MIRIS! KETERBATASAN RUANG KELAS, ANAK-ANAK BELAJAR DI LANTAI, BERDESAK-DESAKAN DI PONPES AL-MUTA’ALIMIN NUR AMALIYAH CIREUNDEU PETIR

Serang,Lensabanteninvestigasi. com – Potret memprihatinkan dunia pendidikan terlihat di Yayasan Pondok Pesantren Al-Muta’ Alimin Nur Amaliyah, Kp. Cikodongdong RT/RW 011/003, Desa Cireundeu, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang – Banten.*

Pantauan Tim Investigasi Lensa Banten di lokasi, keterbatasan ruang kelas membuat anak-anak belajar di lantai dan berdesak-desakan.

Dari video yang direkam, terlihat bangunan pondok masih didominasi bangunan bilik bambu dengan anyaman motif“. Bangunan permanen hanya satu unit dua lantai warna hijau tosca, yang tidak sebanding dengan jumlah santri yang membludak.

Di foto dokumentasi, puluhan santri putra dan putri terlihat berkumpul berdesakan di halaman sempit, menunjukkan betapa minimnya fasilitas ruang belajar yang layak.

Kondisi ini jelas sangat mengganggu proses belajar mengajar. Anak-anak yang seharusnya belajar dengan nyaman di atas meja kursi, harus rela lesehan di lantai yang berdebu.

Pihak yayasan dengan Nomor AHU 002285.AH.01.04 ini diketahui terus bertahan memberikan pendidikan agama meski dengan segala keterbatasan.

Masyarakat dan wali santri berharap ada perhatian serius dari:

“Kementerian Agama Kab. Serang” “Dinas Pendidikan Kab. Serang
“Pemerintah Kabupaten Serang dan para donatur

Agar ada bantuan pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) untuk Ponpes Al-Muta’ Alimin Nur Amaliyah, sehingga anak-anak tidak lagi belajar di lantai dan berdesak-desakan.

Pendidikan adalah hak semua anak bangsa, termasuk santri di pelosok Desa Cireundeu.

reporter/Buhari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *