MIRIS Program revitdi duga Terpantau Asal – Asalan diKerjakan Oknum Kepsek SDN Waringin jaya 01 di Disorot Aktivis Antikorupsi

Pandeglang ,Lensa Banten investigasi.com,-Dugaan pekerjaan asal -asalan di proyek Revitalisasi Satuan Pendidikan di wilayah zona selatan khususnya diwilayah cigelis di SDN Waringin jaya 01 Kabupaten Pandeglang menjadi pertanyaan publik.

Informasi yang dihimpun dari salah satu aktivis anti korupsi yang getol menyuarakan pemberantasan KKN di wilayah zona selatan dan sejumlah sumber menyebutkan, proyek revitalisasi tersebut menyasar pada SDN Waringin Jaya 01 yang berada di bawah pengelolaan Dinas Pendidikan Kabupaten Pandeglang, dikelola oleh Kepala Sekolah. 05-10-2026.

Dalam penelusuran pelaksanaannya, sejumlah pihak menilai terdapat banyak kejanggalan di lapangan. Beberapa temuan awal menunjukkan adanya dugaan pekerjaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis, diperparah dengan *dokumen kontrak / papan informasi proyek yang tidak terpampang, menandakan ketidaktransparanan publik.

Kunjungan awak media beberapa waktu lalu tertanggal 05 -10 -2026 dilakukan di tengah mencuatnya isu intervensi proyek Revit.
Dari pengecekan lapangan, ditemukan material bangunan yang dinilai tidak layak, sekaligus diduga terindikasi jauh dari konstruksi semestinya, diantaranya:

Ketebalan material genteng diduga tidak sesuai standar yang ditetapkan.*

Penggunaan baja ringan yang disebut tidak memenuhi spesifikasi teknis.

Material kusen dan komponen bangunan lainnya diduga tidak sesuai Rencana Kerja dan Syarat (RKS).*

Adanya dugaan pekerjaan yang tidak sesuai terus dilakukan dengan unsur kesengajaan.

Tidak hanya itu, menutupi transparansi, akan menimbulkan wacana kurang baik di kalangan kontrol sosial.

Sejumlah aktivis antikorupsi pun akan melaporkan perihal ini dengan dalih dugaan penyalahgunaan wewenang yang terisolir, rangkap jabatan dan sejumlah penyimpangan proyek kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pandeglang dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Bahkan memberi tembusan kepada Aparat Penegak Hukum (APH) jika diperlukan.

Mereka mendesak dengan tegas agar proses penyelidikan dilakukan secara serius dan transparan, termasuk menelusuri aliran dana proyek serta memeriksa seluruh pihak yang diduga terlibat.

Publik kini menunggu langkah tegas untuk mengungkap secara terang benderang apakah benar terjadi praktik korupsi berjamaah di balik proyek yang seharusnya menjadi harapan bagi peningkatan kualitas pendidikan di Kecamatan Cigelis khususnya di SDN Waringin jaya 01Material dan komponen bangunan lainnya diduga tidak sesuai Rencana Kerja dan Syarat (RKS).*

Adanya dugaan pekerjaan yang tidak sesuai terus dilakukan dengan unsur kesengajaan.
Perihal ini menjadi pengingat bahwa pengawasan terhadap penggunaan anggaran negara, khususnya di sektor pendidikan, harus dilakukan secara ketat agar tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Dari informasi yang didapat dari salah satu guru dilokasi menuturkan bahwa dalam pengawasan baik konsultan dan korwil pendidikan tidak pernah mengunjungi bangunan tersebut ke lokasi menandakan adanya unsur ketidak pedulian pihak – pihak tertentu menuju pendidikan yang baik

.(mulyadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *