Dari Banten Menuju Dunia, Irjen Pol M. Sabilul Alif Dorong Penguatan Kapasitas Imam Menuju IGIC 2026

Banten,LensaBantenInvestigasi.com.– Ketua Steering Committee (SC) International Grand Imams Conference (IGIC) 2026, Irjen Pol. Dr. M. Sabilul Alif, S.H., S.I.K., M.Si., menghadiri Penutupan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Imam Masjid Tingkat Provinsi Banten, Minggu (5/7), sebagai puncak rangkaian Bridging to International Grand Imams Conference (IGIC) 2026 di Provinsi Banten.

Acara penutupan turut dihadiri Ibu Menteri Agama Republik Indonesia, Ibu Helmi Halimatul Udhma, selaku Pengawas Dewan Hakim MTQ Imam Masjid Tingkat Provinsi Banten, bersama para ulama, tokoh agama, dewan hakim, unsur Pemerintah Provinsi Banten, pemerintah kabupaten/kota, serta para peserta MTQ dari seluruh wilayah Provinsi Banten.

Dalam kesempatan tersebut, Sabilul Alif menyampaikan bahwa penyelenggaraan MTQ Imam merupakan bentuk penghargaan sekaligus upaya nyata dalam meningkatkan kualitas sumber daya para imam masjid sebagai pemimpin umat, penjaga nilai-nilai keislaman, dan perekat persatuan bangsa.

“Imam merupakan garda terdepan dalam membangun karakter umat. Karena itu, peningkatan kualitas dan kapasitas imam harus terus dilakukan secara berkelanjutan. MTQ Imam bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi menjadi sarana melahirkan imam-imam yang profesional, berintegritas, memiliki wawasan kebangsaan, serta mampu menjadi perekat persatuan bangsa,” ujar Sabilul Alif.

Ia menambahkan bahwa imam masjid memiliki peran yang sangat strategis, tidak hanya memimpin ibadah, tetapi juga menjadi pembimbing masyarakat, penyebar nilai-nilai Islam yang moderat, penjaga kerukunan umat beragama, serta mitra pemerintah dalam menciptakan stabilitas sosial dan memperkuat persatuan nasional.

MTQ Imam Masjid Tingkat Provinsi Banten menjadi salah satu program strategis dalam meningkatkan kualitas imam. Sebanyak 221 imam dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Banten mengikuti tahapan seleksi secara daring. Dari jumlah tersebut, 180 peserta lolos ke babak penyisihan, sebelum akhirnya 28 finalis terbaik tampil pada babak final yang mempertandingkan tujuh cabang musabaqah, yaitu Tartil Al-Qur’an, Tilawah Al-Qur’an, Hifzh 15 Juz, Hifzh 30 Juz, Tafsir Al-Qur’an, Khutbah Jumat, dan Adzan.

Sabilul Alif juga menyampaikan apresiasi kepada Ibu Menteri Agama RI, Ibu Helmi Halimatul Udhma, selaku Pengawas Dewan Hakim, seluruh dewan hakim, panitia, serta seluruh pihak yang telah mengawal pelaksanaan MTQ secara profesional, objektif, dan penuh integritas sehingga mampu melahirkan imam-imam terbaik yang diharapkan menjadi teladan di tengah masyarakat.

Sebelum pelaksanaan MTQ, rangkaian Bridging to International Grand Imams Conference (IGIC) 2026 di Provinsi Banten diawali dengan Istighatsah dan Tabligh Akbar yang dihadiri sekitar 5.000 jamaah, serta Seminar Keimaman yang diikuti sekitar 500 peserta yang terdiri atas imam masjid, penyuluh agama, akademisi, mahasiswa, pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), dan berbagai elemen masyarakat. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Menteri Agama RI dan Gubernur Banten sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan peran imam dan masjid dalam membangun kehidupan beragama yang damai, moderat, dan harmonis.

Menurut Sabilul Alif, kegiatan di Banten merupakan bagian dari gerakan nasional menuju penyelenggaraan International Grand Imams Conference (IGIC) 2026, sebuah forum internasional yang akan mempertemukan para imam besar, ulama, dan tokoh agama dari berbagai negara untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun perdamaian dunia melalui pendekatan religious diplomacy.

“Alhamdulillah, rangkaian Bridging IGIC telah sukses dilaksanakan di Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, dan kini di Provinsi Banten. Selanjutnya kegiatan ini akan berlanjut di beberapa provinsi lainnya sebagai upaya memperluas partisipasi para imam, memperkuat kolaborasi lintas daerah, serta membangun semangat kebersamaan menuju penyelenggaraan IGIC 2026,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa Indonesia memiliki modal yang sangat kuat untuk menjadi pusat diplomasi keagamaan dunia. Sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar yang hidup dalam keberagaman, Indonesia telah membuktikan bahwa nilai-nilai agama dapat menjadi fondasi persatuan, harmoni, dan solusi dalam menghadapi berbagai tantangan global.

Melalui International Grand Imams Conference (IGIC) 2026, Indonesia diharapkan semakin memperkuat posisinya di panggung internasional sebagai pelopor dialog antarbangsa, penguatan moderasi beragama, serta pembangunan perdamaian dunia yang berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan.

“IGIC bukan sekadar konferensi internasional, tetapi merupakan ikhtiar bersama untuk menghadirkan kontribusi nyata Indonesia bagi perdamaian dunia. Dari Indonesia, kita ingin mengirimkan pesan bahwa agama adalah sumber persaudaraan, harmoni, dan solusi bagi kemanusiaan,” tutup Sabilul Alif.

” SDM Unggul adalah pilar Demokrasi Menuju Kubang Jaya E-Mas”

Serang,5/07/2026,Lensa BantenInvestigas.com. – Daerah yang maju dapat di cerminkan oleh Desa nya yang maju dan Desa yang maju dapat cerminkan oleh masyarakatnya yang maju dan mandiri, kemandirian masyarakat Desa dapat dilihat dari beberapa indikator, salah satu indikator suatu masyarakat Desa sudah maju dan mandiri dapat dilihat dari, tingkat pendidikan dan ekonomi nya. Seberapa banyak masyarakat yang sudah berpendidikan tinggi dan seberapa banyak masyarakat

memiliki tingkat kesejahteraan yang baik, karena wawasan pendidikan yang baik dan tingkat kesejahteraan yang baik adalah instrumen untuk mewujudkan nilai- nilai Demokrasi dimasyarakat. Semakin tinggi tingkat kesejahteraan masyarakat maka semakin baik index demokrasinya.
Desa Kubang jaya adalah salah satu desa yang berada di wilayah kabupaten serang, yang secara geografis berada di wilayah selatan kabupaten serang. Dibawah administrasi kecamatan petir dimana secara umum Wilayah

Kecamatan Petir adalah memiiki potensi Sumber daya alam Pertanian, perkebunan,. Juga memiliki Potensi Sumberdaya manusia Unggul, karena dilihat dari data BPS tingkat pendidikan di kecamatan petir sudah cukup baik, juga khususnya Di desa Kubang jaya hampir semua usia pendidikan, warga kubangjaya menyenyam pendidikan baik tingkat dasar, menengah, maupun perguruan tinggi.
Desa Kubang Jaya merupakan Desa hasil pemekaran dari Desa Induknya yaitu Desa Kadugenep

dengan jumlah penduduk saat ini sekitar 3000 an jumlah penduduk yang tersebar di 17 RT dan 5 RW. Potensi Desa Kubang jaya secara geografis adalah daerah pertanian, perkebunan, juga desa Kubang jaya diuntungkan karena menjadi wilayah strategis kerana berada di jalur jalan raya Propinsi yang menghubungkan kota serang dan kab. Lebak, akses toll yang cukup dekat, sehingga Kubangjaya secara ekonomi pertumbuhannya cukup bagus.
Dari berbagai potensi yang ada Desa Kubang jaya memerlukan pemimpin ber tangan Dewa untuk menggali dan memanfaatkan potensi emas yang dimilikinya,

karena dengan konsep pemimpin yang briliant/ Cemerlang bisa menjadikan Kubang jaya sebagai desa unggulan dengan mengoptimalkan potensi yang ada. Sumber daya manusia yang unggul dan lebih maju adalah modal dasar untuk merubah sistem dan arah kebijakan desa dapat di selaraskan dengan program di tingkat kabupaten maupun pemerintah pusat

Di sektor pertanian, perkebunan dan peternakan rakyat itu dapat di kembangkan menjadi sebuah keunggulan desa sesuai dengan harapan Menteri Desa yaitu menjadi desa yang memiliki produk unggulan ” one village one komoditi” satu desa satu nggulan komoditas. Konsep itulah yang perlu di jawantahkan di desa Kubang jaya melalui program kerja Desa.
Sebuah harapan kedepan menjelang kontestasi

Pemilihan Kepala desa 2027 dapat lahir para pemikir-pemikir yang bisa mengabdi, mencurahkan konsep-konsep briliant dan membedah potensi Desa Menjadi Tambang E-Mas untuk menunjang kesejahteraan masyarakat Desa, calon pemimpin yang di harapkan adalah pemimpin yang berpikir bagaimana bisa menghidupi Desa bukan hidup dari Desa,

Anggaran Dana Desa yang suka di jadikan magnet bagi setiap orang yang ingin menjadi kepala desa, Karana banyak yang berpikir dan ber obsesi bisa menikmati Dana sesuai keinginannya

padahal pikiran itu salahbesar dana adalah amanah yang harus sampaikan dan di realisasikan untuk kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat desa, bukan sebagai ladang korupsi dNman bukan ladang untuk memperkaya diri.
Oleh karena itu perlu sekali memberi pemahaman politik dan demokrasi yang baik

sehingga masyarakat memiliki pemahaman yang lebih objektif dalam menentukan calon pemimpin, bukan menentukan pemimpin sesuatu, tapi memilih pemimpin yang memiliki integritas dan kapabilitas. Sehingga kedepan mampu membawa desa yang lebih maju dan berintegritas.

Maka daripada itu ayo Wujudkan dan kembangkan Sumberdaya manusia yang unggul sebagai pilar Demokrasi menuju Desa Kubang jaya E-Mas.
Wallahualam bisowaf.

Personil Bhabinkamtibmas Polsek Puloampel jumpai warganya guna bangun komunikasi yang positif

Cilegon,LensaBantenInvestigasi.com.- Personil Bhabinkamtibmas Polsek Puloampel Polres Cilegon Polda Banten Melalui Sambang Dialogis menjaga kamtibmas selalu kondusif dan aman serta untuk mengetahui situasi dan kondisi terkini yang ada di Daerah binaannya,Sekaligus sebagai sarana silaturahmi dengan berbagai elemen yang ada di masyarakat, Jumat (03/07/2026).

Kapolres Cilegon Polda Banten AKBP Dr. Martua Raja Taripar Laut Silitonga Melalui Kapolsek Puloampel Polres Cilegon Polda Banten IPTU Jonthan Mampetua Sirait Mengatakan Bahwa dirinya terus memotivasi para Bhabinkamtibmas agar mengoptimalkan imbauan terkait situasi kamtibmas, kiranya seluruh masyarakat dapat tetap menjaga persaudaraan dan menghormati setiap perbedaan. 

Seperti yang di lakukan Personil Bhabinkamtibmas Polsek Puloampel Polres Cilegon Polda Banten, terpeliharanya Kamtibmas yang aman dan kondusif di daerah Binaanya, terus melakukan upaya seperti sambang dan dialogis guna memberikan himbauan-himbauan kepada masyarakat.

 
Kegiatan sambang warga binaan dan dialog tersebut menurut Personil Bhabinkamtibmas sangat penting dan efektif bisa bertemu langsung dengan warganya sehingga bisa menemukan informasi-informasi yang berkembang di lingkungan masyarakat binaan terkait perkembangan situasi kamtibamas.

Bhabinkamtibmas menghimbau warga binaan untuk segera melaporkan kepada aparat keamanan terdekat bila mengetahui adanya tindak kejahatan dilingkunganya. Kegiatan sambang warga dan dialog yang dilakukan oleh petugas Bhabinkamtibmas untuk memberikan rasa aman dan nyaman terhadap masyarakat terutama warga binaanya,Ucapnya.

“Masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian atau ingin melaporkan gangguan kamtibmas, tindak kriminalitas, maupun keadaan darurat lainnya dapat segera menghubungi layanan Call Center 110 yang aktif selama 24 jam dan dapat diakses secara gratis. Kami siap memberikan pelayanan terbaik demi terciptanya keamanan dan kenyamanan masyarakat,” tutupnya.

Perkuat Sinergi Pengamanan, Laksanakan Patroli Dialogis dan Sampaikan Himbauan Kamtibmas kepada Satpam

Cilegon, 3 Juli 2026,LensaBantenInvestigasi.com— Guna memastikan keamanan kawasan komersial dan keramaian tetap kondusif, serta mempererat kerja sama dengan unsur pengamanan swakarsa, Personil Bhabinkamtibmas Polsek Puloampel, melaksanakan kegiatan patroli dialogis sekaligus menyapa petugas Satpam pada malam hari Jumat (03/07/2026).

