Meriah! Bupati Serang Hj. Ratu Zakiyah Buka Festival Bedolan Bendungan Pamarayan 2026

SERANG,lensabanteninvestigasi.com – Tradisi tahunan yang sangat dinanti masyarakat Bedolan Bendungan Pamarayan kembali digelar. Acara tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Serang Hj. Ratu Rachmatuzakiyah, S.Pd., M.M. yang telah memencet tombol sirine dan menebar ikan ke Bendungan Pamarayan.

Pembukaan acara dipusatkan di Lapangan Desa Panyabrangan, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, Jumat (17/10/2026) dan didampingi oleh Muspika Kecamatan Pamarayan dan Kecamatan Cikeusal.

Hadir dalam acara tersebut: Dinas Koperindag, Camat Pamarayan, Camat Cikeusal, Kepala Desa dari dua kecamatan, Kapolsek Pamarayan, Kapolsek Cikeusal, perwakilan Polres Serang, serta ribuan masyarakat dari Kecamatan Cikeusal, Kecamatan Pamarayan dan sekitarnya.

pembukaan Festival Bedolan Pamarayan 2026 di Lapangan Desa Panyabrangan. Terlihat Bupati Serang, Muspika dan tamu undangan duduk bersama masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Serang Hj. Ratu Rachmatuzakiyah mengucapkan syukur atas terlaksananya tradisi bedolan tahun ini.

“Usai Bendungan Pamarayan telah dibedolkan bersama Muspika dan masyarakat di Panyabrangan. Bedolan tersebut diadakan acara festival bedolan dan membaca doa bersama masyarakat Pamarayan dan Cikeusal,” ujar Bupati.

“Bedolan ini khas Bendungan Pamarayan setiap tahun untuk dibedolkan bersama masyarakat setempat. Untuk masyarakat pesta ikan dan bersama-sama kita panen ikan dari Bendungan Pamarayan,” lanjutnya.

Bupati juga berpesan agar masyarakat tetap menjaga keselamatan.

“Harapan kita masyarakat Pamarayan dan Panyabrangan jangan sampai terkena musibah. Mudah-mudahan bedolan ini berjalan lancar dan kondusif tidak ada gejala apapun. Untuk masyarakat kita yang di pinggir bibir air Pamarayan tetap jaga kesehatan dan jaga jarak dari bibir air. Harapan saya setelah dibedolkan Bendungan Pamarayan, masyarakat untuk pesta dan panen ikan ini berjalan lancar untuk masyarakat semua bahagia,” tegas Hj. Ratu Zakiyah.

Pembukaan kegiatan Bedolan Pamarayan ini memang sangat dinanti-nanti oleh masyarakat Cikeusal dan masyarakat Pamarayan.

“Kita tau Bedolan Pamarayan ini merupakan tradisi yang sudah dikenal sejak lama sejak jaman kolonial. Dan kemudian beberapa tahun dari tahun masyarakat pengen antusiasnya ingin melaksanakan kegiatan festival Bedolan Pamarayan. Tentu kami Pemerintah Kabupaten Serang dan khususnya pemerintah BBWS C3 (Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau-Ciujung-Cidurian) yang punya kewenangan wilayah ini, kami terus koordinasi memastikan segala sesuatunya terkait festival Bendungan Pamarayan itu bisa kita meminimalisir baik permasalahan atau yang lain,” tutup Bupati.

Tradisi Bedolan Pamarayan sendiri merupakan tradisi turun temurun dimana pintu air bendungan dibuka, air disurutkan, dan warga bersama-sama turun ke sungai untuk menangkap ikan secara tradisional. Acara ini menjadi ajang silaturahmi dan pesta rakyat terbesar di Serang Timur.

Reporter/syam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *