Bapak Haji Ulung Kepsek SDN KIARA JANGKUNG Mengklarivikasi tentangBanyaknya dugaan Tidak Sesuai Juknis,di Medsos di Program Revitalisasi nya.

Pandeglang,Lensabanteninvestigasi.com.engan adanya klarifikasi terbuka ini, pihak sekolah berharap masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu sepihak yang belum terverifikasi. Fokus utama sekolah saat ini adalah menyelesaikan pembangunan tepat waktu agar fasilitas belajar siswa yang lebih layak dan modern dapat segera di fungsikan .
Tudingan lain yang beredar tentang program Revit bermuara pada Aspirasi hal ini kami tidak mengerti ungkapnya karna kami mendapatkan program ini berdasarkan ajuan atau kebutuhan yang alhamdulilah terealisasi . Terahir ia berpesan
untuk memberikan informasi yang berimbang kepada masyarakat.
menegaskan bahwa pihak sekolah menghormati fungsi kontrol media dan masyarakat terhadap penggunaan anggaran negara. Namun, pihak sekolah juga meminta agar setiap informasi mengenai pelaksanaan revitalisasi disampaikan berdasarkan fakta, dokumen, dan hasil pemeriksaan yang dapat dipertanggungjawabkan.
Pada prinsipnya, kami mendukung pengawasan masyarakat dan media. kami juga perlu meluruskan informasi yang belum sepenuhnya menggambarkan kondisi dan proses pelaksanaan kegiatan di sekolah kami,” ujar Kepala

pihak sekolah lebih riskan apabila terdapat dugaan perbedaan spesifikasi material atau yang lainya dimana penilaiannya harus dilakukan melalui pencocokan terhadap dokumen RAB, spesifikasi teknis, dokumen pengadaan, serta pemeriksaan fisik oleh pihak yang memiliki kewenangan.dan bagi kami program Revit adalah fasilitas pendukung.
Pendidikan yang berkualitas nantinya faktanya adalah program ini untuk membentuk regenerasi / masyarakat yang terampil, inovatif, dan siap menghadapi tantangan di tingkat global.
Karena pendidikan di Indonesia sudah mengalami kemajuan, dan masih ada banyak tantangan yang harus diatasi untuk mencapai pendidikan berkualitas. Sebagian besar masalah ini terletak pada ketidakseimbangan kualitas pendidikan antara daerah urban dan rural,
kurangnya fasilitas yang memadai, serta keterbatasan sumber daya manusia, terutama di kalangan guru. Untuk itu Sebagai langkah menghadapi tantangan ini, pemerintah telah menerapkan beragam kebijakan pendidikan, namun masih diperlukan kajian lebih mendalam mengenai seberapa efektif kebijakan tersebut dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Dengan demikian,
Artikel ini bertujuan untuk menyelidiki lebih jauh faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas pendidikan dan memberikan saran untuk memperbaiki pendidikan di Indonesia.yang didukung program Revit demi kenyamanan tahapan belajar dan mengajar dan saya ucapkan terima kasih pada media lensa Banten investigasi yang selalu mendukung pendidikan juga menyuarakan berimbangnya informasi pada publik semoga tetap sederhana dan maju mengembangkan reputasinya.
Reporter/AHYAR