Dalam kunjungan tersebut, mengecek kondisi keamanan lingkungan sekitar, kelengkapan sarana pengamanan, serta memastikan petugas tetap dalam kondisi siaga. Ia juga menyampaikan himbauan keamanan dan ketertiban masyarakat agar petugas senantiasa meningkatkan kewaspadaan, memperketat pemeriksaan terhadap orang maupun kendaraan yang masuk dan keluar, serta segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian jika menemukan aktivitas mencurigakan atau hal yang berpotensi mengganggu keamanan.

“Satpam adalah garda terdepan di lokasi ini. Keaktifan dan kewaspadaan Bapak sekalian sangat membantu kami dalam mencegah gangguan keamanan sejak dini. Mari kita jaga sinergi ini agar suasana di sekitar tetap aman, nyaman, dan kondusif,” ujarnya.

Kapolsek Puloampel, IPTU Jonathan Mampetua Sirait, menyampaikan bahwa sinergi dengan seluruh elemen pengamanan sangat dibutuhkan. “Kehadiran Bhabinkamtibmas di lapangan bertujuan untuk menyamakan persepsi dan memperkuat kerja sama. Semakin erat kita berkomunikasi, semakin cepat kita menindaklanjuti potensi gangguan keamanan,” tegasnya.

Kapolres Cilegon, AKBP Martua Raja Taripar Laut Silitonga, menambahkan bahwa keamanan adalah tanggung jawab bersama. “Polri terus mendampingi dan membina seluruh mitra keamanan. Semoga kerja sama yang terjalin semakin kokoh, sehingga seluruh wilayah hukum Polsek Puloampel senantiasa aman dan damai,” pungkasnya.

Jamaah Istighosah manakib Genclang Gelar Acara Rutin di hadiri Oleh Nahril Ulum sekmat Tunjung Teja

Serang,Lensabanteninvestigasi.com. – Jamaah Istighosah Genclang ( Generasi Cemerlang) yang berdomisili di desa Sindangsari kecamatan petir seperti biasa menggelar acara istighosah setiap malam Sabtu.. Genclang sudah berdiri sekitar lima tahun yang di inisiasi oleh pimpinan Jamaah istighosah Genclang Yaitu Ust Maarijil Ula dan sekjennya Oman sumantri yang berdomisili di kp. Sindangsari kec. Petir.

Ust Maarijil Ula menyampaikan bahwa kegiatan istighosah ini adalah kegiatan rutin yg sudah berjalan kurang lebih 5 tahun, dalam kegiatan pengajian ini kami isi dengan pengajian Piqih, akidah, dan pembahasan pendalaman agama Islam, juga pembacaan manakib tuan syeh Abdul Qodir Jaelani. Tujuan kami mengadakan ini kegiatan rutin yang positif ini untuk membentuk generasi-generasi cemerlang listas generasi

karena didalam jamaah genclang semua kalangan bisa masuk, tidak melihat warna dan usia. Sehingga di harapkan terbentuknya silaturahmi dan generasi yang taat dalam menjalankan ajaran agama secara kaffah.
Oman Sumantri selaku sekjen Generasi Cemerlang, memliki misi menyatukan pemahaman yang sama bahwa kita sebagai manusia di wajibkan dalam menuntut ilmu terutama ilmu agama,

Dalam istighosah Genclang banyak sekali manfaat yang di ambil selain silaturahmi juga kita bisa mendapat pemahaman ilmu agama dan istighosah ini bisa penyejuk hati dan menambah ke imanan.

Sekmat Tunjung Teja Nahril Ulum, sebagai salah satu jamaah aktif menyampaikan dukungan kegiatan jamaah genclang karena ini adalah sarana positif dalam rangka syiar agama Islam dan mempererat tali silaturahmi antar jamaah..

Semoga jamaah istighosah Genclang senantiasa Istikomah dalam setiap kegiatannya dan dapat ber manfaat untuk masyarakat..

Reporter/ kaperwil Banten ( Buhari)

PONPES DARUL AMANAH CIKEUSAL LEPAS 150 SANTRIWAN & SANTRIWATI KELAS 3

Serang,LensaBantenInvestigasi.com – Suasana haru dan penuh syukur menyelimuti Pondok Pesantren Darul Amanah. Ponpes yang berlokasi di Kp. Mongpok, Desa Mongpok, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang ini menggelar acara pelepasan santriwan dan santriwati kelas 3, pada hari Jumat,03-07-2026)

Sebanyak 150 santri secara resmi dilepas untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya atau mengabdi di masyarakat.

Hadir Penuh Khidmat
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Pengasuh Ponpes Darul Amanah KH. Yusuf, para wali santri, tokoh masyarakat sekitar, serta seluruh santriwan dan santriwati.

Antusiasme terlihat jelas dari para wali santri dan masyarakat yang memadati lokasi acara. Momen pelepasan ini menjadi tanda berakhirnya masa pendidikan dasar di pesantren bagi para santri kelas 3.

Berjalan Lancar dan Penuh Hikmah
Sepanjang acara, rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar, khidmat, dan tanpa kendala suatu apapun.

Pelepasan ini diharapkan menjadi bekal bagi para santri untuk terus menuntut ilmu, mengamalkan ajaran agama, dan menjadi generasi yang berakhlakul karimah di tengah masyarakat.

Reporter/Samsudin

Aris Me’eng: Momentum Membersihkan Citra Pers dari Oknum yang Mencederai Marwah Jurnalisme

Banten,LensaBantenInvestigasi.com. – Aktivis Banten, Aris Me’eng, menyampaikan keprihatinannya terhadap praktik yang diduga dilakukan oleh sejumlah oknum yang mengatasnamakan profesi wartawan. Menurutnya, tindakan seperti intimidasi, tekanan, maupun permintaan sejumlah uang dengan dalih “pengamanan pemberitaan” tidak hanya merugikan masyarakat dan pelaku usaha, tetapi juga mencoreng kehormatan profesi jurnalistik yang selama ini menjadi pilar demokrasi.

Aris mengungkapkan bahwa dirinya pernah diminta membantu melakukan koordinasi dengan salah satu pihak yang mengaku dapat mengondisikan situasi di lapangan. Harapannya sederhana, yakni menciptakan suasana yang kondusif agar aktivitas masyarakat dan dunia usaha dapat berjalan dengan baik.

Namun, menurut pengakuannya, kenyataan yang terjadi justru berbanding terbalik. Kehadiran orang-orang yang mengatasnamakan media semakin banyak, pemberitaan mengenai lokasi usaha terus bermunculan, dan situasi di lapangan dinilai semakin tidak kondusif. Ia juga mengaku menerima informasi adanya oknum yang diduga meminta sejumlah uang kepada pihak-pihak tertentu, sesuatu yang menurutnya tidak mencerminkan etika jurnalistik.

“Saya sangat menghormati wartawan yang bekerja secara profesional. Pers adalah mitra masyarakat dalam menyampaikan kebenaran. Tetapi jika ada oknum yang menjadikan identitas wartawan sebagai alat untuk menekan, mengintimidasi, atau mencari keuntungan pribadi, maka itu harus dihentikan. Jangan sampai ulah segelintir orang merusak nama baik ribuan wartawan yang bekerja dengan penuh integritas,” ujar Aris.

Menurut Aris, apabila memang terdapat persoalan yang berkaitan dengan kepentingan publik, maka seluruh pihak harus diperlakukan secara adil tanpa tebang pilih. Ia menilai tidak tepat apabila perhatian hanya difokuskan pada satu lokasi atau satu pihak, sementara persoalan serupa di tempat lain tidak mendapat perlakuan yang sama.

“Saya tidak anti kritik dan tidak anti media. Justru saya ingin profesi wartawan kembali dihormati masyarakat. Wartawan bukan profesi untuk meminta jatah, bukan pula alat tekanan. Wartawan adalah penjaga fakta, penyampai informasi, dan pengawas jalannya pemerintahan serta kehidupan sosial secara objektif,” tegasnya.

Aris berharap momentum ini dapat menjadi bahan evaluasi bersama bagi organisasi pers, perusahaan media, aparat penegak hukum, dan Dewan Pers agar semakin serius membedakan wartawan profesional dengan oknum yang hanya memanfaatkan kartu identitas media untuk kepentingan pribadi.

