Sosialisasi Pembentukan Kampung Siaga Bencana Tingkat Provinsi Banten Digelar 3 Hari di Rancapanti Padarincang

Serang,LensaBantenInvestigasi.com – Dinas Sosial Provinsi Banten menyelenggarakan Sosialisasi dan Pelatihan Pembentukan Kampung Siaga Bencana KSB Tingkat Provinsi Banten Tahun Anggaran 2026 didukung penuh dari pihak kementrian sosial Republik indonesia ( Kemensos RI).

Kegiatan dilaksanakan selama 3 hari, 30 Juni s/d 2 Juli 2026, di lokasi Perkemahan Dar El Qolam Rancapanti, Desa Bugel, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, Provinsi Banten.

Peserta dan Kehadiran Pejabat
Acara dibuka oleh Bupati Serang yang diwakili H. Febriyanto ZS, S.Ag., M.Si., Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Serang. Turut hadir unsur Kementerian Sosial RI, Dinas Sosial Provinsi Banten, dan Kadis Sosial Kabupaten Serang.

Tamu undangan Unsur Porkopincam Padarincang,Kepala KUA Kec.Padarincang Ketua MUI Kec.Padarincang, Pengasuh Ponpes Dar el Qolam,Kepala Puskesmas Kec.Padarincang dan Kepala Desa Se Kecamatan Padarincang

Total Peserta 60 orang yang terdiri dari Unsur Kecamatan, Unsur Puskesmas,Anggota Tagana,Unsur Pemerintah Desa, Unsur BPD,RT dan RW Kader Posyando,DKR Kwarran Padarincang dan anggota RAPI padarincang
Penentuan peserta difokuskan pada aktor di tingkat desa dan kecamatan agar materi KSB langsung diteruskan ke masyarakat.

Materi Inti: Mitigasi dan Tanggap Darurat Banjir serta Longsor*
Kegiatan ini diselenggarakan Kementerian Sosial bersama pemerintah daerah dan menggandeng pihak swasta/BUMN. Fokus utama pembentukan KSB adalah memperkuat ketangguhan dan kesiapsiagaan masyarakat di wilayah rawan.

Materi yang disampaikan meliputi:
1.Mitigasi Bencana: Pemetaan jalur evakuasi aman dan penetapan titik kumpul pengungsian, mengingat Padarincang rawan pergerakan tanah dan longsor.

  1. Tanggap Darurat : Pelatihan pembentukan lumbung sosial, mekanisme evakuasi warga, serta tata kelola pendirian dan operasional dapur umum saat bencana.
    3.Simulasi Lapangan: Praktik prosedur penyelamatan diri dan mitigasi bencana banjir dan tanah longsor langsung di Desa Padarincang.

Fokus Wilayah Rawan Citasuk dan Batukuwung
Citasuk dan Batukuwung menjadi prioritas karena rutin terdampak banjir luapan sungai dan tanah longsor. Untuk mengurangi risiko, sinergi diperkuat antara Pemerintah Daerah, Balai Besar Wilayah Sungai BBWSC3, dan masyarakat melalui program normalisasi sungai. Dinas Sosial Kabupaten Serang juga rutin menyalurkan bantuan bagi ratusan KK terdampak agar pemulihan berjalan cepat.

Dengan KSB, desa diharapkan memiliki struktur, jalur evakuasi, lumbung logistik, dan relawan siaga yang aktif sebelum, saat, dan setelah bencana.

Reporter/Abah Hapni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *