Keamanan Mako Polsek Puloampel Diperketat, Personel Lakukan Pengecekan Rutin

Cilegon.LensaBantenInvestigasi.com. – Pengamanan mapolsek ini dilakukan dalam rangka untuk mencegah terjadinya ancaman dan gangguan terhadap personel dan Mako Polsek Puloampel Polres Cilegon Polda Banten, Jumat
(26/07/2026).

Kapolres Cilegon Polda Banten AKBP Martua Raja Taripar Laut Silitonga melalui Kapolsek Puloampel IPTU JONATHAN MAMPETUA SIRAIT membernarkan bahwa dalam rangka untuk mencegah berbagai ancaman dan gangguan pada Mako Polsek Puloampel, personel kita rutin melakukan penjagaan di pos penjagaan Mapolsek Puloampel Polres Cilegon, dimana pengamanan ini dilaksanakan 1×24 jam.

“Dalam melakukan pengamanan di penjagaan mako dilakukan secara bergantian, mereka akan memeriksa seluruh tamu yang masuk ke Polsek Puloampel Polres Cilegon Polda Banten. Dan tidak lupa juga memeriksa situasi sekitar Mapolsek yang bertujuan untuk memastikan situasi benar-benar aman, “ujarnya.

“Selain melakukan pemeriksaan, personel penjagaan juga melakukan pengecekan terhadap tahanan yang berada di rutan Polsek Puloampel serta tak lupa tetap mengecek kesehatan para tahanan, “pungkasnya.

Kapolsek Puloampel Polres Cilegon juga melakukan pengecekan rutin kepada tahanan secara selektif dan terarah.

HUT ke‑8 PT Dwi Beton: 82 Yatim Diberi Santunan, 9 Orang Berangkat Umroh bersama warga sekitar dan karyawan perusahaan

Serang,LensaBantenInvestigasi.com.– Manajemen PT Dwi Beton yang beroperasi di wilayah Desa Keserangan, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, menggelar rangkaian peringatan hari ulang tahun perusahaan yang ke‑8 dengan penuh kepedulian sosial. Dalam acara yang dilaksanakan di lingkungan perusahaan itu, digelar sekaligus pembagian santunan anak yatim, penyaluran paket sembako bagi warga kurang mampu, serta pengumuman program baru berupa bantuan bedah rumah bagi warga sekitar. Kamis 25 Juni 2026.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh jajaran manajemen perusahaan, tokoh masyarakat, perangkat desa, serta ratusan warga Desa Keserangan. Dalam kesempatan itu, pihak perusahaan secara resmi menyampaikan sejumlah program dan capaian kepedulian yang telah dijalankan selama ini, maupun yang akan dilaksanakan pada tahun berjalan.

Dari data yang disampaikan, sepanjang tahun ini PT Dwi Beton telah menyiapkan pemberangkatan ibadah umroh secara cuma‑cuma bagi sebanyak 9 orang yang terdiri dari warga sekitar tokoh masyarakat dan karyawan. Selain itu, dalam peringatan HUT ke‑8 ini secara khusus perusahaan menyerahkan santunan kepada 82 orang anak yatim yang berada di lingkungan Desa Keserangan dan sekitarnya, sekaligus membagikan ratusan paket bahan pokok kepada warga membutuhkan.

Tidak hanya berhenti di situ, manajemen juga mengumumkan akan segera melaksanakan program bedah rumah bagi warga di lingkungan sekitar perusahaan yang rumahnya tergolong tidak layak huni. Program ini menjadi wujud komitmen perusahaan untuk terus hadir menjawab kebutuhan dasar warga di sekitar lokasi operasionalnya.

Sementara itu, tercatat selama delapan tahun berdiri dan beroperasi di Desa Keserangan, PT Dwi Beton secara konsisten menjalankan program tanggung jawab sosial dan lingkungan. Berbagai bantuan nyata yang sudah dirasakan warga antara lain pengecoran jalan‑jalan gang dan akses lingkungan yang sebelumnya rusak maupun berlubang, hingga bantuan perbaikan dan pengecoran akses jalan menuju Masjid Keserangan agar lebih nyaman dan aman dilalui jamaah. Selain itu, pembagian paket sembako juga dijalankan secara rutin, paling cepat dua bulan sekali dan paling lama tiga bulan sekali, secara terus‑menerus hingga kini.

Mewakili segenap warga, tokoh masyarakat Jaro Edi yang hadir bersama Jaro Kifli dan para tokoh lain menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang sangat tinggi atas kehadiran PT Dwi Beton di tengah‑tengah mereka. Menurutnya, keberadaan perusahaan tersebut benar‑benar membawa dampak positif dan manfaat yang sangat besar bagi kehidupan warga Desa Keserangan secara menyeluruh.

“Kami sangat bersyukur sekali ada perusahaan yang beroperasi di lingkungan kami. Buktinya, sangat banyak manfaat nyata yang sudah kami rasakan bersama, mulai dari pengecoran jalan‑jalan lingkungan, bantuan untuk masjid, pembagian sembako yang rutin, santunan anak yatim, hingga tahun ini ada yang diberangkatkan umroh sebanyak 9 orang dan segera ada program bedah rumah. Semua itu sangat meringankan beban dan membantu kehidupan kami sehari‑hari,” ungkap Jaro Edi dalam sambutannya di hadapan manajemen dan undangan.

Ia berharap ke depannya hubungan baik dan sinergi yang sudah terjalin erat antara perusahaan dengan warga, perangkat desa, serta tokoh masyarakat dapat terus terjaga dan semakin ditingkatkan. Di sisi lain, manajemen PT Dwi Beton menegaskan bahwa seluruh program sosial yang dijalankan adalah wujud rasa terima kasih perusahaan atas dukungan dan kerukunan yang senantiasa diberikan oleh warga Desa Keserangan sejak pertama kali beroperasi hingga kini. Pihaknya berkomitmen akan terus berusaha memberikan manfaat sebesar‑besarnya bagi kemajuan dan kesejahteraan bersama di lingkungan sekitar..

Reporter/Susilo Hadi

Musdes Desa Purwadadi Bentuk Tim Penyusun RKPDes 2026 dan Bahas Perubahan RKPDes Tahun 2026

Serang,LensaBantenInvestigasi.com – Pemerintah Desa Purwadadi, Kecamatan Lebakwangi, Kabupaten Serang, Provinsi Banten menggelar Musyawarah Desa di aula kantor desa pada Jum’at 26 Juni 2026. Agenda utama pembentukan Tim Penyusun RKPDes 2026 dan pembahasan perubahan RKPDes tahun 2026.

Hadir Penuh Unsur Pemerintahan
Musdes dihadiri langsung H. Ma’Mun selaku Kepala Desa Purwadadi. Turut hadir Muspika Kecamatan Lebakwangi, dari bagian Kesos Ibu Nusandari dan bagian PMD Ibu Mis, serta Ketua PPD. Seluruh jajaran perangkat desa, staf, dan RT/RW se-Desa Purwadadi juga mengikuti jalannya musyawarah.

Fokus Penyusunan dan Penyesuaian Program
Pembentukan tim penyusun RKPDes 2026 bertujuan merumuskan prioritas pembangunan desa sesuai aspirasi warga dan regulasi. Pembahasan perubahan RKPDes 2026 dilakukan untuk menyesuaikan program yang belum berjalan atau ada kebutuhan mendesak di masyarakat. Hasil musdes menjadi dasar penyusunan APBDes dan pengajuan program ke Kecamatan Lebakwangi.

Reporter/H.Nadir

DI HARI ANTI NARKOTIKA INTERNASIONAL, KITA HARUS BERANI MENOLAK NARKOBA INI KATA CECEP AZHAR SELAKU ADVOKAT & AKADEMISI UIN BANTEN.

The Future Golden Generation

Serang,LensaBantenInvestigasi.com. – Setiap tanggal 26 Juni Seluruh dunia memperingati penyalahgunaan narkotika dalam anti Norkotika Internasional atau juga di sebut HANI. Hari anti narkotika ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran global tentang bahaya penyalahgunaan obat terlarang. Peringatan ini menjadi moment penting untuk menghentikan perdagangan ilegal, melindungi generasi muda dan mengajak semua orang bekerja sama melawan narkoba.

Penyalahgunaan narkotika menimbulkan masalah dalam berbagai sektor, diantaranya bidang kesehatan, sosial-ekonomi dan keamanan di seluruh penjuru dunia. Disini sangatlah jelas bahwa Narkoba dapat menyebabkan efek dan dampak negatif bagi pemakainya.

Dampak negatif itu sudah pasti merugikan dan sangat buruk efeknya bagi kesehatan fisik dan mental. Kerusakan fisik diantaranya kerusakan serius pada organ dalam penurunan sistem kekebalan tubuh dan gangguan fungsi otak atau kerusakan otak yaitu merusak sel saraf dan mengubah zat kimia alami diotak, dapat memicu peningkatan janyung secara tidak wajar, penyakit paru-paru, kerusakan hati dan ginjal, penurunan imun, perubahan fisik drastis dan bahaya jarum suntik bergantian sangat berisiko menular penyakit berbahaya seperti HIV /AIDS dan Hepatitis.

Narkotikan merusak fungsi otak, zat ini memicu pelepasan bahan kimia pengatur emosi secara berlebihan. Dampaknya memicu kerusakan mental seperti kecanduan, perubahan suasana hati ekstrim, depresi, hingga gangguan jiwa berat.

Merujuk pada aturan hukum mengenai narkotika tidak lagi disamakan dengan tindak pidana umum. Pengguna kini dipandang sebagai korban yang wajib direhabilitasi sedangkan pengedar dan bandar tetap dihukum berat dengan pidana penjara bertahun-tahun, denda yang sangat besar hingga hukuman mati.

Berdasarkan hukum islam mengharamkan narkotika karena sifatnya yang memabukkan, merusak akal /menghilangkan kesadaran serta membahayakan kesehatan dan jiwa manusia aturan ini disamakan dengan hukum minuman keras. Dasarnya dalam Al-Quran surat Al-Maidah ayat 90 serta melarang tindakkan yang menjerumuskan diri kedalam kebinasaan Qs. Al- Baqarah ayat 195. Dan dalam hadits juga disebutkan bahwa Rosulullah SAW bersabda setiap zat yang memabukan adalah khamar dan setiap khamar hukumannya adalah haram, Nabi muhammad SAW juga melarang segala hal yang membawa dampak buruk /mudarat. Para ulama sepakat bahwa mengonsumsi narkoba adalah haram. Hal ini berlaku baik dalam jumlah sedikit ataupun banyak karena dampak rusaknya sama.

Pencegahan dalam rangka menahan laju prevalensi penyalahgunaan narkoba antara lain yaitu optimalisasi peran tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat dan pemuda untuk melakukan intervensi pencegahan penyalahgunaan narkoba, Optimalisasi penggunaan media informasi baik elektronik maupun non elektronik dengan menambah jumlah informasi atau intensitas /frekuensi informasi yang disebarluaskan. Meningkatkan kualitas perencanaan dan monitoring evaluasi dalam konteks perubahan lingkungan startegis dalam rangka menjawab tantangan-tantangan kedepan.

Redaksi

Memeriahkan Tahun Baru Islam 1448 H dan 10 Muharam, Masjid Hidayatussyakurin 𝘊𝘪𝘨𝘢𝘣𝘶𝘴 dan Gelar Santunan Anak Yatim

SERANG,LENSABANTENINVESTIGASI.COM.– Dalam rangka meriahkan Tahun Baru Islam serta memperingati Hari Asyura 10 Muharam 1448 Hijriah, Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Hidayatussyakurin Lingkungan RW 02 Cigabus, Kelurahan Kaligandu, menggelar acara peringatan hari besar Islam yang berlangsung khidmat penuh kekhusyukan

Peringatan kali ini mengusung tema yang menyentuh esensi spiritual dan sosial kemasyarakatan, yaitu: “Mari Memeriahkan tahun baru Islam dengan penuh rasa syukur, semangat hijrah, dan niat memperbaiki diri, serta berbagi dengan anak yatim dan piatu.” Acara ini dihadiri langsung oleh Lurah Kaligandu Agus Danirahman, S.A.P ,tokoh masyarakat sekaligus perwakilan DKM Masjid Hidayatussyakurin, Hj. Gojali Ketua Panitia Pelaksana, Hodari, serta ratusan warga Lingkungan RW 02 Cigabus yang memadati area masjid sejak pagi hari.

Ketua Panitia Pelaksana, Hodari, dalam laporannya menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh warga dan donatur yang telah menyisihkan sebagian rezekinya. Sesuai dengan tema yang diangkat, inti dari kegiatan ini tidak hanya sekadar seremonial refleksi pergantian tahun hijriah, tetapi juga diisi dengan aksi nyata berupa pembagian santunan dan berbagi kebahagiaan bersama anak-anak yatim dan piatu di lingkungan sekitar. Suasana religius semakin terasa saat lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an dikumandangkan secara bergantian oleh dua qori berprestasi, yaitu Ustadz Hazizi (Qori 1) dan Ustadz Ubay Dillah (Qori 2). Alunan syahdu tilawah tersebut berhasil membawa kekhusyukan bagi seluruh jemaah yang hadir.

Puncak acara diisi dengan ceramah agama (tausiyah) yang disampaikan oleh ulama kharismatik KH Ghofur atau yang akrab disapa Ki Apung. Dalam ceramahnya, Ki Apung mengajak seluruh warga Cigabus untuk memaknai momentum Muharam sebagai waktu terbaik untuk melakukan muhasabah (introspeksi diri). Beliau menekankan pentingnya menumbuhkan semangat hijrah menuju pribadi yang lebih baik serta memperkuat kepedulian sosial terhadap anak-anak yatim demi menggapai hidup

Lurah Kaligandu Agus Danirahman, S.A.P. dalam memeriahkan memberikan apresiasi yang luar biasa kepada pengurus DKM, panitia, dan warga RW 02 Cigabus. Pemerintah Kelurahan Kaligandu berharap kegiatan positif seperti ini dapat terus dipertahankan guna mempererat tali silaturahmi serta menjaga nilai-barang gotong royong dan kepedulian sosial antarsesama warga

Acara peringatan Tahun Baru Islam dan 10 Muharam 1448 H , ini ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa, keberkahan wilayah Kelurahan Kaligandu, serta foto bersama anak-anak yatim penerima santunan. (𝘙𝘻𝘒)

Pemdes Sindangheula Gelar Sosialisasi dan Penguatan Desa Ramah Perempuan dan Anak

Serang,LensaBantenInvestigasi.Com. – Pemerintah Desa Sindangheula, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang menggelar kegiatan Sosialisasi dan Penguatan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) dalam rangka pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, dan penguatan keluarga, Rabu (24/6/2026), di Aula Kantor Desa Sindangheula.

Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala Desa Sindangheula, Suheli, S.Kom.I., MM, dan dihadiri perwakilan dari Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKBPPPA) Kabupaten Serang, para kader, relawan Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA), serta Ikatan Mahasiswa Desa (Ikmada) Sindangheula.

Hadir sebagai narasumber, Kasi Pemenuhan Hak Anak DKBPPPA Kabupaten Serang, Ratih Angraini, dan Ketua PATTIRO Banten yang juga Ketua BPD Sindangheula, Amun Rohani, SE.

Kepala Desa Sindangheula, Suheli, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Pemerintah Desa terhadap program Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak yang kini dikembangkan menjadi program Ruang Bersama Indonesia (RBI).

“Hari ini kami Pemerintah Desa Sindangheula melaksanakan kegiatan penguatan dan sosialisasi Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak yang saat ini menjadi bagian dari program Ruang Bersama Indonesia. Kegiatan ini merupakan upaya untuk mendukung terwujudnya desa yang ramah perempuan dan peduli anak pada tahun 2026,” ujar Suheli.

Menurutnya, Desa Sindangheula menjadi salah satu desa rujukan di Kabupaten Serang dalam program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak sehingga diperlukan dukungan dari seluruh elemen masyarakat untuk menyukseskannya.

Sementara itu, Kasi Pemenuhan Hak Anak DKBPPPA Kabupaten Serang, Ratih Angraini, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan peran perempuan, memperkuat kualitas keluarga, serta memastikan pemenuhan hak-hak anak di tingkat desa.

“Desa Sindangheula merupakan salah satu desa lokus Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak. Dari 326 desa di Kabupaten Serang, saat ini sudah ada 17 desa yang menjadi lokus program tersebut. Fokus utamanya adalah peningkatan kualitas keluarga, pemenuhan hak anak, dan penguatan peran perempuan dalam pembangunan desa,” jelas Ratih.

Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Di kesempatan yang sama, Ketua PATTIRO Banten sekaligus Ketua BPD Sindangheula, Amun Rohani, menekankan pentingnya penguatan kelembagaan perempuan dan perlindungan anak di tingkat desa, khususnya melalui relawan SAPA dan kelompok pemuda maupun mahasiswa desa.

“Saya mencoba menguatkan kelembagaan perempuan di desa, terutama relawan SAPA dan teman-teman Ikmada yang nantinya menjadi motor penggerak dalam mewujudkan Ruang Bersama Indonesia atau Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak,” kata Amun.

Menurutnya, saat ini terdapat 15 indikator yang harus dipenuhi dalam implementasi program DRPPA, sehingga diperlukan kerja sama seluruh unsur masyarakat dan pemerintah desa.

Amun juga menyoroti pentingnya data sebagai dasar penyusunan program dan kebijakan perlindungan perempuan serta anak.

“Data menjadi hal yang sangat vital. Dengan data yang akurat, kita dapat mengetahui anak-anak yang hak pendidikannya belum terpenuhi, keluarga yang membutuhkan perhatian khusus, maupun persoalan lainnya. Karena itu, penguatan kelembagaan harus dimulai dari penguatan data yang valid,” tegasnya.

Melalui kegiatan sosialisasi dan penguatan tersebut, diharapkan seluruh kader, relawan, dan elemen masyarakat Desa Sindangheula dapat berperan aktif dalam mewujudkan lingkungan yang aman, inklusif, dan mendukung pemenuhan hak perempuan serta anak demi terciptanya keluarga yang berkualitas dan sejahtera.

Layanan Kepolisian 110 Bebas Pulsa, Bhabinkamtibmas Polsek Puloampel Sapa Warga Beri Imbauan Kamtibmas

Cilegon.LensaBantenInvestigasi.com.~ Personil Bhabinkamtibmas Polsek Puloampel Polres Cilegon Polda Banten terus menggencarkan sosialisasi layanan kepolisian kepada masyarakat. Kali ini menyasar Desa binaanya melalui peran Bhabinkamtibmas yang turun langsung bersilaturahmi ke Warga Masyarakat, kamis(25/06/2026).

Bhabinkamtibmas berkoordinasi Dengan Warga terkait perkembangan situasi Kamtibmas wilayah serta menyampaikan imbauan kamtibmas, Penekanan utama diberikan pada pemanfaatan Layanan Polri Call Center 110 sebagai akses cepat pengaduan masyarakat. Call Center 110 ini layanan gratis 24 jam. Masyarakat tidak perlu ragu. Jika ada potensi gangguan, kejahatan, atau butuh bantuan polisi, cukup angkat telepon dan tekan 110. Kami pastikan laporan akan ditindaklanjuti secepatnya,” Jelasnya

Kapolres Cilegon Polda Banten AKBP Martua Raja Taripar Laut Silitonga melalui Kapolsek Puloampel Polres Cilegon Polda Banten IPTU Jonatan Mampetua Sirait saat dihubungi terpisah bahwa sosialisasi Call Center 110 merupakan bagian dari upaya Polri dalam memberikan pelayanan yang cepat, mudah, dan responsif kepada masyarakat. Ucapnya

Kapolsek Puloampel Menambahkan Layanan Call Center 110 hadir untuk memudahkan masyarakat dalam menyampaikan laporan maupun pengaduan terkait gangguan kamtibmas, tindak kriminalitas, kecelakaan lalu lintas, maupun situasi darurat lainnya yang memerlukan kehadiran polisi,” Tegas Kapolsek puloampel

Dalam kesempatan tersebut, Anggota Polsek Puloampel mengajak masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan Call Center 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian. Selain itu, warga juga diberikan edukasi agar menggunakan layanan tersebut secara bijak dan bertanggung jawab.