“Sudah saatnya masyarakat tidak lagi takut kepada oknum yang mengaku wartawan. Yang harus dihormati adalah karya jurnalistiknya, integritasnya, dan kepatuhannya terhadap Kode Etik Jurnalistik. Dengan membersihkan profesi dari oknum-oknum yang menyalahgunakan nama pers, kita justru sedang mengembalikan marwah wartawan sebagai profesi yang mulia dan terhormat,” pungkas Aris.

Aris menegaskan bahwa pernyataannya bukan ditujukan untuk menyerang profesi wartawan secara keseluruhan, melainkan sebagai bentuk kepedulian agar citra pers tetap terjaga. Menurutnya, wartawan profesional adalah mitra strategis masyarakat dalam membangun transparansi dan keadilan, sedangkan tindakan yang diduga melanggar hukum maupun kode etik harus diproses sesuai ketentuan yang berlaku tanpa menggeneralisasi seluruh insan pers.

Rep:Kaperwil Provinsi Banten( buhari)

Pengurus FHI Banten Resmi Dikukuhkan 3 Juli 2026, Siap Cetak Atlet Hoki Berprestasi Tingkat Nasional dan Internasional.

SERANG,LENSABANTENINVESTIGASI.COM.- Pengurus Provinsi Federasi Hoki Indonesia ( FHI ) Banten dijadwalkan resmi dikukuhkan pada Jumat 3 Juli 2026, di Hotel Le Dian, Kota Serang. Momemtum ini menjadi langkah awal dalam memperkuat pembinaan serta pengembangan olahraga hoki di Provinsi Banten.

Proses pelantikan dijadwalkan dipimpin langsung oleh Ketua Umum Pengurus Pusat ( PP ) FHI. Kegiatan tersebut juga direncanakan dihadiri oleh Gubernur Banten, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah serta jajaran KONI Banten.

Ketua FHI Banten terpilih, Dr. Ali Hanafiah, mengatakan bahwa pengukuhan pengurus bukan sekedar kegiatan seremonial, melainkan menjadi titik awal komitmen organisasi dalm memajukan olahraga hoki di Banten.

Menurut, kepengurusan yang baru akan memprioritaskan pambinaan atlet, memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, serta menjaring potensi atlet muda berbakat dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Banten.

“Kami siap bergerak cepat setelah pelantikan ini. Fokus utama kami adalah membamgun infrastruktur latihan yang memadai, menggelar kompetisi lokal, dan.menyiapkan atlet terbaik Banten untuk berlaga di tingkat nasional maupun internasional ” ujar Ali Hanafiah.

Reporter/Susilo

MONEV BOSP DI CIMANGGU: DINAS PENDIDIKAN PANDEGLANG TEKANKAN TRANSPARANSI & KEPATUHAN JUKNIS


Pandeglang, LensaBantenInvestigasi.com – Tim Monitoring dan Evaluasi Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) dari Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Pandeglang menggelar kunjungan kerja ke Wilayah Pendidikan Kecamatan Cimanggu, Kamis 3 Juli 2026.

Kegiatan Monev BOSP ini dipusatkan di Gedung PGRI Kecamatan Cimanggu dan dihadiri langsung jajaran Disdikpora, Korwil, serta para kepala sekolah dan dewan guru se-Cimanggu.

Rombongan Dipimpin Kabid Pembinaan SD
Rombongan dari Kabupaten dipimpin langsung oleh Bapak Rifai, Kabid Pembinaan Sekolah Dasar Disdikpora Kab. Pandeglang. Turut hadir Kasi Kurikulum Pak Rahmat, TIKBOS Kabupaten, dan K3S Kecamatan Cimanggu.

Dari wilayah, hadir Korwil Kecamatan Cimanggu Bapak Haji Memed bersama seluruh dewan guru.

Poin Teknis: Hindari Pengeluaran Tanpa Bukti & Periksa Ulang SPJ
Dalam arahannya, Bapak Rifai menekankan pentingnya kepatuhan administrasi.

“Diantaranya hindari pengeluaran yang tidak berkwitansi atau tidak ada nomor telepon yang jelas. Karena nantinya akan diperiksa oleh Inspektorat, BPK, dan lembaga berwenang lainnya. Berikutnya, cek kembali SPJ-nya agar tidak bermasalah di kemudian hari,” tegas Rifai.

Beliau juga menyoroti pentingnya tata kelola yang baik, mulai dari regulasi, SOP, pedoman, hingga kertas kerja dan indikator, khususnya untuk audit yang bersifat tidak rutin.

