RUANG KELAS SD NEGERI PANIMBUNGAN ANYAR RUSAK BERAT, KEPSEK MINTA REVITALISASI 2027 KE KEMENDIKDASMEN

KEPALA SEKOLAH AD NEGERI PANIMBUNGAN KEC.ANYAR UBAIDILLAH,SPd.i,MPd

103 Siswa Belajar di Kondisi Memprihatinkan, Kepsek: Kami Butuh Perhatian Pemerintah Pusat

SERANG,LENSABANTENINVESTIGASI.COM.– Kondisi infrastruktur pendidikan di Kabupaten Serang masih memprihatinkan. Sebanyak 4 ruang kelas di SD Negeri Panimbungan, Kecamatan Anyar, Kabupaten Serang saat ini dalam kondisi rusak berat.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Sekolah SD Negeri Panimbungan, Ubaidillah,S.Pdi,M.Pd. kepada awak media Lensa Banten Investigasi.

“Ruang kelas di sekolah yang saya pimpin mengalami rusak berat sudah beberapa tahun ini, sebanyak 4 lokal. Harapan saya, pihak Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Serang dapat memberikan pekerjaan revitalisasi untuk tahun 2027 di sekolah kami,” jelas Ubaidillah.

SD NEGERI PANIBUNGAN KEC.ANYAR

DATA SEKOLAH TAHUN AJARAN 2026/2027
Menjawab pertanyaan awak media, Ubaidillah merinci jumlah peserta didik dan tenaga pendidik di sekolahnya.
Untuk tahun pelajaran 2026/2027, SD Negeri Panimbungan memiliki 103 siswa putra dan putri. Sementara jumlah guru sebanyak 9 orang, dengan rincian:

  • 4 orang berstatus PNS
  • 1 orang Guru Penuh Waktu
  • 2 orang Guru Paruh Waktu
  • 2 orang Guru Honorer

PANTAUAN DI LOKASI
Hasil penelusuran awak media Lensa Banten Investigasi di SD Negeri Panimbungan, Kecamatan Anyar, menunjukkan halaman sekolah terlihat indah, bersih, dan rapi. Ruang-ruang kelas yang masih layak pakai juga dalam kondisi bersih. Fasilitas toilet guru dan siswa pun terpantau bersih.

Namun kontras dengan kondisi 4 ruang kelas yang rusak berat tersebut. Jika tidak segera diperbaiki, dikhawatirkan akan mengganggu proses belajar mengajar 103 siswa di sekolah tersebut.

Pihak sekolah berharap usulan revitalisasi 2027 segera ditindaklanjuti agar anak-anak di Anyar bisa belajar dengan aman dan nyaman.

Reporter: Abah Hapni

Kegiatan Langit Biru”, Wujud Kepedulian Partai Demokrat untuk Masyarakat.

DPC Demokrat Kabupaten Serang Gelar Gotong Royong dan Bakti Sosial di Lebakwangi”

DPC Demokrat Kabupaten Serang Gelar Gotong Royong dan Bakti Sosial di Lebakwangi”


‘DPC Demokrat Kabupaten Serang Gelar Gotong Royong dan Bakti Sosial di Lebakwangi”

SERANG,LENSABANTENINVESTIGASI.COM. – DPC Partai Demokrat Kabupaten Serang kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui kegiatan “Gerakan Langit Biru”*.

Kegiatan sosial ini dilaksanakan di Kp. Kamaruton, Desa Kamaruton, Kecamatan Lebakwangi, Kabupaten Serang.

Rangkaian acara diisi dengan aksi gotong royong membersihkan lingkungan dan bakti sosial. Kegiatan tersebut melibatkan pengurus DPC, kader Partai Demokrat, serta masyarakat setempat yang antusias mengikuti kegiatan.

“Gerakan Langit Biru merupakan wujud nyata Partai Demokrat hadir untuk rakyat. Dengan semangat kebersamaan, kami ingin membantu meringankan beban masyarakat sekaligus membangun lingkungan yang bersih dan sehat,” ujar salah satu pengurus DPC Demokrat Kabupaten Serang.

Melalui kegiatan ini, Partai Demokrat berharap dapat terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya saat pemilu, tetapi juga dalam aksi nyata untuk kepentingan rakyat.

Reporter:JAMHARI

DISINYALIR KURANGI VOLUME, PROYEK Rp1,8 M SDN PAMARICAN 2 KOTA SERANG DISOROT. WARTAWAN DIDUGA DIINTIMIDASI

DISINYALIR WARTAWAN LENSABANTENINVESTIGASI.COM DI INTIMIDASI DAN DIANCAM VIA WHATAPPS

SERANG,LENSABANTENINVESTIGASI.COM. – Proyek Pembangunan Gedung SDN Pamarican 2, Kelurahan Banten, Kecamatan Kasemen, Kota Serang disinyalir terjadi pengurangan volume pekerjaan. Proyek miliaran rupiah ini kini menjadi sorotan publik.

Berdasarkan papan proyek, kegiatan ini bersumber dari APBD Kota Serang T.A 2026 dengan rincian:

  • Pekerjaan : Pembangunan Gedung SDN Pamarican 2
  • No. Kontrak: 640/08/SP-TENDER/SDNpamarican2/CK-DPUPR/2026
  • Tanggal Kontrak : 23 Juni 2026
  • Nilai Kontrak : Rp1.886.889.000,-
  • Pelaksana: CV. Karaton Mega Karya
  • Konsultan Pengawas : PT. Aksara Sakti Hutama

TEMUAN DI LAPANGAN
Hasil pantauan awak media di lokasi beberapa hari terakhir menemukan sejumlah kejanggalan. Kondisi bangunan terlihat belum rapi. Pada bagian pasangan batu pondasi juga ditemukan celah yang disinyalir tidak sesuai spesifikasi teknis.

Indikasi ini menimbulkan dugaan adanya pengurangan volume pekerjaan pada proyek yang nilainya hampir Rp1,9 Miliar tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, pihak DPUPR Kota Serang dan Konsultan Pengawas PT. Aksara Sakti Hutama belum memberikan klarifikasi terkait temuan di lapangan.

Bukti Chat Whatapps

DUGAAN INTIMIDASI KEPADA WARTAWAN
Upaya konfirmasi kepada pihak pelaksana justru berbuntut tidak sedap. Seorang yang mengaku istri dari Deby selaku pelaksana CV. Karaton Mega Karya diduga melakukan intimidasi kepada wartawan melalui pesan WhatsApp pada malam hari, 01/07/2026.

“Ada apa yah kok chat malam2, jangan aneh2 dengan suami saya… mau saya laporin ke kapolres, perempuan kegatelan malam2 chat suami orang… soal kerjaan apa kata ketua wartawan, jg kamu wartawan Bodrex” tulis pesan tersebut.

“Malam2 konfirmasi kerjaan, gak ada siang emang” lanjut pesan itu.

Tindakan tersebut dinilai telah mencederai kemerdekaan pers dan menghambat fungsi kontrol sosial media terhadap penggunaan anggaran negara.

Proyek pendidikan seharusnya menjadi prioritas dan dikerjakan sesuai spek. Jika dugaan ini benar, maka APBD Kota Serang berpotensi dirugikan dan mutu pendidikan anak-anak SDN Pamarican 2 terancam.

Reporter: Rzk

Desa Tamansari – Baros Gelar Musdes Pertanggungjawaban BUMDES “Gerakan Muda Tamansari”

SERANG,LENSABANTENINVESTIGASI.COM. – Pemerintah Desa Tamansari, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, Provinsi Banten menggelar Musyawarah Desa Pertanggungjawaban BUMDES “Gerakan Muda Tamansari”.

Acara yang berlangsung di Desa Tamansari tersebut dihadiri oleh:

  • Babay selaku Kepala Desa Tamansari
  • Ibu Atinselaku Eksbang Kecamatan Baros
  • Direktur BUMDES “Gerakan Muda Tamansari”
  • BPD, RT, RW
  • Serta warga Desa Tamansari

Dalam sambutannya, Ibu Atin selaku Eksbang Kecamatan Baros menyampaikan semangat optimis dalam mengelola BUMDES.
“Dalam acara ini, Musdes Gerakan Muda Tamansari harus optimis jangan pesimis. BUMDES Gerakan Muda Tamansari sudah dilegalkan sejak tahun 2025. Kegagalan adalah pelajaran kita untuk meraih kemajuan di masa depan,” ujarnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, mengingat Indonesia adalah negara mayoritas pertanian, maka sektor pertanian harus terus dikembangkan.
“Jangan sampai kegagalan dalam pertanian seperti panen cabai, terong dan lainnya membuat kita pesimis. Justru dari situ kita belajar untuk lebih baik lagi,” tambahnya.

