pengobatan lebih cepat,” ujar Suheli.
Ia juga berharap program serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat, khususnya warga Desa Sindangheula dan sekitarnya.
Warga yang mengikuti kegiatan tersebut mengaku senang dan terbantu dengan adanya layanan kesehatan gratis yang dekat dengan lingkungan tempat tinggal mereka. Selain tidak dipungut biaya, pelayanan yang diberikan juga dinilai cepat dan ramah.
Kegiatan Mobil Klinik ini menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi Banten dalam mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat serta meningkatkan kualitas kesehatan warga di berbagai daerah, termasuk wilayah pedesaan.