Baru Tahap Bongkar Sudah Langgar K3! Pekerja Revitalisasi SDN Cirangkong 1 Tak Pakai APD, Staf Desa: Pihak Sekolah Belum Pernah Koordinasi

Serang,satriabuananews.com -* Proyek Revitalisasi Satuan Pendidikan *SD Negeri Cirangkong 1 yang berlokasi di Desa Cirangkong, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, Banten, disorot awak media. Proyek ratusan juta tersebut diduga mengabaikan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan tanpa adanya koordinasi dengan Pemerintah Desa setempat.

Berdasarkan papan informasi publik yang terpasang di lokasi, proyek tersebut adalah:

*Pekerjaan:Revitalisasi Satuan Pendidikan SDN Cirangkong 1
*Rincian:Rehabilitasi 5 Ruang Kelas, Rehabilitasi Ruang UKS, Rehabilitasi Toilet
*Dana Bantuan: Rp 572.484.008,-
*Sumber Dana: APBN Tahun Anggaran 2026
*Pelaksana:Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP)
*Waktu Pelaksanaan: 120 Hari Kalender
*Program Didampingi:Kejaksaan Agung RI
*Lokasi: Jln. Cirangkong, Desa Cirangkong, Kec. Petir, Kab. Serang, Prov. Banten

Hasil pantauan investigasi awak media di lokasi pada Senin, 30/09/2026, pekerjaan revitalisasi baru memasuki tahap awal pembongkaran gedung sekolah. Namun pada tahap awal saja sudah ditemukan pelanggaran serius.

Terlihat para pekerja melakukan pembongkaran atap dan tembok tanpa menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap seperti helm safety, rompi, sepatu safety, dan sarung tangan. Padahal K3 adalah hal wajib dalam setiap pekerjaan konstruksi.

“Baru pekerjaan awal saja sudah melanggar apalagi diakhir. Minim pengawasan dari pihak P2SP dan Konsultan merupakan bukti tidak bertanggung jawabnya dengan tugas yang diemban dan hanya melihat tanpa menegur baik lisan maupun tindakan. Hal sepele dianggap remeh, seandainya terjadi kecelakaan kerja siapa yang bertanggung jawab,” ujar awak media di lokasi.

Selain dugaan pelanggaran K3, proyek ini juga disinyalir tanpa adanya koordinasi dan komunikasi dengan Kepala Desa Cirangkong, sehingga dikhawatirkan akan menimbulkan ketidakharmonisan antara pihak sekolah dengan pemerintahan desa.

Saat awak media mencoba mengkonfirmasi salah satu pekerja yang tidak memakai APD, ia mengatakan:

“Untuk APD ada pak, kalau dipakai gerah, panas dan tidak betah pak, APD mah ada dan dilengkapi,” ucapnya singkat.

Konfirmasi berlanjut ke Ketua Komite yang enggan menyebutkan namanya, ia juga mengatakan hal senada:

“Kemungkinan pekerja kalau memakai APD tidak betah dan panas pak,”ucapnya singkat.

Sementara itu, salah satu staf Desa Cirangkong saat dikonfirmasi terkait revitalisasi SD Negeri Cirangkong 1 membenarkan bahwa pihak sekolah belum pernah datang ke kantor desa.

“Bahwa SDN Cirangkong 1 ada pembangunan revitalisasi, sampai sekarang belum ada yang datang padahal sekolah tersebut tidak jauh dari kantor desa,” ujarnya.

Dengan temuan ini, publik berharap agar P2SP SDN Cirangkong 1, Konsultan Pengawas, Dinas Pendidikan Kabupaten Serang, serta Tim Pendamping dari Kejaksaan Agung RI untuk segera melakukan evaluasi dan menegur pelaksana agar mematuhi SOP K3 dan menjalin koordinasi yang baik dengan Pemerintah Desa Cirangkong.

RED/TIM

Semangat! Ibu-ibu PKK Desa Purwadadi Lebakwangi Antusias Ikuti Pembinaan dari Kabupaten, Kades H. Bayi (Haji Ma’mun) Hadir Dukung

Serang,lensabanteninvestigasi.com – Semangat pemberdayaan perempuan dan keluarga terus digelorakan di Kabupaten Serang. Melalui program (Bantuan Keuangan Provinsi) PEMBINAAN PKK DESA PURWADADI KEC. LEBAKWANGI KAB. SERANG PROV. BANTEN Tahun 2026, Tim Penggerak PKK Kabupaten Serang turun langsung melakukan pembinaan ke desa.

Kegiatan pembinaan yang berlangsung di Aula Kantor Desa Purwadadi ini dipimpin langsung oleh tim dari kabupaten yang dipimpin oleh Ibu Hajah Yayah selaku Sekretaris PKK Kabupaten Serang beserta jajaran.

Kegiatan tersebut mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Desa Purwadadi. Tampak hadir Kepala Desa Purwadadi, H. Bayi (Haji Ma’mun), beserta staf desa, para Ketua RT, RW, dan seluruh jajaran perangkat desa.

Tak ketinggalan, seluruh ibu-ibu PKK se-Desa Purwadadi hadir dengan penuh antusias dan semangat, mengenakan seragam PKK kompak.

Dari pantauan awak media di lokasi, suasana pembinaan berlangsung dengan khidmat dan interaktif. Ibu Hajah Yayah memberikan arahan, motivasi serta evaluasi terkait 10 Program Pokok PKK, administrasi PKK, dan peran PKK dalam mendukung pembangunan desa.

Dalam sesi foto bersama, terlihat kekompakan dan semangat luar biasa dari ibu-ibu PKK Desa Purwadadi dengan mengacungkan salam kompak PKK, sebagai simbol semangat membangun keluarga sejahtera.

Kepala Desa Purwadadi, H. Bayi (Haji Ma’mun) mengapresiasi kegiatan pembinaan ini. Menurutnya, pembinaan dari kabupaten sangat penting untuk meningkatkan kapasitas dan pengetahuan ibu-ibu PKK di tingkat desa agar lebih aktif dan inovatif.

Dengan adanya pembinaan ini, diharapkan PKK Desa Purwadadi semakin maju, tertib administrasi, dan menjadi motor penggerak kesejahteraan keluarga di Kecamatan Lebakwangi.

*RED/Nadir

Kodim 0602/Serang Koramil 0602-02/Kesemen Salurkan Air Bersih kepada Masyarakat Dalam Rangka HUT ke-81 TNI

SERANG.Lensabanteninvestigasi.com.— Kodim 0602/Serang Koramil 0602-02/Kasemenmelaksanakan kegiatan bakti sosial berupa penyaluran air bersih kepada masyarakat sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Kpt.inf Totok Trimartanto selaku Danramil 0602-02/Kasemen bersama anggota koramil dan Lurah Kasunyatan Neneng Titin Kurnia, S.Pd., M.Si menyatakan penyaluran air bersih tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI Angkatan Darat, khususnya Kodim 0602/Serang Koramil 0602-02/kasemen, terhadap masyarakat yang membutuhkan pasokan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Dalam kegiatan tersebut, armada tangki air dikerahkan untuk mendistribusikan air bersih secara langsung kepada warga.

Masyarakat terlihat membawa berbagai wadah untuk menampung air yang disalurkan.

Kegiatan bakti sosial ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Kehadiran personel TNI di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan manfaat secara langsung, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, penyaluran air bersih ini mencerminkan komitmen TNI untuk terus hadir dan membantu masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan di lingkungan sekitar.

Melalui kegiatan tersebut, Kodim 0602/Serang Koramil 0602-02/Kasemen turut mengusung semangat “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur

Redaksi

Bayar PBB Taat Berhadiah Umroh Gratis, Bupati Serang Undi Wajib Pajak di Pendopo

Serang,Lensabanteninvestigasi.com. – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada warga patuh bayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) setiap tahun. Apresiasi diberikan dalam bentuk memberangkatkan wajib pajak beruntung umroh ke Tanah Suci Mekkah.

Pemberian hadiah umrah diundi langsung Bupati Ratu Zakiyah di Pendopo Bupati, Senin (28/9/2026). Ada dua wajib pajak diberangkatkan umroh tahun ini gratis ditanggung Pemkab Serang melalui Bapenda.

“Ini dalam rangka memberikan apresiasi kepada masyarakat Kabupaten Serang yang telah patuh melakukan pembayaran PBB perkotaan dan pedesaan tahun pajak 2026. Selain itu sebagai rangkaian HUT ke-500 Kabupaten Serang,” kata Ratu Zakiyah.

Bupati berharap doorprize umroh berdampak positif bagi wajib pajak.

“Apa yang kami lakukan semoga memberikan dampak bermanfaat sekaligus memacu masyarakat taat membayar pajak pada tahun-tahun berikutnya,” katanya.

Membayar PBB dan pajak lainnya wujud nyata peran aktif masyarakat dalam pembangunan daerah.

“Bagi saya membayar pajak bukan sekadar kewajiban, tetapi bagaimana masyarakat berperan aktif, memberikan kontribusi nyata untuk pembangunan. Semakin banyak yang taat bayar pajak, semakin banyak pembangunan yang bisa kita lakukan,” tegasnya.

Pajak dari rakyat digunakan sebaik-baiknya untuk pembangunan kesehatan, pendidikan maupun infrastruktur di Kabupaten Serang.

Dalam pengundian, Pemkab mengambil dua nama wajib pajak berangkat umroh dan dua cadangan apabila berhalangan.

Pemkab akan cek dan pastikan nama pemenang.

“Rencananya mereka akan diberangkatkan akhir tahun, insya Allah. Semoga memberikan manfaat,” katanya.

Bupati berharap pembayaran pajak tahun mendatang semakin baik.

“Alhamdulillah semakin baik, jadi mohon doanya teruslah taat membayar pajak karena pajak akan memberikan kontribusi nyata dan dampak positif bagi masyarakat Kabupaten Serang,” tutupnya.

Kepala Bapenda Kabupaten Serang Lalu Farhan Nugraha mengatakan doorprize umroh bentuk apresiasi Bupati.

“Ibu Bupati memberikan apresiasi kepada wajib pajak yang sudah luar biasa capaian tahun 2026. Sampai September 2026 sudah 92 persen artinya masih punya waktu 3 bulan sampai 100 persen dan alhamdulillah sebelum jatuh tempo akhir tahun sudah di angka membanggakan,” kata Lalu Farhan.

Apresiasi untuk memberi semangat masyarakat lain. Agenda akan terus berjalan setiap tahun dalam rangka hari jadi Kabupaten Serang.

“Tahun depan, insya Allah mungkin akan lebih banyak kalau memungkinkan,” katanya.

Kegiatan berkelanjutan.

“Kita coba anggarkan lebih baik ke depannya, jadi nama itu saat didaftarkan sudah berangkat di tahun itu juga. Ya yang rajin bayar pajak dan tidak ada tunggakan,” katanya.

Pihaknya langsung cek nama pemenang.

“Kita akan survei hari ini, dari 4 nama ini, kandidat pertama kedua kita langsung survey. Ketika pertama dan kedua tidak memenuhi, turun ke tiga dan keempat,” tegasnya.

Akomodasi dan pemberangkatan ditanggung Pemkab.

“Kita anggarkan untuk tiket umroh dan uang sakunya. Yang penting sehat, bawa pakaiannya, semua sudah kita siapkan. Kita upayakan maksimal karena akomodasi dan sebagainya kita semua tanggung,” pungkasnya.

Turut hadir Sekda Zaldi Dhuhana, Asda I Syamsudin, Asda II Febriyanto, dan Asda III Ida Nuraida.

Kisah Pilu Ibu Rohmah, Puluhan Tahun Hidup dalam Keterbatasan, Kini Tinggal di Saung Manaqib


SERANG, LensaBantenInvestigasi.com — Kisah pilu dialami Ibu Rohmah, 55 tahun, warga Kampung Katupang Masjid RT 005/RW 001, Desa Cilayang, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang. Di usia yang seharusnya mendapat kehidupan yang lebih layak, ia justru masih harus bertahan dalam kondisi tempat tinggal yang memprihatinkan.


Selama puluhan tahun, Ibu Rohmah menjalani kehidupan dengan berbagai keterbatasan. Kondisi rumah yang ditempatinya jauh dari kata layak. Bahkan, saat ini ia disebut hanya menempati sebuah saung yang digunakan untuk kegiatan manaqib.


Ibu Rohmah dikenal sebagai salah satu aktivis Forum Musisi Serang Timur (FMST). Di tengah keterbatasan ekonomi dan kondisi tempat tinggalnya, ia tetap berusaha menjalani kehidupan sehari-hari dengan mengandalkan pekerjaan serabutan.


Kondisi tersebut semakin memprihatinkan karena keluarga Ibu Rohmah juga masih menghadapi persoalan tempat tinggal. Anak-anaknya yang masih bersekolah turut menjadi bagian dari perjuangan keluarga untuk bertahan di tengah keterbatasan.
Penghasilan yang tidak menentu harus digunakan untuk memenuhi berbagai kebutuhan sehari-hari. Kondisi ini membuat kehidupan Ibu Rohmah dan keluarganya semakin sulit.


Meski demikian, keterbatasan tersebut tidak menyurutkan semangatnya untuk terus menjalani kehidupan. Kasih sayang keluarga dan dukungan orang-orang di sekitarnya menjadi kekuatan bagi Ibu Rohmah untuk tetap bertahan.


Kini, kondisi Ibu Rohmah diharapkan mendapat perhatian dari Pemerintah Desa Cilayang maupun pihak terkait. Bantuan perbaikan atau pembangunan rumah yang lebih layak sangat diharapkan agar dirinya dan keluarganya dapat memiliki tempat tinggal yang aman dan manusiawi.


Kisah Ibu Rohmah menjadi gambaran bahwa masih ada warga yang membutuhkan perhatian dan kepedulian bersama. Diharapkan pemerintah maupun masyarakat dapat melihat kondisi tersebut dan memberikan bantuan sesuai ketentuan yang berlaku.
Karena memiliki tempat tinggal yang layak merupakan kebutuhan dasar setiap warga.


Redaksi

P2SP KB Darurrahmah Mancak Realisasikan Banpem Rp164,9 Juta, Pembangunan Dilaksanakan Swakelola dan Terbuka

SERANG, LensaBantenInvestigasi.com — Pelaksanaan Program Bantuan Pemerintah (Banpem) Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2026 di KB Darurrahmah, Desa Waringin, Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang, menjadi perhatian karena pelaksanaannya dilakukan secara swakelola dan informasi kegiatan ditampilkan secara terbuka di lokasi.

Berdasarkan pantauan awak media, papan informasi kegiatan terpasang di depan area pembangunan dan memuat sejumlah informasi penting mengenai program, mulai dari nama kegiatan, pelaksana, sumber anggaran, nilai bantuan hingga waktu pelaksanaan.

Transparansi tersebut menjadi bagian penting dalam memberikan informasi kepada masyarakat mengenai penggunaan bantuan pemerintah yang bersumber dari APBN.

Pada papan kegiatan tercantum bahwa program tersebut merupakan Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Menengah – Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini.

Program tersebut dilaksanakan oleh P2SP (Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan) KB Darurrahmah dengan nilai bantuan sebesar:
Rp164.988.000,00
Adapun waktu pelaksanaan tercantum selama 90 hari kalender, mulai 29 Juli hingga 26 Oktober 2026, dengan sumber dana APBN Tahun Anggaran 2026.Dalam papan informasi juga tercantum keterangan bahwa kegiatan tersebut didampingi oleh Kejaksaan Agung RI.


Pembangunan Memasuki Tahap Finishing
Dari hasil pantauan di lapangan, sejumlah bagian pembangunan telah memasuki tahap finishing.
Pembangunan mencakup Ruang UKS, area bermain bebas, serta fasilitas sanitasi. Area bermain baru tampak telah berdiri dan dilengkapi sejumlah sarana permainan anak.

Halaman sekolah juga telah ditata menggunakan paving block dengan pola heksagonal. Penataan tersebut membuat area sekolah terlihat lebih rapi dan memberikan ruang yang lebih nyaman bagi anak-anak untuk melakukan aktivitas bermain.

Bangunan UKS, toilet dan fasilitas sanitasi juga terlihat dalam proses penyelesaian.
Di sekitar area pembangunan terdapat rambu “AREA WAJIB APD” sebagai pengingat mengenai penggunaan Alat Pelindung Diri selama berada di area pekerjaan.
Fasilitas Dinilai Sangat Dibutuhkan
Ketua P2SP KB Darurrahmah, Cepi Pahlevi, sebelumnya menyampaikan terima kasih kepada pemerintah atas bantuan revitalisasi yang diberikan.


Menurutnya, sejumlah fasilitas yang dibangun memang sangat dibutuhkan untuk menunjang kegiatan di lingkungan pendidikan anak usia dini.

Fasilitas tersebut antara lain ruang UKS yang dapat digunakan untuk mendukung pembelajaran terkait pertolongan pertama, sarana bermain seperti ayunan, jungkitan dan perosotan, serta pembangunan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air.

Selama ini, kebutuhan air disebut masih mengandalkan sumur gali dengan kedalaman sekitar tiga meter. Kondisi air tersebut menurut pihak sekolah terkadang berbau besi dan pada musim tertentu dapat mengalami kekeringan.
Diharapkan Selesai Tepat Waktu
Dengan nilai bantuan sebesar Rp164,988 juta, pembangunan dilaksanakan secara swakelola oleh P2SP KB Darurrahmah.

Pelaksanaan kegiatan diharapkan tetap berjalan sesuai ketentuan, mengedepankan transparansi, akuntabilitas, keselamatan kerja, serta kualitas pekerjaan hingga seluruh pembangunan selesai.
Sesuai jadwal yang tercantum pada papan informasi, pekerjaan ditargetkan rampung pada 26 Oktober 2026.

Jika selesai tepat waktu, fasilitas revitalisasi tersebut diharapkan dapat segera dimanfaatkan untuk meningkatkan kenyamanan, keamanan, serta menunjang proses belajar dan aktivitas bermain anak-anak KB Darurrahmah.
Redaksi

Mantap! UPT Puskesmas Lebakwangi Gelar Pelayanan Kesehatan di Desa Tirem, Dipimpin Ibu Isti dan Dihadiri Ibu Lurah, Sekdes & Kecamatan

Serang,Lensabanteninvestigasi.com . -Wujud nyata pelayanan kesehatan prima kepada masyarakat ditunjukkan oleh UPT Puskesmas Lebakwangi. Tim kesehatan dari UPT Puskesmas Lebakwangi turun langsung ke lapangan untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada warga di *Desa Tirem, Kecamatan Lebakwangi, Kabupaten Serang.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Desa Tirem ini dipimpin langsung oleh Ibu Isti, Kabid UPT Puskesmas Lebakwangi, bersama jajaran tim medis dan kader kesehatan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ibu Lurah Desa Tirem, Sekdes Desa Tirem,serta Bapak Dedi dari Kecamatan Lebakwangi*, sebagai bentuk sinergi dan dukungan penuh dari pemerintah desa dan kecamatan terhadap program kesehatan masyarakat.

Dari pantauan awak media, kegiatan berjalan dengan lancar dan penuh antusiasme warga. Terlihat tim medis melakukan pemeriksaan kesehatan, pengecekan darah, dan pendataan kesehatan warga. Puluhan warga datang untuk memeriksakan kesehatannya secara gratis.

Di dinding Aula Kantor Desa Tirem terlihat papan DATA KEGIATAN PKK DESA TIREM KECAMATAN LEBAK WANGI KABUPATEN SERANG* menandakan kegiatan ini juga bersinergi dengan program PKK Desa dalam upaya peningkatan derajat kesehatan keluarga.

Di akhir kegiatan, tim kesehatan, Ibu Kabid, Ibu Lurah, dan jajaran berfoto bersama dengan mengacungkan salam 5 jari sebagai simbol komitmen STOP stunting dan Eliminasi TBC, serta salam sehat untuk warga Lebakwangi.

Warga Desa Tirem mengapresiasi kegiatan ini karena sangat membantu warga yang jauh dari Puskesmas untuk mendapatkan pelayanan kesehatan secara langsung di desanya.

“Terima kasih kepada Ibu Isti dari Puskesmas Lebakwangi, Ibu Lurah Tirem, dan Pak Dedi dari Kecamatan yang sudah peduli kepada kesehatan kami di Desa Tirem,” ujar salah satu warga.

Dengan adanya kegiatan jemput bola seperti ini, diharapkan derajat kesehatan masyarakat Desa Tirem semakin meningkat dan terdeteksi sejak dini berbagai penyakit.

Reporter/Nadir

Disorot! Revitalisasi TK Garuda Baros Rp 481 Juta APBN 2026 Disinyalir Tidak Sesuai Spesifikasi dan Dikerjakan Diluar RAB

SERANG,Lensabanteninvestigasi.com -Proyek Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan TK Garuda yang berlokasi di Kp. Sidagel, Desa Baros, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, Banten* disinyalir tidak sesuai spesifikasi dan dikerjakan diluar Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Padahal proyek ini menelan anggaran negara yang tidak sedikit, yakni Rp. 481.533.000 yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026 dengan waktu pelaksanaan 84 Hari Kalender (28 Juli s/d 19 Oktober 2026).

Hasil pantauan awak media di lokasi pada 12 Agustus 2026 dan 26 September 2026 ditemukan beberapa kejanggalan serius sebagai berikut:

  1. Diduga Spesifikasi Besi Tidak Sesuai RAB
    Hasil pengukuran menggunakan jangka sorong digital (sigmat) menunjukkan besi cincin / behel hanya 6.6 mm. Padahal dalam RAB revitalisasi umumnya minimal 8 mm. Begitu juga besi utama terukur 10.2 mm, diduga tidak sesuai.
  2. Jarak Cincin / Sengkang Melebihi 20 cm
    Jarak antar cincin pada kolom terpantau lebih dari 20 cm, bahkan ada yang mencapai 25-30 cm. Seharusnya jarak sengkang untuk bangunan tahan gempa maksimal 15-20 cm.
  1. Diduga Semen Tidak Sesuai SSH (Standar Satuan Harga) di dalam RAB
    Di lokasi ditemukan semen merk RAJAWALI yang diduga tidak masuk dalam SSH RAB Kemendikdasmen. Biasanya RAB revitalisasi menggunakan semen yang sudah SNI dan bermerk yang tercantum dalam SSH seperti Semen Tiga Roda, Gresik, dll.
  1. Minimnya Pengawasan dari P2SP dan Konsultan Pengawas
    Saat awak media ke lokasi pada jam kerja, tidak pernah bertemu dengan P2SP maupun Konsultan Pengawas. Proyek terlihat hanya dikerjakan oleh tukang tanpa ada pengawas lapangan.