Warga Desa binaanya menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi kehadiran anggota Polsek Puloampel yang secara langsung memberikan informasi terkait layanan kepolisian kepada masyarakat

Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, tertib, dan lancar. Melalui sosialisasi ini, diharapkan masyarakat semakin memahami dan memanfaatkan layanan Call Center 110 sebagai sarana komunikasi yang efektif dengan kepolisian demi terciptanya keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat

Dapat Laporan via Instagram, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah Perintahkan Bantuan Hukum untuk Korban Pencabulan Anak

SERANG,LENSABANTENINVESTIGASI.COM.–_ Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah merespons cepat laporan dugaan kasus pencabulan anak di bawah umur yang viral di media sosial Instagram @bantennews pada Kamis (25/6/2026) sekitar pukul 23.30 WIB.

Laporan tersebut disampaikan oleh orang tua korban berinisial A, warga Desa Nanggung, Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang. Melalui media sosial, A meminta bantuan dan perlindungan hukum kepada Bupati Serang.

Menindaklanjuti informasi itu, Bupati Serang langsung memerintahkan Cecep Azhar, advokat dan akademisi UIN Banten yang juga Ketua Umum Law Office PBH Tajusa Azhari, untuk memberikan bantuan hukum. Cecep bertugas melalui program “Zona Klinik Advokasi Hukum” Bagian Hukum Setda Pemkab Serang. Program ini dikhususkan untuk warga kurang mampu agar mendapatkan pendampingan, pembelaan, dan kepastian hukum.

“Atas perintah ibu Bupati, kami langsung menghubungi orang tua korban pada hari Kamis, 25 Juni 2026. Alhamdulillah komunikasi berjalan baik dan direspons positif oleh pihak keluarga,” ujar Cecep Azhar, Kamis (26/6/2026).

Berdasarkan hasil komunikasi awal via WhastApp, Cecep menyampaikan kasus tersebut saat ini masih dalam proses penyelidikan di kepolisian. Orang tua korban juga telah didampingi kuasa hukum dari Kantor Hukum H. Aryadi.

Keluarga korban menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Serang, Bagian Hukum Pemkab, serta tim advokat yang turun membantu.

Cecep Azhar menegaskan Pemkab Serang melalui Zona Klinik Advokasi Hukum akan terus mengawal dan mengawasi proses hukum kasus ini. “Insya Allah kami siap melakukan pendampingan hukum bersama rekan advokat dari pihak keluarga korban jika dibutuhkan. Kami akan berkolaborasi kapan pun diminta, serta memberikan dukungan, tindakan nyata, dan doa agar proses hukum berjalan lancar sesuai harapan,” katanya.

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah sebelumnya berulang kali menegaskan Pemkab Serang berkomitmen hadir memberikan perlindungan hukum bagi warga, khususnya kelompok rentan seperti anak dan perempuan korban kekerasan.***(c2p/H.M.M)

Kapolsek Petir AKP Priyanto S.H. Bersama Warga Perbaiki Jembatan Kampung Pakem Tengah

Serang, LensaBantenInvestigasi.com – Polsek Petir bersama warga Desa Petir menggelar gotong royong perbaikan jembatan di Kampung Pakem Tengah, Desa Petir, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang. Kegiatan ini bertujuan mempermudah akses warga yang selama ini terhambat.

Simbol Kebersamaan Polri dan Masyarakat
Kapolsek Petir AKP Priyanto S.H. menjelaskan perbaikan jembatan melalui gotong royong menjadi simbol kebersamaan, persatuan, dan gotong royong antara Polri dengan masyarakat. Proses pengerjaan dilakukan bersama-sama, melibatkan berbagai unsur warga dengan antusias membersihkan rumput dan ranting pohon di sekitar jembatan.

Akses Vital untuk Ekonomi dan Pendidikan
Perbaikan jembatan dinilai penting karena merupakan sarana vital penghubung antar wilayah. Jembatan yang layak mampu memperlancar mobilitas masyarakat, terutama dalam mendukung kegiatan ekonomi, pendidikan, maupun aktivitas sosial lainnya. Dengan akses lancar, aktivitas warga diharapkan berjalan lebih baik.

Apresiasi Warga dan Perangkat Desa
Kasikesos Desa Petir Wawan Munawar mengucapkan apresiasi kepada Polsek Petir dan jajaran yang telah merenovasi jembatan Kampung Pakem hingga menjadi lebih bagus dan indah. Warga Desa Petir juga sangat mengapresiasi perbaikan ini. “Semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat luar biasa. Ini membuktikan kebersamaan merupakan kekuatan utama dalam perbaikan jembatan,” ucap AKP Priyanto S.H.

Reporter Kaperwil Banten: Buhari M.M.

KETUM ORMAS KKPMP PROV.BANTEN DAN LSM KARABEN prov banten

  • KETUM ORMAS KKPMP PROV.BANTEN DAN LSM KARABEN prov banten
  • JERI kaspor dan rasidin bombom menyikapi pembongkaran Trotoar ruas Jalan mayor syafe’i dan ruas jalan di kota serang Rusak Akibat Galian Kabel Optik, Semrawut dan Berantakan*

Kota serang ,LensaBantenInvestigasi.com.— Pembangunan jaringan kabel fiber optik di sepanjang ruas Jalan mayor syafe’i dan ruas jalan lain di kota serang , menuai sorotan.

Alih alih menghadirkan infrastruktur modern, Proyek yang dikerjakan oleh PT TRP ( terus raih prestasi) tersebut dinilai Rusak dan meresahkan warga, lantaran kondisi trotoar yang dibongkar tidak dikembalikan seperti semula lagi
Kami dari ormas kkpmp se provinsi banten siap turun akan aksi besar2 an di kantor APJATEL
Karena banyak nya masyarakat yg mengadu dan mengeluh pembongkaran trotoar di seluruh provinsi Banten terutama di kota serang nyata dan fakta sangat merusak lingkungan

Rasidi bombom ketua lsm karaben prov,banten
Menurut pantauan dilapangan, sejumlah titik kondisi trotoar tampak rusak. Permukaan yang sebelumnya rapi kini bergelombang dan belang betong , tidak rata, bahkan berlubang. Situasi ini tak hanya mengganggu estetika kota, tapi juga membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Seorang warga bernama Aing yang hampir setiap hari melintasi jalur tersebut, mengaku waswas setiap melintas.

“Sekarang pinggir jalan jadi nggak beres. Mereka bongkar, tapi pas ditutup lagi malah nggak rapi. Biasanya juga ujung-ujungnya nggak diberesin,” ujarnya, KAMIS (25/06/2026).

Ia bahkan mengaku nyaris terjatuh akibat bekas galian yang tidak tertata.
“Kemarin saya hampir kesandung. Itu bekas galiannya masih berantakan, trus keramik nya juga gak di betulin cuma di tambal pake adukan semen, jadi jelek untuk di lihat.” tambahnya.

Keluhan warga bukan tanpa alasan. Trotoar yang dibangun semula rapih, kini justru tampak seperti proyek setengah jadi. Sisa material seperti pipa paralon dan kabel juga kerap dibiarkan menumpuk di sisi jalan, memperparah kesan semrawut.

Di sisi lain, pihak pelaksana proyek menyatakan bahwa pekerjaan telah mengantongi izin resmi. Pelaksana tersebut menyebut proyek tersebut merupakan bagian dari jaringan yang berada di bawah koordinasi Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL).

“Ini dari PT TRP ( terus raih prestasi), kita sedang mencari material yang sama dengan material yang dlu, hari ini kita tindak lanjuti,” jelasnya.

Pantauan awak media, proyek ini membentang di ruas jalan kota dan provinsi dengan metode penanaman kabel bawah tanah menggunakan pipa HDPE.
Namun, legalitas proyek tak serta-merta meredam keresahan warga. Meski demikian, warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan untuk melakukan pengawasan ketat serta memastikan pihak pelaksana bertanggung jawab memperbaiki trotoar yang rusak. Pasalnya, kondisi tersebut tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Jika dibiarkan, proyek infrastruktur yang seharusnya membawa kemajuan justru berpotensi menjadi ancaman keselamatan dan mencoreng wajah kota serang…

” Trotoar di bangun pake uang rakyat, jadi pemerintah daerah harus memperketat pengawasan terhadap pkerjaan / proyek tersebut Pihak kontraktor/operator jaringan diwajibkan mengembalikan fasilitas umum seperti semula.