Pengabdian Dipertanyakan, Pelayanan Prima untuk Siapa? Respons DP3AP2KB Kota Cilegon Jadi Sorotan

CILEGON.LENSABANTENINVESTIGASI.COM, – Komitmen pelayanan publik dan keterbukaan informasi di lingkungan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Cilegon menjadi sorotan. Tim media mengaku mengalami kesulitan menjalin komunikasi dengan jajaran pimpinan dinas saat melakukan upaya koordinasi terkait pengajuan kerja sama publikasi.

Pada Jumat (10/7/2026), tim media kembali mendatangi Kantor DP3AP2KB Kota Cilegon untuk menindaklanjuti surat penawaran kemitraan yang sebelumnya telah disampaikan. Kedatangan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun sinergi antara media dan pemerintah dalam menyebarluaskan informasi pembangunan kepada masyarakat.

Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil. Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari staf di kantor tersebut, Kepala Dinas sedang melaksanakan agenda di luar kota, Sekretaris Dinas bekerja dari rumah (Work From Home/WFH), sementara pejabat lainnya juga sedang menjalankan kegiatan di luar kantor.

«”Pak Kepala Dinas sedang ada agenda di luar kota, Sekretaris sedang WFH, dan pejabat lainnya sedang ada kegiatan di luar,” ujar salah seorang staf kepada tim media.»

Situasi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas pelayanan kepada masyarakat maupun mitra kerja. Ketidakhadiran seluruh pejabat yang memiliki kewenangan secara bersamaan dinilai berpotensi menghambat proses koordinasi, komunikasi, serta pelayanan terhadap pihak eksternal yang membutuhkan kepastian.

Sebagai salah satu pilar demokrasi, media memiliki fungsi kontrol sosial sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat. Karena itu, komunikasi yang terbuka dan pelayanan yang responsif merupakan bagian dari implementasi prinsip keterbukaan informasi publik serta tata kelola pemerintahan yang baik.

Kondisi yang dialami tim media kemudian memunculkan pertanyaan publik: untuk siapa sebenarnya pelayanan prima itu diberikan apabila akses komunikasi terhadap mitra strategis pemerintah masih menemui kendala? Di tengah tuntutan reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik, masyarakat tentu berharap setiap instansi mampu menghadirkan pelayanan yang mudah diakses, profesional, dan memberikan kepastian.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak DP3AP2KB Kota Cilegon belum memberikan tanggapan resmi terkait tindak lanjut surat penawaran kerja sama maupun mekanisme pelayanan terhadap pihak eksternal yang datang untuk melakukan koordinasi.

Tim media tetap membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada Kepala Dinas maupun jajaran DP3AP2KB Kota Cilegon guna menjaga prinsip keberimbangan pemberitaan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers serta menjunjung tinggi asas profesionalisme jurnalistik.

Reporter:Kaperwil Banten buhari

Granat Banten Beri Penghargaan Moral Kepada Ditresnarkoba Polda Banten Atas Pengungkapan 75 Kg Sabu

SERANG, LENSA BANTEN INVESTIGASI.COM. – DPD Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT) Provinsi Banten menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada jajaran Direktorat Reserse Narkoba Polda Banten atas keberhasilannya mengungkap peredaran gelap narkotika jenis sabu dengan total barang bukti mencapai 75 kilogram sepanjang tahun 2026.

Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Ketua DPD GRANAT Banten, Ir. Budy Tjoanda, CIRP., C.Med., didampingi Ratu Anita Sangadiah dan elyjaro, sebagai bentuk dukungan terhadap komitmen dan kerja keras Direktorat Reserse Narkoba Polda Banten di bawah kepemimpinan Kombes Pol. Wiwin Setiawan, S.I.K., M.H., dalam memberantas jaringan peredaran narkotika di wilayah hukum Provinsi Banten.

Menurut Budy Tjoanda, keberhasilan tersebut merupakan capaian yang patut diapresiasi karena menunjukkan profesionalisme, dedikasi, dan keseriusan aparat kepolisian dalam memerangi kejahatan narkotika yang menjadi ancaman serius bagi generasi bangsa.