Papan informasi proyek memang terpasang lengkap:

NAMA KEGIATAN: Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan
NAMA SEKOLAH: TK GARUDA
PELAKSANA: P2SP
SUMBER DANA: APBN TA 2026
JUMLAH: Rp. 481.533.000

Saat awak media mencoba konfirmasi Fitria selaku Kepala TK Garuda via chat WhatsApp untuk konfirmasi terkait pekerjaan revitalisasi, Fitria tidak merespon sama sekali.

Awak media kemudian mencoba konfirmasi kepada Endi selaku Kasi Sarana dan Prasarana Bidang PAUD Dindik Kabupaten Serang via chat WhatsApp.

Endi menjawab: “Pagar kali itu om, Jarak sengkang sudah diperbaiki itu waktu saya kesitu, mungkin saya sampaikan ke kepseknya”

Saat awak media mengirimkan foto spek besi yang tidak sesuai, Endi membalas: “Waduh, Dulu om yg kolom depan, Besi yang dipakai 12mm, 10mm, dan 8 mm, Lebih jelasnya ke pengawas dilapangan om”

Saat ditanya siapa pengawasnya, Endi menjawab: “Saya dijalan ada undangan.” dan tidak memberikan jawaban lanjutan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak P2SP TK Garuda dan Konsultan Pengawas belum dapat ditemui.

Kami selaku penggiat kontrol sosial mendesak pihak Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Dinas Pendidikan Kabupaten Serang, dan Inspektorat Kabupaten Serang* untuk segera mengevaluasi dan melakukan sidak ke pekerjaan TK Garuda yang disinyalir tidak sesuai RAB dan membahayakan keselamatan anak-anak.

Karena ini adalah bangunan untuk anak usia dini, jika besi dan jarak cincin tidak sesuai spek, maka bangunan sangat rentan roboh saat terjadi gempa.

Reporter/Samsul

patut di Apresiasi Kecamatan Pamaryan Kunjungi Warga kp. Cikoak .Desa Pudar Yang Hidup Sendiri di Rumah Tidak Layak Huni

Serang,Lensabanteninvstigasi.com.- Dalam kegiatan tersebut, kecamatan Pamarayan didampingi oleh aparatur desa setempat dan perangkat kecamatan berserta UPT puskesmas pemarayan . Kunjungan ke rumah ibu uti penghuni rumah yang tidak layak huni yang hidup sendiri.

Pemerintah Kecamatan Pamarayan bersama pemerintah desa terus berupaya hadir di tengah masyarakat, terutama bagi kelompok rentan yang membutuhkan perhatian dan dukungan.

“Kunjungan ini merupakan wujud kepedulian dan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi masyarakat

selain itu camat pamarayan dan UPT Puskesmas Pamarayan juga mengecek kesehatan ibu uti yang sakit bertahun tahun karna lumpuh.

Menurut Camat Pamarayan, program RTLH merupakan salah satu upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan hunian yang layak, aman, dan sehat. Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu meringankan beban masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan keluarga penerima manfaat.

“Pemerintah Kabupaten Serang melalui berbagai program terus berkomitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satunya melalui bantuan rumah tidak layak huni agar masyarakat dapat tinggal di lingkungan yang lebih layak dan nyaman,” tambahnya.

“Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat serta memastikan program-program bantuan berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat warga kecamatan Pamarayan”imbuh camat Pamarayan dulpakar”

( Redaksi)

PPPKRI SAT Bela Negara Mada II Cilegon Layangkan Surat Aksi, Akan Sampaikan Aspirasi di PT Krakatau Posco

CILEGON.Lensabanteninvestigasi.com. – Markas Daerah Tingkat II Kota Cilegon Penerus Pejuang Perintis Kemerdekaan RI PPPKRI SAT Bela Negara Mada II Kota Cilegon melayangkan surat pemberitahuan aksi unjuk rasa ke Polres Kota Cilegon. Aksi direncanakan mengepung pintu masuk PT Krakatau Posco pada Rabu, 30 September 2026 pukul 09.00 WIB.

Aksi ini tertuang dalam Surat Pemberitahuan Unjuk Rasa Nomor: 0294/SPUR/PPPKRI-SAT BN II/VII/26 tertanggal 25 September 2026.

Dalam surat tersebut, massa akan berkumpul di Sekretariat Bela Negara Kota Cilegon dengan estimasi 1.500 orang, 1 unit mobil komando, 50 unit mobil, 150 motor, serta membawa spanduk, karton, 10 boks telur busuk, dan rilis pernyataan sikap.

Ahmad Holid Koordinator Aksi PPPKRI SAT Bela Negara Kota Cilegon, Ahmad Holid, membenarkan rencana aksi tersebut. Surat pemberitahuan sudah dilayangkan ke Kapolres Cilegon Cq Sat Intelkam. Sabtu (26/9/26)

Ahmad Holid menyampaikan, aksi ini merupakan bentuk protes atas dua persoalan. Bentuk aksinya berupa orasi, pembagian rilis, pernyataan sikap, dan aksi simbolik pelemparan telur busuk sebagai bentuk kekecewaan.

“Aksi akan kami gelar di pintu masuk PT Krakatau Posco. Massa sekitar 1.500 orang. Ini aksi damai, tapi kami bawa telur busuk sebagai simbol protes,” ujar Ahmad Holid dalam surat pemberitahuan aksi tersebut.

Surat itu juga ditembuskan kepada Presiden RI, Gubernur Banten, Ketua DPRD Banten, Sekda Banten, Wali Kota Cilegon, Polda Banten, Dirut PT Krakatau Posco, Dirut PT SSS, dan pimpinan media.

Sekjen PPPKRI SAT Bela Negara Kota Cilegon, Aris Munandar, menjelaskan tuntutan pertama terkait dugaan proses tender yang tidak transparan di PT Krakatau Posco.

Menurut Aris, pihaknya mempertanyakan proses rekrutmen perusahaan kontraktor pemeliharaan (Maintenance Contractor) yakni PT Sapta Sarana Sejahtera (PT SSS) yang dinilai merugikan masyarakat lokal dan tidak memiliki permodalan yang jelas.

Ia juga menyoroti dugaan pembiaran hingga keterlibatan oknum petinggi PT SSS dalam permodalan usaha untuk pengadaan consumable, material safety, dan part material equipment untuk operasional PT Krakatau Posco, yang berujung pada dugaan penipuan berkedok kerja sama dengan janji keuntungan palsu.

“Kami minta PT Krakatau Posco menjalankan proses seleksi dan tender yang objektif sesuai prinsip Good Corporate Governance. Jangan sampai masyarakat lokal yang jadi korban,” tegas Aris Munandar.

Ketua PPPKRI SAT Bela Negara Kota Cilegon – Soal Dugaan Kecelakaan Kerja
Sementara Ketua PPPKRI SAT Bela Negara Kota Cilegon menyoroti isu kedua, yakni dugaan kecelakaan kerja yang ditutup-tutupi.

Pihaknya menduga terjadi ledakan atau kecelakaan kerja serius pada Kamis, 3 September 2026 sekitar pukul 20.00 WIB yang mengakibatkan lima pekerja mengalami luka bakar serius.

PT Krakatau Posco dinilai berupaya menghindar dari sanksi hukum, investigasi, bengkaknya premi asuransi, dan rusaknya reputasi.

“Kami mendapat informasi ada 5 orang luka bakar serius akibat ledakan. Tapi perusahaan seolah menutupi. Ini yang kami minta diusut transparan,” ujar Ketua PPPKRI SAT Bela Negara Kota Cilegon.

Hingga berita ini diterbitkan, Awak Media masih berupaya mengkonfirmasi pihak manajemen PT Krakatau Posco dan PT Sapta Sarana Sejahtera terkait dua tuntutan tersebut. ***

Redaksi