6 Isu Utama yang Dibahas
Forum diskusi ini mengangkat 6 isu utama terkait pengelolaan BOSP, yaitu:

  1. Tata kelola Dana BOSP
  2. Pembinaan, monitoring, dan pengawasan
  3. Pemanfaatan sistem dan data
  4. Transparansi dan akuntabilitas
  5. Komitmen pimpinan daerah
  6. Inovasi sistem pendukung & penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan serta Unit Pengendali Gratifikasi

Tim juga melakukan pendampingan terkait SPIP, Audit Investigasi, dan penataan antara Auditor dengan PPUPD, mengingat banyaknya tindak lanjut audit yang menumpuk.

Imbauan Tegas dari Korwil Cimanggu
Korwil Cimanggu, Bapak Haji Memed, meminta seluruh satuan pendidikan di bawah naungannya untuk lebih berhati-hati.

“Saya berharap basis yang akan diperiksa harus dicek ulang agar tidak ada masalah di saat diperiksa tim yang berwenang. Lebih hati-hati menggunakan anggaran sekolah, gunakan sesuai kebutuhan sekolah masing-masing,” ujar Haji Memed saat dikonfirmasi di ruang kerjanya.

Tujuan Akhir: Akuntabel Menuju 2026
Bapak Rifai menutup kegiatan dengan menegaskan bahwa pendidikan adalah tanggung jawab bersama.

“Sebagaimana kita ketahui, pendidikan merupakan tanggung jawab kita bersama. Melalui kegiatan ini diharapkan diperoleh masukan dan rekomendasi untuk perbaikan pengelolaan Dana BOS, khususnya tahun 2026,” lanjutnya.

Ia menambahkan, saat ini penyaluran Dana BOSP sudah langsung ke satuan pendidikan. Karena itu diperlukan penguatan tata kelola, pembinaan, monitoring, dan pengawasan agar dana berjalan efektif dan akuntabel.

Melalui kegiatan FGD ini, diharapkan terbangun sinergi kuat antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan tata kelola Dana BOSP yang efektif, transparan, dan akuntabel.

Reporter: Ahyar | Lensa Banten Investigasi,com

PROGRAM REVITALISASI PKBM AL FAUZAN: RUANG BELAJAR AMAN, NYAMAN, DAN INKLUSIF UNTUK PENDIDIKAN NONFORMAL

Serang,LensaBantenInvestigasi.com – Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus menggenjot Program Revitalisasi Satuan Pendidikan. Kali ini sasarannya menyentuh pendidikan nonformal melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Al Fauzan.

Program ini memberikan dampak positif yang masif bagi warga belajar. PKBM Al Fauzan kini memiliki ruang belajar yang lebih aman, nyaman, dan inklusif.

Cakupan dan Tujuan Revitalisasi
Revitalisasi PKBM Al Fauzan merupakan bagian dari Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Kemendikdasmen. Program ini menyalurkan bantuan dana khusus untuk perbaikan dan peningkatan kualitas.

Adapun cakupannya meliputi:

  1. Peningkatan Fasilitas: Dana digunakan untuk pembangunan baru, rehabilitasi ruang belajar, pengadaan sarana pendukung, hingga teknologi pembelajaran.
  2. Ruang Belajar Aman & Inklusif: Transformasi fisik bangunan agar lebih aman, nyaman, ramah, dan inklusif bagi seluruh warga belajar nonformal.
  3. Skema Swakelola: Proyek dikerjakan dengan skema swakelola. Skema ini tidak hanya mempercepat pembangunan, tapi juga menggerakkan perputaran ekonomi di daerah sekitar PKBM.

Pernyataan Pemilik sekolah ,Kepala sekolah (Lukman) dan Kamil selaku pengawas
P2SP PKBM Al Fauzan,Abdul Hani mengapresiasi penuh program dari pemerintah pusat.

“Ucapan terima kasih kepada Dirjen Kemendikbud, khususnya Bidang PNFI, atas dibangunnya program revitalisasi di sekolah kami. Kami membangun sesuai dengan arahan dan spek dari Kementerian. Mudah-mudahan program ini berjalan dengan baik dan lancar,” ujar Dani saat diwawancarai awak media Lensa Banten Investigasi.

Dengan adanya revitalisasi ini, PKBM Al Fauzan diharapkan mampu menjadi pusat pembelajaran nonformal yang berkualitas, serta menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan layanan pendidikan kesetaraan di wilayah Serang dan sekitarnya.

Reporter/Mahpud