Sinergi pemerintah dan warga program RTLH desa sarakan berjalan sukses‎


‎ Tangerang,Lensabanteninvestigasi.com.-Acara serah terima pekerjaan Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sekaligus bagian dari program Peningkatan Kualitas Pemukiman rumah tidak layak huni Tangerang 12/9/2026
‎
‎Acara ini dihadiri langsung oleh Camat Sepatan, Kepala Desa Sarakan, Ketua Koordinator RTLH Kecamatan Sepatan, perwakilan Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Kabupaten Tangerang, serta warga penerima manfaat.
‎
‎Diketahui, untuk tahun ini Kecamatan Sepatan mendapat kuota sebanyak 35 unit rumah yang direhabilitasi. Dan rangkaian pekerjaan dilaksanakan secara bertahap sejak Juni hingga Agustus 2025.
‎
‎Adapun lingkup pekerjaannya meliputi
‎
‎- Perbaikan atap, dinding, lantai, dan ventilasi
‎- Pembangunan serta pembenahan sanitasi dan fasilitas MCK
‎- Penanganan kawasan permukiman kumuh di wilayah Desa Sarakan
‎- Seluruh pengerjaan dilakukan secara swakelola, dengan melibatkan warga secara langsung dalam proses pembangunannya.
‎
‎Ketua Koordinator RTLH Kecamatan Sepatan, Zakaria Ansor, menyampaikan rasa syukur sekaligus kebanggaannya atas kelancaran pelaksanaan program tersebut.
‎
‎” Alhamdulillah, pelaksanaan program RTLH di Desa Sarakan ini berjalan dengan lancar dan sukses. Perlu kami sampaikan, seluruh Keluarga Penerima Manfaat yang menerima bantuan ini telah dipilih melalui proses verifikasi dan survei kelayakan secara ketat, serta sepenuhnya sesuai dengan petunjuk teknis yang berlaku. Tidak ada penunjukan secara sembarangan, semoga ini membawa manfaat nyata bagi warga.” ujar Zakaria.

Ketua Kordinator RTLH Kecamatan Sepatan Bersama Tim Dinas Perkim
Ketua Kordinator RTLH Kecamatan Sepatan Bersama Tim Dinas Perkim

‎
‎Sementara itu, Camat Sepatan, Aan Ansori, S.IP., M.Si., memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan program tersebut.
‎
‎” Saya sangat mengapresiasi terselenggaranya program ini. Rehabilitasi rumah tidak layak huni bukan sekadar memperbaiki bangunan, melainkan memperbaiki kualitas hidup, kesejahteraan, dan masa depan warga kita. Semoga dengan rumah yang layak, warga bisa lebih sehat, lebih tenang, dan lebih produktif. Kami harap sinergi antara pemerintah kabupaten, desa, dan masyarakat terus terjaga agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas lagi.” ungkap Camat Aan Ansori.
‎
‎Kepala Desa Sarakan, Halimi, juga turut menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya. Ia menjelaskan bahwa kehadiran program ini sangat membantu pihak desa yang selama ini memiliki keterbatasan anggaran.
‎
‎”Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas program ini. Selama ini banyak warga kami yang menempati rumah tidak layak huni, sementara anggaran desa tidak mampu menjangkau seluruh kebutuhan warga. Dengan adanya program RTLH ini, warga yang sebelumnya tinggal dalam kondisi kurang baik kini sudah memiliki hunian yang layak, aman, dan sehat. Ini benar-benar meringankan beban kami dan mengubah harapan warga menjadi kenyataan,” kata Halimi.
‎
‎Pada kesempatan tersebut, penyerahan secara simbolis berupa penyerahan kunci dilakukan oleh Camat Sepatan, Ketua Koordinator RTLH, serta tim Dinas Perkim kepada perwakilan Keluarga Penerima Manfaat. Acara kemudian ditutup dengan kegiatan syukuran bersama melalui pemotongan nasi tumpeng, sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan seluruh warga.

Reporter : redaksi
‎

Pawai Panjang Mulud di Lingkungan Kali Wadas Kota Serang, Berbagai Kreasi Warga Diarak Sambut Maulid Nabi 1448 H

Lensa Banten Investigasi.Com – Ratusan warga Lingkungan Kali Wadas, Kelurahan Lopang, Kecamatan Serang, Kota Serang tumpah ruah mengikuti Pawai Panjang Mulud dalam rangka menyambut peringatan Maulud Nabi Muhamad SAW 1448 Hijriah.

Pawai panjang mulud yang digelar pada minggu, 13 September 2026, tersebut berlangsung meriah. Warga dari lingkungan RW 06 yang terdiri atas RT 01, RT 02, RT 03, RT 04 dan RT 05 antusias mengarak berbagai kreasi panjang Mulud di sepanjang jalan lingkungan kali wadas.

Tidak hanya orang dewasa, anak – anak turut ambil bagian dalam.kegiatan yang memjadi salah satu tradisi masyarakat dalam menyambut Maulid Nabi Muhamad SAW tersebut.

Antusiasme warga bahkan telah terlihat sejak beberapa hari sebelum pelaksanaam. Mereka secara gotong royong mengumpulkan berbagai kebutuhan sehari – hari untuk kemudian di hias dan di rangkai menjadi Panjang Mulud.

Beragam bentuk Panjang Mulud di tampilkan dalam pawai tersebut. Mulai dari kapal, perahu, rumah hingga replika masjid yang dihiasi pernak – pernik dan berbagai barang kebutuhan sehari – hari.

Berdasarkan laporan dari masing – masing ketua RT, terdapat sekitar 161 Panjang yang di serahkan kepada pengurus DKM Masjid Nurul Huda.

Setelah diarak keliling jalan di lingkungan Kali wadas, seluruh Panjang Mulud kemudian diserahkan kepada pengurus DKM Masjid Nurul Huda. Penyerahan tersebut diterima langsung oleh Ketua DKM beserta jajaran pengurus.

Beberapa warga yang sempat kami temui mengatakan,” kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan warga dari lima RT yang berada di lingkungan Masjid Nurul Huda dalam memeriahkan peringatan Maulid Nabi Muhamad SAW, ” ujar nya

( Susilo adhi )

MERIAH! Tradisi Ngeropok DI Link . Kaliwadas Kelurahan Lopang,Jadi Puncak Perayaan Maulid Nabi Ratusan Bingkisan Di Bagikan Ke Warga

KOTA SERANG,LENSABANTENINVESTIGASI.COM – Puncak perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Lingkungan Kali Wadas RW 06, Kelurahan Lopang, Kecamatan Serang, Kota Serang, Banten berlangsung meriah. Tradisi turun-temurun “Ngeropok”yakni pembagian berkat dan bingkisan dari ornamen Panjang Mulud kembali menjadi magnet warga.

di lapangan pada Minggu, 13 September 2026, terlihat antusiasme tinggi dari anak-anak hingga orang dewasa saat momen Ngeropok dimulai.

ARAKAN SHALAWAT HINGGA PEMBAGIAN BERKAT
Sebelum prosesi Ngeropok, ornamen Panjang Mulud yang dibuat secara swadaya oleh warga dijemput dari rumah ke rumah. Kemudian diarak keliling kampung dengan iringan shalawat dan tabuhan marawis.

Setibanya di masjid dan setelah didoakan bersama, barang-barang dalam ornamen Panjang Mulud tersebut dikemas untuk kemudian dibagikan kepada masyarakat dalam momen puncak Ngeropok.

RATUSAN BINGKISAN UNTUK WARGA
Tradisi Ngeropok menjadi momen yang paling dinantikan warga. Tahun ini antusiasme terlihat dari terkumpulnya ratusan bingkisan Panjang Mulud yang isinya beragam, mulai dari sembako, perabotan rumah tangga, pakaian, hingga uang tunai.