“Atas nama DPD GRANAT Banten, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Ditresnarkoba Polda Banten beserta seluruh jajaran atas keberhasilan mengungkap peredaran narkotika jenis sabu dengan barang bukti mencapai 75 kilogram. Ini adalah prestasi yang sangat membanggakan dan menjadi bukti nyata keseriusan Polri dalam menyelamatkan masyarakat, khususnya generasi muda, dari bahaya penyalahgunaan narkoba,” ujar Budy.

Ia menegaskan bahwa pemberantasan narkotika tidak dapat dilakukan oleh aparat penegak hukum semata. Dibutuhkan sinergi antara pemerintah, kepolisian, lembaga swadaya masyarakat, dunia pendidikan, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat untuk memutus mata rantai peredaran narkoba.

GRANAT Banten, lanjut Budy, siap terus mendukung langkah-langkah Polda Banten melalui edukasi, sosialisasi, dan kampanye pencegahan penyalahgunaan narkotika di tengah masyarakat.

“Keberhasilan ini harus menjadi motivasi bagi seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memerangi narkoba. GRANAT Banten siap bersinergi dengan Polda Banten dalam upaya pencegahan maupun pemberantasan narkotika demi mewujudkan Banten yang bersih dari narkoba,” tegasnya.

DPD GRANAT Banten berharap keberhasilan pengungkapan kasus ini dapat memberikan efek jera bagi para pelaku serta mempersempit ruang gerak jaringan peredaran narkotika di Provinsi Banten.

Ke depan, GRANAT Banten juga mengajak seluruh masyarakat untuk tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungan sekitarnya sebagai bentuk partisipasi aktif dalam menjaga keamanan dan masa depan generasi bangsa.

Redaksi

Nasib Anak Yatim Piatu Yang Tidak Mempunyai Tempat Tinggal Akibat Rumah nya Terkena Bencana Alam

SERANG,LENSABANTENINVESTIGASI.COM.- Herniawati warga kp. Sanding RT 01/01desa sanding kecamatan petir sangat membutuhkan uluran tangan dan perhatian khusus dari pemerintah setempat

Sungguh. Miris warga kampung sanding RT 01/01 . kecamatan petir kabupaten serang yang sangat memperhatikan dan butuh uluran tangan. Dari pemerintah setempat. Herniawati kesehariannya hanya buruh cuci yang hidup bertahun tahun mengontrak dan hidup sebagai anak yatim piatu kondisi rumah nya sangat memperhatikan rumah yang roboh dan tidak memiliki tempat tinggal

Kehidupan yang serba kekurangan iya jalanin yang usaha serabutan dan sebagai buruh cuci di suatu tempat pondok pesantren. Isak tangis anak yatim piatu yang sangat membutuhkan Uluran tangan dr pemerintah setempat

Bertahun tahun mengharap bantuan . Dari pemdes setempat namun tidak pernah di gubris dan tidak pernah di realisasikan dan herniawati pun tidak pernah mendapatkan bantuan apapun dari desa. Herniawati yang hidup serba kekurangan dan sangat miris dalam hidup nya kini sangat memperhatinkan

Karena ketidak mampuan herniawati juga tidak mampu membangun rumah nya. Untuk makan sehari hari pun mereka kesulitan jangan kan untuk mem bangun rumah pak. buat makan aja kita masih susah ucap seorang warga setempat saat di wawancara awak media

Saat ini penghasilan herniawati yang tidak menentu dan tidak ada untuk biaya membangun rumah yang sudah miring dan hampir roboh beliau hanya bisa berharap satu satu nya rumah nya bisa di bedah ucap warga setempat “tambah nya”

Melihat ke adaan rumah herniawati yang tinggal di rumah status ngontrak dengan sebaulan 300rb bertahun tahun mengharapkan batuan bedah rumah padahal kondisi rumah nya sangat tidak layak huni

Fatmawati adik dari herniawati pun mengharapkan bantuan uluran tangan dari kepala desa sanding dan perkim kabupaten serang dan kacamatan hingga pemerintahan setempat agar bisa hidup dengan layak dan mempunyai tempat tinggal

Kami berharap pemerintah desa. Daerah dan pusat jangan tutup mata akan hal tersebut kalo bukan dari pemerintah lantas dari siapa lagi.kalo bukan dari bantuan pemerintah

Herniawati hanya bisa berharap pemerintah untuk membantu perbaikan rumah yang kami huni.
Rumah kami sudah hampir rubuh dan tidak bisa di tempati kami sangat sedih pak kami tidak punya rumah dan kami berharap rumah kami di bangun dan dapat perhatian dari pemerintah ucap Fatmawati adik herniawati saat di wawancara awak media

Reporter: kaperwil Banten Buhari

Wakapolri Raih Penghargaan The Visionary Leader of National Security, Akademisi Apresiasi Reformasi dan Transformasi Polri

JAKARTA,LENSABANTENINVESTIGASI.COM. – Wakapolri di dampingi Kasatgas Pusat Studi Kepolisian (Ijp Dr Susilo Teguh R, M.Si, ), Sekretaris Percepatan Reformasi Polri (Ijp Kristiono, S.Ik., M.Si) dan Dir PPA-PPO (Bjp Dr Nurul Azizah, M.Si) menerima kunjungan rektor UNISSULA beserta rombongan.
Komitmen Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. dalam mengakselerasi reformasi dan transformasi Polri mendapat apresiasi dari kalangan akademisi. Fakultas Hukum Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) menganugerahkan penghargaan The Visionary Leader of National Security yang diserahkan langsung oleh Rektor Unissula, Prof. H. Gunarto, S.H., M.H., dalam audiensi di Ruang Rapat Wakapolri, Mabes Polri, Jakarta, Rabu (8/7).

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk pengakuan akademik atas kepemimpinan visioner Wakapolri dalam mendorong reformasi kelembagaan Polri melalui penguatan kualitas sumber daya manusia, transformasi pendidikan kepolisian, pengembangan scientific policing, serta pembangunan kolaborasi strategis antara institusi kepolisian dan perguruan tinggi sebagai fondasi penguatan sistem keamanan nasional.

Rektor Unissula, Prof. H. Gunarto, S.H., M.H., menyampaikan bahwa penghargaan tersebut lahir dari penilaian akademik terhadap arah pembaruan yang sedang dijalankan Polri.

“Fakultas Hukum Unissula menganugerahkan penghargaan The Visionary Leader of National Security kepada Bapak Wakapolri karena kami menilai beliau berhasil menghadirkan paradigma baru dalam pembangunan institusi Polri. Reformasi pendidikan kepolisian, penguatan kualitas sumber daya manusia, pengembangan scientific policing, transformasi STIK-PTIK menuju Universitas Kepolisian, hingga pembentukan jejaring Pusat Studi Kepolisian bersama perguruan tinggi merupakan langkah-langkah visioner yang menunjukkan bahwa keamanan nasional harus dibangun di atas fondasi ilmu pengetahuan, riset, dan inovasi,” ujar Prof. Gunarto.

Menurutnya, kepemimpinan yang visioner bukan hanya mampu menjawab tantangan hari ini, tetapi juga menyiapkan institusi menghadapi perubahan di masa depan.

“Apa yang sedang dilakukan Bapak Wakapolri merupakan investasi jangka panjang bagi lahirnya Polri yang semakin profesional, adaptif, humanis, serta mampu menjawab dinamika keamanan global melalui kolaborasi dengan dunia akademik. Atas dasar itulah penghargaan ini kami persembahkan sebagai bentuk penghormatan akademik sekaligus dukungan terhadap arah reformasi dan transformasi Polri,” lanjutnya.

Di bawah koordinasi Wakapolri pada bidang pembinaan organisasi, Polri saat ini tengah menjalankan berbagai agenda strategis reformasi. Di antaranya pengembangan Laboratorium Kepemimpinan Digital di Sespim Polri untuk membentuk pemimpin adaptif di era digital, pembangunan Laboratorium Sosial di Akademi Kepolisian sebagai wahana penerapan scientific policing, transformasi STIK-PTIK menuju Universitas Kepolisian (UNIPOL), pembentukan Pusat Studi Kepolisian bersama 77 perguruan tinggi di Indonesia, reformasi kurikulum pendidikan yang berorientasi pada hak asasi manusia, kepemimpinan, dan pelayanan publik, serta peningkatan kompetensi penyidik melalui program sertifikasi nasional.

Berbagai transformasi tersebut juga diarahkan untuk memperkuat kemampuan Polri dalam menghadapi tantangan keamanan kontemporer, termasuk penanganan tindak pidana siber, perlindungan perempuan dan anak, pemberantasan tindak pidana perdagangan orang, hingga peningkatan kualitas pelayanan kepolisian berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.

Menerima penghargaan tersebut, Wakapolri menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh Fakultas Hukum Unissula. Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan kehormatan bagi seluruh insan Polri yang terus berkomitmen melakukan transformasi institusi.

“Transformasi Polri tidak mungkin dilakukan sendiri. Kami membutuhkan kemitraan dengan perguruan tinggi agar setiap kebijakan, sistem pendidikan, dan penegakan hukum semakin berbasis riset, ilmu pengetahuan, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Kolaborasi akademik adalah bagian penting dalam membangun Polri yang semakin profesional, modern, dan dipercaya publik,” ujar Wakapolri.

Dalam kesempatan yang sama, Rektor Unissula juga mengundang Wakapolri untuk menjadi keynote speaker pada Seminar Internasional Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang akan diselenggarakan pada 30 Juli 2026. Forum internasional tersebut akan menghadirkan delegasi dari 18 negara di lima benua guna membahas berbagai strategi penanganan kejahatan transnasional, khususnya yang berkaitan dengan perlindungan perempuan, anak, dan perdagangan orang.

Wakapolri menyambut baik undangan tersebut dan menegaskan bahwa kolaborasi internasional maupun kemitraan dengan dunia akademik merupakan bagian penting dalam memperkuat kapasitas Polri menghadapi kejahatan yang semakin kompleks dan lintas batas negara.

Audiensi ini menjadi penegasan bahwa hubungan antara Polri dan Unissula tidak hanya sebatas kemitraan kelembagaan, tetapi berkembang menjadi kolaborasi strategis dalam pengembangan ilmu kepolisian, penguatan kebijakan berbasis riset, serta mendukung reformasi Polri menuju institusi yang semakin profesional, modern, humanis, dan presisi.

Red****

Kapolri Instruksikan Optimalkan Penanganan Karhutla di Riau

Riau,Lensa Banten investigasi.com. – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau.

Instruksi tersebut disampaikan saat meninjau langsung kesiapan Polda Riau terkait dengan penanganan sekaligus menyerahkan peralatan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Kampar, Riau, Rabu (8/7/2026).

“Tadi kita cek satu per satu, dan Alhamdulillah saya lihat bahwa seluruh stakeholder yang ada, ini mulai dari Basarnas, kemudian jugq dari BNPB ya, dari BPBD, kemudian TNI-Polri, Manggala Agni, kemudian juga ada perusahaan-perusahaan swasta, dan juga seluruh kekuatan yang ada, semuanya bersatu. Dan ini tentunya yang kita butuhkan untuk menghadapi potensi Karhutla,” kata Sigit.

Berdasarkan laporan BPBD, sampai saat ini sekitar ada 15 ribu Hotspot yang sudah terdeteksi. “Dan kemudian pada saat dilakukan pendalaman, kurang lebih ada titik api 329 titik yang perlu dilakukan pemadaman. Dan sampai saat ini, termonitor beberapa titik api tersebut ada di luasan kurang lebih 15.000 hektar ya,” ujar Sigit.

Dalam hal ini, Sigit mengingatkan kepada seluruh personel dan elemen terkait untuk memaksimalkan penanganan karhutla khususnya di Riau. Apalagi, Indonesia juga akan dilanda El Nino.

“Karena memang di Riau ini kebakaran hutannya berbeda dibandingkan dengan wilayah lain. Jadi ada dua kali potensi kebakaran hutan, dan salah satunya yang kita hadapi adalah di bulan Juli, Agustus, mungkin sampai September,” ucap Sigit.