Kepala Desa Tamansari, Babay, juga mengapresiasi kinerja pengurus BUMDES selama ini. Ia berharap melalui pertanggungjawaban ini, BUMDES “Gerakan Muda Tamansari” semakin transparan, maju, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan warga.

Dengan adanya Musdes ini, diharapkan pengelolaan BUMDES ke depan bisa lebih terarah dan menjadi motor penggerak ekonomi Desa Tamansari.

Redaksi /Lensabanteninvestigasi

Belajar dari Tiongkok, Kepala Desa Sindangheula Siap Terapkan Inovasi untuk Mewujudkan Desa Maju dan Mandiri

Serang,Lensabanteninvestigasi.com. – Kepala Desa Sindangheula, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Suheli, mengikuti Program Pelatihan Kader Desa Indonesia yang berlangsung pada 14 Juli hingga 4 Agustus 2026 di Republik Rakyat Tiongkok. Program tersebut merupakan undangan dari Kementerian Perdagangan Republik Rakyat Tiongkok, diselenggarakan oleh Pusat Layanan Kerja Sama Internasional Kementerian Pertanian dan Urusan Perdesaan Republik Rakyat Tiongkok, didanai sepenuhnya oleh Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok, serta dikoordinasikan oleh Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok di Indonesia bersama Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia.

Bagi Suheli, kesempatan mengikuti program internasional tersebut menjadi pengalaman yang sangat berharga sekaligus membuka wawasan baru mengenai strategi pembangunan desa yang berorientasi pada kemajuan ekonomi, pemanfaatan teknologi, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Selama kurang lebih tiga pekan berada di Tiongkok, Suheli bersama peserta lainnya tidak hanya mengikuti pelatihan di dalam kelas, tetapi juga melakukan kunjungan lapangan ke sejumlah desa dan pusat-pusat pengembangan ekonomi perdesaan. Dari pengalaman tersebut, ia dapat melihat secara langsung bagaimana desa-desa di Tiongkok berkembang menjadi kawasan yang maju, mandiri, dan memiliki daya saing tinggi.

Menurut Suheli, salah satu hal yang paling mengesankan adalah penerapan konsep desa tematik. Setiap desa memiliki identitas dan produk unggulan yang menjadi penggerak ekonomi masyarakat. Bahkan, hampir setiap desa memiliki kawasan industri, pabrik, maupun perkebunan yang mampu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan warga secara berkelanjutan.

“Yang paling mengesankan bagi saya adalah kondisi desa-desa di Tiongkok yang meskipun berada jauh dari pusat kota, namun pertumbuhan ekonominya sangat maju dan tidak kalah dengan wilayah perkotaan. Infrastruktur yang memadai, pelayanan publik yang baik, serta aktivitas ekonomi yang terus berkembang menjadikan desa benar-benar sebagai pusat pertumbuhan baru,” ujar Suheli, Kamis (6/8/2026).

Ia juga mengaku takjub melihat penerapan teknologi modern di berbagai sektor usaha. Mulai dari pertanian, perkebunan, peternakan, hingga industri pengolahan hasil produksi, semuanya memanfaatkan teknologi canggih untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan kualitas hasil produksi.

“Pemanfaatan teknologi yang mereka lakukan benar-benar luar biasa. Hampir seluruh kegiatan usaha didukung dengan teknologi modern sehingga hasil produksinya berkualitas tinggi dan memiliki daya saing yang kuat. Pengalaman ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus mendorong lahirnya inovasi di Desa Sindangheula,” katanya.

Selain kemajuan teknologi, Suheli menilai keberhasilan pembangunan desa di Tiongkok tidak terlepas dari komitmen pemerintah yang sangat serius dalam mengembangkan perekonomian masyarakat.

“Menurut saya, keberhasilan Tiongkok dalam membangun desa tidak terlepas dari peran pemerintah yang memiliki komitmen sangat kuat dalam membangun perekonomian masyarakat. Mereka tidak main-main dalam menjalankan program pembangunan. Mulai dari perencanaan, penyediaan tenaga ahli, dukungan pembiayaan, pendampingan teknis, hingga memastikan program berjalan dengan baik dan mencapai hasil yang diharapkan,” jelasnya.

Ia juga menyoroti karakter masyarakat Tiongkok yang disiplin, pekerja keras, ulet, kreatif, dan memiliki semangat tinggi untuk terus berkembang. Menurutnya, kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan desa-desa yang maju, inovatif, dan mandiri.

Sepulang dari program tersebut, Suheli membawa semangat baru untuk terus membangun Desa Sindangheula menjadi desa yang lebih produktif, inovatif, dan berdaya saing.

“Berbagai pengalaman dan praktik-praktik terbaik yang saya pelajari di Tiongkok akan menjadi referensi dalam merancang program pembangunan desa yang disesuaikan dengan potensi, karakteristik, dan kebutuhan masyarakat Desa Sindangheula,” tegasnya.

Ia bertekad mengimplementasikan berbagai inovasi yang relevan, mulai dari penguatan produk unggulan desa, pengembangan sektor pertanian berbasis teknologi, peningkatan kapasitas Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), pemberdayaan UMKM, hingga mendorong lahirnya desa tematik yang mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Kabupaten Serang.

Meski demikian, Suheli menyadari bahwa tidak seluruh konsep pembangunan di Tiongkok dapat diterapkan secara langsung di Indonesia. Menurutnya, setiap daerah memiliki karakteristik dan tantangan yang berbeda. Namun, semangat berinovasi, pola pikir yang visioner, serta komitmen dalam membangun desa secara terencana dan berkelanjutan merupakan nilai-nilai penting yang layak diterapkan.

“Saya menyadari bahwa tidak semua konsep dapat diterapkan secara langsung. Namun semangat, pola pikir, serta komitmen dalam membangun desa secara terencana dan berkelanjutan merupakan pelajaran yang sangat berharga. Saya berharap pengalaman ini dapat menjadi bekal untuk mewujudkan Desa Sindangheula yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera,” ungkapnya.

Di akhir keterangannya, Suheli menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Program Pelatihan Kader Desa Indonesia.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia, Bapak Yandri Susanto, Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia, Bapak Ahmad Riza Patria, beserta seluruh jajaran Kemendes PDT atas dukungan dan fasilitasi yang diberikan. Terima kasih juga kepada Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok, Kementerian Perdagangan Republik Rakyat Tiongkok, Pusat Layanan Kerja Sama Internasional Kementerian Pertanian dan Urusan Perdesaan Republik Rakyat Tiongkok, serta Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok di Indonesia atas kesempatan belajar yang sangat berharga ini,” tuturnya.

Suheli berharap ilmu, pengalaman, dan inspirasi yang diperoleh selama mengikuti pelatihan dapat diterapkan secara bertahap di Desa Sindangheula dan menjadi kontribusi nyata bagi pembangunan desa yang lebih maju, mandiri, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Surat Permohonan Audiensi Disambut, Istana Negara Respon Positif Jambore Nasional Pemuda Ketahanan Pangan

Jakarta,Lensabanteninvestigasi.com.
– Panitia Penyelenggara Jambore Nasional Pemuda Ketahanan Pangan mendapat respon positif dari Istana Negara atas surat permohonan audiensi yang telah dikirimkan kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Surat resmi nomor: 008/Pan-Pel/Sekt./VII/2026 telah diterima oleh Kementerian Sekretariat Negara (Kemensesneg) RI pada tanggal 28 Juli 2026.

Pada hari Rabu, 5 Agustus 2026, Kemensesneg RI menyampaikan pemberitahuan melalui pesan WhatsApp kepada Ketua Panitia, Drs. Cecep Pria Erawan, M.Pd. Dalam pemberitahuan tersebut disampaikan bahwa surat permohonan audiensi telah didisposisikan kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), dan menjadi tindak lanjut Bapak Pelaksana Harian Deputi Bidang Pelayanan Kepemudaan.

Menyambut kabar tersebut, Ketua Panitia Drs. Cecep Pria Erawan, M.Pd menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya.

“Alhamdulillah Bapak Presiden Prabowo telah merespon surat permohonan audiensi dari panitia. Melalui Kemensesneg, beliau telah mengundang kami untuk beraudiensi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga. Insya Allah audiensi tersebut akan diterima oleh Bapak Deputi Bidang Pelayanan Kepemudaan di Gedung Wisma Menpora, pada hari Kamis, 6 Agustus 2026, pukul 13.00 WIB,” ungkap Cecep dengan nada penuh sukacita.

Cecep juga memohon doa restu dari seluruh masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Provinsi Banten dan para pemuda, agar dalam pelaksanaan audiensi maupun seluruh rangkaian persiapan Jambore Nasional Pemuda Ketahanan Pangan senantiasa diberikan kelancaran dan kesuksesan.

“Kami memohon doa dari seluruh rakyat Indonesia, khususnya masyarakat Provinsi Banten, terutama para pemuda, agar panitia senantiasa diberikan kelancaran dan kesuksesan dalam setiap langkahnya,” harapnya.

Lebih lanjut, Cecep menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan tim khusus yang akan hadir memenuhi undangan audiensi tersebut guna menyampaikan secara langsung rencana dan persiapan Jambore Nasional Pemuda Ketahanan Pangan kepada pihak Kemenpora.

Diresponnya surat permohonan audiensi ini menjadi langkah maju yang membanggakan bagi panitia, sekaligus menunjukkan perhatian dan dukungan pemerintah pusat terhadap agenda pemuda yang mengusung tema ketahanan pangan nasional.

Laksanakan Yanmas Gatur Sore Hari,Anggota Polsek puloampel beserta polsek Bojonegara Polres Cilegon Wujudkan Kamseltibcar Lalu Lintas

Cilegon.Lensabanteninvestigasi.com. – Dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat serta menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas, personel Polsek Bojonegera dan Polsek Puloampel Polres Cilegon Polda Banten melaksanakan kegiatan strong point pengaturan lalu lintas di sejumlah titik strategis wilayah Kecamatan Bojonegara pada, rabu (05/08/2026).

Kegiatan tersebut difokuskan pada lokasi yang memiliki mobilitas masyarakat cukup tinggi, seperti persimpangan jalan, kawasan pasar, pertokoan, akses menuju pelabuhan, serta titik-titik yang berpotensi terjadi kemacetan maupun kecelakaan lalu lintas.

Kapolres Cilegon AKBP MOEHAMAD PROBANDONO BOBBY DANUARDI melalui Kapolsek Puloampel IPTU Jonathan Mampetua sirait mengatakan bahwa kegiatan strong point merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat guna memberikan rasa aman dan nyaman dalam beraktivitas.

“Melalui kegiatan strong point ini, kami ingin memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman, nyaman, dan lancar. Kehadiran personel di lapangan bukan hanya untuk melakukan pengaturan lalu lintas, tetapi juga sebagai bentuk pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat,” ujarnya

Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan secara rutin setiap hari pada jam-jam sibuk, terutama pada pagi hari ketika aktivitas masyarakat meningkat. Personel Polsek Bojonegara dan polsek puloampel ditempatkan di sejumlah titik rawan kemacetan dan lokasi yang membutuhkan kehadiran petugas guna membantu kelancaran arus kendaraan maupun penyeberangan pejalan kaki.

Lebih lanjut, menegaskan bahwa program strong point menjadi salah satu upaya Polri dalam membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Kami berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat. Dengan pelayanan yang humanis dan responsif, diharapkan dapat memperkuat kepercayaan masyarakat kepada Polri serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Bojonegara dan Polsek Puloampel,” tambahnya.

Diakhir keterangannya, Anggota mengimbau masyarakat untuk selalu tertib berlalu lintas, mematuhi rambu-rambu jalan, menggunakan perlengkapan keselamatan saat berkendara, serta menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.

“Masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian atau ingin melaporkan gangguan kamtibmas, tindak kriminalitas, maupun keadaan darurat lainnya dapat segera menghubungi layanan Call Center 110 yang aktif selama 24 jam dan dapat diakses secara gratis. Kami siap memberikan pelayanan terbaik demi terciptanya keamanan dan kenyamanan masyarakat,” tutupnya.

Redaksi

Jaga Kesiapsiagaan, Personil Piket Polsek Puloampel Laksanakan Sispam Mako Antisipasi Gangguan

Cilegon.Lensabanteninvestigasi.com. – Demi menjaga keamanan markas komando dan mengantisipasi segala bentuk gangguan yang datang dari luar, personil piket Polsek Puloampel melaksanakan kegiatan Sistem Pengamanan Mako (Sispam Mako), rabu(5/9/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan untuk memastikan seluruh personil piket tetap dalam kondisi siaga, memahami prosedur pengamanan, serta memeriksa kesiapan sarana dan prasarana pendukung keamanan. Langkah ini diambil agar apabila terjadi situasi darurat atau gangguan, penanganan dapat berjalan cepat, tepat, dan terkoordinasi dengan baik.

Pelaksanaan tugas ini merupakan wujud kepatuhan terhadap arahan Kapolres Cilegon AKBP Moehamad Probandono Bobby Danuardi serta Kapolsek Puloampel IPTU Jonathan Mampetua Sirait, agar keamanan markas tetap terjaga dengan optimal dan kesiapan operasional selalu terjaga setiap saat.

Redaksi

Bhabinkamtibmas Sambang Warga binaanya, Himbau Bahaya Bakar Sampah dan Sosialisasikan Layanan 110

Cilegon.Lensabanteninvestigasi.com.– Bhabinkamtibmas polsek puloampel melaksanakan kegiatan Sambang DDS menyambangi warga binaan di Lingkungannya, Kecamatan Puloampel, Kecamatan puloampel, rabu (5/8/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Bhabinkamtibmasnya menyapa warga secara langsung, menjalin silaturahmi, sekaligus menyampaikan dua pesan penting. Pertama, himbauan terkait bahaya pembakaran sampah sembarangan di tengah musim kemarau yang kering dan rawan kebakaran. Ia mengingatkan agar warga tidak membakar sampah sembarangan karena api mudah merambat dan berisiko menimbulkan musibah besar yang merugikan.

Kedua, dilakukan sosialisasi layanan darurat kepolisian Call Center Polri 110. Warga diimbau untuk menyimpan nomor tersebut dan segera menghubunginya apabila menemukan hal mencurigakan, gangguan keamanan, atau keadaan darurat lainnya agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat.

Kegiatan ini dilaksanakan sesuai arahan Kapolres Cilegon AKBP Moehamad Probandono Bobby Danuardi serta Kapolsek Puloampel IPTU Jonathan Mampetua Sirait, guna memastikan kehadiran Polri dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat.

Redaksi

Polsek Puloampel Lakukan Kegiatan Subuh Keliling di Desa Binaanya

Cilegon.Lensabanteninvestigasi.com – Dalam rangka mempererat hubungan silaturahmi dengan masyarakat serta menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, personel Polsek Puloampel Polres Cilegon Polda Banten melaksanakan kegiatan Subuh Keliling (Suling) di Majid Al iqro Desa Binanya Kecamatan puloampel Kabupaten Serang. RABU(05/08/26)

Kapolres Cilegon Polda Banten AKBP MOEHAMAD PROBANDONO BOBBY DANUARDI melalui Kapolsek puloampel Polres Cilegon Polda Banten IPTU Jonatan Mampetua Sirait Kegiatan yang dipimpin oleh personel Polsek Puloampel tersebut diawali dengan pelaksanaan salat subuh berjamaah bersama warga setempat. Setelah pelaksanaan ibadah, anggota Polsek Puloampel menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada jamaah agar senantiasa menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kriminalitas, serta memperkuat kerukunan dan kebersamaan antarwarga.

Kapolsek Puloampel menyampaikan bahwa kegiatan Subuh Keliling merupakan salah satu upaya Polri untuk mendekatkan diri kepada masyarakat sekaligus menyerap informasi dan aspirasi secara langsung dari warga.
“Melalui kegiatan Subuh Keliling ini, kami berharap terjalin komunikasi yang baik antara Polri dan masyarakat sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah hukum Polsek Puloampel,” ujarnya.

Masyarakat Desa Binanya menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi kehadiran anggota Polsek Puloampel yang secara rutin melaksanakan kegiatan keagamaan sekaligus memberikan pembinaan dan imbauan kamtibmas kepada warga. Dengan adanya kegiatan Subuh Keliling ini, diharapkan sinergitas antara Polri dan masyarakat semakin kuat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.”tutupnya

Redaksi