Melalui Tradisi Ngeropok, barang-barang ini didistribusikan untuk warga setempat maupun warga pendatang yang ingin ikut Ngeropok.

Tradisi ini bukan hanya sekadar berbagi, tapi juga wujud syukur, kebersamaan, dan semangat gotong royong masyarakat Lopang dalam memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW.

REDAKSi

Polda Banten Ucapkan Selamat HUT Korps Hiu Kencana, Tabah Sampai Akhir Mengawal Kedaulatan NKRI

Serang,Lensabanteninvestigasi.com.- Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Banten Irjen Pol Hengki, S.I.K., M.H., beserta staf dan jajaran menyampaikan ucapan Selamat Memperingati Hari Ulang Tahun Korps Hiu Kencana (Kapal Selam TNI AL) yang diperingati setiap 12 September. Peringatan tersebut menjadi momentum untuk mengenang sekaligus menghargai dedikasi prajurit Hiu Kencana dalam menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah perairan Indonesia.

Korps Hiu Kencana memiliki sejarah panjang dalam pengabdian menjaga kepentingan pertahanan maritim Indonesia. Satuan Kapal Selam TNI AL secara resmi berdiri pada 12 September 1959 dan hingga kini terus menjadi bagian penting dalam kekuatan pertahanan laut Indonesia, dengan semangat “Tabah Sampai Akhir”.

Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menyampaikan apresiasi dan penghormatan kepada seluruh prajurit Korps Hiu Kencana atas dedikasi, keberanian, profesionalisme, serta pengabdian yang telah diberikan bagi bangsa dan negara.

“Atas nama Polda Banten beserta seluruh staf dan jajaran, kami mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun Korps Hiu Kencana. Semoga semangat ‘Tabah Sampai Akhir’ senantiasa menjadi inspirasi dalam menjaga kehormatan, kedaulatan, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Kapolda Banten.

Menurutnya, semangat pengabdian Korps Hiu Kencana juga menjadi teladan bagi seluruh insan Polri untuk terus bekerja dengan penuh integritas, disiplin dan keberanian dalam memberikan perlindungan, pengayoman serta pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Sinergitas TNI-Polri merupakan kekuatan penting dalam menjaga keamanan dan keutuhan NKRI. Kami berharap soliditas dan kebersamaan yang telah terjalin dapat terus diperkuat, khususnya dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan yang semakin dinamis,” tutur Irjen Pol Hengki.

Polda Banten turut mendoakan agar seluruh prajurit Korps Hiu Kencana senantiasa diberikan kekuatan, keselamatan dan keberhasilan dalam setiap pelaksanaan tugas. **Selamat Hari Ulang Tahun Korps Hiu Kencana, teruslah mengabdi dengan semangat Tabah Sampai Akhir demi Merah Putih dan NKRI. (Bidhumas).

Pimred Lensa Banten Investigasi Sampaikan Ucapan HUT ke-47 Desa Sindangheula

Serang, LENSABANTENINVESTIGASI.COM — Pemimpin Redaksi (Pimred) Lensa Banten Investigasi, M. Haris, menyampaikan ucapan selamat Hari Ulang Tahun (HUT) ke-47 kepada Pemerintah Desa Sindangheula, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang.
M. Haris turut mengapresiasi perjalanan dan pembangunan Desa Sindangheula selama 47 tahun. Ia berharap momentum HUT ke-47 dapat menjadi semangat bagi pemerintah desa bersama masyarakat untuk terus meningkatkan pembangunan dan pelayanan kepada warga.


“Selamat HUT ke-47 Desa Sindangheula. Semoga semakin maju, berkembang, masyarakatnya semakin sejahtera, serta terus menjaga kebersamaan dan kekompakan dalam membangun desa,” ujar Haris.


Ia juga berharap sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, serta berbagai elemen dapat terus terjalin demi mewujudkan Desa Sindangheula yang lebih maju dan bahagia bagi seluruh warganya.
Selamat HUT ke-47 Desa Sindangheula.
Maju Desanya, Bahagia Warganya.

Redaksi

REVITALISASI SMP PGRI CIRUAS RP1,1 MILIAR DISINYALIR TIDAK SESUAI JUKLAK JUKNIS: BESI DIKURANGI, SEMEN MURAH, K3 DIABAIKAN

SERANG,LENSABANTENINVESTIGASI.COM – Proyek Revitalisasi Satuan Pendidikan SMP PGRI Ciruas yang menelan dana APBN 2026 sebesar Rp1.112.736.000 disinyalir dikerjakan tidak sesuai spesifikasi teknis, juklak juknis, dan mengabaikan keselamatan kerja.

Proyek berlokasi di Jl. Ciptayasa Pontang, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang ini dilaksanakan oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) selama 120 hari kerja.

HASIL INVESTIGASI AWAK MEDIA – 11 SEPTEMBER 2026
Awak media menemukan sederet kejanggalan di lapangan:

  1. BESI BERKURANG UKURANNYA.
    Besi tulangan yang seharusnya ukuran 12mm saat diukur hanya 9,0mm. Besi ring 8mm saat diukur hanya 6,6mm. Ini berpotensi mengurangi kekuatan struktur bangunan.
  2. SEMEN TIDAK SESUAI HARGA SATUAN
    Menggunakan semen merk “BEST” ukuran 40kg. Diduga tidak sesuai dengan harga satuan dalam RAB.
  3. K3 DIABAIKAN*
    Para pekerja tidak menggunakan Alat Pelindung Diri. Kotak P3K tidak terlihat di lokasi.
  4. PAPAN PROYEK TIDAK LAYAK
    Papan informasi proyek hanya dipaku di pohon, bukan dipasang permanen.
  5. MINIM PENGAWASAN
    Pengawasan dari pihak P2SP dan konsultan pengawas minim.

HASIL KONFIRMASI
Maman selaku Ketua Pelaksana P2SP sekaligus suami Kepsek membenarkan:
“Saya ketua pelaksana revitalisasi. Terkait besi ada dua ukuran 10mm dan 8mm buat cincin kang. Semen emang benar menggunakan merk BEST dan sesuai menurut konsultan. APD emang sudah dipersiapkan tapi pekerja beralasan panas, gerah dan lecet kang.”

Nia Kurnia,S.Pd selaku Kepala Sekolah sekaligus Penanggung Jawab juga menyatakan:
“Untuk belanja keperluan material saya yang beli pak atas arahan konsultan. Besi emang benar pakai 10mm dan 8mm, dan semen gunakan merk BEST ukuran 40kg dengan harga Rp. 42 ribu atas arahan konsultan juga dan semua sudah sesuai semua pak dan saat belanja material didampingi pak Unang selaku mandor,dalihnya

Catatan: Dalam konfirmasi dan WA awal disebut besi 12mm dan 8mm. Namun di lapangan dan saat konfirmasi disebut 10mm dan 8mm.

BAHAYA JIKA DIPAKSAKAN
Pengurangan ukuran besi dari 12mm ke 9-10mm dan ring 8mm ke 6,6mm sangat berisiko. Struktur bangunan sekolah bisa tidak kuat menahan beban, rawan retak bahkan roboh. Apalagi ini bangunan pendidikan tempat ratusan siswa belajar.

Kami selaku penggiat kontrol sosial mendesak:

  1. Ditjen PAUD Dasmen Kemendikdasmen segera turun audit teknis dan uji laboratorium material.
  2. Inspektorat Kabupaten Serang & Kejari Serang periksa penggunaan anggaran Rp1,1 Miliar dan kesesuaian RAB.
  3. P2SP & Konsultan Pengawas bertanggung jawab dan hentikan sementara pekerjaan jika tidak sesuai spek.
  4. K3 Wajib Ditegakkan. Jangan korbankan nyawa pekerja demi target.

“Dana APBN Rp1,1 Miliar untuk pendidikan anak bangsa. Jangan sampai jadi bangunan yang membahayakan anak bangsa itu sendiri”

RED/TIM

PULUHAN TAHUN TINGGAL DI RUMAH HAMPIR ROBOH! IBU ENTIN WARGA SUKARAJA CIKESAL HIDUP DI BAWAH ATAP BOCOR & TIANG DISANGGAH BALOK

SERANG,LENSABANTENINVESTIGASI.COM – Tangis dan harap masih menjadi keseharian Ibu Entin, warga Kp. Cimaung Kulon RT 09/05 Desa Sukaraja, Kecamatan Cikesal, Kabupaten Serang. Sudah bertahun-tahun ia tinggal di rumah tidak layak huni yang sewaktu-waktu bisa roboh.

Sebagai ibu rumah tangga dengan pekerjaan serabutan dan penghasilan tidak menentu, Ibu Entin hanya bisa pasrah. Untuk makan sehari-hari saja masih kesulitan, apalagi untuk membangun rumah.

RUMAH TIDAK LAYAK HUNI
Kondisi rumah Ibu Entin sangat memprihatinkan:

  1. Atap bocor dan ditambal menggunakan terpal
  2. Dinding retak-retak dan sudah lapuk
  3. Tiang rumah disangga pakai balok agar tidak ambruk
  4. Tidak ada kamar mandi dan dapur
  5. Saat musim hujan air masuk dan ruangan tergenang

“Rumah kami hampir rubuh. Tiang-tiang pun disanggah pakai balok sementara pak. Kami sering dihantui rasa ketakutan jika sewaktu-waktu rumah kita rubuh” ujar Imam, keluarga Ibu Entin.

“Buat makan aja kita masih susah pak, jangan kan untuk membangun rumah”ucap warga setempat saat diwawancarai awak media.

SUDAH MELAPOR TAPI NIHIL
Menurut Ketua RT Wardi, Ibu Entin sudah puluhan tahun berharap bantuan bedah rumah dari pemerintah desa. Namun hingga kini belum ada realisasi.

Anak Ibu Entin pun berharap ada perhatian dari Kepala Desa Sukaraja, Dinsos, Dinas Perkim Kabupaten Serang, Kecamatan Cikesal* hingga Pemerintah Pusat.

“Kami berharap rumah kami dibangun dan dapat perhatian dari pemerintah. Kami sangat sedih pak, kami tidak punya rumah selain yang kami tempati ini” ujar Ketua RT Wardi.

Kami mendesak:

  1. Pemerintah Desa Sukaraja segera mengajukan Ibu Entin ke program RTLH/Bantuan Bedah Rumah.
  2. Dinas Sosial & Dinas Perkim Kabupaten Serang* segera turun verifikasi dan survei ke lokasi.
  3. *Pemerintah Provinsi Banten dan Pusat jangan tutup mata. Jangan biarkan warga hidup dalam ketakutan.

“Kalau bukan pemerintah yang peduli, lalu siapa lagi?”
Rumah layak huni adalah hak dasar setiap warga negara.

Reporter: Kaperwil Banten – Buhari

Disinyalir Teken Surat PHK Relawan Sppg.Kepala Sekolah negri Cilegon di Sorot

Cilegon,Lensabanteninvestigasi.com.-isinyalir Teken Surat PHK Relawan SPPG, Kepala Sekolah Negeri di Cilegon Disorot
azqa20 September 12, 2026 0
Diduga Teken Surat PHK Relawan SPPG, Kepala Sekolah Negeri di Cilegon Disorot

Pemutusan hubungan kerja terhadap seorang relawan pencuci ompreng di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cilegon Bendungan menuai polemik. Surat pemberhentian terhadap relawan bernama Soni Adiputra itu diduga ditandatangani seorang aparatur sipil negara yang menjabat sebagai kepala sekolah negeri di Kota Cilegon.

Dokumen yang diterima redaksi menunjukkan surat bernomor 01/SPHK/IX/2026 tertanggal 4 September 2026. Surat tersebut diterbitkan Yayasan Putra Arya Alfarez dan menyatakan Soni diberhentikan dari Divisi Pencucian Ompreng terhitung sejak tanggal surat diterbitkan. Alasan pemberhentian disebut berdasarkan kebijakan dan pertimbangan yayasan.

Pada bagian akhir surat tercantum inisial “YK” dan stempel yayasan. Namun, surat itu tidak mencantumkan jabatan YK dalam struktur organisasi yayasan.

Soni mempersoalkan pemberhentian tersebut. Ia mengatakan baru kembali bekerja setelah menjalani izin sakit selama sepekan dan memiliki surat keterangan. Saat kembali, ia justru menerima pemberitahuan pemberhentian dari bagian administrasi.

“Yang mecat itu Bu YK, Bu YK itu mitra dari SPPG,” kata Soni kepada wartawan, Sabtu, 12 September 2026.

Menurut Soni, sosok yang disebut sebagai kepala mitra SPPG Cilegon Bendungan, Ato, diduga menggunakan Yayasan Putra Arya Alfarez milik rekannya untuk mendukung operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan YK merupakan kepala salah satu SMP negeri di Kota Cilegon dan berstatus PNS di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Cilegon.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai posisi YK dalam pengelolaan yayasan dan SPPG. Belum jelas apakah YK tercatat sebagai pengurus yayasan atau memiliki kewenangan lain sehingga dapat menandatangani surat pemberhentian relawan.

Keterlibatan ASN dalam aktivitas yayasan swasta juga menjadi sorotan karena berkaitan dengan ketentuan disiplin pegawai negeri. Namun, dugaan pelanggaran disiplin maupun konflik kepentingan dalam perkara ini masih perlu dibuktikan berdasarkan status dan peran YK secara resmi dalam yayasan serta hubungan kelembagaannya dengan SPPG.

Ketua Ormas PPPK-RI Bela Negara Mada II Kota Cilegon, H. Suwarni, meminta pemerintah daerah tidak mengabaikan persoalan tersebut. Menurut dia, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Cilegon perlu menjelaskan posisi YK kepada publik.

“Jika benar adanya keterlibatan oknum ASN dalam SPPG harus ditindaklanjuti, terutama Dinas Pendidikan Kota Cilegon agar memberikan klarifikasi kepada publik secara terbuka,” ujar Suwarni.

Hingga berita ini ditulis, konfirmasi kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Cilegon serta Yayasan Putra Arya Alfarez masih diupayakan. Penjelasan dari kedua pihak diperlukan untuk memastikan status YK dalam yayasan, kewenangan penandatanganan surat pemberhentian, serta mekanisme pemberhentian relawan SPPG tersebut. (Red)

Rembuk Stunting 2026 Desa Sindangheula Bahas Solusi Pencegahan Stunting

Serang,Lensabanteninvestigasi.com– Pemerintah Desa Sindangheula, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, menggelar kegiatan Rembuk Stunting tahun 2026 bersama Kader Posyandu Desa Sindangheula di Saung Bioflok Desa Sindangheula, Jumat (11/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ruang bersama untuk membahas berbagai persoalan kesehatan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan pencegahan dan penanganan stunting di tingkat desa.

Rembuk Stunting dibuka langsung oleh Kepala Desa Sindangheula, Suheli, S.Kom.I., MM., dan dihadiri perangkat desa, Bidan Desa, serta para Kader Posyandu Desa Sindangheula.

Dalam kegiatan tersebut, para kader diberikan kesempatan menyampaikan aspirasi, pengalaman, serta berbagai kendala yang ditemukan dalam pelaksanaan pelayanan Posyandu di tengah masyarakat.

Kepala Desa Sindangheula Suheli mengatakan, kegiatan Rembuk Stunting berjalan dengan lancar dan diharapkan dapat menjadi sarana untuk menyatukan langkah antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan para kader Posyandu.

“Alhamdulillah kegiatan Rembuk Stunting Kader Posyandu Desa Sindangheula telah berjalan dengan lancar. Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Bidan, pengurus dan anggota Kader Posyandu yang telah hadir dan mengikuti kegiatan ini,” ujar Suheli.

Menurutnya, Rembuk Stunting tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi juga menjadi wadah untuk menampung aspirasi para kader sekaligus membahas berbagai permasalahan yang ditemui di lapangan.

“Tujuan kegiatan ini adalah untuk menampung aspirasi dari para pengurus kader, kemudian berbagai permasalahan yang ada di lapangan kita diskusikan bersama dan kita cari solusinya,” katanya.

Suheli berharap melalui kegiatan tersebut, berbagai persoalan yang berkaitan dengan pelayanan Posyandu dan upaya pencegahan stunting dapat ditangani secara bersama-sama.

“Mudah-mudahan dengan berkumpul dan melaksanakan rembuk stunting ini, permasalahan yang ada di lapangan bisa kita atasi bersama-sama. Tentunya untuk kebaikan kader Posyandu dan kebaikan Desa Sindangheula menuju desa yang sehat dan sejahtera,” pungkasnya.

Rembuk Stunting ini juga diharapkan semakin memperkuat kolaborasi antara pemerintah desa, Bidan Desa, dan Kader Posyandu dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, terutama bagi ibu hamil, bayi, balita, serta keluarga yang membutuhkan perhatian khusus dalam pencegahan stunting.

Dengan komunikasi dan koordinasi yang terus dibangun, Pemerintah Desa Sindangheula berkomitmen mendorong berbagai upaya preventif agar tumbuh kembang anak dapat terpantau dengan baik dan kualitas kesehatan masyarakat desa semakin meningkat.

REUNI PRAKASABELS BANTEN 2026 BERJALAN MERIAH, POLRES SERANG KOTA DAN POLRES KABUPATEN SERANG JADI TUAN RUMAH 2026

Cilegon,Lensabanteninvestigasi.com.-Silaturahmi sekaligus Reuni Prakasabels Banten Tahun 2026 telah sukses dan meriah digelar pada Sabtu (12/9/2026), bertempat di Resto Istana Sari Galuha, Jl. Mayjen Sutoyo No. 17, Tegalwangi, Cilegon, Banten. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB ini dihadiri oleh para anggota dari berbagai daerah di seluruh Banten.

Acara dimulai dengan registrasi kedatangan peserta, dilanjutkan dengan pembukaan oleh MC, pembacaan doa oleh Ustadz Oman, serta sambutan-sambutan dari pengurus. Hadir memberikan sambutan antara lain Ketua Panitia sekaligus Ketua Prakasabels Serang Kota dan Serang Kabupaten, Kp. Detti Ratnasari, SH, serta Ketua Prakasabels Banten, Kp. Didin Samsudin, SE.

Dalam kegiatan tersebut dipastikan bahwa POLRES SERANG KOTA DAN POLRES KABUPATEN SERANG menjadi tuan rumah penyelenggaraan Reuni Prakasabels Banten Tahun 2026. Sementara melalui proses pengundian yang berlangsung transparan dan disaksikan langsung oleh seluruh peserta yang hadir, POLRES CILEGON akan menjadi tuan rumah pelaksanaan reuni selanjutnya pada tahun 2027.

Suasana kegiatan semakin meriah dan penuh kehangatan dengan diisi pembagian door prize, permainan hiburan, serta ramah tamah yang semakin mempererat tali persaudaraan antar sesama anggota. Dari total 98 anggota Prakasabels Banten, sekitar 80 orang hadir dalam kegiatan ini, angka yang menunjukkan antusiasme dan kekompakan yang tetap terjaga dengan sangat baik.

Kegiatan Silaturahmi dan Reuni Prakasabels Banten Tahun 2026 resmi berakhir pada pukul 14.00 WIB dan berjalan dengan lancar, aman, serta penuh keakraban kekeluargaan.

Redaksi