Untuk mengoptimalkan penanganan karhutla, Sigit menekankan kepada personel untuk memperkuat seluruh peralatan yang ada. “Yang tentunya kita semua, khususnya Riau, dan juga saya ingatkan pada seluruh

jajaran untuk mempersiapkan diri dengan lebih baik,” tutur Sigit.

Menurut Sigit, personel harus mempersiapkan sumber air ketika terjadinya potensi kekeringan. Kemudian, memperkuat edukasi serta sosialisasi soal pencegahan dan bahaya akan karhutla.

“Peraturan dari Pemerintah Daerah saya kira sudah ada, dari Pemerintah Pusat sudah ada, bagaimana terkait dengan tata aturan terkait dengan pembukaan kawasan ya, apalagi untuk dilakukan penanaman-penanaman yang tentunya semua ada

aturannya,” tegas Sigit.

Di sisi lain, Sigit memaparkan sudah memberikan peralatan pendukung tambahan kepada Polda Riau untuk mengoptimalisasi karhutla. Kemudian, Sigit juga menyinggung soal jalur komunikasi yang diharapkan tak putus agar dapat terus berkoordinasi dengan Command Center.

“Juga tadi ada beberapa peralatan mulai dari kendaraan roda dua yang bisa digunakan cepat untuk datang ke tempat yang terjadi potensi adanya titik api, dan juga alat berat. Dan saya kira beberapa alat yang juga bisa digunakan untuk membuat sumur bor, sehingga kemudian ini bisa digunakan untuk mempersiapkan sumber-sumber air baru,” ujar Digital.

“Saya kira ini sebagai bagian dari bentuk kesiapan dari jajaran. Dan terima kasih kepada seluruh stakeholder yang ada di wilayah Riau yang terus melakukan

berbagai macam upaya. Dan yang paling utama adalah bagaimana menjaga sinergitas dan menjaga kolaborasi. Bagaimana kemudian ini kita sosialisasikan agar masyarakat sama-sama menjaga, merawat hutan kita, sehingga kemudian semuanya bisa terjaga untuk masyarakat, untuk anak-anak cucu kita, untuk generasi yang akan datang,” tambah Sigit mengakhiri

Red***

Tak Hanya untuk Almamater, Alumni Gontor 2003 Hadiahkan Wakaf Rp100 Juta untuk Pesantren Anak Sholeh

.

Gontor, 5 Juli 2026,LensaBantenInvestigasi.com.– Semangat berbagi dan kepedulian sosial mewarnai rangkaian Reuni Akbar Alumni Gontor 2003 dalam peringatan Syukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor. Di tengah suasana penuh kebersamaan, Alumni Gontor 2003 menyerahkan wakaf sebesar Rp100.000.000 kepada Pesantren Anak Sholeh (PAS)l* sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap keberlangsungan pendidikan.

Penyerahan wakaf dilakukan secara simbolis.
Bantuan tersebut diterima oleh Ibu Nyai Syukri Zarkasyi Pesantren Anak Sholeh (PAS) sebagai amanah yang akan digunakan untuk mendukung pengembangan sarana pendidikan, pembinaan santri, serta keberlangsungan program-program sekolah.

Wakaf ini merupakan hasil kebersamaan dan keikhlasan Alumni Gontor Angkatan 2003 yang meyakini bahwa keberhasilan seorang alumni tidak hanya diukur dari capaian pribadi, tetapi juga dari sejauh mana ia mampu menghadirkan manfaat bagi umat. Melalui kontribusi ini, alumni ingin menghadirkan kebahagiaan dan harapan bagi generasi penerus yang sedang menempuh pendidikan di lingkungan pesantren.

Ketua panitia Reuni Akbar Alumni 2003 menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wujud implementasi nilai-nilai yang ditanamkan selama menimba ilmu di Gontor, yaitu keikhlasan, ukhuwah, kemandirian, dan pengabdian. “Kami ingin peringatan 100 tahun Gontor tidak hanya menjadi momentum mengenang sejarah, tetapi juga melahirkan karya nyata yang manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat luas,” ungkapnya.

Pihak Pesantren Anak Sholeh (PAS) menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas amanah yang diberikan. Wakaf tersebut diharapkan menjadi wasilah lahirnya generasi muslim yang berilmu, berakhlak, dan siap melanjutkan perjuangan dakwah serta pendidikan Islam.

Penyerahan wakaf senilai Rp100 juta ini menjadi salah satu bukti bahwa semangat Alumni Gontor 2003 tidak berhenti pada reuni dan silaturahmi semata. Lebih dari itu, mereka ingin menjadikan setiap pertemuan sebagai ladang amal, memperkuat budaya berbagi, dan menghadirkan manfaat yang terus mengalir bagi umat.

*”Karena warisan terbaik alumni bukan hanya kenangan, melainkan jejak pengabdian yang terus memberi kehidupan

Redaksi

Pemdes Sindangheula Gencarkan Sosialisasi Bank Sampah untuk Tingkatkan Kesadaran dan Nilai Ekonomi Masyarakat

Serang,Lensa Banten investigasi.com – Pemerintah Desa Sindangheula terus menggencarkan sosialisasi terkait pengelolaan persampahan kepada masyarakat di setiap kampung di wilayah desa tersebut. Sosialisasi disampaikan langsung oleh Kepala Desa Sindangheula, Suheli, sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Sebelumnya, sejumlah kampung di Desa Sindangheula telah disambangi dengan agenda serupa, yakni sosialisasi mengenai bank sampah. Program tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan benar.

Kali ini, Pemerintah Desa Sindangheula kembali menggelar sosialisasi bank sampah di Kampung Pasagi Pasir RT 008 RW 003 pada Selasa (07/7/2026). Kegiatan tersebut mendapat antusias dari warga yang hadir untuk mendengarkan penjelasan terkait manfaat pengelolaan sampah rumah tangga.

Kepala Desa Sindangheula, Suheli, mengatakan bahwa sosialisasi bank sampah merupakan langkah nyata pemerintah desa dalam membuka wawasan masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan.

“Melalui kegiatan ini kami ingin masyarakat memahami bahwa sampah bukan hanya harus dibuang, tetapi juga bisa dikelola dan memiliki nilai ekonomi jika dipilah dan dimanfaatkan dengan baik,” ujar Suheli.

Ia menjelaskan, keberadaan bank sampah diharapkan dapat menjadi solusi dalam mengurangi volume sampah di lingkungan masyarakat sekaligus membantu meningkatkan perekonomian warga melalui pengelolaan sampah yang bernilai jual.

Selain itu, sosialisasi tersebut juga mengajak masyarakat untuk mulai membiasakan memilah sampah organik dan anorganik dari rumah tangga masing-masing. Dengan demikian, lingkungan tetap bersih dan sehat serta sampah yang dapat didaur ulang bisa dimanfaatkan kembali.

Pemerintah Desa Sindangheula berkomitmen untuk terus melakukan edukasi kepada masyarakat secara berkelanjutan agar kesadaran terhadap pengelolaan sampah semakin meningkat di seluruh wilayah desa. (Admin)

Jaga Kesiapsiagaan, Personil Piket Siaga Laksanakan Sispam Mako Antisipasi Gangguan dari Luar

Cilegon, 7 Juli 2026,LensaBanteInvestigasi.com — Guna menjamin keamanan Markas Komando (Mako) serta memastikan kesiapan menghadapi segala kemungkinan gangguan, jajaran piket siaga Polsek Puloampel melaksanakan kegiatan Sistem Pengamanan Markas (Sispam) secara ketat dan terjadwal pada hari Rabu (07/07/2026).

Petugas piket melaksanakan pengawasan menyeluruh, mulai dari pemeriksaan akses keluar-masuk lingkungan Mako, pemantauan area sekitar, hingga pengecekan kelengkapan peralatan keamanan dan komunikasi. Kegiatan ini ditujukan untuk mengantisipasi potensi ancaman maupun gangguan yang datang dari luar, sekaligus memastikan Mako tetap aman, terkendali, dan siap merespons situasi apa pun kapan saja.

