Serang, 2 September 2026,Lensabanteninvestigasi.com . -Penuh rasa hormat dan bangga disampaikan ucapan selamat ulang tahun yang ke-47 kepada Bapak AKBP Fadilah Jajuli, S.I.P., M.I.P., Pejabat Pelaksana Tugas Wakil Direktur Intelkam Polda Banten. Perjalanan pengabdian yang telah dilalui senantiasa diwarnai dedikasi tinggi, keteladan,
serta kewibawaan dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan stabilitas di wilayah hukum Polda Banten. Di momen istimewa ini, doa tulus teriring menyertai langkah beliau: semoga senantiasa dikaruniai kesehatan yang prima, umur panjang, kekuatan, serta kebijaksanaan yang semakin mekar dalam memikul, jawab tugas. Semoga semangat pengabdian tak pernah padam, pikiran senantiasa jernih dalam mengambil keputusan, dan senantiasa dilingkungi keberkahan dalam setiap upaya membina persatuan dan kedamaian masyarakat Banten. Semoga pula prestasi, kinerja, dan sinergitas yang terjalin erat membawa organisasi kepolisian semakin kokoh dipercaya oleh rakyat. Selamat merayakan hari lahir, semoga tetap menjadi teladan yang inspiratif bagi rekan-rekan kerja dan masyarakat luas.
SERANG.LENSABANTENINVESTIGASI.COM – SMAN 1 Ciomas memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H dengan khidmat dan penuh semangat. Kegiatan dilaksanakan pada Rabu, 2 September 2026 di Jl. Raya Ciomas No. 1 RT. 011/06, Desa Sukabares, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Serang.
Peringatan Maulid tahun ini mengusung tema “Menguatkan karakter remaja melalui keteladanan Rasulullah SAW untuk menjadi generasi yang cerdas dan menginspirasi”.
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, shalawat, tausiah agama, dan doa bersama. Para siswa, guru, dan tenaga kependidikan tampak khusyuk mengikuti rangkaian kegiatan untuk meneladani akhlak dan perjuangan Rasulullah SAW.
Selain peringatan Maulid, SMAN 1 Ciomas juga menggelar perlombaan Sambung Ayat antar kelas. Lomba ini bertujuan untuk meningkatkan kecintaan siswa terhadap Al-Qur’an sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan dan sportivitas.
Kepala SMAN 1 Ciomas dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Maulid bukan hanya seremoni, melainkan momentum untuk menginternalisasi nilai-nilai Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari di sekolah.
“Kami ingin melahirkan generasi SMAN 1 Ciomas yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter, berakhlak mulia, dan menginspirasi sesuai teladan Nabi Muhammad SAW,” ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan pembagian hadiah kepada pemenang lomba Sambung Ayat dan doa bersama untuk keberkahan sekolah, siswa, dan bangsa.(RzK)
Serang, 1 September 2026,Lensabanteninvestigasi.com— Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten Tahun 2026 resmi dimulai pada Selasa (1/9). Pembukaan PBAK tahun ini diawali dengan mengheningkan cipta dan doa bersama sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap masyarakat yang tengah menghadapi bencana di sejumlah wilayah Indonesia, khususnya Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), Kalimantan, dan Aceh.
Suasana khidmat terasa ketika ribuan mahasiswa baru UIN SMH Banten bersama-sama menundukkan kepala dan mengikuti doa untuk masyarakat yang terdampak bencana. Momen tersebut menjadi pesan awal bahwa kehidupan sebagai mahasiswa tidak hanya berkaitan dengan aktivitas akademik, tetapi juga menuntut kepekaan terhadap berbagai persoalan sosial dan kemanusiaan yang terjadi di tengah masyarakat.
Pembukaan PBAK turut dihadiri oleh Presiden Mahasiswa UIN SMH Banten 2026, Muhammad Syahid, yang hadir langsung di tengah ribuan mahasiswa baru. Kehadiran Presiden Mahasiswa dalam pembukaan tersebut menjadi bagian dari upaya DEMA UIN SMH Banten untuk membangun semangat kemahasiswaan yang tidak hanya berorientasi pada kehidupan kampus, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kondisi masyarakat dan bangsa.
Muhammad Syahid mengatakan bahwa mengawali PBAK dengan mengheningkan cipta dan doa bersama merupakan pesan penting bagi mahasiswa baru tentang bagaimana seharusnya mahasiswa menempatkan dirinya di tengah masyarakat.
«“PBAK bukan sekadar seremoni untuk memperkenalkan kampus kepada mahasiswa baru. Sejak hari pertama, kami ingin menanamkan bahwa mahasiswa memiliki tanggung jawab sosial. Ketika saudara-saudara kita di berbagai daerah sedang menghadapi musibah, maka sudah sepatutnya kita hadir melalui doa, kepedulian, dan solidaritas,” ujar Syahid.»
Menurut Syahid, menjadi mahasiswa berarti memiliki kesempatan untuk mendapatkan pendidikan sekaligus tanggung jawab untuk menggunakan pengetahuan tersebut bagi kepentingan masyarakat. Karena itu, mahasiswa diharapkan tidak hanya aktif di ruang kelas, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan sekitar.
“Mahasiswa harus belajar untuk tidak hanya melihat apa yang terjadi di dalam kampus, tetapi juga apa yang terjadi di luar kampus. Ilmu pengetahuan harus berjalan bersama dengan kemanusiaan,” lanjutnya.
Rangkaian PBAK UIN SMH Banten 2026 selanjutnya akan diisi dengan berbagai agenda pengenalan kehidupan akademik, kelembagaan mahasiswa, lingkungan kampus, serta wawasan kemahasiswaan. Melalui rangkaian tersebut, mahasiswa baru diharapkan dapat mengenal lingkungan akademiknya sekaligus memahami peran dan ruang pengembangan diri sebagai mahasiswa.
Bagi DEMA UIN SMH Banten, pembukaan PBAK dengan mengheningkan cipta dan doa bersama menjadi simbol bahwa langkah pertama mahasiswa baru di perguruan tinggi harus dimulai dengan nilai kemanusiaan, solidaritas, dan kepedulian terhadap sesama.
Di hadapan ribuan mahasiswa baru, pesan tersebut menjadi pengingat bahwa perjalanan sebagai mahasiswa bukan hanya tentang mendapatkan gelar, tetapi juga tentang bagaimana ilmu, keberanian, dan kepedulian dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
PBAK UIN SMH Banten 2026 pun dimulai dengan pesan sederhana: menjadi mahasiswa berarti belajar untuk peduli, bergerak, dan hadir di tengah persoalan bangsa.
Serang ,Lensabanteninvestigasi.com.– Surtini warga kp.pabuaran RT 12/005 desa tambiluk kecamatan petir sangat membutuhkan uluran tangan dan perhatian khusus dari pemerintah setempat*
Sungguh. Miris warga kp Pabuaran kecamatan petir kabupaten serang yang sangat memperhatikan dan butuh uluran tangan. Dari pemerintah setempat. Surtini kesehariannya hanya ibu rumah tangga yang hidup bertahun tahun di rumah gubuk sekamar. dan hidup serba kekurangan kondisi rumah nya sangat memperhatikan hanya bangunan sperti gubug yang tidak layak huni
Kehidupan yang serba kekurangan iya jalanin yang usaha serabutan dan sebagai ibu rumah tangga Isak tangis tangis ibu Surtini yang sangat membutuhkan Uluran tangan dari pemerintah setempat.
mengharap bantuan . Dari pemdes setempat namun Surtini sudah puluhan tahun dan sampai saat ini belum pernah di realisasikan oleh pemerintahan
Karena ketidak kemampuan ibu Surtini juga tidak mampu membangun rumah nya. Untuk makan sehari hari pun mereka kesulitan Jangan kan untuk mem bangun rumah pak. buat makan aja kita masih susah ucap seorang warga setempat saat di wawancara awak media Surtini pun hanya kerja kuli cuci baju dan menyetrika di rumah tetangga nya
Saat ini penghasilan yang tidak menentu dan tidak ada untuk biaya membangun rumah yang beliau tempati. hanya bisa berharap satu satu nya rumah nya bisa di bedah ucap warga setempat
Melihat ke adaan rumah ibu Surtini yang tinggal di rumah seperti gubug dengan mengharapkan batuan bedah rumah padahal kondisi rumah nya sangat tidak layak huni
Dan saat ini hanya menempati rumah yang di hantui ketakutan. Jika sewaktu waktu akan roboh . Tetangga sekitar pun melihat nya sungguh miris dengan nasib ibu Surtini
anak dari Surtini pun mengharapkan bantuan uluran tangan dari kepala desa tambiluk dan perkim kabupaten serang dan kacamatan hingga pemerintahan setempat agar bisa hidup dengan layak dan mempunyai tempat tinggal.
Kami berharap pemerintah desa. Daerah dan pusat jangan tutup mata akan hal tersebut kalo bukan dari pemerintah lantas dari siapa lagi.kalo bukan dari bantuan pemerintah
Surtini hanya bisa berharap pemerintah agar bisa untuk membantu perbaikan rumah yang kami huni. Rumah kami sudah hampir rubuh dan menghawatirkan kami sangat sedih pak kami tidak punya rumah dan kami berharap rumah kami di bangun dan dapat perhatian dari pemerintah ucap warga setempat saat
*Rumah kami gubug pak. dan tidak ada kamar mandi atau dapur dan sering di hantui rasa ketakutan jika sewaktu waktu rumah kita rubuh tambah tambah Surtini
Serang,Lensabanteninvrstigasi.com.- Awak Media Lensa Banten Investigasi dalam melaksanakan Monitoring Pelaksanaan Pembangunan Revitalisasi Satuan Pendidikan P2SP Tahun 2026 berdasarkan SOP.
Demikian diungkapkan Awak Media Lensa Banten Investigasi di sela-sela Tim Investigasi melaksanakan monitoring di salah satu sekolah di Kecamatan Ciomas, Kabupaten Serang, baru-baru ini.
Awak Media Lensa Banten Investigasi dalam melaksanakan tugas sudah dibekali oleh Pimpinan tentang Tata Cara Pelaksanaan untuk melaksanakan kegiatan Kontrol Sosial yang lazim disebut SOP berdasarkan UNDANG-UNDANG NO. 40 TAHUN 1999 TENTANG PERS.
Selain itu kami pun memahami apa tugas PANITIA PEMBANGUNAN SATUAN PENDIDIKAN (P2SP) termasuk tanggung jawab masing-masing panitia.
Dengan demikian hasil investigasi kami dalam melaksanakan tugas sesuai temuan dan fakta di lapangan mudah-mudahan akurat.