RJIT KASEMEN AMBURADUL: AIR PENUH, SEMEN HANYUT, PIP HILANG, LURAH TAK TAHU

Kota Serang,LensaBantenInvestigasi.com.– Program padat karya RJIT Kementerian Pertanian di Kelurahan Kasemen diduga dikerjakan asal jadi. Proyek yang dikelola Ibu Widya Wati ini mempertaruhkan uang negara, tapi mengabaikan aturan teknis paling dasar.
Kerja Kacau di Tengah Air
Fakta di lapangan: adukan semen dipasang saat irigasi banjir. Semen langsung tergerus arus. Logika dasar tukang saja tahu, bangunan tidak akan kokoh. Jika dibiarkan, jaringan irigasi baru ini rawan jebol sebelum musim tanam selesai. Ini bukan rehabilitasi, ini pemborosan.

Gelar Proyek Tanpa Wajah
Sampai pekerjaan jalan, Papan Informasi Publik nihil. Artinya warga, BPK, dan publik buta soal anggaran, volume, dan penanggung jawab. Pengelola Ibu Widya Wati bungkam total. Chat tak dibaca, telepon tak diangkat. Lurah Kasemen Etik Saifullah, S.E. lebih parah lagi, mengaku tidak tahu ada proyek RJIT di wilayahnya. Ada proyek negara, tapi pemerintah kelurahan dikebiri informasi.

Tanggung Jawab Siapa?
RJIT skema swakelola Poktan seharusnya jujur, terbuka, dan melibatkan masyarakat. Kenyataannya: teknis dilanggar, transparansi dimatikan, koordinasi diputus. Jika Pemkot Serang, Dinas Pertanian, dan Kementan diam, berarti membiarkan anggaran negara dibakar di atas air.
Hingga berita ini naik, belum ada satu pihak pun yang berani bertanggung jawab.
Reporter/susilo