Kapolsek Puloampel, IPTU Jonathan Mampetua Sirait, menegaskan bahwa pengamanan markas merupakan hal yang sangat mendasar dan wajib dilaksanakan secara disiplin. “Sispam adalah bagian dari standar operasional untuk menjamin keamanan internal dan kesiapan operasional. Setiap petugas piket harus selalu waspada, teliti, dan siap bertindak jika diperlukan, agar keamanan Mako tetap terjaga dengan baik,” ujarnya.

Kapolres Cilegon, AKBP Martua Raja Taripar Laut Silitonga, menambahkan bahwa kesiapsiagaan adalah kunci keberhasilan tugas kepolisian. “Pengamanan markas yang baik menjadi fondasi bagi kinerja seluruh personel di lapangan. Kami terus menekankan kedisiplinan dalam setiap pengawasan dan penjagaan, agar keamanan terjamin dan tugas pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lancar,” tegasnya.

Kegiatan berlangsung tertib, aman, dan sesuai prosedur yang berlaku.

Polsek Puloampel Lakukan Kegiatan Subuh Keliling di Desa Binaanya

Cilegon.LensaBantenInvestigasi.com.– Dalam rangka mempererat hubungan silaturahmi dengan masyarakat serta menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, personel Polsek Puloampel Polres Cilegon Polda Banten melaksanakan kegiatan Subuh Keliling (Suling) di Majid Al Ikhlas Desa Binanya Kecamatan puloampel Kabupaten Serang. Selasa (07/07/26)

Kapolres Cilegon Polda Banten AKBP Dr. Martua Raja Taripar Laut Silitonga melalui Kapolsek puloampel Polres Cilegon Polda Banten IPTU Jonatan Mampetua Sirait Kegiatan yang dipimpin oleh personel Polsek Puloampel tersebut diawali dengan pelaksanaan salat subuh berjamaah bersama warga setempat. Setelah pelaksanaan ibadah, anggota Polsek Puloampel menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada jamaah agar senantiasa menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kriminalitas, serta memperkuat kerukunan dan kebersamaan antarwarga.

Kapolsek Puloampel menyampaikan bahwa kegiatan Subuh Keliling merupakan salah satu upaya Polri untuk mendekatkan diri kepada masyarakat sekaligus menyerap informasi dan aspirasi secara langsung dari warga.
“Melalui kegiatan Subuh Keliling ini, kami berharap terjalin komunikasi yang baik antara Polri dan masyarakat sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah hukum Polsek Puloampel,” ujarnya.

Masyarakat Desa Binanya menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi kehadiran anggota Polsek Puloampel yang secara rutin melaksanakan kegiatan keagamaan sekaligus memberikan pembinaan dan imbauan kamtibmas kepada warga. Dengan adanya kegiatan Subuh Keliling ini, diharapkan sinergitas antara Polri dan masyarakat semakin kuat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.”tutupnya

Bhabinkamtibmas Polsek Puloampel Sambangi Pos Security Ingatkan Petugas Jaga Perkuat Keamanan Lingkungan

Cilegon.LensaBantenInvestigasi.com. – Untuk mewujudkan situasi yang aman dan kondusif di wilayah, Bhabinkamtibmas Polsek Puloampel Polres Cilegon Polda Banten melalui inovasi Binmas Jamblang (Jaringan Bhabinkamtibmas Langsung) melaksanakan kegiatan pengecekan dan kesiapsiagaan satpam dalam melaksanakan tugas sehari-harinya, pada Selasa(07/07/2026).

Kapolres Cilegon Polda Banten AKBP Martua Raja Taripar Laut Silitonga melalui Kapolsek Puloampel Polres Cilegon Polda Banten IPTU JHONATAN MAMPETUA SIRAIT menjelaskan bahwa personil dalam kegiatan patroli sambangnya mengingatkan kepada satpam untuk selalu profesional dalam tugas.

“Untuk selalu Berhati-hati dan selalu waspada namun tetap memberikan pelayanan prima kepada user sehingga bekerja dapat maksimal dan mendapatkan hasil maksimal juga buat keluarga, pedomani SOP mengenai Keamanan, Janji Satpam, dan prinsip-prinsip penuntun satpam,” ungkap Kapolsek.